Penanggalan

Mei 2012
M S S R K J S
« Mar    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Urip

Urip kuwi dibagi telu, (1) panguripan, (2) urip, lan (3) ngurip-uripi. (1) Panguripan yakuwi sembarangkalir sing ana sanjabaning urip. (2) Urip yakuwi duwe nyawa, ambegan, obah, thukul, mangan, ngising, manak, mikir, interaksi klawan panguripan lan urip, lan ciri urip liyane. (3) Ngurip-uripi yakuwi njaga urip liyane supaya tetep urip ana ing panguripan, lan njaga panguripan supaya tetep bisa nguripi uripi.

PERHATIAN

(1) KENAKAN SABUK PENGAMAN SELAMA MEMBACA BLOG. (2) PELAMPUNG ADA DIBAWAH KURSI ANDA. (3) DILARANG MENYALAKAN TELEPON GENGGAM, STERIKAAN, KOMPOR, POMPA AIR, PESAWAT TV RADIO DAN TAPE. (4) MOHON DIJAGA BARANG BAWAAN ANDA, KAMI TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS KERUSAKAN DAN KEHILANGAN. (5) DILARANG MEMBAWA MAKANAN DARI LUAR. (6) DILARANG MEMBAWA HEWAN DAN BUAH-BUAHAN BERBAU TAJAM. (7) SIMPAN DI TEMPAT SEJUK DAN HINDARKAN DARI CAHAYA MATAHARI LANGSUNG (8) GUNAKAN KUNCI GANDA (9) JANGAN DITERIMA JIKA SEGEL RUSAK

TRANSILIT

CHAT SAMPEK NGELU...

SMS SAK MBLENGERE

BUKU TAMU (Digeser ke kanan ben ketok kabeh)


ShoutMix chat widget

PENGUNJUNG BLOG KU

free counters

COUNTER 1

COUNTER 2

COUNTER 3

Website saya nilai
Rp 997.73 Juta

OKLOK OKLOK...

SITTI ZEN

Twit Twit Twiiiiii...ttt...

YOUTUBE

RENUNGAN HARIAN

VIEW CAM

Live Stream

PENYEBAB PERCERAIAN

Maret 18th, 2012 by jaka and tagged

db3e3c540d118e48a57f186b621e83df_blog-bercerai

A. PREFACE

Tahun 2011 dan awal tahun 2012, banyak sekali peristiwa-peristiwa, baik yang menyenangkan maupun menyedihkan. Salah satu yang membahagiakan adalah adanya orang-orang yang saya kenal telah menemukan pasangan hidupnya, atau menemukan kembali pasangan hidupnya. Namun sebaliknya ada yang menyedihkan karena ada beberapa pasangan yang memisahkan diri . Saya ulangi lagi “memisahkan diri”, jadi bukan berpisah atas kehendak Yang Maha Kuasa dikarenakan salah satu pasangan dipanggil Tuhan.

Disini saya tidak mengatakan bahwa pasangan yang sengaja memisahkan diri atau perceraian itu bahwa: tidak baik, salah, suatu kejahatan, melanggar ketertiban, melanggar agama, ndak sopan, tetapi “menyedihkan, mengapa ???, karena ada aturan lain yang menghalalkan perceraian itu

Saya ndak mau berurusan langsung dengan simpatisan, pelaku, saksi, terdakwa, pelaksana, ataupun yang mengojok-ngojoki, anut grubyuk, yang manas-manasi, suatu perceraian; mengenai penyebab perceraian, lha sak karepmu, mau bercerai karepmu ora yo ben dudu urusanku wong yo dirasakne dhewe.

Tetapi disini saya mau melakukan survey lucu-lucuan dengan bantuan mbah google untuk mencari penyebab perceraian, dengan kata kunci “penyebab perceraian”, yupsss… kita lihat hasilnya. Minimal untuk “membantu” pasangan yang kesulitan mencari alasan untuk bercerai, atau untuk menilai alasan yang di buat sudah popular, masuk di akal, lucu, aneh, sudah terjadi sebelummya, umum dilakukan, spektakuler, terbaik, ter top score nya, atau paling mudah murah dan baik untuk diterima oleh orang lain.

B. SURVEY MENGATAKAN BAHWA
(1)
 http://id.wikipedia.org/wiki/Perceraian)

Perceraian
Perceraian adalah berakhirnya suatu pernikahan.
Saat kedua pasangan tak ingin melanjutkan kehidupan pernikahannya, mereka bisa meminta pemerintah untuk dipisahkan.
Selama perceraian, pasangan tersebut harus memutuskan bagaimana membagi harta mereka yang diperoleh selama pernikahan (seperti rumah, mobil, perabotan atau kontrak), dan bagaimana mereka menerima biaya dan kewajiban merawat anak-anak mereka.
Banyak negara yang memiliki hukum dan aturan tentang perceraian, dan pasangan itu dapat diminta maju ke pengadilan.

Jenis perceraian
Cerai hidup - karena tidak cocok satu sama lain.
Cerai mati - karena salah satu pasangan meninggal.

Penyebab perceraian
faktor penyebab perceraian antara lain adalah sebagai berikut :

(1) Ketidakharmonisan dalam rumah tangga
Alasan tersebut di atas adalah alasan yang paling kerap dikemukakan oleh pasangan suami – istri yang akan bercerai.
Ketidakharmonisan bisa disebabkan oleh berbagai hal antara lain,
(1.1.) krisis keuangan,
(1.2.) krisis akhlak, dan
(1.3.) adanya orang ketiga.
Dengan kata lain, istilah keharmonisan adalah terlalu umum sehingga memerlukan perincian yang lebih mendetail.

(2) Krisis moral dan akhlak
Selain ketidakharmonisan dalam rumah tangga, perceraian juga sering memperoleh landasan berupa krisis moral dan akhlak, yang dapat dilalaikannya tanggung jawab baik oleh suami ataupun istri,
(2.1.) poligami yang tidak sehat,
(2.2.) penganiayaan,
(2.3.) pelecehan dan
(2.4) keburukan perilaku lainnya yang dilakukan baik oleh suami ataupun istri,
(2.5.) misal mabuk,
(2.6.) berzinah,
(2.7.) terlibat tindak kriminal, bahkan
(2.8.) utang piutang.

(3) Perzinahan
Di samping itu, masalah lain yang dapat mengakibatkan terjadinya perceraian adalah perzinahan, yaitu hubungan seksual di luar nikah yang dilakukan baik oleh suami maupun istri.

(4) Pernikahan tanpa cinta
Alasan lainnya yang kerap dikemukakan oleh suami dan istri, untuk mengakhiri sebuah perkawinan adalah bahwa perkawinan mereka telah berlangsung tanpa dilandasi adanya cinta. Untuk mengatasi kesulitan akibat sebuah pernikahan tanpa cinta, pasangan harus merefleksi diri untuk memahami masalah sebenarnya, juga harus berupaya untuk mencoba menciptakan kerjasama dalam menghasilkan keputusan yang terbaik.

(5) Adanya masalah-masalah dalam perkawinan
Dalam sebuah perkawinan pasti tidak akan lepas dari yang namanya masalah. Masalah dalam perkawinan itu merupakan suatu hal yang biasa, tapi
(5.1.) percekcokan yang berlarut-larut dan tidak dapat didamaikan lagi secara otomatis akan disusul dengan
(5.2) pisah ranjang seperti adanya
(5.3.)perselingkuhan antara suami istri.

(6) Langkah pertama dalam menanggulangi sebuah masalah perkawinan adalah :
(6.1.) Adanya keterbukaan antara suami – istri
(6.2.) Berusaha untuk menghargai pasangan
(6.3.) Jika dalam keluarga ada masalah, sebaiknya diselesaikan secara baik-baik
(6.4.) Saling menyayangi antara pasangan

(7) Dampak
Perceraian sering menimbulkan tekanan batin bagi tiap pasangan tersebut.
(7.1.) Anak-anak yang terlahir dari pernikahan mereka juga bisa merasakan sedih bila orangtua mereka bercerai. Namun, banyak sumber daya yang bisa membantu orang yang bercerai,
(7.2.) seperti keluarga besar,
(7.3.) teman-teman,
(7.4.) terapi, konsultan,
(7.5.) buku, dan
(7.6.) DVD.

(8) Perceraian menurut agama
Islam
Islam membimbing umatnya agar
(8.1.)tidak memecah-belah persaudaraan di antara sesama muslim.
(8.2.) Pernikahan adalah salah satu sunnah Rosulullah S.A.W. yang akanlah kita mendapat pahala jika melakukannya.
(8.3.) Perceraian sendiri adalah suatu hal yang halal untuk dilakukan.
Namun halnya, jikalau sepasang suami-istri melakukan perceraian, alkisah mengatakan bahwa ‘Arsy terguncang sebegitu dahsyatnya. Oleh karena hal tersebut, Allah membenci perceraian, meski telah dikatakan bahwa hal ini adalah halal

Kristen/Katolik
Salah satu agama yang tidak memperbolehkan adanya perceraian oleh pasangan-pasangan di dalam umatnya adalah Kristen Katolik Roma.
Gereja Kristen Katolik Roma menanggapi masalah perceraian sebagai berikut : (8.4.) Perceraian atau perpisahan tetap/ selamanya dalam suatu ikatan pernikahan, memang tidak diperbolehkan dalam ajaran Kristen, karena itu ada tertulis dalam Alkitab (Matius 19:9; Markus 10:9). Karena Injil merupakan dasar kehidupan umat Kristen , maka tidak ada alasan apapun untuk mengadakan perceraian. Selain itu juga terdapat pengajaran lain di Alkitab mengenai hal ini, misalnya pada 1 Korintus 7.

(2)
 http://wolipop.detik.com/read/2011/09/08…)

Ada banyak hal yang membuat pasangan menikah memilih bercerai. Di Indonesia, pasangan paling banyak bercerai karena
(1) masalah ekonomi. Di urutan kedua penyebab perceraian di tanah air adalah (2) perselingkuhan. Selain dua hal tersebut, ada hal lainnya yang membuat pasangan bercerai. Dikutip dari Telegraph, berikut 10 hal paling aneh yang membuat pasangan bercerai:

(3) Ketularan Teman
Penelitian yang dilakukan pada 12 ribu orang di Amerika mengungkapkan, perceraian bisa menular. Para peneliti dari Brown University menamakan hal itu sebagai ‘divorce clustering’. Menurut penelitian itu, perceraian seorang teman dekat, bisa membuat orang berisiko bercerai juga 75%. Hal itu terjadi karena perasaan ‘panas’ yang dialami orang yang bercerai, menular ke temannya, persis seperti virus.

(4) Facebook
Situs jejaring sosial ini kini banyak disalahkan sebagai penyebab perceraian. Menurut para pengacara di Inggris, Facebook memang cukup banyak disebut sebagai salah satu sebab yang membuat seseorang menggugat cerai pasangannya. Salah satu firma hukum khusus perceraian bahkan mengklaim 1 dari 5 gugatan cerai klien mereka menyebutkan Facebook sebagai biang keladi keretakan rumah tangga. Pimpinan Divorce-Online, Mark Keenan, pun mengakui kalau Facebook kini memang cukup populer sebagai penyebab perceraian.
“Aku cukup terkejut karena ada sekitar 20% gugatan cerai menyebutkan Facebook,” ujar Keenan.

(5). Televisi
Mungkinkah suami-istri bercerai karena salah satu pasangannya dilarang nonton televisi? Hal itu rupanya benar-benar terjadi. Seorang wanita di Pune, India menceraikan suaminya setelah dirinya dilarang menonton opera sabun di televisi. Suami dari wanita tersebut mengaku ia memang sering bertengkar dengan istrinya selama empat tahun terakhir. Pertengkaran itu terjadi karena sang istri terlalu sering menonton serial opera sabun di televisi.

(6). Burung Kakatua
Percayakah Anda ada pasangan yang bercerai karena seekor burung kakatua? Seorang wanita di China melakukan hal itu. Pada 2001, wanita tersebut menceraikan pasangannya setelah burung kakatua peliharaan mereka kelepasan bicara soal perselingkuhan sang suami.
Burung tersebut jadi sering mengulang kata ‘cerai’, ‘i love you’ dan ’sabar’ saat si wanita pulang ke rumahnya setelah sebelumnya selama sebulan mengunjungi orangtuanya. Wanita tersebut kemudian membawa burung kakatua itu ke kantor hukum setempat untuk bersaksi atas perselingkuhan sang suami.

(7). Suami Terlalu Rajin
Pada April 2009, seorang wanita di Jerman menceraikan suaminya karena muak melihat pasangannya itu selalu membersihkan dan membereskan apapun. Selama 15 tahun, wanita itu menikah dengan suaminya yang mengejarkan pekerjaan rumah tangga seperti menyapu dan mengatur furniture. Kesabarannya habis saat sang suami merenovasi salah satu tembok rumah mereka karena merasa tembok itu kotor.

(8). Fruit Cake
Seorang pria di China bernama Cheng Yu menceraikan istrinya karena tidak tahan terus-menerus diberi makan aneka macam kue. “Egg cake, fruit cake, chocolate cake. Aku merasa seperti tong sampah di toko roti,” kata Cheng Yu.
Menurut Cheng, sejak menikah istrinya tidak henti-hentinya menyediakan kue setelah makan. Hampir setiap hari sang istri memanggang kue.

(9) Olimpiade
Seorang pria di China diceraikan istrinya pada 2008 lalu demi ikut mendukung Olimpiade Beijing. Wang Yueting, begitulah nama si pria, menjual apartemennya untuk membiayai aksinya berlari keliling China, yang merupakan bentuk dukungannya untuk Olimpiade Beijing. Istrinya sudah mengultimatum akan menceraikan sang suami, jika benar-benar melakukan aksi tersebut. Ternyata Wang Yueting tidak menggubris ancaman sang istri. Ia menggunakan uang dari penjualan apartemen untuk membayar enam orang yang akan membantunya dan membeli sebuah van.

(10) Tak Tahan Makan dengan Mertua
Seorang wanita di Rumania minta cerai dari suaminya pada 2005. Wanita itu menggugat cerai karena tidak tahan harus makan siang setiap hari dengan ibu mertuanya. Wanita 22 tahun itu baru menikah selama 10 bulan saat melayangkan gugatan cerai tersebut.

(11) Suami Mau Intip Wajah Istri
Seorang wanita di Arab Saudi minta cerai dari suaminya pada 2008. Penyebab perceraian itu karena sang suami mencoba mengintip wajah istri yang sudah dinikahinya selama 30 tahun. Pria tersebut memang hidup dengan sang istri selama 30 tahun tanpa diizinkan melihat wajah utuh istrinya yang memakai cadar. Wanita tersebut melakukan hal itu karena mengikuti tradisi di desanya yang mengharuskan wanita menutup wajahnya dengan cadar sepanjang waktu.

(12). Penis Patah
Seorang pria di Rusia diceraikan oleh istrinya setelah penisnya patah saat bercinta. Grigory Toporov itulah nama pria tersebut. Ia sebelumnya menjalani operasi ‘penis extension’ karena merasa tidak bisa membahagiakan sang istri saat bercinta. Setelah operasi berhasil, pria 47 tahun itu pun melakukan hubungan intim dengan istrinya. Rupanya aktivitas bercinta itu tidak berjalan lancar karena penis sang pria patah. Istri Grigory pun minta cerai karena sudah tidak tahan dengan kegagalan sang suami di tempat tidur.

(3)
 http://www.tempo.co/read/news/2012/01/30…)

(1) SMS Asmara Mulai Jadi Tren Penyebab Perceraian

Pesan pendek atau short message service (SMS) yang berisi “kisah asmara” telah menjadi tren baru pemantik terjadinya perceraian rumah tangga di Purwakarta, Jawa Barat.
“Kasus gugat cerai yang terjadi sekarang lebih unik, terutama yang disebabkan isi SMS,” kata Esib Jaelani, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Pengadilan Agama Purwakarta, Senin, 30 Januari 2012.
Menurut Esib, tren gugat cerai akibat SMS mulai menyeruak sepanjang periode 2011. “Sedikitnya ada 13 gugat cerai akibat kehadiran orang ketiga melalui SMS,” tutur Esib. “Mayoritas yang melakukan gugat cerai akibat gangguan SMS tersebut kaum ibu.”
Ia memprediksikan, pada tahun-tahun berikutnya, jumlahnya akan lebih banyak. Sebab pengguna teknologi pintar tersebut semakin menjamur, tak terkecuali di wilayah pelosok pedesaan. “Jadi potensi (gangguan rumah tangga melalui SMS) akan lebih banyak,” ujarnya.
Tapi, sebelum sampai pada pilihan jatuh talak, kata Esib, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan upaya mediasi agar perceraian tidak terjadi.
K.H. Ridwan Syah Alam, pemimpin Pondok Pesantren Al-Islam, mewanti-wanti agar pasangan rumah tangga berhati-hati dalam memanfaatkan peranti teknologi canggih telepon genggam. “Jangan SMS-an jika merasa tak perlu. Sekali membuat SMS salah arah, pasti akan berbuah masalah,” kata Ridwan.
Data perceraian di kantor Pengadilan Agama Purwakarta menyebutkan, sepanjang tahun 2011, angkanya mencapai 742 perkara, 184 kasus di antaranya sudah jatuh talak, dan 57 kasus di antaranya menerpa kalangan pegawai negeri sipil.

(4)

 http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan…)

Ternyata wanita yang memiliki
(1) kelainan struktur gen oksitosin
akan beresiko menjadi penyebab perceraian. Oksitosin sendiri adalah gen yang utamanya berfungsi sebagai pemantik wanita untuk mencintai seorang pria. Tidak hanya berfungsi sebagai pemantik, oksitorin juga berguna di saat wanita menjadi ibu. Ya gen itu akan membuat ibu mencintai bayinya apalagi di saat menyusui.
Akan tetapi jika gen itu tidak berfungsi dengan benar maka wanita pembawa gen tersebut akan merasa tidak bahagia dalam ikatan perkawinannya maupun ikatan dengan anak kandungnya sendiri. Tindakan yang paling ekstrim untuk menyatakan wanita tidak bahagia dalam ikatan perkawinannya adalah bercerai (Bedakan antara adat ketimuran dengan barat. Maksudnya sepasang suami-istri yang menganut adat ketimuran, walaupun tidak bahagia, Tindakan si istri akan cenderung terus melanjutkan bahtera rumah tangganya).
Berfungsi tidak benar berarti gen Oksitosin lebih banyak mengandung varian A (Andenin) daripada varian G (Gualin). Dalam penelitian yang dipublikasikan dailymail.co.uk, sebanyak 50 % dari 1.800 wanita yang telah menikah atau hidup bersama selama lima tahun lebih, tidak bahagia dalam pernikahannya atau melaporkan bahwa mereka berdua di ambang perceraian. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata 50 % wanita yang merasa tidak bahagia itu, memiliki varian A lebih banyak di dalam gen Oksitosinnya.
Pertanyaannya adalah: Apakah wanita yang gen Oksitosinnya lebih banyak bervarian A sudah merupakan takdir (atau bawaan dari lahir) sehingga dia selalu merasa tidak bahagia dalam menjalin ikatan? Wanita yang gen Oksitosinnya lebih banyak bervarian A merupakan takdir, benar. Namun para peneliti menyatakan bahwa dampak dari takdir itu dapat dirubah oleh wanita itu sendiri. Perubahan melawan takdir gen dinamakan “sumber daya psikologis.” Seperti diketahui, gen Oksitosin bervarian A berdampak pada pembawanya merasa selalu tidak bahagia. Lebih jauh, wanita bervarian A di dalam gen Oksitosinnya akan selalu depresi dan terus-menerus beresiko mempunyai kesehatan mental yang buruk.
Namun gen Oksitosin bervarian A, ternyata tidak akan mengganggu atau menjadi hambatan pada wanita pembawanya untuk melatih diri lebih optimis lagi, dan untuk mempunyai harga diri lagi. Jadi, tergantung anda, mau disebut penyebab perceraian atau tidak.

(5)

 http://bundazone.com/perceraian/faktor-p…)

Faktor Penyebab Perceraian

Percayalah, pernikahan abadi itu bukan merupakan dongeng, tapi diusahakan bersama. Berikut ini Tips mengenal 7 alasan utama sebuah perceraian.

(1). Komunikasi.
Kurangnya kesempatan untuk melakukan komunikasi yang intens, dengan kualitas yang baik. Bagi pasangan menikah, penting punya ruang dan emosi untuk bisa saling curhat, mengungkapkan isi hati baik pujian, harapan, kesenangan maupun kekesalan.
Kedua belah pihak perlu punya kesadaran dan niat penuh untuk mendiskusikan persoalan dengan kepala dingin. Tujuan diskusi adalah untuk mencari jalan keluar, bukan sekedar meluapkan emosi.

(2). Harapan Tidak Realistis.
Berharap pasangan akan berubah setelah menikah. Hal ini berhubungan dengan pemahaman masing-masing pihak terhadap pasangannya. Seringkali perselisihan terjadi karena mengharapkan perubahan dari pasangan.
Padahal perilaku yang diprotes belum tentu membahayakan fisik maupun mental pasangan. Pasangan suami-istri perlu rela hati menurunkan harapan atas perilaku pasangan yang tidak prinsip.

(3). ‘Power’ Dalam Perkawinan.
Ada yang ingin suami pegang kendali, ada yang ingin istri yang mengatur. Padahal ini hanyalah masalah kesepakatan. Terlihat tidak penting, namun nyatanya bisa mengantar pasangan ke pengadilan agama.

(4). Konflik Peran.
Dalam perkawinan akan ada pembagian peran, seperti siapa yang mengasuh anak, siapa yang mencari nafkah. Ini bisa jadi sumber pertentangan dan menimbulkan ketidakpuasan antar suami-istri. Terutama karena sekarang banyak istri berkarir.

(5). Cinta Meredup.
Ada yang bilang daripada diberi perasaan jatuh cinta, lebih baik diberi kekuatan menjaga cinta. Karena cinta itu perlu dipupuk agar terus menyala. Pasangan yang sudah menikah, berapa tahun pun, perlu tetap membakar cinta, salah satunya dengan mengungkapkan rasa sayang.
Biasanya orang bilang, “Ah sudah nikah, untuk apa aku menunjukkan rasa cinta,” atau bilang, “Ah buat apalah mesra, seperti orang pacaran saja.” Padahal jika satu dua tahun tanpa ekspresi, cinta bisa hambar.

(6). Affair (Orang Ketiga).
Adanya orang ketiga membuat sebuah perkawinan sulit dipertahankan. Selain cinta yang membutakan, hal peling penting yang justru membuat perkawinan bubar jalan adalah kepercayaan. Dalam sebuah perkawinan, rasa saling percaya -yang melahirkan rasa aman dan nyaman- adalah tiang utama.
Begitu kepercayaan itu hilang, maka tidak ada lagi faktor penguat. Sehingga, pasangan yang sudah menikah perlu berpikir panjang sebelum bermain api. Alasan “tidak melibatkan perasaan” ketika melakukan affair adalah argumentasi “lima menitan”. Karena arah perasaan seringkali tidak bisa ditebak.

(7). Seks.
Ini adalah paling kecil dari alasan retaknya sebuah rumah tangga, Karena seks bisa diabaikan ketika rasa sayang yang dalam masih terpelihara. Rasa sayang itulah yang menahan seseorang untuk menyakiti pasangan dan menggugat talak maupun cerai.

(6)

 http://www.friendzstar.com/2011/04/alasa…)

Alasan Penyebab Perceraian Perkawinan dan Solusinya

Berikut ini beberapa problem yang sering dijadikan alasan seseorang bercerai. Lima alasan yang sering dijadikan alasan bercerai yaitu: Alasan :

(1) Saya merasa jauh dengan pasangan saya
* Penyebab: Pekerjaan mungkin mengharuskan Anda dan pasangan menghabiskan waktu yang cukup lama secara terpisah. Waktu yang dihabiskan untuk berkumpul dengan teman, melakukan hobi juga menjadikan semakin sedikit waktu yang dihabiskan dengan pasangan hidup.
* Solusi: Coba periksa kembali jadwal Anda. Prioritaskan waktu untuk dihabiskan bersama pasangan.

Pekerjaan mungkin tidak dapat dielakkan, tetapi waktu-waktu yang Anda habiskan untuk sekadar jalan dengan teman atau melakukan hobi dapat dikurangi. Atau, ajaklah pasangan Anda melakukan hal tersebut bersama-sama. Secara teratur, sisihkan waktu untuk berbicara dan menceritakan perasaan masing-masing, misalnya setengah jam sebelum tidur. Kebersamaan pada sepasang suami istri menjadi sesuatu yang penting untuk kelangsungan pernikahan.

(2) Saya tidak mendapatkan apa yang saya inginkan dan butuhkan dari pernikahan
* Penyebab: Sebagai manusia yang tidak sempurna, memang kita terbiasa memikirkan apa yang dapat diperoleh. Akibatnya, kecenderungan manusia adalah melihat sisi negatif dari pasangan.
* Solusi: Janganlah berpikir untuk memperoleh sesuatu dari pernikahan Anda. Sebaliknya, kembangkan semangat memberi pada pasangan tanpa mengharapkan imbalan.

(3) Kami sudah tidak cocok, tidak ada rasa cinta dan respek antara saya dan dia
* Penyebab: Kesibukan, seringnya pertengkaran atau pikiran negatif kepada pasangan dapat menghancurkan rumah tangga.
* Solusi: Untuk menumbuhkan kembali rasa cinta dibutuhkan upaya dari kedua belah pihak. Berlibur berdua dapat menjadi pilihan. Tetapi, yang lebih utama adalah berusaha agar menjalankan kewajiban sendiri. Misalnya, sebagai istri, berupayalah menjadi istri yang baik dengan menunjukkan espek kepada suami. Ini akan membuat suami dihargai dan akan menyayangi Anda. Begitu pula dengan suami yang tidak bertindak diktator dalam memimpin rumah tangganya dan jadikan istri sebagai partner bukan sebagai pesuruh.

(4) Saya tidak tahan dengan kebiasaan buruknya, dia sangat berbeda dengan saat masih berpacaran yang tampak sempurna
* Penyebab: Pasangan Anda mungkin memiliki kebiasaan yang tidak Anda sukai. Walau Anda sudah memintanya untuk berubah, tetapi kebiasaan ini selalu diulangi lagi. Kebiasaan terlambat, berantakan atau boros sering menjadi hal yang mengganggu.
* Solusi: Hindari untuk berfokus pada kebiasaan padangan yang menjengkelkan. Hal tersebut hanya akan membuat Anda dan pasangan semakin jauh. Cobalah ingat-ingat kembali, apa yang membuat Anda jatuh cinta pada pasangan. Berfokuslah pada hal-hal baik tersebut yang akan membuat Anda semakin mencintai pasangan.

(5) Suami saya tidak dapat memimpin keluarga dan selalu membuat keputusan yang salah
* Penyebab: Karena suatu keputusan yang dibuat pasangan tidak menghasilkan hasil yang baik, membuat Anda tidak lagi mempercayai pasangan. Kasus lain, suami tidak mau membuat keputusan dan meyerahkan semua keputusan pada Anda.
* Solusi: Sebuah keluarga hendaknya dipimpin seorang suami. Coba periksa diri Anda, apakah selama ini Anda terus-menerus mengungkit kesalahan pasangan. Hal ini dapat menghancurkan perkawinan Anda. Sebaiknya, sebagai istri, Anda mendukung suami dan memujinya dengan tulus. Bersikaplah respek terhadap suami karena hal ini sangat dihargai suami sebagai kepala keluarga. Ini tidak berarti sebagai istri hanya dapat selalu menurut. Jika ada suatu pendapat yang tidak sesuai, sebaiknya dibicarakan dengan baik-baik, dengan nada suara yang lembut dan dalam waktu yang tepat.

Berupayalah untuk selalu berpikiran positif pada pasangan, ciptakan suasana yang penuh cinta dan upayakan untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang tepat. Sebuah pernikahan tidak selalu harus diakhiri dengan bercerai meski terdapat berbagai alasan untuk bercerai. Menikmati perkawinan yang bahagia memang tidak mudah. Suami dan istri perlu memelihara perkawinan agar dapat terus berjalan.

(7)

 http://pa-purwodadi.go.id/index.php?opti…)

Poligami tidak sehat = 5
Krisis Akhlak = 28
Cemburu = 9
Kawin Paksa = 70
Ekonomi = 425
Tidak tanggung Jawab = 292
Kawin dibawah umur = 02
Kekejaman Jasman = 0
Kekejaman Mental = 0
Dihukum = -
Cacat Biologis = 3
Politis = -
Gangguan pihak ketiga = 151
Tidak ada keharmonisan = 620
Lain-lain = 11

C. ANALISA DATA
Berdasarkan hasil searching diatas, cobak kita buat rangkumannya sebagai berikut. Saya jelaskan lagi bahwa ini hanyalah urutan dari penemuan searching bukan urutan alfabetik, numeric, kepopuleram, kelucuan, keanehan, spektakuler, terbaik, urutan top score, atau urutan paling mudah murah.

1. KETIDAKHARMONISAN DALAM RUMAH TANGGA
2. KRISIS KEUANGAN,
3. KRISIS AKHLAK
4. ADANYA ORANG KETIGA.
5. KRISIS MORAL DAN AKHLAK
6. POLIGAMI YANG TIDAK SEHAT,
7. PENGANIAYAAN,
8. PELECEHAN DAN
9. KEBURUKAN PERILAKU SUAMI ATAUPUN ISTRI,
10. MABUK,
11. BERZINAH,
12. TERLIBAT TINDAK KRIMINAL
13. UTANG PIUTANG.
14. PERZINAHAN
15. PERNIKAHAN TANPA CINTA
16. ADANYA MASALAH-MASALAH DALAM PERKAWINAN
17. PERCEKCOKAN YANG BERLARUT-LARUT
18. PISAH RANJANG
19. PERSELINGKUHAN ANTARA SUAMI ISTRI.
20. TIDAK TERBUKA ANTARA SUAMI – ISTRI
21. TIDAK MENGHARGAI PASANGAN
22. MASALAH TIDAK SECARA BAIK-BAIK
23. TIDAK SALING MENYAYANGI ANTARA PASANGAN
24. MASALAH EKONOMI.
25. PERSELINGKUHAN.
26. KETULARAN TEMAN
27. FACEBOOK
28. TELEVISI
29. BURUNG KAKATUA
30. SUAMI TERLALU RAJIN
31. FRUIT CAKE
32. OLIMPIADE
33. TAK TAHAN MAKAN DENGAN MERTUA
34. SUAMI MAU INTIP WAJAH ISTRI
35. PENIS PATAH
36. SMS ASMARA
37. KELAINAN STRUKTUR GEN OKSITOSIN
38. KOMUNIKASI.
39. HARAPAN TIDAK REALISTIS.
40. ‘POWER’ DALAM PERKAWINAN.
41. KONFLIK PERAN.
42. CINTA MEREDUP.
43. AFFAIR (ORANG KETIGA).
44. SEKS.
45. MERASA JAUH DENGAN PASANGAN
46. TIDAK MENDAPATKAN APA YANG DI INGINKAN
47. TIDAK MENDAPATKAN APA YANG DI BUTUHKAN
48. SUDAH TIDAK COCOK, TIDAK ADA RASA CINTA DAN RESPEK
49. TIDAK TAHAN DENGAN KEBIASAAN BURUKNYA
50. SUAMI TIDAK DAPAT MEMIMPIN KELUARGA
51. SELALU MEMBUAT KEPUTUSAN YANG SALAH
52. POLIGAMI TIDAK SEHAT
53. KRISIS AKHLAK
54. CEMBURU
55. KAWIN PAKSA
56. EKONOMI
57. TIDAK TANGGUNG JAWAB
58. KAWIN DIBAWAH UMUR
59. KEKEJAMAN JASMAN
60. KEKEJAMAN MENTAL
61. DIHUKUM
62. CACAT BIOLOGIS
63. POLITIS
64. GANGGUAN PIHAK KETIGA
65. TIDAK ADA KEHARMONISAN

D. KESIMPULAN & DISCLAIMER
Weleh-weleh ndak disangka ada 65 penemuan penyebab perceraian, dan ini sangat membantu bagi teman-teman yang sedang kesulitan mencari penyebab perceraian, atau setidak-tidaknya menjadi guiden, garis besar haluan, siapa tahu nanti akan menjadi cikal bakalnya “Handbook Perceraian”, hua ha ha….

Sekali lagi saya tekankan bahwa saya tidak: melarang, menganjurkan, menyuruh, menyarankan, menilai jelek atau baik, menilai halal haram sunnah makruh, menulai najis, ngojok-ngojoki, kecewa, marah, tersinggung, senang, bahagia, sedih, bersuka cita, berduka lara, tertawa, menangis, mingseg-migseg, mringis, mecucu….,

Dari hasil survey, ternyata ada hal serupa, sejenis, semaksud . Rangking Pertama: adalah yang disebabkan karena PERBUATAN TIDAK BAIK yang dilakukan oleh salah satu pasangan:
1. KRISIS AKHLAK
2. KRISIS MORAL DAN AKHLAK
3. PENGANIAYAAN,
4. PELECEHAN DAN
5. KEBURUKAN PERILAKU SUAMI ATAUPUN ISTRI,
6. MABUK,
7. TERLIBAT TINDAK KRIMINAL
8. PERCEKCOKAN YANG BERLARUT-LARUT
9. TIDAK TERBUKA ANTARA SUAMI – ISTRI
10. TIDAK MENGHARGAI PASANGAN
11. MASALAH TIDAK SECARA BAIK-BAIK
12. TIDAK TAHAN DENGAN KEBIASAAN BURUKNYA
13. KRISIS AKHLAK
14. TIDAK TANGGUNG JAWAB
15. KEKEJAMAN JASMAN
16. KEKEJAMAN MENTAL
17. DIHUKUM

Rangking Kedua: adalah yang berhubungan dengan KEHADIRAN ORANG KETIGA bagi salah satu pasangan:
1. ADANYA ORANG KETIGA.
2. POLIGAMI YANG TIDAK SEHAT,
3. BERZINAH,
4. PERZINAHAN
5. PERSELINGKUHAN ANTARA SUAMI ISTRI.
6. PERSELINGKUHAN.
7. TAK TAHAN MAKAN DENGAN MERTUA
8. SMS ASMARA
9. AFFAIR (ORANG KETIGA).
10. POLIGAMI TIDAK SEHAT
11. CEMBURU
12. GANGGUAN PIHAK KETIGA

Sedangkan urutan ketiga adalah: berhubungan dengan masalah CINTA KASIH dan HUBUNGAN SEKSUAL antara pasangan:
1. KETIDAKHARMONISAN DALAM RUMAH TANGGA
2. PERNIKAHAN TANPA CINTA
3. PISAH RANJANG
4. TIDAK SALING MENYAYANGI ANTARA PASANGAN
5. PENIS PATAH
6. CINTA MEREDUP.
7. SEKS.
8. MERASA JAUH DENGAN PASANGAN
9. SUDAH TIDAK COCOK, TIDAK ADA RASA CINTA DAN RESPEK
10. KAWIN PAKSA
11. CACAT BIOLOGIS
12. TIDAK ADA KEHARMONISAN

Urutan terakhir: adalah yang berhubungan dengan masalah EKONOMI:
1. KRISIS KEUANGAN,
2. UTANG PIUTANG.
3. MASALAH EKONOMI.
4. HARAPAN TIDAK REALISTIS.
5. TIDAK MENDAPATKAN APA YANG DI INGINKAN
6. TIDAK MENDAPATKAN APA YANG DI BUTUHKAN
7. SUAMI TIDAK DAPAT MEMIMPIN KELUARGA
8. EKONOMI

Yang ini masuk kelompok ekstra, atau kalau perlombaan begitu masuk juara harapaan (wk wk wk) adalah yang disebabkan BENDA (benda mati, hidup, hardware, software) DAN PERISTIWA disekitar pasangan
1. FACEBOOK
2. TELEVISI
3. BURUNG KAKATUA
4. FRUIT CAKE
5. OLIMPIADE
6. POLITIS

Nah sekarang terserah anda, mau akan masuk kelompok rangking 1-2-3-4, atau kelompok ekstra…
Hehehe….

Posted in NDOBOS BERAT, NDOBOS SERIUS, QUICK NDOBOS | Comments Off

KENAPA BBM HARUS NAIK

Februari 27th, 2012 by jaka and tagged

Sebelum perthuprusan ini di mulai sebaiknya disepakati dulu bahwa berdasarkan kurs (per hari ini, mbuh besok ndak tau)
USD 1 = Rp 9.200,00
Kalo yang ini dijamin ndak berubah sepanjang jaman
1 Barrel =42 Gallon = 158 Litres

Menurut berita per hari ini harga minyak mentah kualitas termahal dunia
USD 125 per barrel
Rp 1.150.000,00 per barrel
Rp 7.233,28 per liter

Nah… mungkin berdasarkan angka ini, orang-orang pinter di pemerintahan merasa “rugi” menjual premium Rp 4.500,00 kepada rakyatnya. Sehingga dengan dalih subsidi, maka premium berniat di naikkan harganya. Lha opo bener sakjane?.

Cobak kita simak harga BBM dalam Rupiah per Liter dipasaran (per hari ini)
PERTAMINA
Premium 4.500
Pertamax 8.500
Pertamax Plus 8.950
Solar 4.500
Pertadex 11.000

PETRONAS
Primax 92: 8.200
Primax 95: 8.800
Diesel: 9.200

SHELL
Super 92: 9.000
Super extra 95: 9.450
Diesel: 9.950

TOTAL
Performance 92: 8.350
Performance 95: 8.900
Performance diesel: 9.200

Jika dihitung rata-rata harga BBM non subsidi, terus dikurangi dengan harga minyak mentah, berarti kan ketemu biaya produksi dan distribusii, ya kan?, setuju ndak. Misalnya untuk pertamina: ((8.500 + 8.950 + 11.000)/3) - 7.233 = 2.250. Jadi biaya produksi BBM pertamina per liternya adalah Rp 2.250 atau 31% dari harga minyak mentah. Sedangkan Petronas 21%, Shell 31%, dan Total 22%.
Lha dari hitungan jelek-jelekan begini dah ketahuan bahwa biaya produksi BBM cap Pertamina tidak lebih murah dibandingkan dengan BBM cap Petronas dan cap Total, lho… kok bisa begitu, nalarnya bagaimana, pikiren dhewe…

Seharusnya pemerintah lebih bijak dengan tidak memaksa harga BBM berpatokan pada minyak mentah mengikuti harga minyak mentah dunia, dengan alasan:
Pertama: Itu kan harga berdasarkan harga minyak mentah dunia, kan ndak bisa disamakan dengan harga minyak mentah di Indonesia, padahal minyak di bor dari perut bumi pertiwi, di lakukan putra-putri Indonesia, peralatan yang dibangun oleh anak-anak negri ini. Tentunya harganya beda dong dengan yang dibor dari negeri lain yang biayanya lebih tinggi.

Kedua: Pendapatan perkapita (Rupiah per tahun) rakyat Indonesia masih dibawah rata-rata dunia, bahkan di asean kita lihat data dibawah ini.

Singapore: US$ 57,238 = Rp 526.589.600
Brunei: US$ 47,200 =Rp 434.240.000
Malaysia: US$ 14,603 = Rp 134.347.600
Thailand: US$ 8,643 = Rp 79.515.600
Indonesia: US$ 4,380 = Rp 40.296.000
Philippines: US$ 3,725 = Rp 34.270.000
Vietnam: US$ 3,123 = Rp 28.731.600
Laos: US$ 2,435 = Rp 22.402.000
Burma: US$ 1,900 = Rp 17.480.000
Kamboja: US$ 2,086 = Rp 19.191.200

Kalau angka pendapatan perkapita dijumlah di rata-rata maka didapatkan angka Rp 133.706.360, artinya pendapatan perkapita rakyat Indonesia (Rp 40.296.000 / Rp 133.706.360) x 100 = 30% dari pendapatan perkapita negara-negara asean.

Ya panteslah kalau harga minyak mentahnya juga 30% dari harga minyak dunia atau (Rp 7.233,28 x 30%) = Rp 2.170 per liter.
Ditambah ongkos produksi dan transportasi agar bisa jadi BBM 31% jadi (Rp 2.170 x 131%) = Rp 2.843.

Brarti kalau premium di jual ke rakyat Indonesia Rp 4.500,00 seharusnya malah sudah untung (Rp 4.500 – Rp 2.843) = Rp 1.657,00 per liter.

Hehehe…, itu itung-itungan versi ngethuprus lho rek… believe or not sak karepmu, namanya juga ngethuprus… cumak saya jadi kuatir kalau harga sego pecel dan kethoprak juga mengikuti harga sego pecel dan kethoprak dunia….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

AGAR CEPAT NAIK JABATAN

Februari 26th, 2012 by jaka and tagged

PREFACE
Hari ini (26 Februari 2012) kejenuhan di site plant sudah naik ke ubun-ubun, pekerjaan sudah 99,999% selesai dah… mau apa lagi, padahal jumlah hari nya masih 3 ekor lagi.
Daripada pikiran melanglang buana kemana-mana, iseng-iseng saya melakukan survey (seperti tulisan sebelumnya) dengan cara search di google dengan judul, Google Search: “cepat naik jabatan”.
Trink….. berderet hasil dibawah ini, saya focus ke tulisan orang Indonesia, yang berbahasa Indonesia dengan harapan mencerminkan kondisi “dunia Indonesia” saat ini. Permisi, nuwun sewu, semua tulisan hasi survey ini saya tuliskan lengkap asal muasalnya, jadi jangan dikira ini hasil pemikiran saya, jadi hanya sekedar copy paste dari sumber yang dapat anda lihat sendiri, dan saya kira cukup adil merata bijaksana dan bijaksini karena menurut “penelusuran” mbah google yang independent, tahan distorsi dan interferensi, tidak memiliki kepentingan pribadi dan golongan, dipercaya orang banyak, luas link-nya, wis okeh lah pokoke alasane, cekak cukupe yuk kita cermati hasil dibawah ini:

PENGUMPULAN DATA
Hasil pertama, didapat dari: http://kosmo.vivanews.com/news/read/1784…, dengan judul Trik Cepat Naik Jabatan

1. Meningkatkan konteks (penampilan)
Konteks pada diri adalah apa yang orang lain dapat lihat dan dengar diri Anda. Karenanya, jaga dan tingkatkanlah tiga hal berikut:
1.a. Your appearance (penampilan). Tujuannya agar orang kagum dan salut kepada Anda, dan tak ada peluang bagi seseorang untuk mencela, apalagi merendahkan Anda.
1.b. Your word (tutur kata). Dengan begitu siapapun yang berurusan dengan Anda akan merasa nyaman dan paham bahwa Anda pribadi yang berkualitas.
1.c. Your action (tindakan). Hasilnya, semua orang tahu, Anda bukan pribadi yang suka menunda-nunda pekerjaan, dan bukan pula pribadi yang suka meninggalkan pekerjaan sebelum pekerjaan itu tuntas.

2. Meningkatkan Konten(kinerja)
Konten adalah value dalam diri Anda yang menunjang konteks dalam mencapai kesuksesan. Maka itu, jaga dan tingkatkan tiga hal berikut:
2.a. Knowledge (ilmu pengetahuan). Agar Anda memiliki pengetahuan yang cukup dalam bidang pekerjaan maupun yang terkait dengannya. Wawasan luas yang Anda miliki akan menuai keuntungan saat Anda berbincang dengan rekan bisnis atau atasan.
2.b. Skill (kemampuan). Tujuannya, agar Anda dapat menunaikan pekerjaan dengan baik dan Anda mahir dalam pekerjaan itu.
2.c. Attitude (perilaku). Agar semua orang, terutama atasan Anda, mendapat kesan positif tentang Anda, sehingga jalan menuju sukses terbuka lebar.

====
Hasil kedua, didapat dari http://permenkopi.blogspot.com/2011/06/t…; dengan judul: Tips Agar Cepat Naik Jabatan dan Gaji Bagi Karyawan

1. Jadilah Orang Yang Bisa Dipercaya
Ini adalah syarat mutlak bagi anda yang bekerja di perusahaan swasta. Jika anda dapat memegang kepercayaan dan tugas yang diberikan, maka kenaikan pangkat atau gaji hanyalah menunggu waktu saja. Atasan tidak akan ragu memberikan anda suatu tanggung jawab seperti promosi.
Jika anda tidak bisa dipercaya, maka bersiap saja karir anda ‘mandek’, atau bahkan bisa saja tergusur dari posisi anda yang sekarang. Jangan pernah pula menyalahgunakan kepercayaan sekecil apapun. Contoh, anda diberi fasilitas ruangan dengan koneksi telepon bebas, bukan berarti anda bebas menggunakan untuk keperluan pribadi pula.

2. Punya Nilai Lebih di Mata Atasan
Cobalah memberikan nilai lebih selain sekedar bisa dipercaya. Misalkan, anda bisa menyelesaikan tugas lebih cepat dari tenggat waktu. Lebih baik lagi, anda mampu menyelesaikan tugas dengan hasil melebihi ekspektasi atasan. Berikan yang terbaik, tunjukkan skill anda disegala bidang. Tapi usahakan, lakukan pada tempat yang tepat. Poin diatas bukan berarti anda harus ‘menjilat’ atasan anda. Untuk hal tersebut, itu pilihan masing-masing orang. Saya tidak akan menulisnya disini.

3. Mengenal dan Dikenal Banyak Orang Yang Tepat
Tidak dapat dipungkiri, koneksi dalam karir sangatlah dibutuhkan. Cobalah untuk membangun hubungan positif, baik dengan rekan kerja, bawahan dan tentu saja atasan. Ini akan membuat anda disukai banyak orang, dan membuat mereka tak segan untuk menyebut nama anda ketika ada usulan mencari ‘pimpinan’ disuatu bidang

====
Hasil ketiga, didapat dari http://igaji.com/tentang-pekerjaan/apa-y…, dengan judul: Apa yang Membuat Seseorang Cepat Naik Jabatan?

1. Perbaiki kinerja diri.
Perbaikan kinerja diri tentu akan menarik perhatian dari pimpinan. Tanpa memperbaiki kinerja diri Anda, mustahil bisa mendapatkan kenaikan jabatan secara cepat. Anda boleh jadi merasa berada pada posisi yang tidak pas dengan jabatan sekarang. Anda harus mengetahui bahwa hanya ada dua jalan keluar dari jabatan sekarang yaitu mengundurkan diri (tentu bukan ini pilihan Anda) dan naik ke jabatan yang lebih baik. Atasan akan menuntut kemampuan lebih pada staf yang akan dinaikkan jabatannya. Jika Anda dianggap “overcapacity” di posisi saat ini, posisi yang lebih tinggi telah menanti.

2. Paksa diri untuk bekerja lebih keras guna mencapai hasil yang lebih. Pencapaian yang lebih dari yang diharapkan akan menimbulkan penilaian tersendiri dari pimpinan. Sebagai staff yang bekerja sangat baik, tentu akan lebih produktif jika diposisikan di jabatan yang lebih menentukan untuk perusahaan.

3. Menunjukkan kemampuan berpikir yang lebih baik dari waktu ke waktu.
Posisi awal Anda boleh jadi hanya seorang staf operasional, akan tetapi jika Anda berhasil menunjukkan kemampuan berpikir, kemampuan analisa kasus, serta kemampuan mengambil keputusan cepat berdasar hasil analisa sendiri, maka hanya butuh waktu singkat untuk mencapa posisi manajerial, posisi yang menuntut kemampuan lebih. Posisi manajerial adalah posisi yang erat hubungannya dengan membuat konsep, menganalisa data serta membuat keputusan dan hanya orang dengan kemampuan khusus yang mampu melakukannya. Tips sukses ini sangat berguna untuk kemajuan karir kita.

4. Menunjukkan kemampuan memimpin kita.
Meskipun posisi awal di perusahaan hanya seorang staf, jika kita mampu menunjukkan kemampuan memimpin, maka pimpinan akan melihat potensi kita. Perlu diperhatikan, salah satu tips sukses menunjukkan kemampuan memimpin adalah bagaimana kita bisa mengorganisasi teman-teman kita agar mampu bekerja sama untuk membereskan segala tanggung jawab. Kepemimpinan akan nampak tanpa harus ditonjolkan. Mencoba menonjolkan kemampuan memimpin justru akan membuat Anda tampak over acting, berhati-hatilah!
Tentu, dengan melaksanakan semua tips sukses di atas, Anda berharap kenaikan jabatan dapat segera datang. Kenaikan jabatan tentu saja berkorelasi langsung dengan kenaikan gaji. Kenaikan gaji adalah hal yang sangat diinginkan oleh semua pekerja. Pada dasarnya, kenaikan gaji bukan satu-satunya faktor yang membuat seseorang ingin mendapat kenaikan jabatan. Kebanggaan meraih jabatan, serta berbagai tunjangan yang didapat dari perusahaan seperti tunjangan jabatan yang lebih tinggi, tunjangan keluarga, dan berbagai fasilitas seperti mobil dinas membuat orang sangat ingin meraih jabatan yang lebih tinggi, bagaimana dengan Anda?

====
Hasil keempat-a, didapat dari http://www.sidoharjo.com/id-bisnis/tips-…, isinya sama dengan yang pertama, jadi dianggap ndak ada.
Hasil keempat-b, idapat dari, http://forum.vibizportal.com/showthread….,
Dengan judul: Apa yang Membuat Seseorang Cepat Naik Jabatan

1. Bisa Dipercaya.
Bisa dipercaya adalah syarat mutlak dalam berkarir. Kadang ujian bisa dipercaya atau tidak sangat tipis. Juga anda tidak pernah tahu anda sedang di tes atau tidak oleh atasan anda. Contoh satu hari anda diminta oleh Wakil Presiden Direktur untuk mendatangi sebuah perusahaan, dan oleh pemilik perusahaan tersebut anda diberi amplop ucapan terima kasih dan tentu saja ini adalah hal terlarang di perusahaan anda, maka anda harus menolaknya.

2. Punya Nilai Tambah.
Diakui atau tidak, sadar atau tidak, ketika kita berkarir, kita akan dibandingkan dengan rekan kita.Usahakan kita punya nilai tambah lebih dari orang lain. Caranya: Ambil tanggung jawab lebih, kerja ekstra.

Dan yang terbaik adalah jadi yang Terbaik di Bidang yang sedang dimonitor, atau kita buat atasan mengetahui bidang yang kita terbaik. Cara jadi yang terbaik; Secara sadar kita menentukan bahwa kita mau jadi yang terbaik. Alasan sangat kuat untuk menjadi yang terbaik, demi orang-orang yang kita cintai. Belajar dari yang Terbaik.

3. Berperilaku Menyenangkan.
Berarti kita sopan santun sesuai dengan budaya perusahaan, inisiatif menyelesaikan masalah tanpa disuruh, semangat, antusias, positif. Dan sadar 3 T dalam berbicara. Timing, Teknik, dan Tempatnya.

4. Dikenal Orang yang Tepat dalam Jumlah yang Banyak.
Percuma kalau kita hebat hanya dikenal oleh office boy. Pastikan atasan yang kompeten menaikan gaji, serta mempromosikan kita tahu kelebihan anda. Satu hal lagi, pastikan yang tahu bukan hanya atasan kita langsung, juga atasan kita yang lain, bahkan atasan atau pemilik perusahaan lain. Ikut organisasi, perkumpulan, asosiasi. Berani tampil, jadi pengurus, jadi ketua.

====
Hasil kelima, didapat dari: http://forum.vibizportal.com/showthread….; dengan judul: 7 Cara Agar Karyawan Cepat Naik Gaji dan Cepat Dipromosikan

1. Semangat Bekerja
Saat merekrut tenaga kerja, seorang pimpinan akan melihat seberapa semangat dia dalam bekerja. Masalah skill (keahlian) biasanya dinomor duakan. Skill memang penting dalam dunia kerja. Tetapi skill yang tidak dibarengi dengan semangat dalam bekerja, tidak akan menghasilkan prestasi Karena itu, bersemangatlah dalam bekerja. Dan tunjukkan semangat Anda kepada pimpinan. Pasti pimpinan Anda akan senang

2. Disiplin
Disiplin adalah modal dasar seorang karyawan. Seorang pimpinan perusahaan merekrut Anda tujuannya adalah untuk membeli waktu dan energy Anda agar bisnisnya semakin berkembang. Jika Anda tidak disiplin dalam bekerja, pimpinan Anda pasti akan pikir-pikir. Jangankan menambah gaji atau mempromosikan, yang ada dalam benaknya hanya bagaimana memecat Anda Disiplin adalah standart dasar seorang karyawan sukses. Datanglah sebelum jam kerja dimulai. Pulanglah setelah jam kerja usai. Jangan ‘bolos’ kerja atau sering tidak masuk. Semua perbuatan Anda ada akibatnya bagi diri Anda.

3. Jujur
Kejujuran dimanapun sangat penting, apalagi di tempat kerja. Lindungi harta benda perusahaan Anda. Anda akan sangat dihargai pimpinan Anda jika kejujuran melekat dalam keseharian Anda. Bos Anda akan sangat senang.

4. Berpikir seperti CEO

Berpikirlah seperti seorang CEO atau pimpinan perusahaan. Apa yang dipikirkan mereka ? Seorang pimpinan perusahaan sehari-hari memikirkan antara lain :

a. Bagaimana omset dan profit perusahaan meningkat
b. Bagaimana semua karyawan bisa bekerja maksimal
c. Bagaimana sebuah sistim bisnis menjadi lebih efisien
d. Bagaimana cara meminimalkan komplain
e. Bagaimana cara perusahaan cepat bertumbuh
f. Dan sebagainya

Jika Anda berpikir seperti pimpinan perusahaan, niscaya Anda akan lebih berkembang dan kreatif dan sejalan dengan keinginan pimpinan. Karena itu sangat penting bagi Anda untuk mengetahui apa yang menjadi keinginan pimpinan perusahaan saat ini. Tanyakan kepadanya, dan bantu ia untuk mencapainya.

5. Mempunyai nilai tambah (value added)
Pertanyaan penting yang harus Anda renungi setiap saat adalah “Apakah pekerjaan yang saya lakukan saat ini bisa digantikan orang lain ?”. Jika jawabannya “YA”, maka pekerjaan yang Anda lakukan selama ini memiliki standart “BIASA”. Dan Anda sewaktu-waktu bisa dipecat oleh bos Anda. Karena Anda tidak memiliki nilai tambah dibandingkan dengan yang lain. Jika pekerjaan yang Anda lakukan saat ini TIDAK dapat digantikan oleh orang lain, berarti Anda mempunyai nilai tambah. Kalau Anda mempunyai nilai tambah, pimpinan Anda akan saying sekali dengan Anda. Pimpinan Anda akan kesulitan mencari pengganti Anda. Dan pasti gaji Anda akan naik dan dipromosikan. Lakukan pekerjaan Anda saat ini dengan lebih baik lagi yang tidak semua orang, selain Anda, bisa melakukannya

6. Berprestasi dan dilakukan berulang-ulang
Berprestasi dalam pekerjaan maksudnya adalah Anda melakukan pekerjaan Anda melebihi dari apa yang menjadi tuntutan perusahaan. Anda melakukan pekerjaan lebih dari yang menjadi standart perusahaan. Dan Anda melakukannya terus menerus. Sehingga Anda dilingkungan kerja dikenal sebagai karyawan yang sangat baik. Misalnya, Anda saat ini adalah manager keuangan yang dituntut oleh pimpinan Anda untuk melaporkan keuangan di akhir bulan. Sebagai karyawan yang berprestasi, Anda tidak hanya melaporkan keuangan bulanan. Berikan juga laporan-laporan lain yang memudahkan pimpinan untuk membangun strategi bisnis Walaupun hal tersebut tidak diminta oleh pimpinan. Dan lakukan hal itu terus menerus.

7. Memiliki sikap yang baik
Sikap-sikap dan akhlaq yang baik harus dimiliki seorang karyawan sukses. Ingat selalu, skill yang tinggi tidak ada harganya di hadapan pimpinan perusahaan, jika tidak dibarengi dengan sikap (attitude) yang baik. Jagalah semangat Anda, jangan menyalahkan orang lain, jangan lari dari tanggung jawab, jangan cari-cari alasan atas kesalahan yang Anda lakukan dan bersikaplah profesional

Itulah beberapa tips bagaimana seorang karyawan bisa cepat naik gaji dan cepat pula dipromosikan untuk jabatan yang lebih tinggi.

====
Hasil keenam, didapat dari: http://forum.vibizportal.com/showthread….; dengan judul: 6 Tips Agar Cepat Dipromosikan Untuk Naik Jabatan

1. Usahakan Untuk Tidak Terlambat
Kedisiplinan merupakan salah satu kunci kesuksesan yang akan mendorong keberhasilan karier kalian.

2. Semangat!!
Bersemangatlah dalam menghadapi segala tantangan pekerjaan. Semangat dan motivasi yang besar akan membuat kalian mendapat nilai Plus plus di mata atasan.

3. Kejujuran
Kejujuran merupakan modal utama dalam meraih kesuksesan karier kalian. Mengapa?? karena kejujuran merupakan hal yang sangat langka dan mahal. Tidak semua orang memiliki hal tersebut.

4. Berpenampilan Yang Baik
Apa yang kalian kenakan akan mengungkapkan jati diri kalian. Oleh karena itu perbaikilah penampilan kalian dan sesuaikan dengan profesi kalian. Gaya berpakaian yang baik akan membuat rekan - rekan dan klien kalian yakin dengan kemampuan kalian. Jadi jangan meremehkan PENAMPILAN!

5. Banyak Belajar
Bertanyalah jika kalian tidak mengerti dan belajarlah mengenai hal - hal baru. Tak perlu merasa malu ataupun risih jika kalian harus bertanya dan belajar hal-hal baru.

6. Tanggung Jawab
Bertanggung jawablah terhadap pekerjaan! Dan jangan lupa untuk mengerjakan pekerjaan kalian dengan tepat waktu dan tepat sasaran. Janganlah menunda - nunda pekerjaan terlalu lama. Dengan kemampuan serta kesigapan kalian dalam menangani pekerjaan maka itu akan menjadi poin plus plus untuk kalian. Dengan begitu kepercayaan atasan pun dapat diraih dengan mudah.

====
Hasil ketujuh, didapat dari: http://www.kaskus.us/showthread.php?p=65…; Dengan judul: Anda PNS? ingin cepat naik jabatan??

Menambah gelar
Bagi pegawai terutama PNS strategi cepat menaikkan jabatan adalah dengan cara menambah gelar. misal yang belum S1/S2 segera kuliah lagi. Metode ini terbukti begitu ampuh. Sayangnya banyak PNS yang menyadari pentingnya mengambil kuliah S2 setelah sekian lama bekerja. Hal ini disebabkan karena proses kenaikan jabatan menjadi lebih mudah dan cepat. Sebagian PNS yang tidak menyadari strategi ini sibuk dengan pekerjaannya dan mengeluh lamanya kenaikan karir mereka. Sementara kawan-kawan mereka yang kuliah lagi sudah melampai mereka. Namun untuk memilih kampus yang tepat kita perlu berhati-hati agar tidak tidak berhenti ditengah jalan dan buang uang sia-sia. Ada yang karena tempat kuliahnya atau pengajarnya kurang bonafit. Ada yang karena suasana kuliah tidak nyaman, mahal dan sulit lulusnya. Penting bagi kita untuk memilih yang pas dan telah dibuktikan oleh banyak orang. Salah satu tempat yang sering menjadi rujukan para PNS untuk kuliah MM ada di xxx (maaf di hapus agar tidak mengandung promosi).

====
Hasil ke delapan-a didapatkan dari: http://www.tanggapustaka.com/Ruang-Revie…; dengan judul:
Rahasia Ampuh Cepat Naik Jabatan
Iklan buku “mantra paling ampuh untuk melejitkan karier”, di cancel saja soalnya ndak tau apa isinya.

Hasil ke delapan-b didapatkan dari: http://www.mizzu.net/2010/11/6-tips-agar…; dengan judul: 6 Tips Agar Cepat Di Promosikan Untuk Naik Jabatan!!!!
Hasil survey cancel saja soalnya isinya sama dengan penemuan nomer 6.

====
Hasil ke delapan-c didapatkan dari: http://female.kompas.com/read/2012/02/13…; dengan Judul: Ingin Naik Pangkat? Pakai Nama yang Simpel!

Zaman sekarang orangtua senang memberi nama yang unik untuk anak. Nama yang kadang-kadang dicomot dari tokoh-tokoh di sinetron, lalu dirangkai-rangkai sendiri menjadi nama yang panjang dan tak biasa. Tetapi jika Anda ingin anak Anda kelak gampang naik jabatan, coba berikan nama yang lebih sederhana untuknya. Tim peneliti dari University of Melbourne dan New York University belum lama ini mengungkapkan, orang-orang dengan nama yang sederhana, dan mudah dibaca seperti Michael, Tom, Jane, atau Mary, lebih cenderung dipilih untuk promosi di tempat kerja. Dalam penelitian tersebut mereka menggunakan nama-nama Inggris, Asia, dan dari latar belakang timur, barat, serta Eropa.
“Pengaruhnya tidak hanya karena panjang dari nama atau terdengar begitu asing, atau tidak biasa, tapi seberapa mudah nama itu diucapkan,” jelas Simon Laham dari University of Melbourne yang memimpin studi ini. Dalam studi pertama, terungkap pula bahwa pengucapan nama bisa memengaruhi pembentukan kesan dan pembuatan keputusan.
Namun penemuan ini paling banyak terjadi di kalangan pengacara, dimana mereka yang namanya lebih mudah diucapkan ternyata lebih cepat naik jabatan dalam hierarki perusahaan. Meski begitu, pengaruh semacam ini sebenarnya juga terjadi dalam industri yang lain, dan dalam banyak konteks sehari-hari. Riset ini mendapati bahwa banyak kandidat di bidang politik dengan nama-nama yang sederhana ternyata cenderung memenangkan kompetisi (Barack Obama mungkin sebuah perkecualian).
Laham mengatakan, hasil penelitian ini memiliki pengaruh penting untuk mengelola prasangka dan diskriminasi dalam masyarakat. “Kita perlu menghargai prasangka yang membentuk pilihan-pilihan dan penilaian kita tentang orang lain. Suatu apresiasi tertentu mungkin membantu kita menghasilkan perlakuan yang lebih adil dan objektif terhadap orang lain,” paparnya.

====
Hasil ke sembilan didapatkan dari: Pergi ke Dukun
Mungkin ada dari anda yang tau tentang kesaktian Paranormal suku Baduy pedalaman yang ada di Propinsi Banten.mungkin anda penasaran ingin berkonsultasi langsung ke paranormal asli dari Baduy dalam.tidak sedikit banyak Paranormal di kota2 besar,mengaku dari Baduy Banten.satu pertanyaan saya buat anda”apakah anda yakin Paranormal tersebut asli dari Baduy,atau jangan2 malah anda tertipu,karna banyaknya penomena dukun palsu yang memanfa’atkan kesempatan untuk mencari untung pribadi ga mau tau orang lain di rugikan,maka dengan ini hati saya terdorong ingin membantu anda yang benar2 terlilit dengan masalah kehidupan antara lain;masalah asmara: ditinggal pasangan ke luar kota/luarnegeri,pasangan anda selingkuh dan anda ingin supaya meninggalkan selingkuhannya dan kembali ke pelukan anda,anda ingin menikah tapi ada halangan karna pasangan anda menolak/orangtuanya tidak setuju,usaha anda turun supaya cepat naik, pekerjaan anda tidak ada perkembangan anda ingin naik jabatan,pasangan/keluarga anda di guna guna orang dll.saya menjamin anda akan saya bawa langsung ke suku Baduy dalam,untuk bertemu langsung dengan kepala adat/puun suku baduy dalam yg terletak di pedalaman kampung cibeo.pusatnya pemukiman suku Baduy dalam.JAMINAN:3Hari masalah anda langsung tuntas.;PERHATIAN:JANGAN PERCAYA DUKUN2 YANG MENG-ATASNAMAKAN SUKU BADUY BANTEN.LEBIH BAIK ANDA DATANG LANGSUNG KE PUSATNYA!!!.KARNA PRIBUMI BADUY ASLI,TAKAN MEMBUKA JASA PERDUKUNAN DI LUAR TANAH ULAYATNYA SENDIRI.dan kalau anda tidak punya channel untuk bisa kesana,saya jamin;anda akan sulit bertemu langsung dengan Dukun sakti,yang asli masih tinggal di pedalaman Baduy Banten.”HANYA SAYA YANG BISA MENGANTARKAN ANDA LANGSUNG KE TANAH ULAYAT SUKU BADUY DALAM”dengan jaminan saya bertanggung jawab atas keamanan anda,dari pertama berangkat,sampai anda pulang kembali kerumah.maka jangan bepikir lama-lama,bagi anda yang hidupnya sedang bermasalah.hubungi saya langsung tanpa perantara.terimakasih.KELEBIHAN:KAMI TERBUKA UNTUK SELURUH AGAMA.DENGAN SYARAT;di perjalan anda tidak melanggar Hukum adat Suku Baduy pedalaman.

====
Hasil kesepuluh didapatkan dari: 
http://edukasi.kompasiana.com/2011/07/21…; dengan judul: Budaya Instan Juga Berbahaya

Kata instan (bahasa Inggris, instant) kira-kira bisa diartikan seketika atau serta-merta, ya pokoknya pengertiannya secepat mungkinlah. Di jaman yang semua berpacu dengan waktu ini, prinsip instan banyak diterapkan. Tujuannya membuat segala sesuatu lebih cepat dan gampang dilakukan, tanpa harus melewati proses yang panjang dan melelahkan.
Kita bisa lihat mi instan, sebagai contohnya. Kini untuk memasak semangkuk mie tak perlu repot-repot seperti jaman bahelu kala. Cukup mi direbus dengan air selama 3 menit, lalu bumbunya ditaburkan, diaduk dan siap disantap. Bayangkan bedanya dengan masak mi jaman dulu, total waktu dari meracik bumbu bisa sampai 15 menit. Tak heran bila kemudian pelaku bisnis mengusung prinsip instan ini ke dalam produknya. Maraklah kemudian produk berlabel instan di pasaran: kopi instan, bubur instan, jahe instan, dan produk lain yang prinsipnya juga instan tapi beristilah lain, seperti: makanan cepat saji atau fast food.
Pinsip instan kini juga tidak semata-mata diterapkan dalam produk atau barang. Bidang lain juga sudah mengadopsi prinsip instan ini. Bisnis ilmu pun tak mau ketinggalan. Banyak sekolah, kurus, lembaga pelatihan yang menawarkan metode pembelajaran dengan prinsip instan ini. Kembali lagi, hanya istilahnya saja yang berbeda di sini, ada: cara cepat belajar bahasa, cara cepat baca tulis, cara cepat jadi pengusaha, cara cepat jadi kaya, dan segudang cara cepat lainnya. Intinya suatu promosi terselubung bagaimana orang hidup enak dan tidak bersusah-susah.
Yang berbahaya adalah bahwa prinsip instan itu kini menjadi budaya. Ada pemahaman yang salah kaprah tentang instan ini. Semua yang dilakukan secara instan itu diyakini lebih baik. Seperti halnya membuat mi tadi, yang penting adalah bagaimana dapat makan mi dengan cepat. Yang dipentingkan adalah hasil dan bukannya prosesnya. Proses justru dianggap tidak penting dan menyusahkan, sehingga proses perlu diperpendek atau syukur-syukur bisa dihilangkan. Tak heran kalau banyak orang berorientasi kepada hasil, prinsipnya ‘yang penting hasilnya’.
Dalam beberapa hal mestinya proses lebih penting dari pada hasil. Logikanya jika proses dilakukan dengan benar, maka hasil akan mengikutinya. Contohnya di sekolah, bila murid belajar dengan benar maka hasilnya relatif baik. Tiga kemampuan pokok dari belajar, yaitu: pengetahuan, ketrampilan, dan sikap diperoleh melaui proses pembelajaran dan bukannya dengan cara instan. Bila budaya instan ini menjalar disini, maka yang terjadi adalah ketidakjujuran di dunia pendidikan. Ada murid nyontek, guru sengaja ngajari muridnya curang, atau kepala sekolah yang membayar joki agar hasil Unasnya tidak jeblok.
Akibat yang timbul dari budaya instan ini selalu berbahaya. Kita sebut saja contohnya beberapa di bawah ini:
1. Budaya instan dapat nilai bagus atau lulus, akibatnya: menyontek, cari joki ujian
2. Budaya instan mau kaya, akibatnya: korupsi, kolusi, ngemplang/menipu, pergi ke dukun
3. Budaya instan mau cepet naik jabatan, akibatnya: kolusi, nepotisme, nyogok/suap, pergi ke dukun
4. Budaya instan mau cepat sampai, akibatnya: menerobos lampu merah, melawan arus, nggasak palang pintu KA, lompat pagar pembatas jalan
5. Budaya instan mau cepet tenar, akibatnya : njiplak / plagiat / mencuri karya orang lain sebagai miliknya
Cara-cara instan di atas tentu saja terasa lebih gampang dan meyenangkan karena tak perlu banyak perjuangan. Meski demikian, akibat buruk selalu ada di balik tindakan instan itu. Menyontek: nilai tinggi bukan mengukur kemampuannya tetapi mengukur kebodohannya. Menerobos palang pintu kereta api: satu detik bisa sama artinya dengan nyawa melayang.
Hah? Lalu bagaimana wong budaya instan sudah ada di mana-mana, dari desa sampai ke ibu kota? Entahlah!

ANALISA DATA
Hasil survey dari 10 website diatas dirangkum dan hasilnya seperti ini:
1. Meningkatkan penampilan
2. Meningkatkan tutur kata.
3. Meningkatkan tindakan
4. Meningkatkan kinerja
5. Meningkatkan ilmu pengetahuan
6. Meningkatkan skill (kemampuan)
7. Meningkatkan Attitude (perilaku)..
8. Jadilah Orang Yang Bisa Dipercaya
9. Punya Nilai Lebih di Mata Atasan
10. Mengenal dan Dikenal Banyak Orang Yang Tepat
11. Perbaiki kinerja diri.
12. Paksa diri untuk bekerja lebih keras guna mencapai hasil yang lebih.
13. Menunjukkan kemampuan berpikir yang lebih baik dari waktu ke waktu.
14. Menunjukkan kemampuan memimpin kita.
15. Bisa Dipercaya.
16. Punya Nilai Tambah.
17. Berperilaku Menyenangkan.
18. Dikenal Orang yang Tepat dalam Jumlah yang Banyak.
19. Semangat Bekerja
20. Disiplin
21. Jujur
22. Berpikir seperti CEO
23. Mempunyai nilai tambah (value added)
24. Berprestasi dan dilakukan berulang-ulang
25. Memiliki sikap yang baik
26. Usahakan Untuk Tidak Terlambat
27. Semangat
28. Kejujuran
29. Berpenampilan Yang Baik
30. Banyak Belajar
31. Tanggung Jawab
32. Menambah gelar
33. Pakai Nama yang Simpel
34. Pergi ke Dukun
35. Kolusi,
36. Nepotisme,
37. Nyogok/suap
38. Pergi ke dukun

KESIMPULAN
Dari survey ke 10 website didapatkan 38 cara agar cepat naik jabatan, nah… sekali lagi ini ini bukan urutan pilihan terbaik, urutan bobot bebet dan bibit, frekwensi dilakukan, amplitude hasil, alfabetik, numeric dan lain-lain, jadi hanya urutan penemuan di google search. Dan saya tidak menganjurkan, ngojok-ngojoki, ndak setuju, ngece, menyuruh, kecewa dengan apa yang terjadi, melarang, apalagi mengharuskan, mewajibkan, mengharamkan, memakruhkan, dan lain sebagainya.
Lha sekarang kita manfaatkan dari 38 penemuan diatas,
1. Nomer berapakah yang telah anda lakukan dan nomer berapakah yang belum anda lakukan…???.
2. Jika ada orang di lingkungan anda yang dengan cepat naik jabatan, lakukan analisa, gerakan apakah yang telah dilakukan oleh orang tersebut…???.

WARNING !!!
Setelah anda membandingkan apa yang telah anda lakukan dan yang telah orang lain lakukan, bukan berarti anda harus melakukan empirisme atau dengan cara yang sama. Misalnya anda memaksakan diri untuk (32) Menambah Gelar, walaupun cumak gelar Haji, orang lain berhasil dengan cara itu tetapi mungkin dikombinasi dengan (36) Nepotisme, sedangkan anda tidak mempunyai kesempatan untuk menjadi partisipan nepotisme. Anda juga ndak perlu kerepotan (22) Berpikir seperti CEO, lha wong CEO anda belum tentu memikirkan anda. Mungkin teman anda berhasil dengan cara (34 dan 38) Pergi ke dukun, mengingat konten ini keluar 2 angka berarti lebih popular dilakukan daripada capek-capek (24) Berprestasi dan dilakukan berulang-ulang; hahahaha….
Terus jangan pula memaksakan diri merubah nama anda menjadi (nomer 33) Pakai Nama yang Simpel. Nama anda yang merupakan anugerah dari orang tua (bisa jadi orang tua kita perlu berdoa, berpuasa, melek-an, memohon kepada yang Maha Kuasa untuk mendapatkan nama yang indah bermakna dan ngrejekeni bagi anaknya), adalah yang terbaik bagi anda, merk anda semenjak bayi, name plate anda.
Melakukan (14) Menunjukkan kemampuan memimpin kita, juga ndak boleh berlebihan dengan menunjukkan ketidakmampuan rekan kerja, ini yang sering dilakukan orang. Bolehlah naik ke atas tetapi jangan menginjak kepala teman.

SARAN NGETHUPRUS NDAK KARUWAN
Mungkin anda sudah melakukan hal baik mulai dari point 1 sampai 31, seperti yang saya lakukan, tetapi karir tidak berkembang atau malah merosot, anda tidak perlu berkecil hati, kecewa, marah, nesu, mutung, dan juga tidak perlu anut grubyug melakukan point 32 sampai 38, jadilah tetap seperti anda, hiduplah dengan lurus dan halal; tetapi lakukan yang nomer 39, apa itu…??? Kita tunggu postingan berikutnya.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

AGAR DISUKAI PIMPINAN

Februari 25th, 2012 by jaka

nepotism

Hari ini saya iseng-iseng melakukan searching di google dengan judul; Google search: “disukai pimpinan” , tring….. secepat kilat (soalnya wifi sedang ngebut poll) puluhan hasil mungkin ratusan yang tidak sempat kulihat hasil dibawahnya, tapi hasilnya kurang mengena.
Saya cobak lagi di google dengan judul; Google search: “disukai atasan”, nah… baru deh sesuai dengan keinginan, baru saya sadari bahwa orang Indonesia lebih suka menggunakan kata “atasan” daripada “pimpinan”, he he he ndueso poll, tetapi sesuai komitment judul yang telah saya buat tetap saya lebih menyukai menggunakan kosa kata “pimpinan”, karena kata kerja bagi pelaku adalah “memimpin”, sedangkan “atasan” kan ndak mungkin memiliki kata kerja “mengatas”, wk wk wk…., ada kosa kata “dipimpin” tetapi ndak pantes pake “diatasi” weleh… malah kaco.

Oke… sekarang melakukan survey dengan cara kita baca konten yang berupa saran, petunjuk dan gagasan yang muncul agar menjadi karyawan yang disukai oleh pimpinan (=baca atasan), kita ambil berdasarkan urutan google search yang hasilnya sebagai berikut:

Urutan pertama nyangkut di
 http://www.webdesignsolo.com/kiat-disuka…
Judul: Kiat Disukai Atasan

1. Dokumen Prestasi
Tak ada yang memberikan perhatian penuh pada pekerjaan Anda selain Anda sendiri. Penilaian karya, dan promosi atau kenaikan gaji yang sering menyertainya, akan berlangsung lebih baik jika anda membuat catatan yang baik tentang prestasi anda. Perusahaan ingin tahu apa yang sudah anda lakukan untuk mereka baru-baru ini. Buat catatan harian pekerjaan. Biasakan untuk menulis apa yang anda lakukan dan bagaimana pekerjaan itu membantu tercapainya tujuan perusahaan. Buat daftar dan pikiran apa yang ingin anda raih pada tahun berikutnya. Feedback orang lain juga penting. Jika seseorang mengirim pujian tertulis kepada anda, simpan dalam file. Jika seseorang mengucapkan pujian lisan, minta dia untuk menuliskan.

2. Dokumen Sikap
Prestasi adalah hasil, tapi bukan hanya hasil. Atribut seperti sikap positif, kesediaan untuk bekerja melebihi jam kerja, dan kualitas kerja, sangat penting. Tambahkan beberapa cerita tentang pekerjaan anda di dalam catatan harian anda untuk mengembangkan nilai tambah anda.

3. Buat Golongan
Jika anda mendapat feedback konstruktif dalam penilaian kerja, dengarkan secara cermat dan obyektif. Jika bagian dari feedback itu sulit didengar, ambil waktu untuk memikirkan apa yang dikatakan. Perusahaan menghargai pegawai yang dapat menerima bimbingan profesional. Penilaian karya biasanya biasanya terpisah dari diskusi kenaikan gaji dan promosi, tapi terkait. Itu sebabnya, anda perlu membuanya semudah mungkin bagi bagi bos anda untuk menyukai anda dan pekerjaan anda sehingga akan lebih mudah bagi anda untuk mendapatkan kenaikan gaji yang manis. Sesudah itu, sehari sesudahnya penilaian karya, saatnya untuk menulis lagi catatan harian pekerjaan anda.

Urutan kedua nyangkut di:
 Judul: 5 Hal Non-teknis yang Buat Karyawan Disukai Atasan

1. Jangan Berhenti Belajar
Tidak ada batasan kapan seseorang harus berhenti belajar atau mengejar pendidikan. Mungkin Anda sudah mendapatkan cukup pendidikan dari sekolah atau program pelatihan hingga akhirnya bisa mendapat pekerjaan. Tapi tak ada salahnya jika Anda kembali mengikuti pendidikan tambahan untuk meningkatkan kemampuan yang bisa menambah performa kerja.Ikutilah program-program pelatihan singkat atau seminar yang diadakan kantor. Kalaupun tidak dibiayai kantor, Anda bisa membayarnya sendiri. Toh, itu juga untuk kebaikan dan kesuksesan karir Anda nantinya. Dengan rajin mengikuti pelatihan, atasan akan melihat Anda sebagai karyawan yang mau berkembang bersama perusahaan. Bukan tidak mungkin, atasan akan mempertimbangkan Anda sebagai karyawan yang bisa diandalkan.

2. Kenakan Pakaian Terbaik
Tampillah sebaik dan seprofesional mungkin saat berada di lingkungan kantor, baik itu perusahaan konsultan atau kreatif. Hindari mengenakan celana atau atasan yang kucel dan dekil, atau blouse yang kusut. Jika Anda tampil profesional di kantor, terlihat bersih dan terawat, atasan akan tahu kalau Anda bisa jadi orang yang diandalkan untuk merepresentasikan citra perusahaan. Kenakanlah pakaian yang rapi dan bersih setiap pergi bekerja. Dengan tampil secara profesional, otomatis Anda juga akan bertingkah lebih profesional.

3. Meja Kerja Selalu Rapi
Penampilan meja kerja juga tak kalah pentingnya dalam menarik perhatian bos. Mungkin atasan Anda tidak akan memperhatikan barang-barang apa saja yang ada di atas meja kerja Anda. Tapi jika setiap dia lewat di tempat Anda, dan selalu mendapati tumpukan barang dan kertas-kertas berserakan, dia bisa saja beranggapan Anda orang yang tidak teratur, jorok, ceroboh dan kurang sigap. Sediakan waktu minimal 10 menit sebelum pulang kantor, untuk membereskan meja Anda. Kebiasaan ini juga akan membantu meningkatkan kemampuan Anda mengorganisir hal-hal lainnya, termasuk pekerjaan.

4. Tepat Waktu
Kesan yang akan timbul pada karyawan yang selalu terlambat ke kantor atau saat meeting di mata bosnya, adalah tidak sopan dan tidak menghargai pekerjaan. Karyawan yang selalu terlambat akan dianggap memiliki kemampuan manajemen waktu yang rendah dan tidak disiplin. Jika ingin menyenangkan bos Anda, pastikan selalu datang tepat waktu. Tidak hanya saat datang ke kantor, tapi juga meeting dan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan penyelenggaraan (seminar, training, dan sebagainya). Akan lebih baik jika Anda bisa datang 10 menit lebih awal. Jika keadaan memaksa Anda untuk datang terlambat, informasikan kepada atasan beritahukan alasannya dengan jelas. Jika selalu datang tepat waktu, maka Anda akan jadi seseorang yang dipercaya untuk melakukan tugas dengan baik. Anda pun akan mempunyai kesempatan besar untuk promosi, naik gaji atau tugas pekerjaan baru yang menarik.

5. Bersedia Membantu
Tunjukkan kepada atasan, bahwa Anda siap membantunya bila ia perlukan. Mengetahui bahwa Anda dapat diandalkan akan membantu atasan Anda merasa lebih nyaman. Membuktikan diri melalui pekerjaan-pekerjaan kecil yang dia berikan akan membantu Anda disukai dan dihargai sebagai bawahan.

Urutan ketiga menyangkut di:
 
http://julidf.wordpress.com/2009/04/17/5…
judul: 5 TIPE KARYAWAN YANG DISUKAI ATASAN

1. Karyawan dengan inisiatif tinggi
Inisiatif yang tinggi adalah faktor vital yang diperlukan dalam diri seorang individu yang telah menjadi pekerja kantoran. Selain baik untuk dirinya, lewat inisiatiflah, kontribusi karyawan akan sangat terasa, terutama dalam memperingan beban kerja si atasan. Terkadang hal-hal sepele yang tidak terpikirkan dapat sangat membantu

2. Karyawan bebas gosip
Gosip itu menyenangkan apabila dilakukan di tempat yang tepat. Tapi apabila dilakukan di kantor, jangan harap pujian bakal datang karena Anda telah merasa ‘sukses’ membawa berita baru untuk rekan sekantor. Walau kita kerap tak terasa, ternyata hal ini sering dikeluhkan oleh atasan terhadap anak buahnya yang sangat antusias mencuri waktu bergosip di tengah-tengah waktu kerja. Dari tiga orang bawahan, jika terdapat satu orang yang tak pernah ada di mejanya saat atasan membutuhkannya, dapat dipastikan karyawan ini termasuk karyawan yang bermasalah dengan atasannya. Terlebih lagi jika ternyata kebiasaan karyawan yang satu itu bertengger di meja temannya dan sibuk berkomat-kamit untuk bergosip. Selain tidak optimal produktifitasnya, lama kelamaan atasan tentu lebih tenang dan senang menugaskan bawahan yang dua lainnya

3. Karyawan yang luwes bekerja dalam team
Karyawan yang menjadi penyebab tidak dapat dipenuhinya sebuah deadline karena ia tidak bersedia berkompromi untuk satu hal demi kelancaran tugas dalam tim adalah salah satu ciri karyawan yang bermasalah. Atasan tidak akan memasukkan nama Anda dalam daftar karyawan yang berperforma baik jika ia adalah seorang yang susah diajak bekerja sama dalam tim

4. Karyawan yang bekerja secara efisien
Bawahan yang melakukan pekerjaan dengan cepat dan efisien, yang tidak perlu menghabiskan waktu berlama-lama untuk mengerjakan satu jenis tugas sangat disenangi oleh para atasan. Apalagi yang melibatkan saya untuk mengingatkan deadline untuk pekerjaannya sendiri. Usahakan bekerja secara sistematis dan berdasarkan skala prioritas agar target Anda terpenuhi. Jika terlalu banyak pekerjaan yang datang secara bersamaan, jangan segan menanyakan kepada atasan mana yang mesti Anda kerjakan terlebih dulu

5. Karyawan yang tanggap terhadap instruksi atasan
Banyak karyawan yang tidak cepat tanggap atau salah menginterpretasikan instruksi atasan. Pergunakan ilmu ‘mendengar’ seoptimal mungkin saat atasan mendelegasikan satu pekerjaan kepada Anda. Simpulkan instruksinya sekali lagi sebelum Anda meninggalkan ruangannya agar tidak terjadi salah interpretasi.
Pertanyaan sekarang sudahkan Anda membuat atasan Anda senang ataukah dibuat senang oleh kinerja kerja bawahan Anda ?

Urutan ke empat menyangkut di:
 http://www.bumn.go.id/ptpn5/galeri/sifat…
judul:Sifat-sifat yang Tidak Disukai Oleh Atasan

1. Pembohong
Siapa suka bekerja dengan orang yang tak jujur? Tentu tak ada. Siapapun
sukar bekerja dengan orang yang akan mengatakan A padahal kenyataannya
B. Apalagi seorang atasan yang menggantungkan informasi pada bawahannya.
Ia pasti tak suka bila ada yang mengatakan laporan sudah dikirim, padahal
belum. Mungkin anda takut atasan akan marah sehingga terpaksa berbohong.
Tetapi, jangan lupa, begitu dia tahu anda berbohong, dia akan lebih
kecewa dan jengkel. Apalagi kalau ketidakjujuran itu menyangkut uang
atau harta perusahaan. Bukan tidak mungkin anda akan diberhentikan.

2. Melempar Tanggung Jawab
“Bukan saya, tetapi mereka yang …,” inilah kalimat yang acapkali
diucapkan oleh pelembar tanggung jawab. Sudah jelas-jelas bahwa
kekeliruan pengiriman barang adalah kesalahannya dalam menulis pesanan,
tetapi dia katakan pemasoklah yang salah mengirim. Sifat seperti ini
tak akan disukai atasan. Umumnya atasan masih bisa menerima terjadinya kesalahan yang tak
disengaja tetapi akan jengkel bila si pembuat kesalahan ternyata tak mau
bertanggung jawab.

3. Pembelot
Sifat inipun sangat menjengkelkan setiap atasan. Atasan mana yang tak
kesal jika perintahnya dianggap angin lalu. Contohnya, sudah diatur
bahwa laporan mingguan harus diserahkan setiap akhir minggu,
tetapi Tito tak pernah mau membuatnya. Kalau ditagih malah mengatakan
sistem laporan itu tak ada gunanya dan kemudian mengajak berargumentasi.
Atasan pun membenci bawahan yang suka menerobos dan mengabaikan prosedur. Anton, misalnya, seorang salesman, dengan gampangnya menjanjikan potongan harga yang lebih besar daripada potongan yang ditetapkan. Akibatnya?
Atasan jadi repot menghadapi tuntutan pelanggan. Bagi Anton, yang penting
targetnya tercapai, dagangannya laku, dan soal prosedur adalah omong kosong.
Sifat membelot dan main sodok ini bukan sifat yang baik dari seorang bawahan.

4. Tak Disiplin
Setiap perusahaan punya aturan, dan salah satu tugas atasan adalah
menjaga agar aturan berjalan lancar. Tentu dia akan jengkel apabila
anda sering terlambat masuk kantor, ngobrol tak berketentuan selama
jam kerja, sering absen tanpa alasan, dan sebagainya Dan ketidakdisiplinan
ini bukan saja menjengkelkan, tetapi juga seperti penyakit yang mudah
menular pada karyawan lain.

5. Selalu Mengeluh
Asti sebenarnya rajin dan baik hati, sayangnya dia punya segudang
keluhan. Ada saja yang dikeluhkan. entah itu AC yang kurang dingin,
deadline yang mepet, tugas terlalu bertumpuk, teman kerja cerewet,
kursi terlalu keras, dan sebagainya. Celakanya semua keluhan ini dia
tumpahkan pula pada atasannya di setiap kesempatan. Tentu saja atasan
jadi kesal. Atasan khan bukan psikolog atau penampung keluhan. Mungkin
Asti hanya cari perhatian, tetapi yang pasti sifat suka mengeluh ini
tak akan pernah disukai atasan.

6. Loyo
Tak ada atasan yang suka pada bawahan yang tampak loyo dan tak
bersemangat. Keloyoan ini bisa tercermin dari muka murung, tampang
mengantuk, atau pakaian acak-acakan. Bisa juga terlihat kalau sedang
mengerjakan tugas dengan malas-malasan, atau setengah hati, lamban,
dan akhirnya mengganggu kelancaran pekerjaan. Bukan itu saja, yang
membuat atasan tak suka hal demikian, karena keloyoan akan mudah
menciptakan suasana kerja yang tak bergairan pada orang lain.

7. Tak Punya Dedikasi
Dedikasi artinya pengabdian. Seorang bawahan yang berdedikasi tak hanya
menyelesaikan tugasnya dengan baik. Kalau perlu ia pun mau bekerja di
luar jam kerja tanpa terlalu mempersoalkan imbalan. Bahkan tak segan untuk
membantu pekerjaan orang lain bila diminta. Yang penting baginya semua
pekerjaan lancar dan perusahaan pun maju. Sebaliknya ada bawahan yang
selalu berhitung untung rugi. Dia hanya mau mengerjakan tugasnya sendiri
dengan seadanya saja tanpa mau mengejar prestasi. Pulang selalu tepat waktu,
bahkan jam kerja belum lagi usai dia sudah berkemas-kemas. Bila diberi tugas
di luar jam kerja mungkin masih mau menerima tetapi dengan muka masam atau
langsung menolak. Sifat semacam ini sungguh menggemaskan atasan.

Urutan ke lima menyangkut di:
 Judul: Tips Menjadi Karyawan Teladan dan Disukai Atasan

1. Kecerdasan emosional dan sikap
Berdasar survei yang dihajat situs CareerBuilder, 71 persen manajer SDM menyatakan menempatkan kecerdasan emosional dan sikap — termasuk pada bagaimana ia mengendalikan emosi dan menjalin pertemanan — ketimbang pada IQ semata. seseorang dengan EQ (kecerdasan emosi) tinggi dianggap lebih mampu mengendalikan diri dan mampu bekerja di bawah tekanan ketimbang mereka yang hanya mengandalkan IQ tinggi

2. Kecakapan interpersonal
“Kompetensi teknik dan kecerdasan penting bagi setiap pekerja, namun kecakapan interpersonal lebih penting lagi,” kata Rosemary Haefner, vice president SDM di CareerBuilder. “Dalam kondisi ekonomi sulit, bos ingin orang yang bekerja dengannya bisa membuat keputusan secara efektif dalam situasi penuh tekanan,” katanya.

3. Kontrol penuh emosi Anda
Biasanya, calon bos akan memasukkan materi diskusi kelompok saat rekrutmen pekerja. Dari sini, emosi calon pekerja diukur. Untuk membantu meminimalisasi reaksi negatif, “Penting bagi Anda mengenali pemicu stress ketika tekanan datang,” kata Patricia Thompson PhD, konsultan manajemen pada Sperduto & Associates Inc, sebuah firma psikolog papan atas di Atlanta. Sikap tubuh juga harus tetap dijaga. Thompson menyarankan untuk keluar dari kondisi itu dengan: tarik nafas panjang, kemudian hitung sampai 10, dan tenanglah.

4. Lakukan refleksi diri
“Agar kecerdasan emosi terasah, Anda harus self-aware, dengan memahani betul apa kekurangan dan kelemahan Anda,” kata Thompson. Ia menyarankan untuk membuat lima kelebihan dan kekurangan utama Anda, kemudian gunakan dua hal yang berlawanan itu untuk saling melengkapi. Pilih dua atau tiga kelemahan Anda, dan carilah cara untuk mengatasinya.

5. Dengarkan
Berdasar survei CareerBuilder, ketajaman emosi juga diukur dari bagaimana ia mampu mendengar. Thompson memberi jalan keluar untuk meningkatkan kemampuan mendengar. “Gunakan dua tingkat cara: pertama dengarkan untuk memahami konten pembicaraan, jangan menyela atau memberi penilaian terhadap apa yang diomongkan sampai dia selesai biacara. Kedua, dengarkan untuk memahami kondisi emosinya saat dia mencerikatan,” katanya. Kemampuan mendengar sangat penting, katanya, untuk membangun hubungan dalam satu tim secara lebih baik dan mengurangi konflik.

Urutan ke enam menyangkut di:
 
http://aqomadin.wordpress.com/2011/02/05…
Judul: Bawahan yang tidak disukai Atasan (Bos)

1. Penusuk Dari Belakang
Tipe karyawan ini suka menusuk rekannya dari belakang, baik itu karyawan baru atau lama yang berusaha meraih kesuksesan. Karena tidak ingin karyawan lain lebih berhasil darinya, dia kerap menjelekkan orang di depan atasan, menggosipkan rekan kerja lain setiap lima menit dan biasanya punya kesulitan bekerjasama dalam tim. Tipe ini juga sulit menerima orang baru dalam perusahaan, terutama jika orang tersebut lebih pintar, lebih berpengalaman dan penampilannya lebih menarik.

2. Kurang Motivasi
Tipe ini adalah karyawan yang kegiatannya hanya berkeliling ruangan kantor, mengajak setiap orang mengobrol dan tidak pernah benar-benar selesai mengerjakan tugasnya. Banyak kegiatan kurang penting yang dia lakukan, seperti bolak balik ke toilet lebih dari 10 kali sehari, menelepon orang yang tidak berhubungan dengan pekerjaan dan cenderung bergantung pada orang lain untuk membereskan pekerjaannya. Karyawan seperti ini biasanya lebih banyak bicara daripada bertindak.

3. Terlalu Banyak Alasan atau Suka Berbohong
Karyawan ini tidak pernah mau disalahkan atau bertanggungjawab terhadap masalah yang ditimbulkannya. Dia cenderung melempar kesalahan pada orang lain dengan berjuta alasan. Tipe ini juga suka mencari alasan yang bertele-tele jika telat masuk kantor dan suka mangkir dari tugas tambahan yang diberikan padanya.

4. Sulit Beradaptasi
Setiap perusahaan harus melakukan sejumlah perubahan agar maju dan berkembang. Namun ada tipe karyawan sulit beradaptasi dengan sesuatu yang baru. Tidak peduli berapa banyak pelatihan dan pendidikan yang diberikan padanya, dia tidak pernah siap dengan segala perkembangan dan inovasi baru. Tipe ini lebih memilih bekerja dengan caranya sendiri dan tidak bisa beradaptasi dengan metode baru yang mungkin lebih aman, mudah, cepat dan efisien. Hal ini membuatnya tertinggal dari rekan-rekan kerja lainnya.

5. Bermasalah dengan Komunikasi
Tipe ini tidak bisa berkomunikasi secara efektif. Dia suka berkata dan bertingkah kurang sopan di lingkungan kerja, dan cenderung berlaku kasar terhadap karyawan lain atau klien. Perilaku yang agresif dan defensif ini umumnya disebabkan karena mereka tidak bisa mengutarakan apa yang ada di pikirannya. Saat menghadapi masalah dalam pekerjaan, tipe ini cenderung diam dan enggan menanyakan solusinya kepada atasan atau rekan lain. Sehingga menjadikannya mudah frustasi dan stres.

6. Suka Mengeluh
Selalu mengeluh setiap mengerjakan tugas yang diberikan, tidak bersemangat saat kerja dan kerap memprotes kebijakan perusahaan atau kesal saat harus kerja lembur.

Urutan ke tujuh menyangkut di:
 http://id.jobsdb.com/ID/EN/Resources/Job…
Judul: Enam Sikap Kerja Yang Tidak Disukai Atasan Pada Umumnya

1. Kalau melakukan kesalahan, tidak cepat-cepat lapor ke atasan.
Alasannya biasanya cukup klasik, yaitu takut dimarahi oleh Boss. Cepat lambat pasti ketahuan juga dan akan dimarahi oleh atasan, maka sebaiknya, bertindak secara jujur dan gentle, dan jelaskan kesalahan Anda apa adanya. Semakin jujur dan cepat mengakui, semakin baik !

2. Menolak tugas-tugas tambahan dari atasan
Kadangkala, atasan akan menguji, sejauh mana Anda memiliki tingkat ketaatan yang tinggi. Sejauh mana kesiapan Anda bersedia menolong beban kerja atasan. Sejauh mana juga, Anda siap berkorban demi kesuksesan bagian yang dipimpin oleh atasan. Semakin Anda menunjukkan dukungan, semakin Anda akan dapat nilai plus dari atasan

3. Terlalu diam atau terlalu cerewet
Pada umumnya atasan tidak terlalu suka terhadap karyawan yang terlalu diam, pasif, kurang inisiatif, takut salah mengutarakan pendapat, baru bicara kalau ditanya, dan kurang proaktif. Namun ekstrem selanjutnya, kebanyakan atasan juga tidak suka kepada jenis karyawan yang banyak bicara tetapi tidak berprestasi, terlalu banyak kritik tetapi tidak punya “way-out”, terlalu banyak mengeluh tetapi tidak memiliki solusi, tukang gosip, terlalu banyak bercanda dan kurang mendengarkan orang lain.

4. Yang ingin menonjolkan diri sendiri
Jenis karyawan seperti ini biasanya selalu memanfaatkan berbagai situasi untuk terlihat “lebih” dihadapan atasan ( lebih pandai, lebih menonjol, lebih menarik perhatian, dsb ). Biasanya karyawan tipe ini selain akan dijauhi oleh para rekan kerjanya, juga akan membuat si Boss tarik nafas melihat ulah ”lebay”nya

5. Tipe orang yang bila diberi tugas, “ngak ngerti-ngerti aja”
Orang seperti ini akan bolak balik tanya pada si atasan tentang tugas yang harus dijalankan. Selain menyita waktu atasan, perilaku ini akan sangat menjengkelkan, karena si karyawan terlihat tidak siap untuk tugas-tugasnya

6. Tipe karyawan yang bila ditanya, tidak siap menjawab
Yang terakhir, adalah tipe karyawan yang kalau ditanya berbagai tentag tugasnya sering menjawab,”Wah, ada dibuku catatan saya Pak. Catatannya ada dimeja kerja,…ketinggalan dirumah,….kehapus karena virus komputer….,dll” Intinya, kalau ditanya data tertentu, selalu tidak bisa jawab dengan cepat.

Urutan ke delapan menyangkut di:
 http://infokerjaku.com/blog/berbagai-tip…
Judul: Berbagai Tips Disukai Atasan di Kantor

Menjadi seorang pekerja kantor bukanlah suatu hal yang mudah untuk anda lakukan. Banyak hal yang dapat anda temui selama anda bekerja di kantor. Tidak mudah bagi anda untuk membangun hubungan baik terhadap bos dan rekan sekerja anda. Sebagai seorang karyawan, anda perlu (1) berperilaku lebih baik agar anda mendapatkan kedudukan yang maksimal. Agar kinerja anda dikantor lebih maksimal, ada baiknya kalau anda mencoba untuk (2) mengambil hati atasan anda. Ada banyak tips disukai atasan di kantor yang dapat anda terapkan pada kehidupan anda. Sebaiknya anda selalu menunjukkan (3) prestasi kerja yang baik agar atasan andapun menyukai anda. Banyak orang memilih untuk menunjukkan sikap dan prestasi kepada bos mereka agar bos mereka lebih menyukai anda.

Apabila anda ingin mengetahui tips disukai atasan di kantor, anda dapat dengan mudah mencari informasi mengenai hal tersebut melalui beberapa situs internet. Sebagai seorang karyawan, anda harus terus belajar dan berusaha agar anda dapat meningkatkan (4) performa kerja anda. Anda dapat mencoba untuk (5) belajar lagi di universitas ataupun mengikuti berbagai macam program pelatihan. Terkadang, anda akan berkesempatan untuk mendapatkan hal tersebut secara gratis apabila perusahaan anda merekomendasikan anda. Hal ini akan sangat baik karena anda akan bekerja lebih optimal setelah itu. Selain itu, sebagai karyawan di suatu perusahaan, bos anda pasti akan menyukai anda apabila anda (6) berpenampilan rapih an sopan. Hal ini merupakan salah satu ukuran dari tingkat keprofesionalan seseorang. Anda harus bisa mempresentasikan citra yang baik bagi bos anda dan perusahaan anda dari penampilan anda. Selain penampilan yang rapi, meja kerja yang rapi pun dapat menarik perhatian bos anda. Terkadang bos anda akan melewati meja kerja anda, oleh karena itu sebaiknya anda (7) selalu merapikan kerja anda. Apabila setiap bos anda lewat dan mendapati meja anda dalam keadaan tidak rapi dan banyak kertas berserakan maka ia akan beranggapan bahwa anda karyawan yang jorok. Untuk menerapkan tips disukai atasan di kantor anda perlu berurusan dengan diri anda sendiri terlebih dahulu. Tidak mudah melakukan suatu perubahan dan berusaha lebih disiplin karena semua itu bermula dari diri anda sendiri.

Untuk menimbulkan kesan bahwa anda karyawan yang baik, sebaiknya anda selalu (8) datang tepat waktu selama bekerja. Akan tidak sopan apabila anda datang terlambat karena anda akan dianggap bahwa anda tidak menghargai pekerjaan anda. Karyawan yang memiliki kemampuan yang baik dalam memanajemen waktu akan disukai oleh atasan. Ini merupakan salah satu tips disukai atasan di kantor yang dapat anda terapkan. Selain tepat waktu saat dikantor, anda juga harus tepat waktu saat akan menghadiri suatu meeting ataupun mengumpulkan tugas-tugas kantor.

Urutan ke sembilan menyangkut di:
 http://www.forumkami.net/forum-bisnis/57…
Judul: Ciri Ciri Karyawan Disukai Atasan.

1. Pekerja keras
Tunjukkan kepada atasan bahwa Anda adalah pekerja keras. Membuktikan nilai Anda sebagai seorang pekerja yang baik akan sangat membantu untuk membuat atasan menyukai Anda. Buktikanlah bahwa Anda tidak peduli atas banyaknya waktu dan usaha yang telah dikeluarkan, maka atasan akan lebih terkesan dengan kemampuan Anda.

2. Bersedia membantu
Tunjukkan kepada atasan, bahwa Anda siap membantunya bila ia perlukan. Mengetahui bahwa Anda dapat diandalkan akan membantu atasan Anda merasa lebih nyaman. Membuktikan diri melalui pekerjaan-pekerjaan kecil yang dia berikan akan membantu Anda disukai dan dihargai sebagai bawahan.

3. Jangan jadi penjilat
Berhentilah untuk memuji atasan secara berlebihan. Biarkan atasan Anda tahu bahwa Anda adalah orang yang menghargai kreativitas, etos kerja dan kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan. Bukan hanya sekedar orang yang bisa memuji-muji atasan, namun tidak memiliki performa kerja yang sempurna. Jujurlah bila dimintai pendapat mengenai keinerja perusahaan atau hasil kerjanya. Misalkan saat dia mengungkapkan gagasannya, jawablah dengan etika yang baik dan jawaban yang cerdas. Dengan cara ini artinya Anda menghargai rekan dan ia akan respek kepada Anda.

4. Bertanggung jawab
Jadilah orang yang bertanggung jawab untuk setiap hal yang dilakukan. Berusahalah untuk datang selalu tepat waktu atau tepat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan. Menjadi pribadi yang tepat waktu akan membuat Anda semakin terlihat baik di mata atasan. Anda pun akan mempunyai kesempatan besar untuk promosi, naik gaji atau tugas pekerjaan baru yang menarik.

Urutan ke sepuluh menyangkut di:
 Judul: Tips Cara Menjadi Bawahan/Staf/Anak Buah yang Disukai Atasan/Bos/Pimpinan
1. Mengerjakan Tugas-Tugas Dengan Baik
2. Melakukan Pendekatan Pribadi dengan Atasan
3. Menghormati dan Menghargai Atasan
4. Tidak Cari Muka atau Menjilat Atasan
5. Menciptakan Kondisi Kerja yang Nyaman
6. Mampu Bekerja Sama dalam Tim Saat Bekerja
7. Membantu Pimpinan baik Diminta Maupun Tidak Diminta
8. Membantu Mengingatkan Pimpinan Jika Salah
9. Bersikap Jujur, Disiplin, Rajin, Ramah dan Dapat Diandalkan
10. Mampu Menggantikan Posisi Atasan saat Tidak Hadir

==== !!! ==== !!!! ====
stop stop stop…. Hop hop… cukup sepuluh website saja untuk pengambilan sample, dan saya kira ini sangat dan cukup adil, karena mengurutkannya berdasarkan penemuan mbah Google dan semuanya berbahasa Indonesia, dengan harapan itu adalah buah karya orang Indonesia asli, bukan hasil translette into bahasa Indonesia, tentu saja mencerminkan apa yang terjadi di dunia nyata Indonesia ini (dan benar-benar terjadi lho rek…) dan sampai disini saya tekankan bahwa apa yang tertulis diatas BUKANLAH HASIL PEMIKIRAN SAYA, TETAPI HANYALAH COPY PASTE DARI SUMBER YANG SAYA SEBUTKAN, jadi jangan dikira saya orang pinter mengarang atau mempunyai banyak ide, jadi saya tetaplah tukang ngethuprus ndak karuwan itu tadi, wk wk wk…..

Dari sepuluh web tadi, jika dirangkum maka hasilnya, agar disukai pimpinan hal yang harus dilakukan adalah (ini bukan urutan baik-buruk-benar-salah-bobot-bibit-bebet, jenis,ukuran, type, tetapi urutan penemuan mbah google):

1. Memiliki dokumen Prestasi
2. Memiliki dokumen Sikap
3. Membuat golongan  melaporkan pekerjaan.
4. Jangan Berhenti Belajar
5. Kenakan Pakaian Terbaik
6. Meja Kerja Selalu Rapi
7. Tepat Waktu
8. Bersedia Membantu
9. Inisiatif tinggi
10. Bebas gossip
11. Luwes bekerja dalam team
12. Bekerja secara efisien
13. Tanggap terhadap instruksi atasan
14. Tidak pembohong
15. Tidak melempar Tanggung Jawab
16. Tidak pembelot
17. Disiplin
18. Tidak Selalu Mengeluh
19. Tidak Loyo
20. Punya Dedikasi
21. Kecerdasan emosional dan sikap
22. Kecakapan interpersonal
23. Kontrol penuh emosi
24. Lakukan refleksi diri
25. Dengarkan
26. Tidak Penusuk Dari Belakang
27. Bermotivasi
28. Tidak Terlalu Banyak Alasan atau Suka Berbohong
29. Mudah Beradaptasi
30. Mudah Komunikasi
31. Tidak Suka Mengeluh
32. Kalau melakukan kesalahan, cepat-cepat lapor ke atasan.
33. Tidak Menolak tugas-tugas tambahan dari atasan
34. Tidak Terlalu diam atau terlalu cerewet
35. Tidak ingin menonjolkan diri sendiri
36. Tipe orang yang bila diberi tugas, cepat ngerti
37. Tipe karyawan yang bila ditanya, siap menjawab
38. berperilaku lebih baik
39. mengambil hati
40. prestasi kerja
41. performa kerja anda
42. belajar
43. berpenampilan rapih dan sopan
44. selalu merapikan kerja anda
45. datang tepat waktu
46. Pekerja keras
47. Bersedia membantu
48. Tidak jadi penjilat
49. Bertanggung jawab
50. Mengerjakan Tugas-Tugas Dengan Baik
51. Melakukan Pendekatan Pribadi dengan Atasan
52. Menghormati dan Menghargai Atasan
53. Tidak Cari Muka atau Menjilat Atasan
54. Menciptakan Kondisi Kerja yang Nyaman
55. Mampu Bekerja Sama dalam Tim Saat Bekerja
56. Membantu Pimpinan baik Diminta Maupun Tidak Diminta
57. Membantu Mengingatkan Pimpinan Jika Salah
58. Bersikap Jujur, Disiplin, Rajin, Ramah dan Dapat Diandalkan
59. Mampu Menggantikan Posisi Atasan saat Tidak Hadir

Pendapat Saya
Kalau menurut pendapat saya, karena saya pernah mendapatkan training Performance Contract dimana itu adalah landasan yang menjadi objective target seseorang dalam memangku sebuah jabatan, sebagai patokan apakah seseorang dianggap berhasil atau tidak, dan ujung-ujungnya menuju ke penilaian kinerja, lumrahnya sih… dan sebagai pimpinan yang normal… menghormati tatacara yang lumrah dan normal… akan menggunakan metode ini untuk “menyukai” dan “tidak menyukai” anak buahnya, bukan karena unsur kedekatan, karena masih saudara, mempunyai hobby yang sama, hutang budi, sregep sungkem, dan lain-lain, itu namannya distorsi kepemimpinan weleh opo meneh iki interference lah nek gak eruh… utawa gampangane iso dadi bos tapi mentale kere… lah… mirip-mirip orang kaya yang dapat beli mercedez tapi suka nerak bahu jalan… orang kaya mental kere… begitu….

Itu pendapat saya semula, minimal sebelum menuliskan tulisan ini sih…, hehehe, seseorang yang memangku jabatan baik itu direktur, superintendent, supervisor, foreman, operator, bahkan satpam, office boy, tukang parker, tukang masak, dianggap berhasil apabila:
a. Menyelesaikan objective target pribadi.
b. Menyelesaikan objective target kelompok.
c. Melakukan improvement.

d. Untuk mendukung pencapaian a, b, c, maka seseorang harus pandai dan cerdas bidangnya, disiplin, dan berkelakuan baik.
Jadi yang point a dan b itu wajib, merupakan nilai lebih jika dapat melakukan point c. Untuk mendukungnya diperlukan yang point d.

Jadi hasil survey tadi menyedihkan, karena ternyata:
a. Penyelesaian objective target pribadi
Dari 10 website hanya ada empat (6,7%) yang menyebutkan saran sehubungan dengan objective target yaitu nomer 1, 40, 41, 50, padahal menurut saya, keberhasilan seseorang dalam menjalankan tugasnya dinilai dari penyelesaian terhadap objective target yang ditetapkan.

b. Penyelesaian objective target kelompok kerja.
Dari 10 website ada lima (8,4%) yang menyebutkan saran yang berhubungan dengan bekerjasama dalam team, yaitu nomer 8, 10, 29, 30, 55. Nah ini yang nomer dua terpenting dalam mencapai objective target dalam team atau kelompok kerja. Weleh mengenaskan benar….

c. Improvement.
Menyedihkan, hanya satu (1,6%) yang menyangkut perihal improvement, yaitu nomer 9, padahal patokan sesorang dinilai “lebih” daripada yang lainnya jika telah berhasil menyelesaikan objective target sendiri dan kelompok, masih dapat melakukan improvement untuk menuju yang lebih baik lagi.

d.1. Cerdas
Tidak satupun (0%) saran yang menyebutkan kita harus cerdas secara teknis yang berhubungan dengan pekerjaan, padahal kecerdasan itu penting untuk mendukung keberhasilan point a, b, dan c

d.2. Disiplin
Mengenaskan, yang menyebutkan perihal disiplin nomer 7, 17, 45, 58 alias 5 ekor saja (6,7%). Ck… ck… ck.. padahal untuk mendukung keberhasilan point a, b, dan c adalah kedisiplinan.

Lho rek….,
Ini cumak analisa saya lho jika dibandingkan dengan pemikiran orang-orang lain, mungkin selama ini saya salah mempunyai kriteria a, b, c, d dan e diatas. Sekali lagi saya tidak menyarankan, menganjurkan, menyuruh, atau menganggap pendapat pendapat diatas keliru, menyanggah, menolak, mengkritik, kecewa, ndak percaya, ngedumel, mengeluhkan kenyataan, atau… opomaneh sampek bingung aku. Ya cumak… merasa keliru saja dengan pemikiran yang “lurus-lurus” saja selama ini.
Lha gimana kalau ada karyawan yang dapat (nomer 57) Membantu Mengingatkan Pimpinan Jika Salah ternyata dianggap lebih berhasil dibandingkan dengan karyawan yang dapat (point a) Penyelesaian objective target pribadi dan bahkan dapat melakukan (point c) improvement.
Bisa jadi karyawan yang (nomer 32) Kalau melakukan kesalahan, cepat-cepat lapor ke atasan, dianggap lebih berhasil dibandingkan dengan karyawan yang (point d) Disiplin, tidak pernah melakukan kesalahan.Ya menang begitulah dunia, tidak harus yang “lurus-lurus” saja, jadi agar disukai pimpinan harus banyak melakukan (nomer 39) mengambil hati, (nomer 34) Tidak Terlalu diam atau terlalu cerewet, (nomer 51) melakukan pendekatan pribadi, (nomer 43) berpenampilan rapih dan sopan, dan menonjol-nonjolkan hasil kerja kalau perlu mengaku-aku pekerjaan orang lain (nomer 3).

Posted in 1, NDOBOS BERAT, NDOBOS RINGAN, NDOBOS SERIUS, QUICK NDOBOS | Comments Off

YANG TERAKHIR

Februari 1st, 2012 by jaka

Yang terakhir ???, kapankah saya menyadari bahwa yang sedang saya lakukan adalah yang terakhir kalinya dan tidak akan terulang lagi. Baik hal besar maupun hal kecil, kenapa ???.

Saya jadi teringat, temlawung dimasa lalu, adalah libur mudik Natal tahun 1996, yang ternyata adalah yang terakhir saya bertemu dengan adikku satu-satunya Yoseph Gatot Suwiryo, karena beberapa bulan kemudian dia dipanggil Tuhan. Pada saat liburan itu saya sempatkan nyukur rambutnya, ternyata itu juga yang terakhir…, semuanya tak kusadari, itu kehendak Tuhan.

Hal yang sama adalah ketika saya berpamitan, salaman dengan ayah H. Sahid Mujiwaluya, ketika akan balik ke Jakarta saat libur Lebaran tahun 1997, ternyata itu adalah salaman yang terakhir. Dulu ketika saya masih kecil sering disuruh menginjak-nginjak badan beliau, semakin besar sudah ndak kuat, kalao menginjak-nginjak cumak satu kaki, saya sudah lupa kapan terakhir menginjak-nginjak beliau. Pas libur lebaran itu memang kondisi beliau sedang sakit, tetapi saya tidak menyangka seberat itu penyakitnya, dan saya masih sempat memijit-mijit kaki dan telapak kakinya, dan ternyata itu adalah yang terakhir kalinya…… Dulu saya jika pas libur selalu ikut beliau ke sawah atau ke kebun, dulu ketika masih kecil kalau kesawah paling cumak mainan air, kalau ke kebun membantu mengangkut kelapa, ketika sudah SMA sampai kuliah terutama pas sedang menanam jeruk saya seringkali membantu beliau. Yang kuingat saat indah terakhir adalah ketika menikmati pemandangan indahnya sawah di sore yang cerah setelah semalam hujan, nampak bunga terompet warna ungu tumbuh banyak di sela-sela pohon jeruk. Dan ternyata itu adalah saat terakhir….

Derasnya air mata tak terbendung ketika saya bersama ibunda tercinta menaburkan bedak talk, mengenakan popok, gurita, sarung tangan dan baju, gedongan dan di akhiri dengan membungkus keseluruhan tubuh mungil ananda Yeremias Fajar Abadi, 23 Maret 2003. Siapa yang menyangka bahwa gerakan di perut istriku pada hari Selasa 18 Maret 2003 adalah gerakan yang terakhir kurasakan, karena setelah diperiksa hari kamis 20 Maret 2003, ternyata ananda sudah dipanggil Tuhan dalam kandungan. Hanya kebesaran Tuhanlah yang menguatkan saya untuk menahan air mata, menahan lapar haus kantuk dan sakit dalam perjalanan Jakarta – Genteng, sampai dihari kelahirannya Minggu 23 Maret 2003 jam 10:00, 3 hari itu serasa bertahun lamanya. Ya Tuhan, cukup sekali aku merasakan peristiwa tragis itu. Yang terakhir benar-benar terjadi…., kuletakkan sendiri kotak kayu kecil itu ke liang kuburnya….

Pertemuanku dengan nenek Djoparto dan lik Man (Sukiman)…..,di bulan April tahun 1994, ternyata adalah yang terakhir kalinya, saat itu bertepatan dengan pemberkatan nikah kakak saya, waktu itu saya masih belajar bekerja di Surabaya, jadi semua keluarga kumpul di Yogja. Waktu itu nenek kondisi badannya masih sehat wal afiat, masih bregas naik turun jalan setapak. Pertemuannku dengan nenek tidak seperti orang-orang lain, mungkin dapat dihitung dengan jari. Yang kuingat berkunjung ke rumah nenek yang pertama ketika saya sudah berusia sekitar 10 tahun atau kelas 4 SD. Kedua tahun 1985 ketika saya kelas 1 SMA. Ketiga tahun 1987 ketika saya mengikuti Sipenmaru di UGM. Keempat tahun 1994 seminggu setelah kelahiran anakku Daniel. Kelima April 1994 adalah pertemuan yang terakhirku. Keenam beliau wafat 4 hari sebelum lebaran tahun 2001, dan hanya menjumpai batu nisan berjejer Nyai Djoparto dan Kyai Djoparto yang adalah kakekku dimana saya tidak bisa mengingat raut wajahnya.

Namanya saja pengembara, tentunya saya juga berpindah-pindah kost dan rumah kontrakan, dan apa yang kurasakan yang terakhir, ketika peristiwanya sedang terjadi, maka aku tidak menyangka bahwasanya itu adalah yang terakhir. Dan menjadi kebiasaanku, bahwa tidak akan kembali lagi ke rumah, pekarangan, bahkan menghindari lewat di depan rumah yang pernah aku tinggali.

Berpindah-pindah pekerjaan juga menjadi perilaku hidupku, dan semuanya terjadi begitu saya, bahwa menjadi yang terakhir sepertinya tidak disangka. Ketika bekerja di sebuah perusahaan tekstil di Karawang, saya tidak menyangka bahwa akhir tahun Desember 2003 dimana hari terakhir saya masuk kerja karena setelah itu saya mengambil cuti adalah yang terakhir. Maka dari itu masih tertinggal sebuah buku agenda berisi catatan penting dan album kartu nama. Yang menjengkelkan, setelah perusahaan tutup dan karyawan dirumahkan, saya tidak diperkenankan masuk area perusahaan walaupun untuk mengambil barang pribadi saya. Dan mulai semenjak itu, saya tidak pernah meninggalkan barang pribadi sekecil apapun di tempat kerja, untuk menghindari kekecewaan serupa. Maka akhir tahun 2011pun saya memutuskan hal serupa, dimana saya harus meninggalkan kursi kerja yang kugunakan semenjak Maret 2005, dan hari Jumat 30 Desember 2011pun kuputuskan sebagai hari terakhir…

Hari ini adalah hari terakhir trip saya di Field Sarolangun di tempat kerja yang baru setelah bekerja 2 minggu penuh, saya juga ndak tahu apakah ini menjadi hari yang terakhir ataukah menjadi awal….. dari sebuah pekerjaan baru yang harus aku geluti…

Tuhan aku serahkan segalanya kepada Tanganmu.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

WAZZUB…, PANGANAN OPO IKI?

Januari 29th, 2012 by jaka and tagged

logo-wazzub

Rek.. Ca… Pren… Bleh… Plo…, tenan aku yo ndak tau, wazzub (cara bacanya gimana yang bener…???) itu beneran ato tidak, ngapusi ngibul opo tenanan, jadi perlu dijajal dicobak lha wong ra rugi.
Kalo menurut perthuprusannya begini:

WAZZUB baru yang akan launching pada tgl 9 April 2012.
1. Google
Anda pasti tahu perusahaan seperti Google atau Yahoo!. Dan Anda pasti tahu juga berapa banyak yang mereka peroleh. Tidak tahu? Berikut adalah jawabannya: Mereka mendapatkan miliaran Dollar setiap tahunnya (Google mendapat $ 29.000.000.000 HANYA pada tahun 2010) itu berkat KITA yang menggunakan layanan mereka. Google menawarkan banyak layanan. Tapi 95% dari pendapatannya ($ 27.550.000.000) berasal dari hanya SATU layanan saja: mesin pencari milik mereka yang terkenal, Google Search. Setiap user yang menggunakan Google Search membuat Google mendapatkan sekitar 1 $ / hari. Bayangkan jika Anda bisa mendapatkan hanya 0.001% dari penghasilan Google Search: $ 275.000/Tahun (sekitar $ 23.000/bulan). Masalahnya adalah: Anda tidak akan mendapatkannya karena Google menyimpan SEMUA penghasilannya untuk dirinya sendiri.

2. Wazzub, “Revolusi Pengguna”
Pada tahun 2007, seseorang berpikir: “Kami, para pengguna membuat mereka mendapatkan miliaran dan kami tidak mendapatkan satu sen-pun. Itu sangat menjijikkan”. Maka Lahirlah WAZZUB. Wazzub adalah mesin pencari, seperti Google, yang akan memberikan Anda uang untuk merujuk orang ikut bergabung menjadi Membernya. Anda akan mendapatkan $ 1/bulan, SEUMUR HIDUP, untuk setiap user yang bergabung dengan Wazzub menggunakan link referral Anda. Dan Anda juga mendapatkan $ 1/bulan, SEUMUR HIDUP, setiap kali seseorang bergabung dengan kelompok Anda (misalnya: Anda akan mendapatkan $ 1 jika teman Anda mengundang seseorang untuk bergabung, tetapi Anda juga akan mendapatkan $ 1 jika teman dari teman Anda itu mengajak seseorang untuk ikut bergabung juga, dst…).
Anda dapat mencoba kalkulator mereka untuk melihat bagaimana hal itu dapat dgn mudah untuk mendapatkan $ 4000/bulan tanpa usaha apapun. Anda hanya perlu mengajak 5 orang untuk melakukan hal yang sama dalam 5 tingkatan. Hal ini dapat dilakukan dgn cepat & mudah hanya dengan memberitahu teman² Anda dan dengan mem-posting di forum di Internet seperti yang saya lakukan saat ini. 4000 $ / bulan, SEUMUR HIDUP, hanya untuk memberitahu teman Anda untuk bergabung sebuah website. Kedengarannya luar biasa, bukan? Dan itu kenyataan.

3. Mengapa Wazzub membayar begitu banyak untuk penggunanya?
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa Wazzub membayar Anda untuk mengajak orang untuk bergabung. Sebenarnya, jawabannya cukup sederhana: semakin banyak pengunjung yang mereka dapatkan, semakin banyak mereka dibayar. Ingat, Google mendapat $ 1 per pengguna PER HARI. Wazzub akan membayar Anda $ 1 per pengguna PER BULAN. Jadi masih menguntungkan untuk Wazzub.

4. Ambil keputusan Anda
Anda harus mengambil keputusan dengan sangat cepat: bergabung sekarang, mulai memberitahu teman-teman Anda dan dapatkan $ 50, $ 1000, $ 4000 atau bahkan lebih per bulan selama seluruh hidup Anda. Atau menunggu dan melihat apakah WAZZUB itu benar² legit… Tapi hati-hati: Wazzub tidak akan membagi hasil pendapatannya untuk anggota yang bergabung setelah tangal 09 April 2012.
Sebenarnya, mereka menganggap bahwa setelah 3 bulan ini mereka akan memiliki cukup anggota dan mereka tidak harus membayar untuk mendapatkan lagi anggotanya secara lebih dan lebih.
Jadi bergabung SEKARANG, GRATIS, dan ajaklah orang² yg lebih banyak sebelum 09 April 2012. Setelah itu, akan terlambat. Anda memiliki 3 bulan untuk mengubah hidup Anda.

5. Carane mendaftar klik: http://signup.wazzub.info/?lrRef=a7888

6. Temenan lho iki aku ndak ngajak-ngajak, gelem karepmu ora gelem yo wis, gak mekso

Posted in NDOBOS BERAT, NDOBOS SERIUS, QUICK NDOBOS | Comments Off

PERANAN DAN FUNGSI MANAGER CORPORATE SECRETARY

Januari 19th, 2012 by jaka and tagged

Manager Corporate Secretary memiliki peranan kunci dalam pelaksanaan Corporate Governance utawa basa Indonesianya tata kelola perusahaan, lho iki yo mek kiro-kiro lho rek, soale aku tau dadi Manager Corporate Secretary beberapa bulan bingung tugase opo sakjane, job deskripsine termasuk melu kerja bakti nyapu halaman dan ngeruk got apa tidak, opo mek ditugasi browsing dan chatting di waktu senggang. Tentu khususnya pada perusahaan di bidang manufaktur.

Ini tidak dapat dipungkiri karena posisi dan tugas yang dipikul Manager Corporate Secretary sangat strategis dan menentukan (hueleh… huelehh). Namun, di Indonesia banyak masyarakat sebagai stakeholders perusahaan, termasuk perusahaan itu sendiri, belum menyadari strategisnya peranan dan fungsi Manager Corporate Secretary.

Sebagai contoh, banyak masyarakat belum bisa membedakan profesi Manager Corporate Secretary (yang kemudian diterjemahkan menjadi Manager Sekretaris Perusahaan) dengan profesi Sekretaris Eksekutif yang menjadi sekretarisnya direktur, komisaris, atau eksekutif lainnya di perusahaan, sing tugase minangka tukang nrima telpun, ngatur jadwale juragan, nrima dan memilah surat menyurat, ngarang surat, nggawakne laptop dan liya-liyanya.

Di lain pihak, banyak juga perusahaan menempatkan pejabat pada posisi yang strategis tersebut terkesan asal-asalan tanpa kompetensi dan kualifikasi yang memenuhi persyaratan formal sebagai Manager Corporate Secretary yang profesional. Dari uraian singkat tersebut mungkin timbul pertanyaan di benak pembaca, memangnya sepenting apa sih Manager Corporate Secretary itu? Dimana, sih, letak strategis-nya posisi Manager Corporate Secretary ?,

Keberadaan Manager Corporate Secretary di Indonesia tidak dikenal dalam UU Pethuprusan Terbatas maupun UU Perndubusan Nasional yang saat ini berlaku. Apalagi menurut Undang Undang Perndobospol Nasional, malah gak enek bahasane blas. Namun Keberadaan Manager Corporate Secretary diatur dalam Keputusan Ketua Perthuprusan Nasional. Dalam keputusan itu disebutkan, bahwa dalam rangka meningkatkan pelayanannya terhadap investor, emiten dan perusahaan publik diwajibkan membentuk Corporate Secretary paling lambat 1 Januari 1997, nek ora ngono bakal entuk sangsi, push up ping 1000. Apabila diteliti, keputusan Ketua Perthuprusan Nasional tersebut diberlakukan jauh sebelum isu Corporate Governance populer di Indonesia.

Namun, prinsip Corporate Governance sudah terkandung di dalamnya meskipun dalam pengertian yang sangat terbatas: meningkatkan pelayanan terhadap investor. Dalam keputusan Ketua Perthuprusan Nasional tersebut empat peranan dan fungsi pokok Manager Corporate Secretary adalah:

Pertama:
mengikuti perkembangan bisnis nasional khususnya peraturan-peraturan yang berlaku dalam bisnis nasional dan internasional.

Kedua:
memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan kondisi emiten atau perusahaan public, tukang umak-umik kalau ada tamu, dan memberikan keterangan jika ada wartawan.

Ketiga:
memberikan masukan kepada Direksi dalam rangka mematuhi ketentuan UU Pethuprusan Terbatas dan peraturan pelaksanaannya.

Keempat:
menjadi penghubung antara perusahaan dengan Ketua Perthuprusan Nasional dan perusahaan dengan masyarakat, utawa dadi makelar.

Keputusan Ketua Perthuprusan Nasional tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh perusahaan-perusahaan. Kewajiban membentuk Corporate Secretary (selain Komite Audit dan Komisaris Independen) semakin dikukuhkan dengan fungsi yang semakin diperluas, yaitu termasuk didalamnya:

Pertama,
menyiapkan Daftar Khusus yang berkaitan dengan direksi, komisaris, dan keluarganya dalam perusahaan tersebut yang mencakup kepemilikan saham, hubungan bisnis, dan peranan lainnya yang dapat menimbulkan benturan kepentingan.

Kedua,
membuat daftar pemegang saham termasuk kepemilikan 5 % saham atau lebih. Ketiga, menghadiri rapat direksi dan membuat berita acara rapat.

Terakhir,
bertanggung jawab dalam penyelenggaraan RUPS perusahaan.

Dari uraian dapat kita tarik kesimpulan Manager Corporate Secretary setidaknya memiliki fungsi
1. investor relations,
2. compliance officer, dan
3. liaison officer.

Dengan ketiga kategori fungsi tersebut, berdasarkan international best practices seorang Manager Corporate Secretary diharapkan memiliki kemampuan dan kualitas pemahaman di bidang
1. manajerial,
2. komunikasi dan
3. interpersonal skills,
4. pengelolaan keuangan perusahaan, dan
5. legal.

Mengingat kompleksnya fungsi Manager Corporate Secretary ini, jabatan Manager Corporate Secretary dapat dirangkap oleh salah satu manager perusahaan, ora entuk misalnya dirangkap oleh tukang sapu atau satpam (disamping bisa juga dijabat oleh eksekutif perusahaan yang khusus ditunjuk menjadi Manager Corporate Secretary). Ini karena Corporate Secretary juga harus memiliki akses terhadap informasi material yang relevan dengan masalah disclosure perusahaan. Weleh panganan opoooo… iki

Namun “kelonggaran” yang diberikan tersebut seharusnya bersifat temporer saja karena jangan sampai posisi Manager Corporate Secretary menjadi semacam “side job” semata. Profesi Manager Corporate Secretary harus benar-benar menjadi karir yang pantas untuk dirintis sehingga suatu saat nanti sebagai profesi Manager Corporate Secretary memiliki akreditasi profesional yang menjadikannya sejajar dengan profesi dokter, akuntan, pengacara dan profesi lainnya yang memiliki kode etik profesi. Ini tentunya agar Manager Corporate Secretary menjadi independen dalam memastikan perusahaan dijalankan berdasarkan kaidah-kaidah Corporate Governance.

Tulisan diatas bukan tak karang sendiri lho rek, thik pintere aku iso menulis gak karu-karuwan begitu, mek entuk takon kesana, nanyak kesini, browsing kemana-mana. Untungnya lho rek, saya menjabat sebagai Manager Corporate Secretary hanya dalam 9 bulan (kok mirip umur kandungan yach…???) dan selama itu pula ndak ngerti tugas dan tanggung jawabnya, hua ha hahaaak, beh beh beh… ternyata tugasnya sangatlah mengerikan bagi seorang engineer seperti saya, lho saya ini tukang listrik lho rek, wk wk wk….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

SESUATU YANG DIDALAM SELALU LEBIH PENTING

Januari 13th, 2012 by jaka

Percaya atau tidak, believe or not, bahwa sesuatu yang (berada) di (sebelah) dalam selalu lebih penting. Lho kok ngono rek, opo temenan kui, opo bukti lan contone ???

Contoh paling gampang yokuwi: PAKAIAN DALAM, hayo….???, siapa yang merasa nyaman ndak mengenakan pakaian dalam, terkecuali tentunya mas tarzan dan kerabat yang masih menggunakan koteka. Sebagus-bagusnya dan semahal-mahalnya pakaian luar, tentu ndak akan merasa nyaman tanpa kehadiran pakaian dalam, mesthi keroso risih, pating pecotot ndak karuwan. Cobak bayangkan ibu-ibu mengenakan kebayak ndak pake BH dan daleman lha lak pucuke penthil ketok mendhusul, mbak-mbak pakai rok mini tapi ndak pakai celana dalam, utowo bapak-bapak olahraga pakai training tapi ndak pake celana dalam… wk wk wk…. wis mesthi genthalone menjulur kekiri dan kekanan ndak karuwan.

Sing kedua: PENYAKIT DALAM, nah ini yang paling penting, karena berhubungan dengan masa kontrak manusia (sebenarnya termasuk hewan juga sih) untuk menikmati hidup di dunia ini. Cobak wanita cantik, kulite mulus mrusuh ndak karuwan, tinggi semampai utawa lelaki tinggi gagah perkasa berotot tetapi keduanya mengidap penyakit misalnya kanker darah, lha dalah…. Semuanya ndak ada artinya kan…???. Cobak kita merasa risih dan merasa ndak enak jika menderita gatal-gatal, eksim, panuan, ketombe, rambut mbrodhol utawa kebotakan, kelilipan, luka kecil karena sesuatu benda baik tajam dan tumpul, semuanya itu wajiblah di syukuri karena tidak mengganggu kontrak hidup kita di dunia.

SUMUR DALAM; weleh…. Tidak semua orang dapat membayangkan perihal sumur dalam karena tahunya tinggal semudah memutar kran dan air mengalir dengan bening dan sejuk. Cobak bagi saudara-saudara yang tinggal di pedesaan maka tidak ada pilihan untuk mendapatkan air minum yang bersih selain menggali sumur. Sumur yang normal di buat orang jawa misalnya, adalah dibuat dengan menggali setidaknya tanah lebar 4 x 4 meter sampai ketemu lapisan keras atau cadas, barulah kemudian dibuat galian melingkar sesuai diameter sumur yang sebenarnya dengan diameter antara 1.5 sampai 2 meter. Galian tanah lembek ini rumit urusannya, karena suka longsor dan harus dipindahkan ke luasan tanah disekitarnya, belum lagi jika bertemu dengan bebatuan, yang harus dipecahkan di dalam jika terlalu besar untuk ditarik menggunakan tambang ke luar galian. Belum lagi di beberapa daerah masih juga bertemu dengan lapisan pasir yang gampang longsor, tetapi lapisan ini biasanya memuat air bening dan sejuk. Agar tidak longsor, maka galian tanah lembek yang lebar itu dibuat jubungan menggunakan batu bata bengkok, yaitu batu bata khusus untuk sumur, yang jika di tata dapat membentuk lingkaran, jaman sekarang dapat digantikan oleh buis beton, padahal tidak sebaik batu bata yang dapat ditembus air dari sumber sekitarnya. Barulah kemudian dilanjutkan denggan menggali batu padhas berbentuk melingkar dengan menggunakan gancu, dan karena saking keras dan posisi yang sulit, maka penggalian dilakukan menggunakan pahat (betel) dan palu.

ORANG DALAM; nah ini yang rumit urusannya, karena menjadi penting berhubungan dengan birokrasi dan segala sesuatu urus mengurus. Bagi orang yang bertindak lurus-lurus saja, orang dalam ini dapat menjadi ganjalan, tetapi bagi pelaku kolusi, korupsi dan nepotisme maka ORANG DALAM itu perannya sangat penting. Walaupun tidak mempunyai pendidikan yang setara, pengalaman kerja yang sesuai, dan skill yang mendukung, dan persyaratan lain sesuai prosedur yang benar misalnya umur produktif, kesehatan yang dibuktikan oleh medical test, kompetensi yang dibuktikan oleh psikotest, maka orang dalam dapat dengan mudah memasuki dunia kerja tanpa adanya fit and proper test tersebut. Maka dari maka ndak heran sekarang banyak instansi pemerintah dan kantor swasta banyak dihuni orang-orang tidak berkompetensi yang disebabkan factor orang dalam ini. Untuk tender proyek-proyek, maka akan menjadi mulus urusannya jika bertemu dengan orang dalam. Orang yang mempunyai urusan “DALAM” dengan pimpinan, misalnya mempunyai urusan keakraban “dalam” hal wisata seks, pernah pernah berjasa “dalam” karirnya, bahkan “dalam” mencari calon istri atau calon pacar gelap dan selingkuhan, maka orang-orang “dalam” itu akan aman dan terkendali.

Nah… contoh DALAM yang lain bisa dicari sendiri, LUKA DALAM, DALAM KERINDUAN, DALAM LAUT SIAPA TAHU… he he he….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

CARA RESIGN YANG ELEGAN

Januari 8th, 2012 by jaka

Saya agak kesulitan mendapatkan judul yang pas untuk tulisan ini, mau di kasih judul CARA RESIGN YANG BENAR, tetapi tak pikir-pikir bahwa kebenaran itu adalah relatif dan bisa dibolak-balikkan faktanya. CARA RESIGN YANG SOPAN, setelah tak pikir-pikir ndak ada gunanya bersopan-sopan tetapi ngibul; akhirnya judul diataslah yang saya pilih ELEGAN, maksudnya ya… aku dhewe rodok bingung lah… pokoke sesuai aturanlah, tidak melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sopan santum, bijaksana, tidak ngibul, tidak memfitnah, tidak melukai orang, tidak jadi pengecut, ora marahi wong pegel, wis talah kabeh pokok-e…

Memang tulisan ini tidak saya karang 100% dari pikiran dan dengkul saya, tetapi comot sana comot sini saling mengkompliti. Prek…!!! dan saya praktekkan, hasilnya… wow… biasa saja….

busway

To the point ke storynya…, akhir tahun 2011 lalu saya mendapatkan pekerjaan baru, dan itu saya anggap berkah dari Tuhan, ndak boleh di sia-siakan, harus dijalani, kesempatan tidak datang dua kali, hanya satu kali liwat yes or no, now or tidak sama sekali, ibarat numpak BUSWAY begitu saya “sudah bosen naik busnya apalagi ambil jalurnya”, begitu. Setelah melewati proses crak crek crak crek lamaaaa…. menghabiskan banyak duit buat beli bengsin, bayar tol dan parkir (kalau internet mah gratis…), setelah pergumulan lama, berdoa dan memohon pencerahan kepada Tuhan, akhirnya pilihan ini yang harus saya lakukan, awal tahun 2012 saya harus menapaki hidup baru dengan pekerjaan baru yang on the track, sesuai dengan keahlian minat dan bakat saya…; alhamdullilah niat saya ini disetujui oleh istri dan anak anak serta di restui oleh orang tua; orang tua itu penting lho rek di mintai restu; tanpa restu orang tua ibarate nek mangan keseretan nek mlaku midak eri…. don’t forget it…!!!

Sebenarnya sih…, pekerjaan saya setahun terakhir cukup menyenangkan, jabatane ae Manager, tinggal datang jam 07:30 masuk kantor, mengerjakan pekerjaan, pura-pura sibuk sakjane dolanan internet thok; jam 12:00 makan terus nonton TV di mobil (soalnya di office ndak ada TV) sampai jam 13:00; terus melanjutkan pura-pura sibuknya sampai jam 16:30 atau lebih kalo teman chatting di YM atau Facebook masih Onlen terus atau downloadnya belum selesai. Itu saja….. mudah kan?. Begitu 5 hari kerja, 2 hari libur. Nyaman tak iya… Gaji cukup, kira-kira kurang lebih dengan para manager yang lain (maksudnya ada yang kurang ada yang lebih gitu), uang transpot 2juta, dapet mobil gratis seharga 180juta walaupun belum tentu 2 bulan sekali saya pakai, pulsa 150rb bisa untuk BBM dan SMS sampai jempol bengkak. Pekerjaan utamanya sih…. kukerjakan dalam 2 hari dalam sebulan sudah selesai… hehehe, tapi ndak mungkin dong saya masuk cumak 2 hari, lha wong kadangkala harus masuk hari minggu, walau acaranya cumak nyuci mobil…hehehe. Jare wong pinter mungkin itu yang diarani comfort zone, utawa lebih pasnya stagnan zone, nul puthul zone.

Kalo seperti ini terus-terusan kesuwen saya bisa killing my self, bunuh diri…, bukan mati secara biologis utawa mati secara fisik utawa ora ambegan… tetapi mati secara karir… jarene wong pinter bekerja sambil belajar, nek ngene iki ora tambah pinter tapi tambah bodho ela elo koyo kebo…

Saya tidak menyalahkan perusahaan tempat saya bekerja, pimpinan, rekan kerja atau anak buah saya, ndak boleh dong saya menyalahkan beliau dan mereka atau berpikiran negatif tentang beliau dan mereka, saya tidak pernah mengeluh, merasa tidak nyaman, ndubus kesana kemari, karena perilaku seperti itu bukan type saya, saya harus mengerjakan pekerjaan yang di delegasikan kepada saya dengan sungguh sungguh dan penuh tanggung jawab. Tenan iki rek, prek…!!!. Satu-satunya bukti dan fakta bahwa apa yang menjadi target manajemen terpenuhi.

Weleh… ndubus terus, sekarang sampai pada inti perdubusannya (rodok serius iki…). Ini yang tips yang saya lakukan ketika mengundurkan diri:

proffesional

(1). PROFESIONAL.
Bersikap profesional saat mengajukan untuk mundur dari pekerjaaan, yaitu dengan menemui pimpinan langsung dan membuat surat pemberitahuan minimal sebulan sebelum resign. Penulisan surat pengunduran diri tetap harus singkat, padat, jelas, profesional, dan sopan. Alasan pengunduran tidak perlu ditulis, cukup dijawab secara verbal. Nek kokehan alasan malah ndak mutu, sopo sing takon…???. Jadi ndak bener kalau akan resign menemui tukang sapu atau marbot masjid.

(2). SURAT
Hendaknya sangat dianjurkan sekali menulis surat penguduran diri kerja dengan menggunakan kertas yang rapi dan polos, oleh karena itu hindari untuk menulis surat pengunduran diri dengan menggunakan kertas berlogo perusahaan. Tulislah dengan bahasa yang sopan, tatabahasa yang benar, dan penggunaan kata-kata yang baik. Serahkan secara langsung kepada pimpinan langsung, ndak boleh dititipin ke sekretarisnya atau pembisiknya.

(3). EMAIL.
Usahakan jangan mengirimkan pemberitahuan resign via email, BBM, ditulis di papan pengumuman, baliho, spanduk, pakai daun lontar atau SMS. Namun jika hal ini harus dilakukan misalnya pamitan kepada seluruh rekan di kantor, cantumkan nomor kontak, BBM, email atau facebook yang bisa dihubungi, jika sewaktu-waktu mantan rekan kerja membutuhkan bantuan terkait pekerjaan yang pernah dilakukan.

(4). PERJANJIAN KERJA.
Ketika masuk ke sebuah perusahaan pasti akan diwajibkan untuk menandatangani surat perjanjian. Pelajari baik-baik surat itu, dan ketahui isinya. Jika wajib memberitahukan sekian waktu sebelum resign, maka lakukan itu. Selama sekian waktu itu carilah pengganti dan transfer ilmu ke pengganti. Pada hari terakhir, ucapkan terima kasih kepada pimpinan, rekan-rekan dan jangan lupa makan-makan untuk syukuran telah bebas dari kantor lama. Nah yang urusan makan-memakan dan syukuran ini terpaksa saya lakukan sendiri dengan anak istri dan adik saya, soalnya uangnya hanya cukup untuk itu. Kalaupun seandainya punya uang akan saya gunakan buat beli beras.

(5). PATUHI ATURAN.
Lakukan pengunduran diri dengan mematuhi dan mengikuti peraturan perusahan perihal tentang tata cara pengunduran diri dengan cara yang baik dan benar. Sebagaimana di ketahui salah satu peraturan dalam melakukan pengunduran diri adalah dengan memperhatikan tentang jeda waktu pengunduran diri. Mengenai akan hal ini sangat tergantung dengan kebijakan masih-masing perusahaan di tempat bekerja. Nah saya lakukan ini sesuai aturan, yaitu sebulan ndak kurang dan ndak lebih, pas. Hidup hanya sekali, jika tidak terpaksa maka akan saya lakukan sesuai dengan aturan dan prosedur, tidak melanggar agama, peraturan yang tertulis dan tidak tertulis.

(6). JANGAN DADAKAN .
Mengajukan surat pengunduran diri tidak boleh secara mendadak, ujug-ujug, saddenly, sekonyong-konyong, mak bedunduk…. mak gdubrak… Sebaiknya, ajukan sebulan sebelumnya. Jika memang keadaannya mendesak, 2 minggu masih menjadi batas toleransi. Hal ini berguna agar perusahaan dapat mencari pengganti. Alangkah baiknya sebelum hengkang, sudah mendelegasikan pekerjaan kepada sang pengganti. Rasanya tidak adil bagi perusahaan jika membiarkan tugas yang semestinya menjadi tanggung jawab terbengkalai begitu saja.

(7). PEJABAT PENGGANTI
Aturlah jarak ideal waktu antara mengajukan surat pengunduran diri dengan waktu berhenti total secara keseluruhan dari perusahaan lama. Hal ini bertujuan agar perusahaan memiliki waktu untuk mencari calon pekerja yang dapat menggantikan posisi yang ditinggalkan dengan baik oleh karena itu jangan mengajukan surat pengunduran diri dengan waktu yang sangat mepet dengan hari akan keluar kerja secara total.

(8). JIKA/ ANDAIKAN/ LIR PAMANE/ SAK UPOMO
Jika, andaikan, lir pamane asu nglilir akeh tumane,  pimpinan tinggal di luar negeri dan sekian waktu periode sekali baru datang ke kantor, ketahuilah jadwal kedatangan pimpinan. Sebaiknya mengirim surat resign sehari setelah pimpinan kembali dari luar negeri. Kirimkanlah surat resign lewat email ke pimpinan dan management dibawahnya. Tuliskan bahwa akan resign sekian waktu periode lagi (tergantung jadwal kedatangan pimpinan selanjutnya).

pelindung-diri-resign

(9). JAGA-JAGA (PREVENTIVE)
Ketika menyampaikan keinginan untuk resign secara langsung sama pimpinan anda. Jangan lupa untuk memberikan tawaran bahwa masih akan membantu perusahaan setelah resign. Pake APD (alat pelindung diri) yang sesuai misalnya helm dan jas hujan sebelum masuk ruangan untuk ketemu pimpinan anda, hal ini untuk menghidari pimpinan anda marah dan melempar gelas, piring, sendok, garpu.

(10). URUTAN INFORMASI.
Beri tahu pimpinan langsung terlebih dulu, kemudian kabari rekan kerja
dalam satu divisi. Jangan nggedubus ngalor-ngidul dulu baru ke pimpinan. Informasi harus satu garis lurus, jangan sampai simpang siur.

(11). ALASAN.
Kemudian dalam menerangkan dan menjelaskan tentang alasan mengapa harus berhenti dan berkeinginan untuk pindah ke tempat kerja baru hendak dilakukan dengan baik. Dalam hal ini jangan terlalu menonjolkan kelebihan dan kebaikan perusahaan baru yang menawarkan lowongan pekerjaan. Cukup nyatakan bahwa ada kesempatan untuk memperoleh karir yang lebih baik maka sangat sayang jika harus dilewatkan. Kemudian jika memang sedang ada konflik dan tidak cocok dengan gaya kepemimpinan pimpinan maka katakan hal tersebut dikemas dengan sebagai alasan pribadi. Hal itu sangat dianjurkan karena manusia tidak akan pernah mengetahui bagaimana masa depan karena mungkin saja akan bertemu pimpinan lama lagi di tempat lagi. Oleh karena itu harap untuk menghindari memberikan alasan pengunduran diri dari kerja dengan menjelek-jelekan keburukan dan ketidaksukaan terhadap orang lain termasuk kepada pimpinan.

(12). JANGAN NGIBUL.
Jangan membual kepada rekan kerja mengenai posisi di perusahaan baru, besaran gaji maupun fasilitas mobil yang terima. Malahan sebaiknya berterima kasih kepada mantan rekan kerja yang selama ini sudah mendukung dan berharap akan terus bertukar informasi. Tidak perlu berbohong, saat resign banyak orang yang tidak jujur mengutarakan alasan yang menyebabkan melakukan pengunduran diri. Padahal untuk apa menyusun rencana yang terkadang tidak masuk akal. Siapa tahu perusahaan lama akan menjalin hubungan kerja sama dengan perusaan baru. Dengan demikian, kerja sama tentu akan terjalin dengan baik

(13). JANGAN MEMFITNAH.
Hindari menjelek-jelekkan mantan rekan kerja, pimpinan atau perusahaan. Ingat dunia sempit

(14). TRANSFER ILMU.
Sebelum resign, biasanya akan menjadi guru bagi karyawan pengganti. Lakukan secara baik, tinggalkan kesan baik untuk mantan pimpinan dan
Perusahaan. Hindari penumpukan tugas yang akan dikerjakan oleh karyawan pengganti. Sebisa mungkin selesaikanlah pekerjaan yang dapat dikerjakan selagi masih ada waktu

(15). SELESAIKAN PEKERJAAN.
Selesaikan pekerjaan. Jangan meninggalkan proyek yang belum selesai. Buktikan rasa tanggung jawab

(16). RAPIH.
Jangan tinggalkan meja dalam kondisi kacau balau. Luangkan waktu
sehari untuk membereskan barang-barang.

(17). JANGAN NGUTIL.
Tinggalkan dan kembalikan barang inventaris di kantor, meski itu hanyasebuah stapler atau penjepit kertas, jika perlu serah terimakan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang dan di cc kan surat serah terima itu kepada pucuk pimpinan agar clear. Apalagi benda berharga semacam laptop milik perusahaan, wajiblah dikembalikan. Jangan membuat diri terhina hanya karena benda yang kurang berharga, benda bisa dibeli tetapi harga diri tidak dapat dibeli.

(18). BANTUAN.
Tawarkan bantuan jika misalnya kantor lama belum dapat pengganti. Katakan akan bersedia menjawab pertanyaan terkait pekerjaan lama, lewat email atau telepon.

kabur

(19) OJO NGILANG.
Jangan menghilang. Tetaplah bekerja sebagaimana biasa di hari-hari terakhir. Buktikan kalau tetap punya kontribusi berharga di tim


wani-piro

(20). NEGO
Negosiasikan paket resign secara bijaksana. Jangan rakus apalagi menjadi terlalu penuntut. Serahkan semuanya pada aturan yang ada dan kebijaksanaan perusahaan dan pimpinan perusahaan. Jangan-jangan apa yang menjadi kebijakan pimpinan lebih besar dari yang kita tuntut ???. Sopo ngerti ???. Wani Piro ???.

counter-over

(21). COUNTER OFFER.
Menanggapi counter-offer: jika termasuk karyawan yang baik, dan mempunyai dedikasi tinggi, bukan tidak mungkin pimpinan akan mengajukan counter offer. Penawaran alternatif-alternatif untuk membuat membatalkan resign memang kerap membuat masalah. Jadi pindah atau tetap, maklum, penawaran pimpinan termasuk menggiurkan, tidak kalah dengan apa yang akan dapatkan ditempat baru. Kalau sudah begini semua keputusan tergantung pelaku. Yang penting dan perlu diingat adalah soal etiket dan komitment dengan perusahaan baru yang telah menanti. Counter offer saya terima bukanlah dari pucuk pimpinan, tetapi bongkote pimpinan, tetapi karena niatan itu sudah saya “bulatkan” beberapa waktu lamanya, maka dengan sangat menderita dan terpaksa, counter offer itu tidak saya terima. Mungkin jika counter offer itu di utarakan langsung oleh pucuk pimpinan masih saya pertimbangkan. Hehehe…

farewell-party

(22). FAREWELL PARTY
kedekatan dengan rekan kerja dan pimpinan tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebelum berpisah, tidak ada salahnya jika mengadakan pesta kecil-kecilan. Yah, anggap saja ucapan terima kasih karena telah diberi kesempatan bekerja sama di perusahaan tersebut. Acaranya pun tidak usah mewah, cukup membagi-bagikan permen bisa menjadi sebuah pilihan. Cara ini juga berguna untuk memberikan kesan baik dan mendalam bagi seluruh rekan kerja dan pimpinan. Mungkin nanti jika saya punya duit sekarung semua teman-teman tak ajak makan-makan sate kambing sepuasnya… kecuali yang mengidap tekanan darah tinggi, kolesterol dan gula…, wk wk wk….

(23). KESAN BAIK
Tidak ada salahnya ketika hendak melakukan pengunduran diri maka jangan lupa untuk memberikan kesan baik bagi perusahaan sebagai kantor lama. Hal ini dapat diwujudkan dengan cara berusaha semaksimal mungkin tetap menjalin hubungan yang baik dengan orang-orang di perusahaan lama termasuk dengan pimpinan. Meskipun terkadang ada masalah dan terkadang benci dengan pimpinan karena sering memarahi , maka tidak ada salahnya jika ucapakan rasa terimakasih karena walau bagaimanapun telah mendapatkan pengalaman kerja yang berharga selama bekerja di tempat kerja lama. Sebagai contoh sederhana sebaiknya tidak lupa mencantumkan ucapan terimakasih dalam surat pengunduran diri yang diajukan baik itu ucapan terimakasih secara umum kepada perusahaan ataupun ucapan secara khusus bagi pihak-pihak tertentu termasuk pimpinan lama .

(24). INFORMASI
Jika memungkinkan sangat dianjurkan untuk mengirimkan berita konfirmasi kepada klien dan kolega yang di tangani di tempat kantor lama. Hal ini bertujuan untuk memberikan tahukan kepada mereka bahwa sudah tidak bertanggung jawab lagi atas kerjasama yang selama ini terjalan dengan perusahaan lama, usahakan juga untuk mencantumkan nama orang pengganti yang menggantikan kedudukan di kantor lama.

HASILNYA
Setelah 24 jurus saya lakukan semua, lha hasilnya bagaimana…???, saya dapat pamitan dengan tenang, ikhlas, nyaman, tenteram, tidak ada beban, hubungan tetep baik, tidak merasa berdosa, tidak merasa melukai orang lain, tidak mengecewakan orang lain, lho…. Itu amal lho rek… amal itu kan tidak harus ngrogoh dompet. Puji Tuhan, gaji masih dibayar sampai akhir bulan, mendapatkan tambahan 1x gaji sesuai peraturan, mendapat tambahan uang pisah sekian puluh juta, bonus akhir tahun yang sejumlah 3x gaji masih dibayarkan utuh, bahkan uang pengobatan yang harusnya muncul 3 bulan lagi juga dibayarkan. Belum lagi kendaraan seharga 180juta menjadi milik saya.

Sebenarnya apa yang saya dapatkan tidak sebesar karyawan yang pensiun, baik itu pensiun muda atau pensiun beneran atau pensiun yang kedua kalinya. Bahkan juga jauh lebih kecil dibanding dengan secara ndak baik atau di PHK karena mencuri, nyolong, ngutil, melanggar aturan, tidur di jam kerja, menggelapkan uang perusahaan dan lain-lain.  Sebenarnya saya sih ndak iri dengan beliau mereka yang pensiun, yang melanggar aturan, nyolong, ngutil, mencuri, menggelapkan atau yang berbuat melanggar kesusilaan, saya lho kan beda dengan mereka, limit defect atau limit halal dan haram yang saya tetapkan ya jelas beda.

Namun demikian, itu adalah berkah yang harus di syukuri oleh bekas Manager Corporate Secretary merangkap  Manager Representatif merangkap Manager IT, ndak boleh merasa kurang…. Nek kurang jenenge NGGRAGAS…. NGGEGE MONGSO…. ORA TRIMAN…. TIDAK TAHU BERSYUKUR DAN BERTERIMAKASIH… jadi berapapun rejeki yang diterima ya wajib di syukuri….

Puji Tuhan dengan keikhlasan saya dapat keluar gerbang dengan tersenyum…..

Posted in NDOBOS SERIUS, QUICK NDOBOS | Comments Off

MINORITY RISK, TERROR YANG BUKAN BOM

September 28th, 2011 by jaka

bom

Minoritas menurut wikipedia bahasa Indonesia,
yaitu kelompok yang tak menyusun mayoritas populasi total dari komunitas dominan secara politis dari suatu kelompok masyarakat tertentu.
Minoritas dapat pula merujuk ke kelompok bawahan maupun marginal.
Minoritas sosiologis tak perlu bersifat numerik sebab dapat mencakup kelompok yang di bawah normal dengan memandang pada kelompok dominan dalam hal status sosial, pendidikan, pekerjaan, kekayaan, dan kekuasaan politik.
Istilah “kelompok minoritas” sering diterapkan bersama dengan wacana hak asasi manusia dan hak kolektif yang mengemuka di abad ke-20.

Minoritas menurut arti kata,
yaitu: Golongan sosial yang jumlah warganya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan golongan lain dl suatu masyarakat dan karena itu didiskriminasikan oleh golongan lain itu

Mayoritas menurut arti kata,
yaitu: Jumlah orang terbanyak yang memperlihatkan ciri tertentu menurut suatu patokan dibandingkan dengan jumlah yang lain yangg tidak memperlihatkan ciri itu. Kata yang mirip arti dan maknanya adalah: kebanyakan, sebagian besar.

Menurut Ngethupruspedia pada bagian “zoo management”, jika ada komunitas 1000 ekor kerbau, dan ada 20 ekor kerbau berwarna terang (bule), maka 20 ekor kerbau bule itulah yang dianggap sebagai minoritas. Kerbau bule yang 20 ekor yang notabene berbeda warna saja itu, bisa mendapatkan perlakuan diskriminatif dari 980 kerbau yang lainnya. Diskriminatif bisa berlaku diskriminatif positif (in power) bisa juga diskriminatif negative (in control) tergantung kekuatan sang minoritas. Dalam keadaan seimbang maka sesama kerbau tidak merasa berbeda dan membedakan saudaranya yang berbeda warna (harmonis).

Menurut ngethupruspedia, hubungan antara si mayoritas dan si minoritas dibagi dalam tiga fase yaitu:

shaun-the-sheep

(1) Mayoritas dalam minoritas,
Maksud pernyataan tadi adalah dimana kaum minoritas mempunyai kekuasaan yang lebih besar dibandingkan dengan kaum mayoritas.
Dalam “peradaban manusia” dalam tindakan expansion, dimana kaum minoritas yang lebih tangguh , lebih depresif , lebih expansif bisa untuk menundukan kaum mayoritas yang masih terbelakang dalam hal ilmu , pemikiran , dan tindakan.
Pendekatan dalam “zoo management” contohnya dalam film kartun Shaun The Sheep, Shaun (seekor domba) dan Bitzer (seekor anjing) adalah adalah minoritas yang mempunyai kecerdasan lebih (in power) dibandingkan sekawanan domba dan babi (in control).
(Bagi yang ndak ngerti kisah Shaun The Sheep, silahkan nonton TV)

bom-bali

(2) Mayoritas dalam mayoritas,
Maksud pernyataan tadi adalah dimana kaum mayoritas mempunyai kekuasaan absolut dimana kaum minoritas tidak diperbolehkan untuk memprotes, menjatuhkan, menduduki jabatan dalam pemerintahan ataupun strata sosial. Kaum mayoritas menjadi lebih depresif dan agresif dimana ada sedikit saja kaum minoritas yang melakukan protes maka akan ditindak dengan hukum maksimum.
Contoh pada “peradaban manusia” contoh yang paling gampang adalah: “peradaban manusia Indonesia”.

spongebob

(3) Mayoritas dan Minoritas kondisi Harmonis
Pada kondisi ini komunitas mayoritas dan komunitas minoritas tidak dikenal, mereka hidup bersama dalam suatu habitat dalam keadaan harmonis, rukun, saling menghormati, saling membutuhkan, bersaudara, saling memaafkan dan tidak saling memusuhi. Bisa dilihat dalam kartun Spongebob Squarepants dimana Spongebob, Squidwards Tentacles, Patric Star, Gary, Mr. Krabs, , Sandy Cheeks, bahkan Plankton yang kerap mencari gara-gara.
Mereka adalah spon (bahkan benda mati yang digambarkan hidup) dan berbagai jenis mahluk hidup dalam habitat kota Bikini Bottom. Mereka hidup bersama, bercengkrama, kadang-kadang ada sedikit perselisihan yang dapat diselesaikan, saling membutuhkan, bersabatat, walau seringkali berolok-olok bergurau tidak ada dendam, dan sampai film ini berakhir tidak ada yang tewas terbunuh, tukang gambarnya tidak pernah menggambar darah di film ini.

Kenapa “peradaban manusia Indonesia” saya masukkan dalam kategori Mayoritas dalam Mayoritas…?.

Ada ilustrasi seseorang bernama Bejo yang baru tiba dari Singapura menceritakan kekesalannya, karena ketika ia disana bertepatan dengan perayaan Imlek, dimana toko-toko dan rumah makan pada tutup, sehingga ia kesulitan membeli makanan dan minuman. Tetapi sebelum peristiwa itu ia tidak pernah merasakan betapa tersiksanya kaum minoritas di Indonesia ketika bulan puasa, dimana banyak warung-warung (terpaksa) tutup di siang hari. Para karyawan dan karyawati (yang tidak puasa) dan hendak makan siang membutuhkan perjuangan tersendiri. Bahkan instansi, perusahaan, pabrik, pusat pembelajaan, pusat bisnis yang di bulan normal menyediakan makan siang dan minuman, pada bulan itu tidak menyediakan sama sekali walaupun menyadari bahwa tidak semua karyawan dan karyawatinya berpuasa, dan tidak merasa “risau” akan hal ini. Jadi rasa simpati dan empati dari kaum mayoritas tidak serta merta timbul (bahkan merasa biasa saja, karena selama ini berada di radian I) jika belum mengalaminya.

robin-hood

Contoh lain lagi, ini salah satu versi film Robin Hood: Prince of the Thieves. Nggak tau ceritanya Robin hood kelayapan di negeri Arab dan dijebloskan ke penjara dan akan mengalami hukuman di potong anggota tubuhnya. Robin dan Azeem (orang Moor) berhasil bekerjasama membebaskan diri, crek crok crek crok ceritanya panjang saya lupa. Dan Azeem memutuskan untuk mengikuti Robin pulang ke Inggris. Orang Moor di negerinya (dalam keadaan mayor) pada umunya menganggap kebedaraan orang Inggris (dalam keadaan minor) sebagai orang kafir, karena tidak menyembah Tuhannya (atau pas nya Tuhan yang sama). Nah… ketika sudah sampai di pinggiran hutan Sherwood, Azeem kesulitan ketika akan melakukan ibadah karena tidak ada matahari di atas kepala dan tidak tau persis Inggris itu di sebelah mana. Maka dalam dialog dia berkata, “….. disini aku lah yang kafir….“. Jadi dalam kondisi sendirian, Azeem merasa menjadi “kafir“ diantara teman-teman Robin, karena ia terbiasa memperlakukan pihak minoritas seperti itu.

Saya tidak meletakkan, menilai, menganggap “grade“ orang Indonesia pada umumnya dibawah kualitas mahluk: Spongebob, Squidwards Tentacles, Patric Star, Gary, Mr. Krabs, Sandy Cheeks, Plankton, Shaun, Bitzer, Shirley, Timmy, Ibu Timmy, Kawanan Domba, Kawanan Babi, Bejo, Robin Hood dan Azeem diatas; tapi manusia-manusia Indonesia secara pribadi lah yang dapat menilai dirinya sendiri, pada saat ini setara dengan apa dan siapa pada contoh diatas.

Bagi yang selama ini ada di koordinat I notabene kaum mayoritas kondisi nyaman akan merasa happy, biasa-biasa saja, tidak simpati bahkan empati, bahkan merasa berkuasa, save, boleh semena-mena, boleh memusuhi, tidak tidak pernah merasakankan kecewa, tersiksa dan sakit hatinya sebagai kaum minoritas.

Kalau diatas tadi adalah kisah film kartun, film layar lebar dan kisahnya Bejo, dibawah ini kisah diri saya sendiri.

Dalam keluarga dan famili secara keseluruhan baik dari ayah dan ibu, saya menjadi bagian dari minoritas, ibunda dan kami berempat anak-anaknya mempunyai keyakinan yang berbeda dengan keluarga dan famili yang lain. Karena saya mengalaminya semenjak kecil, maka hal ini saya anggap biasa, dan kekuatan untuk menghadapinya yang ditumbuhkan oleh ibunda dan hidup subur didalam diri kami.
Ketika anak-anak lain boleh bergembira ria dengan pakaian dan sandal baru di hari raya, maka kami cukup berbahagia dengan pakaian dan sandal bersih. Anak-anak lain “kelihatannya“ sangat senang (karena saya belum pernah merasakannya) ketika perayaan Natal atau Paskah diantarkan oleh Ayah dan Ibunya, maka saya cukup berbahagia karena merasakan “pernah bermimpi“ diantarkan ayah ke gerbang gereja ketika perayaan natal.
Saya sangat berbahagia dengan salam dan ucapan selamat ketika Natal tiba yang kami terima dari teman-teman, tapi justru berat terucap oleh sanak famili kami, karena mengucapkan Selamat Natal dianggap sesuatu yang haram. Ketika masih kecil saya menonton film minggu siang, tampak Pohon Natal dengan hiasan indah berada di ruang tamu keluarga di bulan Desember, angan-angan itu baru tiba setelah sebuah pohon kecil itu bisa saya miliki ketika saya sudah bisa memiliki rumah sendiri, puluhan tahun kemudian.

Ketika saya sekolah SD, belum ada guru agama yang sesuai, maka saya dan beberapa teman “merasa bersyukur“ dapat menambah ilmu dan pengalaman dengan mengikuti pelajaran agama lain. Ketika itu saya “menjadi tahu“ bahwa kisah Abraham, Ismail dan Iskak ada dua versi, jadi saya sudah ndak bingung lagi ketika di TVRI (waktu itu cumak ada TVRI) ada drama kisah Abraham yang berbeda dengan yang diajarkan pak guru sekolah minggu (yang mulia pak Suwarto dan almarhum pak Pireno). Dan ketika menghadapi ujian catur wulan, kami harus bersusah payah belajar sendiri, dengan melihat soal dan jawaban dari kakak di tahun yang lalu, agar bisa menjawab soal-soal ujian mata pelajaran agama yang sesuai dengan iman kami. Pada waktu itu saya merasa biasa saja, karena belum mengerti istilah mengeluh, dan yang saya tahu mungkin memang harus seperti ini.

Menginjak Sekolah Lanjutan barulah saya merasa tertinggal jauh pengetahuan pelajaran agama dibanding teman-teman yang lain. Lha ini yang menjadikan saya menjadi minoritas diantara minoritas, dan saya mengejarnya dengan susah payah. Teman-teman dari SD yang lain sebenarnya juga mengalami hal yang sama dengan saya, bahwa tidak ada guru agama yang sesuai, tetapi “secara kebetulan” ada salah satu guru yang seiman dan bersedia memberi pelajaran. Oh… sangat mulia pekerjaan bapak dan ibu guru itu tadi.
Sebagai minoritas di sekolah tidak jarang kami mendapatkan olok-olok dan pelecehan tentang agama, baik dari guru dan teman-teman.
Contohnya: dalam pelajaran kisah pembuktian bahwa bumi itu bulat oleh Columbus, perihal ketidak setujuan dewan gereja (dalam buku teks pada waktu itu memang disebutkan seperti itu) perihal ini dibesar-besarkan dan diperolok bahwa keyakinan kami tidak menyetujui bahwa bumi itu bulat.
Di sela-sela peralajaran kerapkali membicarakan masalah Tri Tunggal dengan sudut pandang keliru.
Mewajibkan mengikuti les pelajaran di hari minggu, dimana pada waktu itu kami harus beribadah.
Memperolok dan mengkelirukan pemahaman perjamuan kudus yang minum anggur.
Mengisahkan penetrasi agama kami melaui kekerasan yaitu Penjajahan Belanda dan agama lain melalui jalan damai yaitu Perdagangan.
Bahkan menerangkan prosentase kami sebagai minoritas adalah sekian persen sekian persen.
Bahkan bagi teman yang kesulitan karena orang tuanya miskin ada yang terang-terangan akan dibebaskan SPP nya (dia yang membayar) dan uang kost apabila mau berpindah agama.
Pelecehan di dalam kelas oleh guru, biasanya tidak behenti di ruang kelas, di luar kelas ketika jam istirahat, ada sebagian teman-teman melakukan hal yang sama, tapi saya bersyukur masih banyak teman yang “melek“ dan mengerti bahwa itu adalah suatu kekeliruan, dan tidak jarang mereka bertengkar pro kontra sendiri dan kami sebagai minoritas yang dilecehkan justru menjadi penonton (karena kami biasanya bersikap membiarkan, cuek) teman-teman kaum mayoritas yang beda pendapat itu tadi. Asik juga rupanya.

Saya bersyukur teman-teman dekat dan sahabat yang pada umumnya beda iman tidak memperlakukan saya “secara istimewa” seperti diatas, justru mereka merasa beruntung berteman dengan saya yang beda iman. Apabila ada ketidaktahuan tentang apa yang saya imani mereka tidak sungkan-sungkan bertanya dan saya menjawab dengan rendah hati, dan kami sangat memahami dan menghormati jika ada perbedaan. Teman-teman cewek (yang umumnya berbeda iman) merasa bebas bersahabat dan tidak rikuh curhat membicarakan hal apapun dan tidak kuatir akan menjadi berpacaran karena sudah sama-sama mengetahui beda iman. Begitu pula teman-teman cowok, tidak sekalipun merasa cemburu jika pacarnya asyik ngobrol dengan saya karena merasa saya bukan saingannya. Dan hebatnya selama itupun saya ndak pernah sekalipun merasa jatuh cinta (ha ha ha…) walaupun hubungan kami dekat. Jika kami sedang ngeluyur, dan tiba saatnya beribadah baik itu yang rutin 5 waktu maupun sholat Jum’at, mereka selalu saya ingatkan, dan ketika mereka beribadah maka saya yang kebagian menjaga sepeda motor dan barang-barang mereka. Saya pernah di buatkan pohon natal dari pohon cemara beneran, pernah diajak merayakan natal dengan naik gunung, pernah diajak merayakan natal dengan bermalam di pantai.

Ketika melanjutkan ke perguruan tinggi, perasaan menjadi minoritas hilang, karena saya dapat berjumpa dengan teman-teman seiman hampir dari seluruh propinsi di Indonesia. Sebagai jemaat tamu, saya dapat beribadah di gereja mana saja, bahkan pernah nekat masuk ke gereja yang sebenarnya ndak mengerti bahasanya (gereja Batak).

Nah… cerita mengenai diri saya tak setop sampai disini karena kalo kokehan nanti yang membaca bisa mblukek, karena setelah itu perasaan menjadi minoritas semakin menjadi-jadi di tanah rantau yang mendewakan mayoritas, suasana politik negara yang semakin memihak kepada mayoritas, bahkan dengan diberlakukannya otonomi daerah, calon-calon kepala pemerintahan memanfaatkan kekuatan mayoritas ini untuk mencapai maksudnya.

Jadi…..
Minority Risk, resiko menjadi bagian dari minoritas, adalah teror yang lebih lebih berbahaya dan kejam daripada BOM. Mulai dari bom Bali yang sampai membuat lubang di jalan sampai sejauh ini bom gereja di Solo yang hanya membuat lubang di perut sudah berapa puluh bom yang meledak dan membuat korban. Mulai dari bom di kedutaan sampai bom di rumah makan hotel. Mulai dari bom Natal sampai bom Jumatan. Mulai dari bom mobil, ada yang nekat pake bom sepeda ungklik, bahkan pakai bom buku. Gereja yang dirubuhkan dan dibakar, bahkan sampai pembunuhan terhadap Pendeta. Itu semua adalah minority risk yang harus dipahami oleh kaum minoritas. Jadi kalau saya membuat grade terendah dari minority risk adalah “kuping panas” dan grade tertingginya “terbunuh”.

Akhirnya saya ndak terlalu memikirkan motivasi pembuat terror, saya hanya mendeteksi, menilai seberapa besar minority risk tadi dan penanggulangannya. Jadi kalo cumak sekedar modal cangkem njelek-njelekin keyakinan kami pas di warung kopi atau mendengar khotbah yang nyerempet-nyerempet , ah… itu sih grade-nya masih jauh dibawah minority risk nya pak Pendeta yang terbunuh, jadi saya ”wajib” mendiamkan saja. Tapi… jika itu terjadi di tempat dan waktu yang ndak pas, atau sasarannya adalah orang-orang yang saya cintai, maka tendangan jarak dekat atau pukulan jarak jauh yang berlaku.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

KRESNA DUTA

Agustus 19th, 2011 by jaka and tagged

kresna-duta

Dikisahkan pada episode sebelumnya bahwa masa hukuman Pandawa selama 12 tahun telah selesai dan lulus dengan nilai 9. Konon selama itu Pandawa dihukum harus masuk hutan rimba, alas gung liwang-liwung adoh lor kidul, karena melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak. Diharapkan setelah 12 tahun penonton sudah pada lupa jadi Pandawa boleh dimainkan lagi oleh dalangnya.

Sekarang Pandawa ngekos di Wirata, nunut morotuwo. Pokoke madhep mantep mangan melu morotuwo, begitulah….. Dan kisah pertemuan eyel-eyelan antara para wayang perihal Yudhistira yang berniat meminta kembali haknya atas kerajaan Indraprasta akan di bahas di lain hari.

Namun pada Intinya Eyang Bisma kemudian menengahi bahwa sebaiknya masalah ini dibicarakan dulu kepada Kurawa di Hastina, para Pendawa sebaiknya mengirim seorang duta untuk membicarakan masalah ini.
Arya Widura (iki sopo maneh, aku yo rodok lali) kemudian berkata bahwa sebaiknya Sri Kresna-lah yang diutus sebagai duta karena dirinya orang yang dianggap adil bijaksana dan juga pandai, kamangka durung karuwan….

Semua hadirin akhirnya setuju dan terpaksa setuju, soale nek ngeyel sido dikeplak dan diturunkan pangkatnya temenan oleh Bisma. Dan atas usul tersebut dan para Pendawa memohon kesediaan Sri Kresna sebagai Duta Pendawa ke Hastina. Sri Kresna sakjane yo ngerti kalo kehadirannya di Hastina ndak ada gunanya karena dhekne sakjane yo ndak ngerti upa bengkong, tapi etung-etung piknik lah… soalnya selama beberapa tahun tinggal di Wirata belum pernah piknik ke luar negeri. Lumayan…. Kalau ada lebihan uang saku bisa untuk beli blackberry.

Dan menurut pakem tugas Kresna sudah pasti akan akan mengalami kegagalan karena di masa depan akan terjadi perang Bharatayuda tetapi, yak arena takut dikeplak dan ben entuk lebihan uang saku tadi itu, Kresna tetap menyanggupi tugasnya sebagai duta.

Setelah diputuskan Sri Kresna sebagai duta, Eyang Bisma, Arya Widura dan Ibu Kunti kembali ke Hastina (mbalik nggene Kurawa) untuk memberitahu pihak Hastina dan menyiapkan kedatangan Sri Kresna.

Sri Kresna kemudian melesat ke angkasa kembali ke Dwaraka gawe ngurus paspor dan visa. Tak lama kemudian terlihat Sri Kresna berangkat dengan kereta kerajaan yang dikusiri oleh Sencaki. Soale Sri Kresna gak eruh dalan dan ora patek iso bahasa inggriss, jadi takut kesasar. Tapi dasar pinter gawe alasan, katanya karena tugasnya sebagai duta akan terlihat tidak sopan jika datan sendiri, dan alangkah baiknya membawa teman gerombolannya.

Ketika tiba di Bandara Internasional Hastina ternyata suasananya lain, Kresna geleng-geleng kepala gumun setaun.

“Beh.. beh.. beh.. eram tenan, rame tenan yo Sencaki nang kene iki”, kata Kresna.

“Nggih leres ndoro, nek sepen menika kuburan”, jare Sencaki.

“Nek nang kene masakan khas Wirata enek pora Ki?”, tanya Kresna.

“Yo gak enek Kres !, awakmu ndeso men, ngko golek panganan khas kene ae”, jawab Sencaki.

“Opo kui…???”, tanya Kresna, dhekne gumun kok tumben Sencaki rodo pinter.

“Karedok Hastina..”, jawab Sencaki mantep kemeruh.

“Awakmu kui sing guoblok…!, nandi-nandi sing jenengen karedok podho rasane, kacang & sayuran liyane di iris-iris, diwenehi bumbu karedok, di wur-wuri keripik mlinjo lan gorengan brambang, ngono thok, mbok Jah utawa mbok Paing yo iso gawe…”, jawab Kresna sebel.

“Oooo… ngaten nggih ndara”, jawab Sencaki plonga-plongo.

Memang kedua wayang itu podho kemplune, akhirnya mereka berdua keliling-keliling bandara mencari jemblem, ondhe-ondhe dan sego kucing api ndak nemu-nemu. Akhirnya mereka photo-photoan dan upload ke facebook di depan bandara menggunakan blekberi yang dikemplang dari uang saku.

Akhisnya urusan makan memakan ndak jadi ke Karedok Hastina, tapi di kethoprak dan gado-gado, sakjane yo meh podho tapi menurut kesepakatan mereka berdua rasanya khas Hastina…., dhasar kemplu….

Kemudian Sri Kresna segera naik bus bandara menuju ke tempat Arya Widura untuk memberi hormat kepada Ibu Kunti dan paman Widura. Sementara itu semua pembesar Hastina telah berkumpul di sebuah gedung besar menunggu kedatangan Sri Kresna dan terdengar hiruk pikuk dari Kurawa yang jumlahnya 100.

Ketika Sri Kresna memasuki gedung, pada Kurawa sudah tau motivasi Kresna dan Sencaki yang sebenarnya ya cumak piknik, mangan & lebihan uang saku saja, wis pokoke dijejeli panganan biasane ora kakehan rewel.

Suasana menjadi sunyi senyap, koyok kodok kepidek orong-orong. Kresna dan Sencaki segera makan Karedok khas Hastina (setidaknya begitulah menurut mereka). Sri Kresna kemudian mengatakan bahwa kedatangannya kali ini ialah sebagai duta dari para Pendawa yang telah menjalani hukumannya dan kini meminta kembali haknya atas Indrapasta. Sambil makan thelap-thelep, karena sedang kemaruk-kemaruknya akhirnya mereka chat BBM dengan blekberi baru-nya dengan Duryudana, padahal Duryudana ada di gedung yang sama…!, ndeso temenan. Dan “percakapan” mereka dapat di baca oleh seluruh wayang dalam grup.

Duryudana dan para Kurawa telah bertekad untuk tidak mengembalikan Indrapasta telah mendapat umik-umik dari Sangkuni berbagai alasan untuk tidak mengembalikan Indrapasta.

Rekaman chat BBM mereka kira-kira seperti ini:

Duryudana:

“Begini lho Kres…, tindakan Pendawa dhek anu kae pas melakukan upacara Rajasuya menunjukkan bahwa Pendawa mengangungkan diri mereka sendiri”

Kresna:

“Bro…., Rajasuya itu bukan keputusan Yudistira melainkan merupakan kesepakatan raja raja yang mengakui Yudistira sebagai raja yang arif bijaksana, dadi aku gak ngawur karepe dhewe”

Duryudana:

“Opo maneh iki…, Pendawa telah melanggar hukumannya ketika terjadi perselisihan antara Hastina dengan Wirata, karena para Pendawa telah menampakkan diri dan bahkan mengangkat senjata terhadap para Kurawa saudaranya sendiri, ngono kui opo karepmu??”

Kresna:

“Nek manut etunganku yo rek…, pas kuwi para Pendawa sudah terlepas dari masa hukuman mereka dan mereka mengangkat senjata karena saat itu mereka sedang mengabdi di Wirata dan sebagai penduduk Wirata merupakan kewajiban mereka untuk mengangkat senjata demi membela negara, lha nek gak ngono aku ora dipakani lho rek…!”

Belum sempat Duryudono selesai mengetik sudah dilanjut Kresna, Kling…!!:
”Jika memang Pendawa ingin mencederai para Kurawa bisa dilakukan dengan gampang ketika para Kurawa sedang tak berdaya di dalam hutan tapi sebaliknya Pendawa malah menolong Kurawa”

Ngene critane nek sampeyan rodok bingung:
Di awal hukuman Pendawa, para Kurawa masuk ke rimba untuk berpesta pora menghina para Pendawa. Namun mereka menjadi mabuk dan diserang oleh gerombolan raksasa. Para Kurawa dalam keadaan mabuk tidak dapat melawan raksasa2 tersebut dan akhirnya diikat sementara para raksasa berpesta pora atas keberhasilan mereka. Saat itulah para Pendawa datang menolong para Kurawa dan membasmi gerombolan Raksasa tersebut. Tanpa berkata apa2, Para Pendawa melepaskan ikatan Sangkuni, Duryadana dan Dursanana para Pendawa kemudian melanjutkan hukuman mereka dibuang di dalam hutan

Duryudana:
“Lha kuwi karepku keliru mau, para Pendawa kudune menolong Kurawa ketika dalam kesulitan, tidak setelah mereka dipermalukan”

Kresna:
“Awakmu gublok men to Dur…, rimba itu sangat luas dan saat itu Pendawa sedang menjalani hukuman sehingga mereka sengaja menyingkir supaya tidak menganggu para Kurawa yang sedang bersenang-senang…, lha kok awakmu salah paham ngono”
Duryudana:
“Tindakan Pendawa merupakan bukti bahwa Pendawa menanggap diri mereka lebih baik daripada para Kurawa dan dalam hati mereka mentertawakan Kurawa yang sedang dalam kesusahan sehingga para Kurawa menjadi terhina”

Kresna:
“Lha lek ancene ngono awakmu arep opo hayo…, kene tak antemi sisan…”

Eyang Bisma yang sejak tadi diam saja berusaha menengahi; Kling…
“Sebagai saudara sudah seharusnya saling membantu tanpa pamrih dan jangan menyimpan dendam antar saudara”

Duryudana:
“Dhasar wong tuwek elek…., Eyang Bisma memang dari dulu lebih memilih Pendawa daripada Kurawa.

Arya Widura yang kesal atas jawaban Duryudana segera mengirim pesan, Kling…
“Dur…, perkataanmu sudah keterlaluan dan bukan tindakan seorang raja aku tidak akan merestui semua tindakanmu”

Duryudana:
“Saya juga tidak ingin restu dari paman, gak entuk restu gak pathek-en….”.

Melihat jawaban Duryudana yang melanggar norma2 terhadap Bisma dan Widura, Sri Kresna bertanya terakhir kalinya, Kling…
“Dur… aku arep takon, rika sakjane arep mengembalikan hak Indrapasta apa gak…??” Duryudana
“Para Pendawa telah menghina keluarga Hastina terutama para Kurawa. Semua Kurawa telah bersepakat tidak akan duduk setingkat dengan para Pendawa dan tidak akan mengembalikan Indrapasta”.
Jawaban ini membuat Sri Kresna kesal dan menjawab:
“Dur…, para tetua disini akan menjadi saksi atas perkataanmu, perkataanmu ini harus kau pertanggungjawabkan di kemudian hari. Aku akan memberitahukan keputusanmu kepada Pendawa!”.

Sri Kresna kemudian meninggalkan gedung pertemuan tetapi tidak langsung menuju ke tempat paman Widura, soale wetenge kuwaregen mangan Karedok, dadi mampir sik nang WC umum.

Sementara critone mandeg sik…, soale sesuai perjanjian kan judhule Kresna Duta, jadi yo wis entek…. Sesuk diterusne maneh… ha hah aaaa….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

DURNA DIAKALI KRESNA

Agustus 16th, 2011 by jaka

durna-di-akali-kresna-1

Ini adalah penggalan kisah dari kitab Dronaparwa, utawa matine Durna, yang diawali dari kisah pengangkatan Durna sebagai panglima perang Korawa.

Lha awal cerita dikisahkan ada lowongan panglima perang untuk memimpin Kurawa dalam peperangan Bharatayudha di tanah Kurusetra. Lowongan di muat di harian Kompas, lewat website lowongan pekerjaan, siaran radio dan TV, serta di tempel di papan-papan pengumuman. Dengan berbekal keahlian taktik perang dan kesaktian, pengalaman kerja dan referensi yang cukup, akhirnya Durna melamar pekerjaan sebagai panglima perang. Dengan melewati beberapa tes, yang meliputi test wawancara, psikotest, skill test dan test kesehatan yang jujur dan murni, tidak nepotisme, koncoisme, atau nostalgiaisme, akhirnya Durna berhasil diangkat sebagai panglima perang.

Dalam beberapa kisah pada umumnya Durna diceritakan sebagai karakter yang berwatak tinggi hati, sombong, congkak, bengis, banyak bicaranya utawa nggedubus thok. Tetapi itu adalah pembunuhan karakter melaui fitnah berjamaah yang dilakukan oleh dalang dan wayang yang lain. Bahkan disalah satu kisah, Durna yang di apusi diperalat diblithuk dengan janji-janji oleh Drupada saja tidak marah dan tidak pernah sekalipun menagih janji itu, “emplok-emploken dhewe” begitu kata Durna.

Tetapi sebenarnya kecakapan, kecerdikan, kepandaian dan kesaktiannnya luar biasa serta sangat mahir dalam berperang. Hal ini terbukti berdasarkan data-data statistik selama Durna menjadi panglima perang. Bahkan (dulu) karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan, Durna dipercaya menjadi guru bagi anak-anak Pandawa dan Kurawa, lho opo ora edan, dari dua kubu yang berlawanan mempunyai guru yang sama, berarti yo sakti temenan Durna kuwi. Lha kalau sekarang Durna malah didapuk jadi panglima perangnya Kurawa, wah ya rodo repot temenan kui. Tapi yo wis ben, lha memang pakem ceritanya harus begitu….

Konon Durna mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Keris Cundamanik dan panah Sangkali yang diberikan kepada Arjuna, lha mengenai kesaktian cundamanik dan sangkali ini akan dikisahkan di wayang ndablek lain kali ya, nek di critakne nang kene dowo critane. Nek gak salah keris cundamanik tuku kontan ndik toko cedhek enggok-enggokan, lha yang panah sangkali ini kreditan.

Dikisahkan dalam perang Bharatayudha, perang crak crek crak crek sak uwen-uwen ndak rampung-rampung, wayang yang lain lama-lama kesel juga begitu juga dengan dhalangnya. Karena selama perang crak crek crak crek itu tadi posisi Durna selalu di atas angin, alias menang terus musuh pada sempoyongan bergelimpangan kena sabetan pedhang Durna dan sebaliknya musuh-musuh podho ora iso golek “sabetan” pedang, lha piye memang sakti, ini yang membuat pihak Pandhawa gregeten temenan, karena panglima perang yang sebelum-sebelumnya selalu gagal di tanah Kurusetra ini. Sebenarnya yang target utama Durna adalah membunuh Yudhistira, seperti yang diperintahkan, dadi Durna ya fokus pada targetnya ndak mikir bangsane kolusi dan permainan kotor yang lain, pokoke perang dengan cara jujur lah…

Akhirnya Sri Kresna inguk-inguk dari pojokan istana turun tangan, soale ndak berani turun yang lain karena beberapa hari kemarin sudah turun berok dan berakibat turun berat badan, yaitu dengan memerintahkan Bhima yang ada di pinggiran tanah Kurusetra, soale kalau di tengah wedi mati, jadi pilih dipinggiran saja, main bersih lah pokok-e, sabetane okeh, critone komplit, iso disambi dodolan pedang bekas dan anak panah bekas yang kececer keluar arena perang, kadangkala juga jualan es dhawet dan pulsa, gawe njagani kalo ada prajurit yang pingin telpun ke keluarganya selama di tinggal perang. Bhima ini critane yo rodok kemplu, kalau ada prajurit Pandhawa yang mati sorak-sorak dilelesi pedang-nya, begitu juga kalau ada prajurit Kurawa yang tewas juga keplok-keplok dompet dan HP-nya di kenthit, pokoke melu endi sing menang dan sedang menguntungkan, bahkan dengan senang hati mengurus dana pension dan jamsostek prajurit yang tewas.

Perintah Sri Kresna kepada Bhima lewat SMS adalah untuk “membunuh seekor gajah bernama Aswatama”, wee lha dalah itu adalah nama yang sama dengan putera Durna. Sri Kresna menjanjikan iming-iming jabatan assisten panglima perang dan sejumlah uang kepada Bhima jika berhasil membunuh gajah Aswatama. Weleh Bhima ngeleg idu… glegeg…

Akhirnya Bhima mengumpulkan beberapa prajurit, lha soale dhekne juga ndak berani dan ndak bisa membunuh seekor gajah itu sendirian. Pertemuan yang dilakukan agak jauh (ngelip) dari Kurusetra dengan alasan agar konsentrasi dan bisa piknik wisata seks disebut dengan “pasewakan climen” itu adalah untuk merekayasa bagaimana cara membunuh gajah Aswatama itu. Bagaimana isi dan kelangsungan pasewakan climen itu akan dikisahkan dalam lain bab, aku yo gak patek eruh apa yang di dubuskan dalam pasewakan climen itu.

Diceritakan Bhima dan “prajuit tukon” berhasil membunuh gajah tersebut. Sebenarnya kisahnya tidak heroistik blas, lha wong gajahnya di kandang, yo mesthi wae kalah atau sengaja ngalah. Kemudian dengan liciknya Bhima dan prajurit-prajuritnya berteriak sekeras-kerasnya bahwa Aswatama mati, bahkan di siarkan lewat radio, televisi, dan briefing pagi. Lha tentu saja dengan mengaku-ngaku bahwa yang berhasil membunuh gajah Aswatama adalah dirinya dengan mengaran kisah heroistik bahwa dirinya seorang diri bersusah payah memburu di hutan Afrika. Jadi keahlian Bhima yang lain adalah mengaku-aku pekerjaan atau hasil kerja orang lain.

Durna terkejut setengah mati dengan berita kematian nama yang sama dengan anaknya itu, karena ragu-ragu maka ia minta kepastian kepada Yudistira yang terkenal akan kejujurannya. Yudhistira ancene terkenal gak tau ngapusi,wis talah…, pokok-e wayang sak kothak yang ndak pernah bohong mulai di sungging sampai cetnya lecek ya Yudhistira ini, kecuali kepeksa, he he he, lha wong pacak-ane ae macak Kyai alim. Karena Durna dan Yudhistira dilain tempat yang jauh (lha kan mau tak critakne Durna sedang memburu Yudhistira yang sedang ndhelik) maka Durna menghubungi Yudhistira lewat YM yang kebetulan sedang Online, begini rekaman chatnya:

Durna: “Buzzz”, ‘
Yudhistira: “Buzzz juga, enek opo rek ?”
Durna: “Yok opo kabare bro, rika tak teleki nandi ae”
Yudhistira: “Ndhelik coy…, awakku lagek mriyang, nek nekat perang kro sampeyan ndhak kalah”
Durna: “Ngene bro, aku arep takon jawaben sing bener”
Yudhistira: “sing bener jawaban (a)”
Durna: “Hush…. Ojo cengengesan, soale durung kok wis dijawab sik”
Yudhistira: “sori coy lagi bersemangat”
Durna: “ Ngene bro, hal yang membuatku lemas dan tidak mau mengangkat senjata adalah apabila mendengar suatu kabar bencana dari mulut seseorang yang kuakui kejujurannya, lha saiki jawaben sing jujur Yud, opo temenan Aswatama mati”
Yudhistira: “Bener coy, Aswatama ko’it”
Melihat jawaban Yudhistira, maka Aswatama langsung lemes…
Durna: “…..”

Yudistira hanya berkata, “Aswatama mati”. Sebetulnya Yudistira tidak berbohong (tenan kui) karena dia berkata kepada Durna bahwa Aswatama mati, entah itu Aswatama gajah ataukah Aswatama putera Durna. Kesalahan Durna ini adalah meminta informasi dari pihak musuh walaupun adalah wayang yang terkenal jujur dan memang tidak bohong, hanya sekedar “memlesetkan” kenyataan, “memfitnahkan” berita dan “mengibulkan” data, dan di dukung oleh kebohongan jamaah yang dilakukan oleh wayang-wayang lain. Dalam hal ini Durna dianggap gagal berkoordinasi dengan wayang Kurawa dan tidak menyadari tipu muslihat yang dikenakan pihak Pandhawa kepadanya.

Ketika Durna sedang tertunduk lemas mendengar kabar tentang kematian “anaknya” Aswatama, kepalanya oleh Drestajumena. Aktivitas Drestajumena ini sebenarnya juga melanggar HAW (Hak Asasi Wayang) dan peraturan perang Barathayudha.

Akhirnya bahwa kecakapan, kecerdikan, kepandaian dan kesaktian Durna dikalahkan oleh kelicikan yang dilakukan secara berjamaah antara Kresna, Bhima, Yudhistira, dan Drestajumena yang berlaku tidak ksatria.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

KUNTUL JARE BANYAK

Agustus 12th, 2011 by jaka and tagged , , , , , , , , , , , ,

Judul “Kuntul Jare Banyak” diatas merupakan adalah penggalan reffrein syair dari lagunya grup musik legendaries Koes Plus yang berjudul “Tul Jaenak”. Saya hanya berniat meminjam satu baris saja, kalau semua baris wah… ndhasku iso mumet temenan, karena saya yakin penulis syair tersebut memikirkan arti dan makna yang maha luas dari syair lengkap yang telah tercipta.

Syait komplitnya seperti ini (ini wajib di tulis di blog ini, soalnya sebagian tak contek buat judul) :

TUL JAENAK
oleh: Koes Plus

Gula jawa rasane legi
kripik mlinjo dipangan asu
Arep mulyo kudu marsudi
buto ijo ojo ditunggu

Reff:
Tul jaenak
jae jatul jaeji
Kuntul jare banyak
ndoge bajul kari siji
(kembali ke Reff)

Abang-abang gendero londo
Wetan sithik kuburan mayit
Klambi abang nggo tondo moto
Wedhak pupur nggo golek dhuwit
(kembali ke Reff)

Lha… kenapa kok kuntul jare banyak, kalau di transilit dalam bahasa Indonesia “kuntul dibilang Angsa” dalam bahasa inggris: “egret called goose”, bukan “kuntul dibilang banyak (=akeh)”, lha nek ngene syaire kan malih dadi “Kuntul jare Okeh”, weleh … tambah mumet ndhasku nerangne. Sak karepmu lah, mudheng yo ben, ora mudheng sak karepmu. Wis pokoke banyak ki boso Indonesiane Angsa, ngono wae lah….

KUNTUL

kuntul-di-rawa


Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Upakelas: Neornithes
Infrakelas: Neognathae
Superordo: Neoaves
Ordo: Ciconiiformes
Famili: Ardeidae
Genus: Egretta
Spesies:
Kuntuk Kecil (Egretta Garzetta)
Kuntul Perak (Egretta intermedia),
Kuntul Besar (Egretta albus),
Kuntul Karang (Egretta sacra).

Kuntul Adalah sebutan untuk burung dari keluarga (famili) Ardeidae, genus Egretta.

Ciri-ciri Burung ini adalah:
a. berkaki panjang, berleher panjang, dan tersebar di seluruh dunia.
b. Kuntul Kecil (Egretta garzetta) berukuran yaitu 55-65 cm dan memiliki panjang bentangan sayap 88-106 cm.
c. Pada musim kawin, burung ini mempunyai dua bulus hias putih yang tipis memanjang pada tengkuknya dan lebih banyak bulu pada punggungnya yang meluas melebihi ekor. Nah bedo karo menungsa nek arep kawin malah ucul-ucul klambi.
d. Burung kuntul sewaktu terbang lehernya membentuk seperti huruf “S” dan tidak diluruskan, inilah yang membedakan antara famili Ardeidae dan famili Bangau (Ciconiidae) dan Ibis (Threskiornithidae) yang meluruskan leher dan merentangkan kaki-kakinya sewaktu terbang.
e. Habitat burung Kuntul di lahan basah, di pantai atau terumbu karang.
f. Makanan berupa ikan, Katak, dan hewan invertebrata.
g. Pada tahun 2005, ilmuwan Kanada yang bernama Dr Louis Lefebvre mengumumkan metode pengukuran IQ yang berkaitan dengan kebiasaan makan. Berdasarkan metode ini, burung Kuntul merupakan salah satu burung yang paling pintar.

kuntul-terbang-1

YANG MIRIP KUNTUL:
BURUNG CANGAK (Genus Ardea; Species: Ardea cinerea) dan
BURUNG KOWAK (Genus ; species Nycticorax Nycticorax) juga termasuk keluarga Kuntul, hanya beda Genus.

Klasifikasi burung Kuntul mengalami kesulitan karena ada perbedaan pendapat dalam pengelompokan spesies ke dalam dua genus besar: Ardea dan Egretta.
Dalam dunia perkuntulan memang sedikit agak rancau misalnya:
Dalam bahasa Melayu, burung dari keluarga Ardeidae dan Ciconiidae disebut Bangau, sedangkan di Indonesia istilah Bangau digunakan untuk burung dari keluarga Ciconiidae.

KUNTUL KERBAU (Bubulcus ibis ),yang sebenarnya famili Ibis, tetapi mempunyai nama lokal kuntul kerbau, hal ini dikarenakan hewan ini seringkali hidup bersama-sama dengan bangau dan kuntul di sawah dan kali.
Kuntul Kerbau adalah burung yang sangat dikenal oleh peternak kerbau sebagai pengawas dan pemakan parasit pada ternak seperti detak dan lalat.
Sebuah studi menemukan bahwa Kuntul Kerbau mengurangi banyaknya lalat yang mengganggu lembu dengan patukan secara langsung pada kulit kerbau.
Ciri-ciri:
a. memakan serangga: berupa belalang, lalat, lebah, capung, ikan, cacing tanah, dan serangga air.
b. yang berukuran lebih besar dan
c. tidak terlalu tergantung pada tanah yang berair,
d. Burung ini terdapat di daerah tropis, subtropics dan daerah hangat.
e. Di Indonesia burung ini bermigrasi hingga ke seluruh Indonesia.
f. Berhabitat di sawah dan padang rumput.
g. Panjang tubuh ± 50 cm, rentang sayap 88-96 cm, dan berat 270 – 512 gr.
h. Bangau putih terbang berkelompok dalam formasi.
i. Pada musim kawin, bulu kepala, leher dan dada berwarna putih bercampur jingga.
j. Iris berwarna kuning, paruh kuning dan kaki hitam.
k. Hidup dalam kelompok kecil.

BINTANG KUNTUL

bintang-kuntul

Nah kalo yang ini adalah versi ganas dari segala macam species kuntul, karena dapat membunuh jika overdosis.

BANYAK / ANGSA

angsa-di-kolam


Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Anseriformes
Famili: Anatidae
Genus: Cygnus
Spesies: Coscoroba

Angsa (Banyak) adalah burung air berukuran besar dari genus Cygnus famili Anatidae.
Bebek dan Angsa (Banyak) berleher pendek juga terdapat di famili Anatidae. Angsa (Banyak) bersama Angsa (Banyak) berleher pendek masuk ke dalam subfamili Anserinae namun Angsa (Banyak) memiliki suku sendiri, yaitu suku Cygnini.
Terdapat tujuh spesies dalam genus Cygnus.
Angsa (Banyak) adalah hewan monogami, ‘perceraian’ kadang-kadang terjadi jika proses bersarang mengalami kegagalan.
Angsa (Banyak) adalah anggota terbesar dari famili Anatidae, dan merupakan salah satu burung air terbesar yang dapat terbang.

Ciri-ciri:
a. Spesies terbesar dari Angsa (Banyak), yaitu Angsa (Banyak) Putih, Angsa (Banyak) Trompet, dan Angsa (Banyak) Whooper dapat mencapai panjang 60 inci dan berat 50 pound.
b. Bentangan sayap mereka dapat mencapai panjang tiga meter.
c. Dibandingkan dengan saudaranya, Angsa (Banyak) berleher pendek, Angsa (Banyak) berukuran lebih besar dalam ukuran dan secara proporsional memiliki kaki dan leher yang lebih besar.
d. Pada Angsa (Banyak) dewasa, mereka mempunyai tanda berupa kulit yang tidak ditutupi bulu di antara mata dan paruh.
e. Angsa (Banyak) jantan dan betina mirip, tidak menunjukkan sifat dimorfisme seksual.
f. Namun ukuran Angsa (Banyak) jantan umumnya lebih besar dan lebih berat.
g. Spesies di belahan bumi utara memiliki warna bulu yang putih bersih, namun Angsa (Banyak) di belahan bumi selatan campuran warna hitam dan putih. Angsa (Banyak) Hitam Australia (Cygnus atratus) berwarna hitam secara keseluruhan kecuali bulu yang dugunakan untuk terbang pada bagian sayapnya.
h. Angsa (Banyak) hitam muda berwarna abu-abu cerah.
i. Di Amerika Selatan, Angsa (Banyak) Berleher Hitam memiliki leher berwarna hitam sesuai namanya.
j. Kaki Angsa (Banyak) umumnya berwarna abu-abu gelap, kecuali dua spesies yang berasal dari Amerika Selatan yang memiliki kaki berwarna merah muda. Warna paruh bervariasi; spesies subartik memiliki paruh berwarna hitam dengan campuran warna kuning. Yang lainnya berwarna merah dan hitam.
k. Angsa (Banyak) umumnya terdapat di daerah beriklim sedang, jarang terdapat di daerah tropis. Lima spesies terdapat di belahan bumi utara, satu spesies ditemukan di Australia dan Selandia Baru, sisanya tersebar di Amerika Selatan. Angsa (Banyak) tidak terdapat di Asia tropis, Amerika Tengah, bagian utara Amerika Selatan, dan seluruh Afrika.
l. Angsa (Banyak) makan di daratan dan di air.
m. Mereka hampir selalu bersifat herbivora, meski sejumlah kecil hewan akuatik kecil menjadi mangsa mereka. Di perairan, makanan mereka dapatkan dengan menyaring air, dan makanan mereka terdiri dari akar-akaran, batang, dan daun tanaman akuatik dan tanaman dalam air.
n. Angsa (Banyak) membentuk ikatan monogami yang dapat berlangsung selama bertahun-tahun. Dalam beberapa kasus, ikatan ini dapat berlangsung seumur hidup.
o. Sarang mereka berada di daratan dekat perairan, dan jaraknya sekitar satu meter. Tidak seperti bebek dan Angsa (Banyak) berleher pendek, Angsa (Banyak) jantan membantu pembangunan sarang. Ukuran rata-rata telur Angsa (Banyak) adalah (tinggi x diameter) 113 x 74 mm dan berat 340 g. Inkubasi berlangsung selama 34-45 hari.

angsa-terbang

ANGSA HITAM (BANYAK IRENG)

angsa-hitam

Teori Angsa (Banyak Ireng) Hitam (Inggris: Black swan theory) merujuk pada peristiwa langka yang berdampak besar, sulit diprediksi dan di luar perkiraan biasa.
Teori ini dideskripsikan oleh Nassim Nicholas Taleb dalam bukunya The Black Swan tahun 2007.
Kriteria untuk mengidentifikasi peristiwa black swan adalah:
a. Muncul secara mengejutkan
b. Berpengaruh besar
c. Setelah muncul dijelaskan oleh peninjauan ke belakang manusia

Latar Belakang
Menurut Taleb, banyak penemuan ilmiah merupakan fenomena “Angsa (Banyak) hitam” - terjadi dengan tidak disengaja dan tidak diramalkan, contohnya adalah:
a. kemunculan internet,
b. komputer pribadi,
c. Perang Dunia I, dan
d. peristiwa 11 September 2001.

Istilah Angsa (Banyak) hitam muncul dari asumsi bahwa ’semua Angsa (Banyak) adalah putih’.
Dalam konteks ini, seekor Angsa (Banyak) hitam adalah sebuah metafora untuk sesuatu yang tidak mungkin ada.
Penemuan keberadaan Angsa (Banyak) hitam pada abad ke-18 membawa istilah tersebut menjadi sebuah konotasi untuk suatu hal yang dianggap tidak mungkin terjadi tetapi pada akhirnya menjadi kenyataan.

LHA TERUS…

jadi dari keterangan yang panjang lebar gamblang cetha wela-wela tanpa ana sing ditutup-tutupi itu tadi, sudah jelas bahwa kuntul dan banyak (angsa) itu berbeda.
Mereka hanya sama kelas yaitu Aves atau burung-burungan, maksudnya golongane burung gitu lho rek, bukan burung-burungan plastik, burung ethok-ehokan yang dibuat dari bonggol kemladheyan.
Tapi banyak yang membedakannya, lha wong bentuknya saja sudah beda, cara terbang, pola makan, bentuk kaki, besar dan warna telur, carane ngedhog dan lain sebagainya.

Maka dari itu, sebagai orang yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa (weleh ngomonge koyok pak Kyai ae…. wk wk wk) janganlah suka “mem-banyak kan kuntul” atau “meng kuntul-kan banyak” untuk mencapai suatu maksud. Sing jujur to rek, kalo kuntul ya dibilang kuntul, nek banyak yo di omong banyak. Jadi jangan memlesetkan fakta, memfitnah kenyataan, menghibur kebobrokan… beh opo meneh bahasane, bingung aku sampek-an.

Nah… apalagi kalau komplikasi, “kuntul jare banyak ireng” (=angsa hitam), lha iki soyo nemen maneh, soale bedane wis okeh nemen rek. Soale yang sering terjadi kan wedhus ireng, bukang banyak ireng, lha klo ada yang melakukan ini berarti yo penemuan baru.

Yang paling komplikasi, adalah ramuan seperti ini:
Akibat kokehan ngombe bintang kuntul, terjadilah fenomena banyak ireng, sehingga kuntul jare banyak dan banyak jare kuntul, dengan cara memelihara banyak ireng, beh beh beh… tambah mumet maneh ndhasku ngrasakne…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

ULER DONDONG JARE GRAYAK

Agustus 10th, 2011 by jaka and tagged , , , , , ,

ULER / ULAT

ulat-kedondong

Menurut Ngethupruspedia uler atau ulat adalah tahap larva dari spesies dalam ordo Lepidoptera, yang mencakup kupu-kupu dan ngengat. Tumrap tiyang jawi lebih pas nyebut uler soale ada uler kambang, tapi ndak ada ulat mangambang.
Kebanyakan adalah pemakan tumbuhan walaupun beberapa spesies merupakan pemakan serangga.
Kebanyakan uler/ ulat dianggap sebagai hama dalam pertanian.
Banyak spesies ngengat dikenal karena tahap ulatnya menyebabkan kerusakan pada buah dan produk pertanian lainnya.

Tubuh uler/ ulat terdiri dari:
1. Kepala
2. Dada
3. Perut
4. Spirakulum
5. Kait anal
6. Tungkai perut (abdominal)
7. Segmen
8. Tungkai dada (thoracis)
9. Antena

Kebanyakan uler/ ulat memiliki badan panjang dan berbentuk gilig (silinder), soale kalo segi 4 kuatir menyaingi penthol korek.
Ulat memiliki tiga pasang tungkai yang sejati pada tiga segmen dada, ditambah dengan empat pasang tungkai semu yang disebut tungkai perut pada segmen tengah perut dan sering sepasang tungkai perut pada segmen perut terakhir.
Ulat biasanya mempunyai sepuluh segmen perut.

KEDONDONG

kedondong-biji

Adalah tanaman buah yang tergolong ke dalam suku mangga-manggaan (Anacardiaceae) artine mangga-manggaan ki yo mangga beneran dudu mangga-manggaan plastic, mangga-manggaan kayu, utawa mangga mampir mas, gerombolane mangga gitu lah artinya.
Tanaman ini dikenal pula dengan nama ambarella, hog plum, hevi (Filipina), mokah (Kamboja), gway (Myanmar), makak farang (Thailand).
Buah kedondong dapat dimakan langsung dalam kondisi segar, atau sering pula diolah menjadi rujak, asinan, acar atau dijadikan selai.
Buah ini memiliki biji tunggal yang berserabut, jadi sangat berkhasiat untuk obat batuk dan tenggorokan gatal-gatal. Caranya, isi dondong yang berserabut tadi di ikat benang lalu ditelan, setelah di telan sampai kerongkongan ditarik keluar lagi. Di ulangi kira-kira 10x, jika terjadi komplikasi dapat segera menghubungi dokter.
Daun kedondong dijadikan penyedap dalam pembuatan pepes ikan.

ULAT GRAYAK

ulat-grayak

Adalah: Apabila disekitar pertanaman cabe banyak kupu-kupu beterbangan pada malam hari dengan ciri-ciri berwarna agak gelap dengan garis agak putih pada sayap depan, berarti itulah serangga dewasa dari ulat grayak.
Kupu-kupu ini akan meletakkan telur secara berkelompok di atas daun (soale nek dibawah daun kuwatir ceblok) atau tanaman dan ditutup dengan bulu-bulu.
Jumlah telurnya bisa mencapai 500 butir per betina (beh…. Edian tenan, sayangnya ndak bisa diceplok…).
Telur-telur tersebut kemudian akan menetas menjadi ulat / larva, mula-mula hidup berkelompok dan setelah dewasa kemudian menyebar.
Salah satu ciri khas yang bisa menjadi penanda dari larva / ulat grayak ini adalah terdapat bintik-bintik segitiga berwarna hitam dan bergaris-garis kekuningan pada sisinya.
Perkembangan selanjutnya larva akan berubah menjadi pupa / kepompong yang biasanya dibentuk di bawah permukaan tanah.
Daur hidup dari telur menjadi kupu-kupu berkisar antara 30 – 61 hari.
Stadium yang paling membahayakan dari hama Spodoptera litura F ini adalah saat ia berada pada stadium larva / ulat.
Membahayakan karena ulat grayak ini sangat rakus dan menyerang bukan hanya tanaman cabe saja, ulat grayak termasuk ulat polifag yang makan segala macam, pokoke nggragas nemen, lha wong kancane dhewe nek perlu dipangan.
Biasanya menyerang pada malam hari, tingkat serangan parah dan tingkat lanjut bisa menyebabkan seluruh pertanaman dalam satu hamparan bisa habis dalam waktu satu malam saja.

LHA OPO REK BEDANE ULER KEDONDONG DENGAN ULER GRAYAK TADI…?
Pertama uler kedondong ukurane besar, makanya di suatu daerah disebut uler asu, merga gedhene sak asu-asu. Sedangkan uler grayak ukurane cuilik-cilik, saking ciliknya bisa masuk ke batang padi.
Kedua uler kedondong biasanya fanatik hidup di pohon kedondong, lha misalnya dia sengaja hijrah ke pohon mangga, maka namanya ostomastis berubah jadi uler mangga, piye rek…. Setuju pora?. Lha sedangkan uler grayak urip nandi ae gelem, mangan sembarang kalir, pokoke wareg.
Ketiga, uler kedondong ora marahi gatel, wis talah nek ora percoyo, cekelen, ndak ada ceritanya orang kerog-ken karena terkena uler dondong, sedangkan uler grayak guatele ndak karu-karuwan, nek gak percaya entuk dijajal.
Keempat, uler dondong kalo sudah jadi kepompong (lha iki ceritane malih dadi kepompong) bentuknya bagus, kuning mengkilat keemasan, sedangkan uler grayak kepompone elek.
Kelima, nek wis dadi kupu-kupu, uler kedondong kupune apik, warna-warni, sedangkan uler grayak klo sudah jadi kupu-kupu, cilik, kuning, elek, berdebu… marahi gatel & watuk.

Jadi nek “uler dondong ngaku-ngaku uler grayak” atau uler dondong di nilai seakan-akan uler grayak dan atau sebaliknya ya ndak bisa, lha wong ukurannya saja beda jauh….. yang satu ukurane sak asu satunya se lidi, ndak nyucuk rek. Disembunyi-sembuyiin juga ndak bisa, soale iso marahi kerog-ken gatel kabeh. Hua haha… barang besar kok di akokne cilik, oowww… tidak bisa!, apa dikira orang lain pada picek & siwer ndak bisa melihat kenyataan begitu.
Tapi saat ini dengan mengesampingkan rasa malu tadi, orang dengan mudah men uler dondongkan grayak atau menggrayakkan uler dondong, yaitu mengecilkan masalah besar dan membesar-besarkan masalah kecil, tentunya dengan maksud-maksud dan tujuan tertentu dan pada umumnya demi kepentingan diri sendiri atau kaumnya. Lha ngono lho rek maksudku.
Kesalahan kecil orang yang ndak disukai bisa dijadikan uler dondong, sedangkan keberhasilan uler grayak yang sedang disukai bisa sebesar asu.
Untuk itu sebagai orang beriman sebaiknya jauhkanlah dari sikap menguler dondongkan grayak atua menggrayakkan uler dondong.

KEPOMPONG

kepompong-jadi-kupu

Lain lagi dengan cerita about kepompong. Dalam Ndobospedia disebutkan bahwa: Kepompong atau pupa (bahasa Latin pupa, ‘boneka’) adalah salah satu stadium kehidupan serangga yang mengalami metamorfosis.
Fase ini hanya didapati pada serangga yang mengalami metamorfosis lengkap, yaitu yang meliputi empat tahap; embrio, larva, pupa, dan dewasa.
Pada stadium ini struktur tubuh dewasa serangga mulai terbentuk dan struktur tubuh larva lenyap.
Kepompong umumnya inaktif dan tidak dapat bergerak (sesil).
Kepompong umumnya terbungkus dalam lapisan pelindung seperti kokon (misalnya kepompong ulat sutra), sarang (misalnya lebah), atau cangkang dan sering kali menggunakan kamuflase untuk mengecoh predator.
Kepompong berbagai jenis serangga memiliki nama yang dapat berbeda-beda, misalnya disebut “krisalis” untuk Lepidoptera.

Jadi fungsi kepompong adalah merubah ulat menjadi kupu-kupu, lho iki ada lagunya lho rek, begini:

Persahabatan bagai kepompong merubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong Maklumi teman hadapi perbedaan

Lha ini ceritanya kok malih mblakrak ke persahabatan, wis bene lah kadung, dibablasne pisan, dianggep saja satu set dengan kisahnya “uler dondong yang ngaku-ngaku uler grayak” tadi itu

PERSAHABATAN
Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah.
Perjalanan hidup dua sahabat tidak harus kebaikan-kebaikan saja yang terjadi, tetapi peristiwa buruk, ketidak cocokan, perselisihan kerapkali terjadi, dan oleh karenanya dua sahabat bisa saling tahu dan memahami sahabatnya dikarenakan perbedaan dan ketidakcocokan itu tadi dan ini prosesnya sangat lama dan kedua sahabat tidak pernah menyadari peristiwa ini sampai di akhirnya.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya.
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya.
Wis terang tho…, prosesnya tidak suddenly, mak bedunduk, ujug-ujug… tapi pakai proses, mbuh kui konco sma, konco kuliah, konco dulinan mercon, atau teman main futsal… , sewaktu-waktu ada maunya ya bisa saling kangen-kangenan, bernostalgila, lali sembarange.

Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya.
Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan
apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah.
Jadi nek jenenge sahabat ki yo blak-blak an omonge, nek wis kumpul berdua, kangen-kangenan, nggedubus ngalor ngidul iso lali sembarang kalir.

Ilustrasine kiro-kiro seperti gambar dibawah ini:

persahabatan

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.
Lha makane kui, sahabat itu bisa mengalahkan segala-galanya, mengalahkan teman, kolega, anak buah, pekerjaan, wis pokok-e sembarang kalir lah… kabuewehhh mau bisa dikalahkan oleh persahabatan.
Soale “ngasah pedang” nya suwe ben jadi tajam itu tadi, lha nek wis tajam terus pedang persahabatan mau, bisa dipakai untuk nyabet kesana kemari ndak karuwan, jadi pembunuh dadakan lah cekak cukupnya.
Makna membunuh tadi bukan berarti membunuh secara fisik, lho rek, bisa membunuh kesempatan, membunuh karir, membunuh karakter, membunuh opo maneh yo… wis sementara cukup kui sik lah.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.

Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Lha iki mengenai membunuh yang diatas itu tadi juga perlu diterangkan, kira kira seperti dibawah ini, salah satu contohnya adalah membunuh karakter.

MEMBUNUH KARAKTER
Nah ben dikira rodok alim, ethok-ethoknya pakai pendekatan Alkitab, ngene critane:
Ayat bacaan: Matius 5:22
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.”

Ini terus terang bukan tulisan saya, tapi copy paste lupa dari mana, tak ingat-ingat dan lihat catatan ndak ketemu, tapi yow is ben lah co pas dengan tujuwan baik semoga walaupun di ukum, ukumane ora pati abot nemen.
Ngene rek jarene:

Kita bisa sekolah setinggi mungkin, tetapi seringkali faktor penyebab berhasil tidaknya kita sebagai seseorang akan sangat tergantung dari keluarga.
Ada beberapa teman saya yang sulit menemukan kepercayaan dirinya karena sering direndahkan, diejek dan dihina oleh saudara-saudara kandungnya sendiri semasa kecil.
Ada kalanya orang tua pun mengeluarkan kata-kata yang tidak membangun sehingga si anak tumbuh menjadi pribadi yang tertutup dengan kepercayaan diri sangat minim.
Akibatnya mereka sulit untuk tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan berani ketika dewasa.
Suasana di dalam keluarga sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan mental seseorang.
Dan saya pun melihat langsung hasilnya melalui beberapa teman saya yang pernah mengalami hinaan atau direndahkan selama masa bertumbuh mereka. Mereka bersekolah tinggi, bahkan ada yang menimba ilmu di luar negeri, tetapi secara mental mereka lemah.
Mereka tidak percaya diri, cenderung menutup diri dan sangat sulit maju.

Seringkali kita tidak menyadari dampak yang bisa timbul akibat umpatan atau perkataan kasar terhadap seseorang.
Mungkin kita mengumpat hanya karena kekesalan sesaat saja, tetapi hal itu bisa berdampak kepada pembunuhan karakter mereka.

Dan Yesus sudah mengingatkan hal ini dengan keras.
Keras? Ya, bahkan sangat keras.
Yesus bahkan merasa perlu untuk mengambil “Perintah Allah ke 6″ dari kitab Taurat yaitu jangan membunuh.
“Kamu telah mendengar yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan membunuh; siapa yang membunuh harus dihukum.” (Matius 5:21).
Kita mungkin akan heran dan berkata, “Siapa memangnya yang saya bunuh? Saya tidak pernah membunuh siapa-siapa.”
Mungkin kita tidak membunuh orang secara fisik, tapi kita tidak sadar bahwa dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada saudara kita sendiri, itu sama artinya dengan melakukan pembunuhan, sebuah pembunuhan karakter, pembunuhan identitas diri yang akan berdampak besar pada masa depan mereka.

Ayat di atas dilanjutkan Yesus dengan mengajarkan aplikasi ayat tersebut secara lebih luas.
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang marah terhadap saudaranya harus dihukum; siapa yang berkata kepada saudaranya: Kafir! harus dihadapkan ke Mahkamah Agama dan siapa yang berkata: Jahil! harus diserahkan ke dalam neraka yang menyala-nyala.” (ay 22).
Kata “Jahil” dalam versi BIS dikatakan sebagai “Tolol”, atau dalam bahasa Inggrisnya disebutkan sebagai “Fool, empty-headed idiot.” Artinya, dengan mengumpat kata tolol, idiot, bodoh dan sebagainya, itu pun akan diganjar kematian ke dalam neraka yang menyala-nyala. Keras bukan?

Pembunuhan ternyata bukan saja bisa terjadi secara fisik, menghilangkan nyawa seseorang dengan menggunakan senjata, mencekik, racun dan sebagainya, tetapi bisa pula kita lakukan atas karakter seseorang.
Dan itu sama artinya dengan membunuh, dan ganjarannya pun sama.
Coba bayangkan, bukankah sama dengan membunuh ketika kita membuat orang menjadi sulit bertumbuh, sulit maju dan sulit berhasil akibat perkataan kita yang meruntuhkan mental mereka? Itu bisa berdampak besar bagi masa depan mereka, dan tidak jarang hal itu akan menghantui mereka seumur hidup.
Secara fisik mereka hidup, tetapi karakter mereka sesungguhnya sudah mati sejak dulu. Karakter mereka bisa hancur lebur akibat hinaan kita atau kata-kata mengutuk yang kita keluarkan.
Itu sama saja dengan terbunuh.
Disamping itu, kita harus ingat pula bahwa manusia, siapapun itu, termasuk anda dan saya, termasuk si pengumpat dan yang diumpat, sama-sama diciptakan secara istimewa mengambil gambar dan rupa Tuhan sendiri. (Kejadian 1:26), bahkan kita dianggap “berharga dan mulia” di mata Tuhan. (Yesaya 43:4).
Jika demikian, ketika kita mengumpat seseorang sebagai orang “tolol”, “idiot”, “bodoh”, dan sebagainya, itu sama saja dengan menghina Tuhan.
Tidaklah mengherankan apabila ganjaran terhadap perilaku seperti ini akan sama kerasnya dengan melakukan pembunuhan secara fisik.

Amsal Salomo sudah mengingatkan pentingnya untuk menjaga mulut. “Siapa menjaga mulutnya, memelihara nyawanya, siapa yang lebar bibir, akan ditimpa kebinasaan.” (Amsal 13:3).
Kita bisa melihat pula peringatan dalam kitab 1 Samuel: “Janganlah kamu selalu berkata sombong, janganlah caci maki keluar dari mulutmu.
Karena TUHAN itu Allah yang mahatahu, dan oleh Dia perbuatan-perbuatan diuji.” (1 Samuel 2:3).
Dari bibir, lidah dan mulut yang sama bisa keluar berkat dan kutuk apabila tidak kita jaga dengan baik.
Jangan sampai itu kita lakukan. Yakobus mengingatkan “Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah, dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk.
Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.” (Yakobus 3:9-10). Manusia diciptakan menurut rupa Allah, dan ketika kita mengutuk sesama manusia, itu artinya kita sedang melakukan penghinaan besar kepada Allah.
Dan itu akan berakibat fatal. Ganjaran hukumannya jelas, neraka yang menyala-nyala seperti yang dikatakan Yesus.

Mulut seharusnya kita jaga dengan baik dan dipergunakan untuk membangun bukan sebaliknya untuk menghancurkan orang lain.
“Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.” (Efesus 4:29).
Apakah anda termasuk orang yang terbiasa mengatai orang lain dengan kata-kata tolol, bodoh, dan sebagainya? Jika ya, berhentilah sekarang juga.
Mungkin perkataan itu tidak berarti apa-apa bagi kita, mungkin itu hanya ungkapan kekesalan sesaat saja, tetapi sadarilah bahwa bagi orang yang terkena hal itu bisa berdampak sangat berat.
Di mata Tuhan itu sama saja dengan membunuh.
Oleh karena itu, marilah kita jaga mulut kita dan memakainya hanya untuk membangun orang lain.
Mari belajar untuk memuliakan Tuhan dengan bibir kita.

Beh… beh… beh… iki mau piye tho rek critane kok mbluakrak ndak karu-karuwan seperti pak yai ndubus tanpa konsep, wis pokoke ya begitulah ceritanya efek kisah “uler kedondong jare uler grayak” juga mblakrak nabrak-nabrak ndak karuwan, hua ha haaa… tambah mumet ndasku.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Selamat Berpuasa

Agustus 4th, 2011 by jaka and tagged

selamat-berpuasa
Indonesian: Selamat Berpuasa
Jowo: Sugeng Siyam
Afrikaans: Happy Vas
Albanian: agjërimi Happy
Arabic: Sa’id Shiyam (سعيد صيام)
Armenian: Shnorhavor tsomapahut’yan
Azerbaijani: Happy oruc
Basque: Happy barau
Belarusian: Scaslivy pasta
Bulgarian: Chestit gladno
Catalan: Feliç dejuni
Chinese: Kuaile jin shi
Croatian: sretan posta
Czech: Happy pust
Danish: Happy fastende
Dutch: Happy vasten
English: Happy Fasting
Estonian: palju tüja kõhu
Eskim: The lat mba dhog
Filipino: Happy pag-aayuno
Finnish: Happy paasto
French: Heureux le jeûne
Galician: Feliz xaxún
German: Glückliche Fasten
Georgian: bednieri samarkhoa
Greek: Happy niste�*a
Haitian Creole: Kontan jeun
Hindi: Haippi upavasa
Hungarian: Boldog éhomi
Icelandic: Til hamingju með fasta
Irish: troscadh Happy
Italian: Felice digiuno
Japanese: Happi danjiki
Korean: haepi geumsig
Latvian: Happy badosanas
Lithuanian: Happy nevalgius
Macedonian: sreken post
Malay: Selamat Berpuasa
Maltese: Happy Sawm
Norwegian: Happy Fastende
Polish: Happy czczo
Portuguese: Feliz jejum
Romanian: Fericit post
Russian: schastlivyi posta
Serbian: srecan post
Slovak: Happy pôst
Slovenian: Happy tesce
Spanish: Feliz ayuno
Swahili: Happy kufunga
Swedish: Glad fasta
Thai: Fasting Happy
Turkish: mutlu açlik
Ukrainian: shchaslyvyy posta
Vietnamese: Happy an chay
Welsh: Happy ymprydio
31 Juli · Suka ·

Budi Wiyono, Mohamad Suroso dan 2 orang lainnya menyukai ini.

Veriko DimasSableng SintoGendheng: Pagi yg cerah ki..
31 Juli jam 7:22 · Suka

Agus Susetyo: boso osing’e opo ..?
31 Juli jam 7:50 · Suka

Jeng Penny: †ђąηk ўσυ Mr Ki Jaka Gendeng
31 Juli jam 9:38 · Suka

Nuning Inonk: ♥♏ªτůя:);)ΠůώůΠ♥(y)™ om
31 Juli jam 9:40 · Suka

Budi Kasan Besari:  Iki opo kang
31 Juli jam 9:45 · Suka

Mas Win: Swun ngger….mugi” saged anglampahi kanthi ikhlas….
31 Juli jam 10:55 · Suka

Indie Indie’s:  sama2 Ki.mohon maaf lahir batin.
31 Juli jam 11:19 · Suka

Endang Puji Wahyuni:  Apapun bhsnya yg pntg kt saling memaafkn sblm dtgnya bl suci yg penuh barokah dan ampunan ini. Slmt b’puasa jg. Trims
31 Juli jam 13:56 · Suka

Sentot Efendi: Sing durung onok boso Meduro,takon ae nang Ainun.
31 Juli jam 19:48 · Suka

Endang Puji Wahyuni:  Aku yo iso meduroan, “slmat ajelenagi ibede passah” kiro kiro ngono
31 Juli jam 20:16 · Suka

Sentot Efendi: Enggih bu bidan,leres neka.
31 Juli jam 20:20 · Suka

Lily Fatmawati:  Sama2 Ki,slmt menunaikan ibadah puasa,mhn maaf lahir dan batin…
31 Juli jam 20:55 · Suka

Sulih Budi Santoso: Terima kasih……..mohon maaf lahir Dan bathin. Semoga di bulan suci ini kita mendapat Barokah Dan ampunan Dari yang maha Esa. Amin 3X
31 Juli jam 21:03 · Suka

Slamet Ismulyanto:  Doain ya Ki, slamet berhasil memperpendek jarak dg Allah lewat serangkaian amalan yg disukai-Nya di bulan ini.
31 Juli jam 23:44 · Suka

Ki Jaka Gendheng: ‎@All: sami2
Senin pukul 7:58 · Suka

Sulih Budi Santoso: Aku sing seneng bahasa Eskim = the lat mba dhog…..!!!!
Senin pukul 8:15 · Suka

Ki Jaka Gendheng:  brarti diantarateman2, wakmu thok sing teliti, nilainya 100 buat wong Amrik van Krajan, hehehe…
Senin pukul 13:15 · Suka

Endang Puji Wahyuni: aku yo eruh..saking ga komen…pancen ahli ngarang/ngawur/asbun/dll, he he he
Senin pukul 13:37 · Suka

Solihin Oi: Berarti wong eskim podo karo wong sundo… The lat mba dhog = telat mbadog hehehe…
Senin pukul 13:52 · Suka

Ki Jaka Gendheng: ‎@Endang: gak entuk ngarang Ndang, ngko didukani pak Umam, di cethol bu Sutiyani lho…
Senin pukul 19:21 · Suka

Ki Jaka Gendheng: ‎@S Oi: Kacek thithik…
Senin pukul 19:22 · Suka

Yayuk Banar Sri Pangayom: Joko ,, temen kt kebanyakan di Indonesia jd shrsnya pake bhs yg ada di indo. bhs madura , bali, lombok , dsb. ok. dech joko Met puasa ya .. salam tuk keluarga..
Senin pukul 20:17 · Suka

Ki Jaka Gendheng: baik bu guru… (rek ada bu guru ndak boleh cengingisan!)
Senin pukul 23:24 · Suka

Naims Naim: Bu guru ibu sing kudu ditiru
Selasa pukul 2:15 · Suka

Yoni Kdc: Dudu ibu sing lagi turu lho……
Selasa pukul 6:39 · Suka

Lucyfer Widodo:  SELAMAT BERPUASA SEMOGA LEKAS SEMBUH.
Selasa pukul 12:08 · Suka

Veriko DimasSableng: SintoGendheng Biyuh,biyuh..ramene..ngant​ek seng dw omah ra ketok
Selasa pukul 14:10 · Suka

Kuswolo Darmo: weh ……mengejutkan….
Kemarin jam 13:10 · Suka

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

SNOW WASH

Juli 25th, 2011 by jaka

snow-wash

Kalo cara nyucinya seperti ini, bisa nyuci 2 kali seminggu, hua ha ha ha…,

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Cindelaras dan Cinderella

Mei 13th, 2011 by jaka

Kerajaan Jenggala dipimpin oleh seorang raja yang bernama Raden Ponidi. Ia didampingi oleh seorang permaisuri yang baik hati dan seorang selir yang memiliki sifat iri dan dengki. Agar ndak bingung sebut saja sang permaisuri bernama Poniyem dan selirnya bernama Ponijah. Raden Ponidi dan kedua istrinya tadi hidup di dalam istana yang sangat megah, disebelah depan dibangun kios kecil, karena untuk mengisi waktu senggangnya sang permasuri berjualan pulsa hp, air mineral dan gas elpiji.

Hingga suatu hari selir Ponijah merencanakan sesuatu yang buruk pada permaisuri Poniyem. Hal tersebut dilakukan karena selir Raden Ponidi ingin memiliki kios pulsa hp, air mineral dan gas elpiji yang dikelola permaisuri Poniyem. Karena selama ini selir Ponikem diberi tugas jualan nasi pecel keliling kampung, capek harus menggendong rinjing tiap hari.

Selir Ponijah lalu berkomplot dengan seorang tabib istana bernama Ngabidin untuk melaksanakan rencana tersebut. Selir Ponijah berpura-pura sakit boyok, lha piye kliling kampung nggendhong nasi pecel. Tabib Ngabidin lalu segera dipanggil sang Raja. Setelah memeriksa selir Ponijah, sang tabib mengatakan bahwa ada seseorang yang telah menaruh racun dalam minuman selir Ponijah. “Orang itu tak lain adalah permaisuri Poniyem,” kata tabib Ngabidin. Baginda menjadi murka mendengar penjelasan tabib Ngabidin. Ia segera memerintahkan patih Bejo untuk membuang permaisuri Poniyem ke hutan Dohlorkidul dan membunuhnya.

Patih Bejo segera membawa permaisuri Poniyem yang sedang hamil itu ke pinggiran hutan Dohlorkidul sebut saja dusun Durenbelah dan dibuatkan sebuah gubug. Patih Bejo yang bijaksana itu tidak membunuh permaisuri Poniyem. Rupanya patih Bejo sudah mengetahui niat jahat selir Poniyem. “Tuan putri tidak perlu khawatir, hamba akan melaporkan kepada Baginda bahwa tuan putri sudah hamba bunuh,” kata patih. Untuk mengelabui raja, sang patih melumuri pedangnya dengan darah tikus yang ditangkapnya, menurut cerita aslinya sih darah kelinci tetapi di dusun Durenbelah ndak ada kelinci. Raja merasa puas ketika patih Bejo melapor liwat SMS kalau ia sudah membunuh permaisuri Poniyem. Soalnya Bejo ndak bisa langsung balik ke istana, mau mampir dulu ke rumah orangtuanya di dusun Timunwungkuk.

Setelah beberapa bulan tinggal di dusun Durenbelah, Poniyem melahirkan seorang anak laki-laki. Anak itu diberinya nama Cindelaras. Cindelaras tumbuh menjadi seorang anak yang cerdas dan tampan. Sejak kecil ia sudah berteman dengan binatang penghuni dusun. Suatu hari, ketika sedang asyik bermain, seekor rajawali menjatuhkan sebutir telur ayam. Cindelaras kemudian mengambil telur itu dan bermaksud menetaskannya. Setelah 3 minggu, telur itu menetas menjadi seekor anak ayam yang sangat lucu. Cindelaras memelihara anak ayamnya dengan rajin. Kian hari anak ayam itu tumbuh menjadi seekor ayam jantan yang gagah dan kuat. Tetapi ada satu yang aneh dari ayam tersebut. Bunyi kokok ayam itu berbeda dengan ayam lainnya, karena Cindelaras sudah mengisi ringtone dengan mengetik ”*555*Durenbelah” sehingga suara kokoknya ya reffrain lagu belah duren.
cindelaras

Salah satu tetangga dekat Poniyem di dusun Durenbelah, adalah seorang mbokdhe-mbokdhe bernama Ponikem, ia mempunyai dua orang anak kandung bernama Poniah dan Poniti, dan anak tiri bernama Cindelella. Konon ayah Cinderella, pak Poniran adalah seorang pedagang burung di dusun Durenbelah, sedangkan dulunya Ponikem adalah seorang pembantu di rumah itu. Ibu Cinderella yang bernama Ponisah meninggal dunia diracun oleh Ponikem, karena Ponikem ingin menjadi isteri dari pedagang kaya yang burungnya besar-besar. Kalo ndak salah pas itu Ponisah minum Ponikem-Bayer dicampur dengan obat serangga.

Jadi kisah Poniyem-Ponijah ini mirip dengan kisahnya Ponisah-Ponikem.

Nah… pak pedagang ini sering keluar masuk dusun menjajakan burungnya. Ketika Poniran ada di rumah, perlakuan Ponikem terhadap Cinderella sangat baik sama dengan perlakuannya terhadap Poniah dan Poniti, akan tetapi saat Poniran pergi setiap hari ia disiksa, dengan cara disuruh membersihkan dan mengurus rumah mulai dari mencuci piring, mengepel lantai, memasak, mbelah kayu bakar, nyabuti rumput, mbenerin genting bocor dan melayani mereka. Pokoknya Cinderella diperlakukan seperti pembantu di rumahnya sendiri oleh ibu tiri dan saudara tirinya. Walaupun begitu Cinderella tetap percaya bahwa suatu hari ia akan hidup bahagia.

Sementara Cindelaras sangat takjub mendengar kokok ayamnya itu dan segera memperlihatkan pada ibunya. Lalu Poniyem menceritakan asal usul mengapa mereka sampai berada di dusun Durenbelah itu. Mendengar cerita Poniyem, Cindelaras bertekad untuk ke istana dan membeberkan kejahatan Ponijah. Setelah di ijinkan ibundanya, Cindelaras pergi ke istana ditemani oleh ayam jantannya. Rencananya naik Busway dari Pulogadung menuju Harmoni, dan dilanjutkan dengan jalan kaki.

Ndak tau gimana ceritanya Cindelaras sudah menghadap Raden Ponidi, “Hamba menghadap paduka,” kata Cindelaras dengan santun.
“Anak ini tampan dan cerdas, sepertinya ia bukan keturunan rakyat jelata,” pikir baginda.

Omong-omong ngobrol ngalor ngidul terus nyambung, ternyata bapak dan anak ini sama-sama seneng adu jago, akhirnya ayam Cindelaras diadu dengan ayam Raden Ponidi dengan satu syarat, jika ayam Cindelaras kalah maka ia bersedia kepalanya dipancung, tetapi jika ayam Cindelaras menang maka akan dapat pulsa 25ribu dari Raden Ponidi.

Crek crok crek crok, dua ekor ayam itu bertarung dengan gagah berani. Tetapi dalam waktu singkat (kalao lama-lama bosen), ayam Cindelaras berhasil menaklukkan ayam sang Raja. Para penonton bersorak sorai mengelu-elukan Cindelaras dan ayamnya.

“Baiklah aku mengaku kalah. Aku akan menepati janjiku. Tapi, siapakah kau sebenarnya, anak muda?”, tanya Baginda Raden Ponidi. Cindelaras segera menceritakan apa yang terjadi. Bersamaan dengan itu, sang patih … sopo mau jenenge, eh Bejo dhing, segera menghadap dan menceritakan semua peristiwa yang sebenarnya telah terjadi pada permaisuri Poniyem. Raden Ponidi segera memeluk anaknya dan meminta maaf atas kesalahannya Setelah itu, Raden Ponidi dan hulubalang segera menjemput permaisuri ke hutan. Akhirnya Raden Ponidi, permaisuri dan Cindelaras dapat berkumpul kembali. Dan Cindelaras diangkat sebagai Ponidi Mahkota Pangeran Cindelaras.

Ketika Pangeran Cindelatas sudah dewasa, ia ingin mencari permaisuri maka diadakanlah sebuah pesta dansa besar di istana, di undanglah semua gadis di seluruh pelosok termasuk Cinderella Poniah dan Poniti yang tinggal di dusun Durenbelah. Konon undangan ini disebar secara terbuka, baik pake woro-woro yang bawa kentongan dan dibaca di setiap perempatan, spanduk, baliho, siaran radio dan televisi, serta koran nasional.

Akan tetapi (ini bahasa indonesia) Cinderella tidak diijinkan untuk ikut oleh Ponikem, yang boleh ikut cumak Poniah dan Poniti. Tetapi, Ibu Peri Poniri datang (mbuh dari mana gak eruh) dan menolongnya. Cinderella pun disulap menjadi seorang putri cantik jelita mengenakan gaun yang indah dengan sepatu kaca dengan mengendarai toyota Yaris Sportivo warna putih mutiara.
cinderella-kereta

Di istana, sang pangeran Cindelaras jatuh cinta pada Cinderella, lalu mengajaknya berdansa. Cinderella jadi lupa, bahwa ia tak boleh pulang lebih dari jam 12, karena pada jam itu semua sihir Ibu Peri Poniri berakhir. Denting lonceng pukul 12 terdengar, dan Cinderella bergegas berlari. Tak terasa, sebelah sepatu kacanya terlepas dan tercecer di tangga istana.

Sang pangeran Cindelaras memungutnya, dan mengumumkan barangsiapa (bukan barangnya siapa) kakinya pas dengan sepatu itu, siapapun dia, akan dia jadikan isteri. Nah hulubalang Bejo kebagian tugas lagi keliling negara, keluar masuk kampung untuk mencoba kaki semua gadis yang ada di negeri itu, termasuk ke dusun Durenbelah. Namun , sepatu itu tidak pas di kaki siapapun yang mencobanya, termasuk 2 kakak tiri Cinderella Poniah dan Poniti.

Walaupun dilarang oleh Ponisah, tetapi dengan berbagai cara akhirnya Cinderella lalu ikut mencoba, dan kakinya pas. Lha memang ceritanya dibuat akan seperti ini. Cinderella akhirnya menikah dengan Pangeran Cindelaras dan hidup bahagia selamanya. Setelah Raden Ponidi meninggal dunia, Cindelaras menggantikan kedudukan ayahnya. Ia memerintah negerinya dengan adil dan bijaksana. Ha ha ha ha…. Cuthel wis.

cinderella-cindellaras

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Kisah Koki Kena Fitnah

April 13th, 2011 by jaka

chef1
Seorang Koki di warung ditugaskan untuk memasak suatu jenis masakan.
Ia membuat resep,
garam 1 sendok,
merica ½ sendok,
bawang putih 2 biji,
bawang merah 3 biji,
cabe 3 biji
dan beberapa macam bumbu yang lain.

Kita pahami bahwa, sang Koki menggunakan garam 1 sendok bukan berarti Koki itu hanya mempunyai simpanan 1 sendok garam saja, tetapi takaran yang pas adalah seperti itu. Begitu juga dengan bahan-bahan lain, sang Koki menggunakan sesuai dengan takaran yang pas. Bukan berdasarkan persediaan yang ada.

Pemilik warung mempunyai target keuntungan yang banyak. Aspek yang menunjang keuntungan banyak adalah jumlah pengunjung yang banyak dan sedikit makanan yang terbuang karena tidak laku (menjadi sampah).

Resep sang Koki cukup enak, dengan indikasi pencapaian bahwa:
1. pengunjung warung banyak
2. pembuangan sisa makanan yang tidak laku menurun

Pemilik warung mendengar keluhan beberapa konsumen, yang mengatakan bahwa masakannya kurang asin, terlalu pedas, aroma bawang putihnya kurang, dan lain sebagainya.
Sebenarnya sah-sah saja konsumen mengeluhkan hal itu kepada pemilik warung, karena selera pembeli berbeda-beda. Maka dari itu di setiap meja, Koki menyediakan garam meja, merica bubuk, bawang goreng, sambal, kecap dan saos apabila pembeli ingin menambahkan kekurangan tersebut.

Rupa-rupanya pemilik warung menanggapi keluhan konsumen dengan tanpa menganalisa secara menyeluruh, ia mengganti Koki dengan Koki Yang Baru.

Kepada Koki Yang Baru, pemilik warung memberitahukan semua keluhan pelanggan bahwa masakan Koki Yang Lama: kurang asin, jadi harus ditambah garam; terlalu pedas, jadi cabe harus di kurangi; aroma bawang putih kurang, jadi harus ditambahkan, dan lain sebagainya.

Koki Yang Baru mengikuti resep Koki Yang Lama dengan menambahkan semua permintaan konsumen yang disampaikan oleh pemilik warung.

Hasilnya rasa masakan menjadi kurang pas, dengan indikasi pencapaian bahwa:
1. pengunjung warung sedikit
2. makanan banyak tersisa dan harus di buang

Boso Inggris:
A Chef at the stall assigned to cook a type of cuisine.
He made the recipe,
1 teaspoon salt,
½ teaspoon pepper,
garlic 2 seed,
red onion 3 seeds,
three bean chili
and some other kinds of spices.

We understand that, the chef uses salt 1 teaspoon Chef does not mean it has only 1 tablespoon of salt deposits, but the right dose is like that. Likewise with the other ingredients, the chef uses in accordance with an appropriate dose. Not based on existing inventory.

Shop owners have a lot of profit target. Aspects that support the many benefits is the number of visitors that much and little food is wasted because it did not sell (the garbage).

Recipe of the Chefs quite tasty, with an indication of achievement that:
1. visitors many stalls
2. disposal of the unsold leftovers decline

Shop owner heard the complaints some consumers, who say that cooking is less salty, too spicy, white onion flavor less, and so forth.
Actually legitimate customers complain about it to the owner of the shop, because the buyer tastes vary. Thus at every table, Chef provides table salt, pepper powder, fried onions, chili sauce, ketchup and sauces if the buyer wants to add the shortage.

Apparently responding to consumer complaints proprietor without analyzing the whole, he replaced Chef with New Chef.

To the New Chef, Shop owners notify all customer complaints that the dishes Old Chef : less salty, so it should be added salt; too spicy, so the chili should be cut; aroma of garlic is less, so it should be added, and so forth.

Just follow the recipe Old Chef by adding all the requests submitted by consumers who Shop Owner.

The result is a sense of cuisine to be less fit, with an indication of achievement that:
1. visitor stalls slightly
2. much food left over and must be in the waste

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Critone Montir Tuwo

April 13th, 2011 by jaka

kapal-guedhi
A giant ship engine failed ==>  mungkin bengsine entek
The ship’s owners tried one expert after another ==>  iki jeneng trial and error, tapi kokehan errore
But none of them could figure but how to fix the engine ==>  lha jelas lha wong goblok kabeh
Then they brought in an old man who had been fixing ships since he was a young ==>  indikasine wis tuwo kudune rambune mabluk mripate lamur & tekenan
He carried a large bag of tools with him, and when he arrived, he immediately went to look ==> titenono yo rek , nek nggowo karung jenenge pemulung

old-mechanic
He inspected the engine very carefully, top to bottom ==>  munggah medhun
Two of the ship’s owners were there, watching this man, hoping he would know what to do ==>  ngene iki nek modhele wong ora percoyo
After looking things over, the old man reached into his bag and pulled out a small hammer ==>  soale nek palu sing gedhi ora kuwat
He gently tapped something ==>  rencanane arep malu sing duwe kapal
Instantly, the engine lurched into life ==>  langsung mak greng…
He carefully put his hammer away ==> wedi ilang, soale wis tuwo, pikun, kudu ngati-ati
The engine was fixed ==>  greng… greng …

A week later, the owners received a bill from the old man for 10.000 dollars.
“What?”, the owners exclaimed ==>  uedan temenan… larange rek
“He hardly did anything”  ==>  ngene iki nek bahasane wong goblok
So they wrote the old man a note saying, “please send us an itemized bill” ==> di perinci, bek ketok melite

The man sen a bill that read
Tapping with a hammer 2 dollars
Knowing where to tap 9.998 dollars  ==>  we kek kek kek kek…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Sekar Dhandhang Gula

April 8th, 2011 by jaka and tagged

Sekar Dhandhang Gula
(Sunan Kalijaga)

Ana kidung rumekso ing wengi
Teguh ayu luputa ing lara
Luputa bilahi kabeh
Jim setan datan purun
Paneluhan tan ana wani
Miwah penggawe ala
Gunane wong luput
Geni tinemahan tirto
Maling adoh datan ana ngarah ing mami
Guna duduk pan sirno

Java:
Wonten puji ingkang kanggenipun manawi ing wanci dalu.
Inggih punika: mugi-mugi pinaringan teguh, rahayu, linepatna ing sesakit, tuwin linepatno sakathahing bilahi.
Puji makaten punika, katindakna ing saben wanci dalu.
Anggadhahi daya : Jim setan, paneluhan sedaya mboten wonten ingkang angrencana.
Tiyang ingkang sumedya mendamel piawon tuwin ingkang anggunani sacara dhesti utawi japa mantra, sedaya mboten saget tumomo.
Tiyang ingkang sengit dados tresno, bangsanipun pandung sami nebih mboten wonten ingkang sumedyo ngarah dateng kita, tuwin tuju duduk sami cabar.

Indonesia:
Ada pujian yang berguna ketika di waktu malam hari.
Yaitu: semoga diberikan keteguhan, keselamatan, terhindarkan dari penyakit, dan terhindarkan dari segala macam bencana.
Pujian seperti ini dilaksanakan setiap malam hari.
Mempunyai manfaat: jim setan, semua ilmu hitam tidak ada mengganggu.
Orang yang berencana berperilaku jahat dan yang berperilaku jahat dengan sihir dan ilmu hitam tidak akan mengenai.
Orang yang membenci akan menjadi akan mencintai, santet dan semacamnya akan menjauh dari arah kita dan kemudian akan sirna.

Inggris:
There is a useful compliment when in the evening.
Namely: hopefully given persistence, safety, inevitable from the disease, and the inevitable disasters of all kinds.
Compliments like this are held every night.
Has benefits: genie, demons, all black magic are not disturbing.
People who are planning to behave in evil and that evil act with magic and black magic are not going on.
People who hate will be will love, witchcraft and the like will be away from our direction and then will fade

Londo:
Er is een nuttige compliment als in de avond.
Namelijk: hopelijk krijgen persistentie, veiligheid, onvermijdelijke van de ziekte, en de onvermijdelijke rampen van allerlei aard.
Complimenten zoals deze zijn gehouden elke nacht.
Heeft voordelen: Genie, demonen, alle zwarte magie niet storend zijn.
Mensen die van plan zijn om zich te gedragen in het kwaad en dat kwaad te handelen met magie en zwarte magie gaan niet op.
Mensen die een hekel zullen zijn, zal de liefde, hekserij en dergelijke weg zal zijn van onze richting en dan zullen vervagen

Arab:
هناك مجاملة مفيدة عندما تكون في المساء.
وهي : نظرا نأمل استمرار، والسلامة ، لا مفر من هذا المرض، والكوارث لا مفر منه من جميع الأنواع.
وتعقد مثل هذه التحية كل ليلة.
له فوائد : الجني، والشياطين ، كل السحر الاسود ليست مثيرة للقلق.
الناس الذين يخططون لتتصرف في الشر والشر التي تعمل مع السحر والسحر الأسود ليست مستمرة.
والناس الذين يكرهون سأكون الحب والسحر وما شابه ذلك سوف يكون بعيدا عن اتجاهنا ومن ثم تتلاشى وسوف

Italia:
Vi è un complimento utile quando la sera.
Vale a dire: si spera data la persistenza, la sicurezza, inevitabile dalla malattia, e le inevitabili disastri di ogni genere.
Complimenti come questa si svolgono ogni notte.
Ha dei vantaggi: genio, demoni, magia nera, non tutti sono inquietanti.
Le persone che intendono comportarsi in male e che agiscono male con la magia e la magia nera non sono in corso.
Le persone che odiano sarà sarà l’amore, stregoneria e simili, saranno dalla nostra direzione e poi svanirà

Japan:
夕方には便利な褒め言葉は場合があります。
すなわち:願わくば永続性、安全性、病気は避けられない、すべての種類の必然的な災害を与えられます。
このような賛辞は、毎晩開催されています。
の利点があります:精霊は、悪魔は、すべての黒魔法が妨害されていません。
悪で動作するように計画している人と魔法と黒魔術とその邪悪な行為が起こっているのではありません。
される嫌いな人は、魔法、愛するように私たちの方向から離れているし、その後消滅していくだろうと

Jerman:
Es ist eine nützliche Ergänzung, wenn am Abend.
Nämlich: hoffentlich Persistenz, Sicherheit, unvermeidlich von der Krankheit, und die unvermeidliche Katastrophen aller Art gegeben.
Komplimente wie diese sind jeden Abend statt.
Hat Vorteile: Genie, Dämonen, alle schwarze Magie nicht zu stören.
Wer plant, im Bösen verhalten und dass das Böse handeln mit Magie und schwarze Magie sind nicht los.
Wer wird hassen Liebe, Zauberei und dergleichen werden von unserer Richtung und dann wird verblassen

Philipina:
May ay isang kapaki-pakinabang kapag ang papuri sa gabi.
Namely: sana ibinigay pagtitiyaga, kaligtasan, hindi maiwasan mula sa mga sakit, at ang tiyak na mangyayari na kalamidad ng lahat ng uri.
Papuri tulad ng ito ay gaganapin tuwing gabi.
Ay may mga benepisyo: dyini, demonyo, lahat ng black magic ay hindi disturbing.
Ang mga tao na pagpaplano upang kumilos sa mga kasamaan at kasamaan na kumilos nang may magic at black magic ay hindi pagpunta sa.
Ang mga tao na hate ay iibigin, pangkukulam at ang gusto ay ang layo mula sa aming direksyon at pagkatapos ay kumupas

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

WREKUDARA ILANG GAPITE

Januari 28th, 2011 by jaka

wrekudara-ilang-gapite
Jangan banyak berharap, agar tidak dikecewakan, kalau dikecewakan jadi kaget seperti wrekudara ilang gapite…., lemes… apalagi wrekudara nya dibuat dari kardus, kena air klunyum… lemir…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

REBUTAN DEWI SEMLOHESALIRA

Januari 14th, 2011 by jaka and tagged

semlohesalira1
Raja baru kerajaan Srinthildewa bernama Prabu Cangkemwisa mengangkat (kok yo kuwat yo…?) seorang permaisuri bernama Dewi Bonorsoca. Dewi Bonorsoca bersedia dinikahi dengan syarat Sang Prabu berjanji tidak akan menikah lagi, mbuh nek kawin lagi mesthine entuk. Sang Prabu berjanji akan terus menepati janjinya itu. Dari pernikahan ini, Prabu Cangkemwisa dikaruniai seorang putra bernama Pangeran Bacotsasmita. Suatu hari, kepada istrinya ini, dia mohon pamit untuk memperluas kekuyasaan sampi pulau Pringketempu (di peta dan GPS ndak ada, pulonya sudah klelep). Dengan izin istrinya, Sang Prabu berangkat perang. Setelah memperoleh kemenangan, Prabu Cangkemwisa bertemu dengan seorang perempuan cantik bernama Dewi Mblendhingsalira. Sang prabu lupa akan janjinya pada Dewi Bonorsoca, dan Prabu Cangkemwisa menikahi Dewi Mblendingsalira. Sang Prabu tidak tahu bahwa pengingkaran janjinya ini akan mendatangkan malapetaka di kemudian hari.

Prabu Cangkemwisa telah lama meninggalkan kerajaan dan hidup bersama dengan istri keduanya di sebuah apartemen kawasan Jakarta Pusat, yaitu Dewi Mblendhingsalira. Dari pernikahan keduanya ini, Prabu Cangkemwisa memiliki seorang putra bernama Pangeran Ndlemingtanpatata. Ketika Sang Prabu sedang bermesraan dengan Dewi Mblendhingsalira datanglah Dewi Bonorsoca, ndak dijelaskan gimana caranya, mungkin lawange lali ndak di kunci. Dewi Bonorsoca marah karena Sang Prabu mengingkari janjinya. Berperanglah Dwi Bonorsoca dan Dwi Mblendingsalira. Akhirnya Dewi Bonorsoca tidak tega membunuh Dewi Mblendhingsalira, dan dia memutuskan untuk meninggalkan Prabu Cangkemwisa dan Pangeran Bacotsasmita untuk menjadi pertapa.

Dewi Bonorsoca yang sedang marah dan sedih pergi ke Alas Gungliwangliwung untuk bertapa di apartement Gungliwangliwung Tower, lantai 200. Di tengah perjalanaan dia dihadang oleh Dewi Wudasalira dan pasukannya. Terjadilah pertempuran. Dewi Wudasalira kalah dan bersedia membantu Dewi Bonorsoca untuk membalas dendam pada Prabu Heryanarudra. Karena masih diliputi kemarahan dan kesedihan, Dewi Bonorsoca mengijinkan Dwi Wudasalira merusak kerajaan Srinthildewa, tetapi dengan syarat tidak boleh terlalu luas. Pada pelaksanaanya, Dewi Wudasalira mengingkari janjinya dan dia merusak Srinthildewa dengan sesuka hati, tidak sesuai SPK (surat perjanjian kerusakan)-nya.

Prabu Cangkemwisa sedih melihat bencana yang menimpa kerajaannya ini. Dia memutuskan bertapa untuk meminta petunjuk. Dalam pertapaannya dia mendapat berbagai godaan. Selain itu, dia bertemu dengan sukma Dewi Bonorsoca yang memberitahu jalan keluar atas bencana yang terjadi, yaitu bencana akan dapat diatasi oleh kedua putra raja, tetapi salah satu akan menjadi korban.

Dari pertapaannya di Pulogadung, Prabu Cangkemwisa mengutus kedua putranya untuk memperdalam ilmu kanuragan pada Resi Nggragaspati di Padhepokan Nggedupukjiwa, di daerah Kelapa Gadhing. Bersama beberapa prajurit mereka memperdalam ilmu. Selama berguru, Pangeran Ndlemingtanpatata diberi ilmu mampu mengendalikan air, angin, dan api. Sedangkan Pangeran Bacotsasmita diberi ilmu Aji Pancalkanca, yaitu tidak bisa mati selama tertiup angina, makanya kemana-mana membawa kipas angin. Resi Nggragaspati mempunyai seorang putri bernama Dewi Semlohesalira. Kedua pangeran sama-sama menyukainya, namun mereka harus berangkat perang melawan Dewi Wudasalira, sehingga tidak sempat menyatakan perasaannya secara langsung.

Pangeran Bacotsasmita menyatakan cintanya pada Dewi Semlohesalira lewat SMS. Dewi Semlohesalira menerima cinta Pangeran Bacotsasmita dan akan menunggunya sampai mati. Pangeran Ndlemingtanpatata mengetahui kejadian itu dan marahlah ia, karena satu jam sebelumnya ia juga sudah menyatakan cintanya lewat pesan facebook, tetapi Dwi Semlohesalira belum sempat membuka inboxnya, karena pulsane entek.

Pangeran Bacotsasmita tidak suka dengan sikap Pangeran Ndlemingtanpatata. Terjadilah pertengkaran antara kedua saudara ini. Akhirnya mereka dipisahkan oleh Resi Nggragaspati. Resi Nggragaspati menasehati agar masalah cinta ini dibahas setelah mereka berhasil menumpas kejahatan Dewi Wudasalira. Mereka akhirnya berangkat berperang melawan Dewi Wudasalira.

Di tepi hutan Dohlorkidul, tempat Dewi Wudasalira tinggal, Pangeran Bacotsasmita mengatur strategi yaitu Pangeran Ndlemingtanpatata berperang melawan prajurit Dewi Wudasalira dan Pangeran Bacotsasmita berperang melawan Dewi Wudasalira. Pangeran Bacotsasmita berpesan jika muncul asap biru berarti Dewi Wudasalira mati. Jika muncul asap putih berati Pangeran Bacotsasmita yang mati dan segera bakar hutan Dohlorkidul agar Dewi Wudasalira ikut mati. Terjadi peperangan antara Pangeran Ndlemingtanpatata dan prajuritybnya melawan prajurit Dewi Wudasalira. Setelah berhasil mengalahkan prajurit Dewi Wudasalira, Pangeran Ndlemingtanpatata menyusul ke hutan. Begitulah akhirnya prosedur dan work instruction di buat dan di tandatangani berdua, lha namanya saja perang by sistem, semuanya harus jelas cetha wela-wela.

Terjadi peperangan antara Pangeran Bacotsasmita dan Dewi Wudasalira. Dewi Wudasalira lebih kuat. Mula-mula Pangeran Bacotsasmita kalah, namun akhirnya Pangeran Bacotsasmita berhasil menghunuskan “kerisnya” ke bawah perut Dewi Wudasalira. Biasah seperti cerita wayang, yang menang pura-puranya kalah dulu agar penontonnya tegang.

Pangeran Ndlemingtanpatata gembira melihat munculnya asap biru pertanda Dewi Wudasalira mati. Suiiittt tharr krek… begitu seperti kembang api muncul asap biru. Tapi kemudian ada lagi Suiiittt… tharr… krek muncul asap putih dari kembang api, pertanda Pangheran Bacotsasmita mati. Pangeran Ndlemingtanpatata bingung ndak karuwan dan sesuai pesan kakaknya, dia membakar hutan Dohlorkidul. Pangeran Bacotsasmita kaget mengapa hutan terbakar. Karena tidak tahan panasnya api dan luka akibat pertempuran dengan Dewi Wudasalira, Pangeran Bacotsasmita tidak bisa menyelamatkan diri. Dia berhasil ditolong Monyet peliharaan ibunya.

Pangeran Ndlemingtanpatata melaporkan berita kematian kepada Prabu Cangkemwisa, Dewi Mblendhingsalira, Resi Nggragaspati, dan Dewi Semlohesalira. Semua bersedih. Akhirnya, untuk mempererat persahabatan Sang Prabu dan resi, Prabu Cangkemwisa melamarkan Dewi Semlohesalira untuk Pangeran Ndlemingtanpatata. Dewi Semlohesalira menolak.

Lama-kelamaan Dewi Semlohesalira mau menikah juga dengan Pangeran Ndlemingtanpatata, soale kalo ndak lekas kawin takut jadi perawan tuwa. Ketika Dewi Semlohesalira sedang mengandung lima bulan, pulanglah kembali Pangeran Bacotsasmita yang telah disembuhkan ibunya. Pangeran Bacotsasmita sedih bercampur marah atas peristiwa yang terjadi. Ternyata asap putih muncul karena hancurnya senjata Pangeran Bacotsasmita. Karena sama-sama mengaku benar, terjadilah pertempuran. Pertempuran belangsung sengit. Akhirnya mereka berdua mati di pangkuan ibunya masing-masing.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

RADEN BACOT SEMBRANA (PANCEN) KALAH MAIN

Januari 14th, 2011 by jaka and tagged

adu-jago
Wengi kaya atis ing Desa Gilingsela, desa kang kondhang kasebut Kampung Mentalan. Sinebut Kampung Mentalan awit kang dadi pangarsane yaiku Ki Mentala Jaya. Wenang mawa jeneng Gilingsela awit Ki Mentala Jaya kang ngasta puseraning adil ing kademangan kono gudhange ngelmu giling, mulai saka nggiling tebu,nggiling beras, nggiling watu, termasuk nggiling ukara (mleset-mlesetne tembung) lan okeh kewan trenggiling.
Ki Mentala Jaya pancen kondhang gagah pideksa lan sekti mandra guna. Prasasat ora tedhas mring papak palune pandhe, mlese ing gurinda, katumbak lakak-lakak disuduk manthuk-manthuk, di wenehi wadonan ngguya ngguyu jegaglakan, mula pantes entuk pakaryan minangka panguwasa kampung Mentalan iya merga saka paweweh lan mula pantes olehe mung entuk ngesuk lan ngukrik-ukrik saka panguwasa sadurunge, maka pantes yen Ki Mentala Jaya uga dadi kapitayane sesepuhe para dagelan senior, yakuwi emak-emakane para dagelan cilik liyane. Malah Ki Mentala Jaya dadi suhe dagelan-dagelan kulon kampung Gilingan.

Ki Mentala Jaya wengi iku lungguh ing pendhapa. Kaya ana kang ngreridhu pikirane kang wus raket maring akeh-akehe masalah putere kahanan. Dasar wong kang cedhak tirakat ora mokal yen kinacek sasamine titah. “Cantrik…,” mangkono pandangune Ki Ageng marang salah sijine siswa kang lungguh sedheku ing ngarep pandhapa, kang ora liya cantrik Durnagati. Durnagati pancen cantrik sing ”rumangsa” cedhak marang Ki Mentala Jaya, tugas sabendinane ngurus gedhogan ngelus-elus jaran lan ngelapi kreta kencana. Saking kegedhen rumangsa minangka cantrik sing paling cedhak marang bendharane, kerep-kerep menehi nasehat okeh-okehe pambisik sing ngemu niat durjana lan culika.

“Wonten dhawuh, Ki Mentalan,” kang rumasa tinimbalan age-age nyaketi marang Wong Agung Gilingsela. “Timbalana bendaramu, aku pingin weruh apa kang lagi wae kelakon ing dina iki mau?” Cantrik Durnagati kang wus mangerti prelune tinimbalan age-age budhal menyang wingking. Bendara kang di karepake wong Agung Gilingsela tan liya iya iku Raden Bacot Sembrana. Raden Bacot Sembrana iku putra dalem Ki Mentala Jaya. Raden Bacot Sembrana kang tinimbalan, banjur ngadhep sedheku ing pendhapa. Sang apekiki iki rumangsa kaweden lambene kedher dengkule kothekan, tangane ngregem pringsilan awit tinimbalan ingkang rama. Awit kaya ora ana salah, nyangapa kok tinimbalan, mangkono batine wong bagus kemaki iki.

“Ngger, keng bapa semak arep takon, mau sliramu apa ketemu pawongan?” pitakone Ki Mentalan. “Ora kleru bapa, aku mau ketemu karo salah sijine pawongan, Rama Mentalan,” semaure Raden Bacot Sembrana. “Banjur?, kepriye ngger…’. “Dheweke gemagah wani nantang adu jago. Rama piyambak mangertos manawa tan ana jago wonten tlatah Gilingan kang bisa ngalahaken jago kulo, Rama.”. Wong Agung Gilingsela banjur ngunjal ambegan. Ing batin anake iki pancen wani ananging durung duwe tatanan. Dheweke kur menang ing kewanen tan binareng karo tata lan petung. Amung ati yakin kang dadi sarana, makane ora lidok yen keng rama Ki Mentala Jaya patrap menehi tetenger Raden Bacot Sembrana. Pranyata yakin iku yen keladuk dadine songar. Ing kene para nom-noman kadhang kelalen ninggalake petungan.

“Tak dudohi, kabeh mono urip iku ana loro. beja karo cilaka, urip lan mati, timur lan tuwa, iku kahanan samesthine. Saengga kang sinebut ndonya iku tan uwal saka loro prakara, Ngger. Apa mesthi menang iku salawase. Tartamu bakal nemu kalah sapa sing menang ing dina wingi apa dina iki,” pituture Ki Mentalan. Kang nampa tutur amung sedeku kelu nyekethem pringsilane. Tan obah babar pisan. Amung dheleg-dheleg kaya tas wae siniram banyu es, frezzee….!! (weleh lha kok koyok film spiderman ngene). Raden Bacot Sembrana nom-noman pideksa, amung grusa-grusu kurang ing petungan lan rada kurangajar tenan (kemethak), dina iki katon kaya wayang ipin lan upin kesiram banyu (lemes merga digawe saka kardhus).

“Banjur kowe nyanggupi panantang iku,” pitakone Ki Mentalan balik ing topik pembicaraan sadurunge. Raden Bacot Sembrana tan wani mandeng ramane. Cukup manthuk wis dadi tandha, tangane uwak-uwik nyuthiki kuku. “Lajeng kados pundi,Rama?” pitakone sang apekik. Ki Mentalan ora sumaur. Kaya ana pikiran kang ora kepenak. Panjenengane unjal dhadha kang landhung. Mripate mandeng sajabane pendhapa, nyawang lurung dawa kang suwung. “Sliramu putraku, putrane dagelan jawa, Sliramu kudu wani ngadhepi apa wae. Yen lamun kowe wus iya ing pangucap, apa arep mbok jabel maneh tembungmu. Apa kang bakal kedadean, aja lali sliramu ngadhepi karo dhadha binuka,” tuture Ki Mentalan Gilingsela. “Nuwun inggih, Kanjeng Rama,” sembahe Raden Bacot Sembrana. “Amung welingku aja lali muja lan tirakat. Kono enggal tata,” prentahe Ki Mentalan. Kang rumangsa nampa prentah banjur budhal ninggalake pendhapa. Tek dhung tek dhung… neng nong neng gung neng nong neng gung… (ngono tabuhane menawa enek)

Esuk sang surya durung jumedhul, wong Bagus Raden Bacot Sembrana wus tata-tata. Jago kang dadi karemenane wus di pakani karo jagung. Dasar Jago adon kang pinilih duweke putra kampung Mentalan mesthi jago kang kebak karosan, ibarate otot kawat balung wesi umbel kecap kethek tape.ludira saos-tomat usus selang rambut geni. Sawise akeh anggone mangan jago iku kluruk kaping telu. Kluruke jago kaya mecah langit esuk. “kukuruyuk, kukuruyuk, kukuruyuuuuuuuuuuk ,” mangkono suarane ponang jago. ”Siiiuu…tttt. tharrr krekkkk (lha nek iki suwarane mercon kembang api).

Wong sak kademangan wus padha ngerti jago kang kluruk banter iku mesthi jagone putrane Wong Agung Gilingsela. Soale nek jegog-jegok mesthi kirik-e Koh Liem juragan selep tanggane

Sawetara anggone tata-tata Raden Bacot Sembrana wus rampung. Cantrik kang uga dadi abdine enggal-enggal nyepakake apa kang dadi butuhe budhal ing baranjang kabel adon-adonan jago. Wong bagus gupuh-gupuh ngadhep marang kanjeng rama. Ki Mentala Jaya, ora kurang ing wasis. Panjenengane genah mangerti apa pralampita kluruke jago. Rumangsa pinamitan dening ingkang putra, rumangsa salah yen ta ora paring ing pangestu. Ananging kedadeyan kang bakal kelakon kaya wis ngglibet ing tlapukane mripat wasisse. “ Iya, ta, Ngger amung aku paring idi marang karepe putra. Amung welingku, ana menang ana kalah. Manawa kalah aja banget cuwa ati ngelingana lamun menang sliramu wis nate ngrasakake bungah,” tuture Ki Mentalan.

Sang Bagus kang wis antuk pamuji enggal enggal budhal marang palagan adon jago. Papan adon jago iku ujude ara-ara kang kinupeng dening geber putih. Papan kang ka kupeng iku papane jago kang bakal adu karosan. Para botoh kang saka wetan utawa kulon Gilingan wis kebak ing kono. Para botoh Kampung Mentalan rumangsa songar awit jagone Putra Kampung Mentalan kawit mbiyen durung ana kang ngalahake. Sahingga kabeh kaya-kaya numpang ing Putra Kampung Mentalan.

“Ayo, kene sapa sing wani apit. Duwitku dak deleh nyang Jago anyar,” mangkono unine botoh njabane Kampung Mentalan.
“Jago anyar sepira banggane, kang,” mangkono ature botoh Kampung Mentalan.
Srengenge wus saya munggah pamer ing sorote. Botoh-botoh ora sranta ngenteni jago anyar kang jarene uga pilih tandhing.

Nom-noman kang uga bagus ing rupa, mlaku-mlaku ing ara-ara mondhong jago. Jago wiring kuning kang dedege ora nyepirani yen ta tinandhing karo jagone Raden Bacot Sembrana. Nom-noman kui ora liya Kumbara Yana. “Aku wis mbadhe yen kowe teko, cah enom,” mangkono panylathune putra Kampung Mentalan marang si Kumbara Yana. “Ora watak kanggoku nyingkiri kabeh kang tak ajab,” semaure nom-noman iku. “Ayo ndang ditladhungake. Dulur-dulur kang siaga patohan ora sranta,” panantange Raden Bacot Sembrana.

Nom-noman iku mlebu ing kalangan geber putih. Raden Bacot Sembrana enggal ngetutake. “Kowe wis yakin jagomu ora kalah, Raden Bacot Sembrana?” pitakone Kumbara Jaya. “Menang lan kalah iku karsa-Ne. Aku siaga ngadhepi kekalahan awit aku wis nate menang,” pangucape Raden Bacot Sembrana. “Satriya luhur; mula dika pantes dadi putra dagelan pangreksa Gilingsela!”

Ponang Jago kalorone di culake ing kalangan. Wong bagus kalorone metu sajabane geber. Jago kang ana sajerone kalangan iku padha mpamer karosan lan ngempakake landhepe jalu.
“Asor-asor!”
“Apit-apit!”
Mangkono pambengoke para botoh kang padha patohan. Jago terus wani. Kaya-kaya ora ana kang menang lan ora ana kang kalah. Para botoh sorak ambata rubuh. Nek perlu ora mung bata rubuh, tapi cor-coran rubuh, jembatan lan wit-witan rubuh pisan yo entuk.

Nanging ora suwe, jagone Raden Bacot Sembrana, munggah dhuwur mencolot metu ing njabane kalangan. Kaget wong Bagus Kampung Mentalan meruhi jagone kalah lan maneh mlayu ngedoh saka kalangan. Eling-eling jagone iku jago kang paling kinasih lan lagi sepisan iki kalah, sang apekik banjur melu mlayu mbujung playune jago. Jago kang binujung kaya ngerti yen di oyak, saya ngadoh playune….. kabur nladhung-nladhung ora karuwan mubeng-mubeng kampung Mentalan kono.

Wis entek critane…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

NGGARENG BY SYSTEM

Januari 8th, 2011 by jaka

gareng
Dulunya menurut kisahnya mbah Kyai Konon, sebelum jadi wayang beneran, Gareng berujud satria tampan dilahirkan bernama Bambang Sukodadi dari padepokan Bluluktiba. Bluluk adalah pentil kelapa, jadi bunga kelapa atau manggar yang telah di buahi akan menjadi pentil kelapa kecil bernama bluluk, didalamnya masih padat karena belum terbentuk batok dan air, jika semakin besar sudah berisi batok dan air tetapi belum berdaging dinamakan cengkir, jika sudah berdaging disebut degan atau kelapa muda, jika sudah tua dagingnya keras bernama kelapa. Begitulah metamorfosisnya, sermacam uler jadi kupu-kupu Tiba adalah jatuh atau ceblok. Jadi Bluluktiba sama sekali sesuatu yang tidak ada harganya, karena bluluk apalagi sudah jatuh adalah sampah, tidak ada guna paedahnya untuk apapun juga kecuali untuk nyawat anjing atau nyrampang pelem, hanya menjadi sampah kebonan.
Konon Bluluktiba adalah sebuah padepokan di pinggiran Ibukota yang mbayarnya mahal, sementara Gareng berasal dari kota lain yang lebih ndeso, konon untuk “mendepokkan diri” orang tua Gareng harus berjuang mati-matian (untung ora mati beneran) dan menjual harta benda warisan. Jadi wajarlah kalau di kemudian hari Gareng sangat bangga atau pasnya membangga banggakan bahwa dirinya lulusan padepokan Bluluktiba itu tadi, padahal jutaan wayang yang lain juga berasal dari situ, merasa biasa-biasa saja. Dia harus Nggareng kesana kemari harus mengembalikan modalnya selama mendepokkan diri tersebut. Terkadang halal tansoyo maneh sing haram.
Gareng ketika itu (Bambang Sukodadi) sangat sakti namun sombong namun kementhus, dirinya merasa jagoan paling top karena merasa lulusan Universitas Bluluktiba yang menguasai berbagai ilmu kesekten, termasuk ilmu ngilang ndak iso mbalik, itu tadi sehingga selalu menantang duel setiap satria yang ditemuinya.
Suatu hari, saat baru saja menyelesaikan bertapanya, yaitu magang di sebuah padepokan Gilingwesi untuk belajar jurus langkah seribu, ia berjumpa dengan satria lain bernama Bambang Panyukilan. Keduanya sebenarnya sama-sama magang di padepokan Gilingwesi tersebut, ya biasahlah… kalau dua murid dengan latar belakang yang mirip dengan tujuan yang sama, terus berantem ingin menjadi yang nomer satu, semacam Ipin dan Upin begitulah.
Karena suatu kesalahpahaman, mereka malah berkelahi. Dari hasil perkelahian itu, tidak ada yang menang dan kalah, bahkan wajah dan badan mereka berdua (ngakunya) menjadi rusak, manjadi Gareng dan Petruk yang terlihat saat ini. Gareng adalah wayang punakawan yang berkaki pincang. Selain itu, cacat fisik Gareng yang lain adalah tangan yang ciker atau patah. Diceritakan bahwa tumit kanannya terkena semacam penyakit bubul. Pokoknya ndak usah ngeyel lah…, percoyo saja, ndak usah minta bukti bentuk Bambang Sukodadi dan Bambang Panyukilan sebelum jadi Gareng dan Petruk, di dunia pewayangan ndak ada…, karena ini wayang by system, systemnya pas itu mungkin lagi error (soalnya ndak boleh menyalahkan ki Dalangnya). Sedangkan Bambang Panyukilan bentuknya seperti apa dapat dibaca pada serial wayang ndableg yang lain.
Kemudian datanglah Batara Ismaya yang berwujud Semar yang kemudian melerai mereka. Karena Semar memberi nasihat kepada kedua satria yang baru saja berkelahi itu, “Gawe opo sih rek, podho gontok2an dhewe ngono kui, gak apik dadine…, wis talah.. padha lerena terus meluwa aku”, begitu kira-kira nasehat Semar, walaupun pada kenyataanya setelah jadi wayang Gareng dan Petruk pun perilakunya ndak beda jauh, hanya terbungkus oleh tatakrama, busana, dan kepandaiannya berkelit dan bersilat lidah ketika magang di padepokan Gilingwesi. Untuk menyalahkan wayang yang lain merasa sungkan dengan ki Semar. Konon dalam kisah yang lain Gareng dan Petruk memperjuangkan ki Semar mati-matian agar tetap menjadi batara Ismaya, bahkan ketika ki Semar nyata-nyata dinyatakan bersalah karena suatu sebab, ya semacam hutang budi lah…
Karena kagum oleh nasihat Batara Ismaya yang memang panda nggedupuk, kedua satria itu minta mengabdi dan minta diaku anak oleh Semar, ki Semar Lurah Karang Kadempel, titisan Batara Ismaya itu. Akhirnya Semar bersedia menerima mereka, asal kedua satria itu mau menemani dia menjadi pamong para Pandawa dan akhirnya mereka berdua setuju. Gareng kemudian diangkat menjadi anak tertua dari Semar. Jadi sepanjang hidupnya Gareng dan Petruk itu tidak pernah melamar atau membuat lamaran, wawancara, test skill nggareng atau metruk, apalagi psikogareng dan psikopetruk untuk menjadi wayang, jadi dijadikan wayang itu hanya karena belas kasihan Semar saja, atau lebih pasnya jadi wayang Gareng dan Petruk by system, tentunya system yang berlaku saat, tempat, situasi, siniasi itu, he he he, begitu saja seneng dan sombongnnya ndak karu-karuwan.
Dalam suatu kisah carangan Gareng konon kemudian menjadi raja di kerajaan Paranggumiwayang dengan gelar Pandu Pragola. Kisah lengkapnya dapat dibaca dalam serial wayang ndableg yang lain: Gareng Jadi Raja.
Nah untuk petruk juga ndak kalah set, ndak tau gimana caranya ia menjadi raja di Borneo dengan gelar Prabu Welgeduwelbeh yang dalam wayang ndableg bisa dilihat dalam: Petruk Jadi Raja Cilik

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Ngethuprus Perihal NATAL

Desember 23rd, 2010 by jaka and tagged

Berikut ini adalah ulasan mengenai Natal, terus terang ini bukan pendapat saya yang belum bener ini, sekedar yang saya cuplik dari Wikipedia dan sumber-sumber lain dan saya tambah-tambah sedikit.

A. KELAHIRAN YESUS MENURUT ALKITAB
(1) Orang majus mengunjungi Yesus, diperingati pada Malam Kedua Belas setelah kelahirannya pada hari Natal. (Epifani)
(2) Cerita kelahiran Yesus dalam Injil Perjanjian Baru ditulis dalam kitab Matius (Matius 1:18-2:23) dan Lukas (Lukas 2:1-21).
(3) Menurut Lukas, Maria mengetahui dari seorang malaikat bahwa dia telah mengandung dari Roh Kudus tanpa persetubuhan. Setelah itu dia dan suaminya Yusuf meninggalkan rumah mereka di Nazaret untuk berjalan ke kota Betlehem untuk mendaftar dalam sensus yang diperintahkan oleh Agustus, Kaisar Romawi pada saat itu. Karena mereka tidak mendapat tempat untuk menginap di kota itu, bayi Yesus dibaringkan di sebuah palungan (malaf), nah.. kisah ini saya sudah mengenal mulai sebelum sekolah SD (karena ndak pake sekolah TK).
(4) Kelahiran Kristus di Betlehem Efrata, Yudea, di kampung halaman Daud, nenek moyang Yusuf, memenuhi nubuat nabi Mikha (Mikha 5:1-2. (Di Israel purba mereka mengenal ada dua kota Betlehem, kota Betlehem satunya lagi berada di tanah Zebulon.)
(5) Matius mencatat silsilah dan kelahiran Yesus dari seorang perawan, dan kemudian beralih ke kedatangan orang-orang majus dari Timur (yang diduga adalah Arabia atau Persia) untuk melihat Yesus yang baru dilahirkan. Orang-orang bijak tersebut mula-mula tiba di Yerusalem dan melaporkan kepada raja Yudea, Herodes Agung, bahwa mereka telah melihat sebuah bintang (yang sekarang disebut Bintang Betlehem) menyambut kelahiran seorang raja. Penelitian lebih lanjut memandu mereka ke Betlehem Yudea dan rumah Maria dan Yusuf. Mereka mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur kepada bayi Yesus. Ketika bermalam, orang-orang majus itu mendapatkan mimpi yang berisi peringatan bahwa Raja Herodes merencanakan pembunuhan terhadap anak tersebut. Karena itu mereka memutuskan untuk langsung pulang tanpa memberitahu Herodes suksesnya misi mereka.
(6) Matius kemudian melaporkan bahwa keluarga Yesus kabur ke Mesir untuk menghindari tindakan Raja Herodes yang memutuskan untuk membunuh semua anak di bawah dua tahun di Betlehem untuk menghilangkan saingan terhadap kekuasaannya. Setelah kematian Herodes, Yesus dan keluarga kembali dari Mesir, tetapi untuk menghindar dari raja Yudea baru (anak Herodes Agung, yakni Herodes Arkhelaus) mereka pergi ke Galilea dan tinggal di Nazaret.
(7) Sisi lain dari cerita kelahiran Yesus yang disampaikan oleh kitab Injil adalah penyampaian berita itu oleh para malaikat kepada para gembala. Beberapa nyanyian Natal menyebutkan bahwa para gembala itu melihat sebuah bintang yang besar bersinar di atas kota Betlehem. Mereka mengikuti bintang itu hingga ke tempat kelahiran Yesus.
(8) Beberapa astronom dan sejarawan telah berusaha menjelaskan gabungan sejumlah peristiwa angkasa yang dapat ditelusuri yang mungkin dapat menerangkan penampakan bintang raksasa yang tidak pernah dilihat sebelumnya itu, namun mereka tidak mencapai kesepakatan tentang hal ini. Penampakan bintang itu sebenarnya menurut Alkitab untuk membantu para orang majus mengetahui letak di mana Yesus dilahirkan agar kemudian dapat melaporkan kepada Herodes. Tetapi karena niat Herodes yang jahat, para orang majus tidak kembali melaporkan kepada Herodes. Ya… boleh saja bintang, komet, atau benda langit apa saja datang dan pergi sesukanya jika Tuhan menghendaki.

B. ASAL-MULA PERINGATAN NATAL
(1) Natal (dari bahasa Portugis yang berarti “kelahiran”) adalah hari raya bagi umat Kristen, lha yang ini sudah saya cek di kamus, bener deh.
(2) Setiap tahunnya umat Kristiani merayakan Natal pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. (Kemungkinan besar) Yesus sebenarnya tidak lahir pada tanggal 25 Desember, hal ini didasarkan dengan cerita tentang para gembala yang sedang menggembalakan hewan peliharaan mereka. Diketahui pada bulan Desember hingga Januari, daerah Timur Tengah justru mengalami musim dingin, sehingga sangat tidak masuk akal untuk menggembalakan hewan pada waktu-waktu tersebut. Pendapat ini diperkuat berdasarkan kenyataan bahwa pada malam tersebut para gembala masih menjaga dombanya dipadang rumput. (Injil Lukas 2:8). Pada bulan Desember tidak mungkin para gembala masih bisa menjaga domba-dombanya di padang rumput sebab musim dingin pada saat tersebut telah tiba jadi sudah tidak ada rumput yang tumbuh lagi. Bagi saya ini ndak begitu penting lah… waktunya paling mbleset beberapa hari atau beberapa minggu, yang jelas sejarah kelahiran Yesus ini parallel dengan sejarah kekaisaran Romawi, sebuah kekaisaran yang besar, modern, maju dan cerdas di jamannya, banyak ahli-ahli berbagai bidang keilmuan yang dilahirkan di kekaisaran ini jadi ndak perlu diragukan kebenarannya. Lagipula sejarah ini parallel juga dengan sejarah lahirnya kalender siklus matahari yang mengalami revisi beberapa kali sampai mencapai ketelitian milidetik dan dipercaya dipergunakan sebagai kalender internasional sampai sekarang.
(3) Natal merupakan hari raya baru yang diadopsi dari tradisi Romawi, sebagai perayaan dies natalis solis invictus (hari kelahiran dewa matahari yang tak terkalahkan). Natal selalu dirayakan dengan pesta pora oleh para penyembah Dewa Matahari beserta teman-teman mereka yang beragama Kristen.
(4) Dalam tradisi Romawi pra-Kristen, peringatan bagi dewa pertanian Saturnus jatuh pada suatu pekan di bulan Desember dengan puncak peringatannya pada hari titik balik musim dingin (winter solstice) yang jatuh pada tanggal 25 Desember dalam kalender Julian. Peringatan yang disebut Saturnalia tersebut merupakan tradisi sosial utama bagi bangsa Romawi. Agar orang-orang Romawi dapat menganut agama Kristen tanpa meninggalkan tradisi mereka sendiri, Paus Julius I memutuskan pada tahun 350 bahwa kelahiran Yesus diperingati pada tanggal yang sama. Lho… kan bener, lebih dari 2000 tahun yang lalu orang Romawi sudah mengenal Saturnus…., dalam arti kata pada saat itu pasti bidang keilmuan yang lain termasuk sejarah sudah maju, segala sesuatunya sudah tertulis, tidak by cangkem….
(5) Pendapat lain mengatakan bahwa hari Natal ditetapkan jatuh pada tanggal 25 Desember pada abad ke 4 oleh kaisar Kristen pertama Romawi, Konstantin I. Tanggal 25 Desember tersebut dipilih sebagai Natal karena bertepatan dengan kelahiran Dewa Matahari (Natalis Solis Invicti atau Sol Invictus atau Saturnalia) yang disembah oleh bangsa Romawi. Perayaan Saturnalia sendiri dilakukan oleh orang Romawi kuno untuk memohon agar Matahari kembali kepada terangnya yang hangat (Posisi bumi pada bulan Desember menjauh dari matahari, seolah-olah mataharilah yang menjauh dari bumi).
(6) Dalam tradisi barat, peringatan Natal juga mengandung aspek non-agamawi. Sebagian besar tradisi Natal berasal dari tradisi pra-Kristen barat yang diadopsi ke dalam tradisi Kristiani. Selain itu, peringatan Natal dalam tradisi barat (yang kian mendunia) ditandai dengan bertukar hadiah antara teman dan anggota keluarga serta datangnya Santa Claus atau Sinterklas.
(7) Peringatan hari kelahiran Yesus tidak pernah menjadi perintah Kristus untuk dilakukan. Cerita dari Perjanjian Baru tidak pernah menyebutkan adanya perayaan hari kelahiran Yesus dilakukan oleh gereja awal. Lha ini sing rodo lucu, ya ndak mungkin lah, tokoh segila apapun menyuruh atau memerintahkan orang lain untuk merayakan ulang tahunnya, pernah dengar ndak…?, yang punya ide untuk merayakan itu pasti orang lain, hwa ha ha… ada-ada saja.
(8) Meskipun kapan Hari Natal jatuh masih menjadi perdebatan, agama Kristen pada umumnya sepakat untuk menetapkan Hari Natal jatuh setiap tanggal 25 Desember dalam Kalender Gregorian ini didasari atas kesadaran bahwa penetapan hari raya liturgis lain seperti paskah dan Jumat Agung tidak didapat dengan pendekatan tanggal pasti namun hanya berupa penyelenggaraan kembali acara-acara tersebut dalam satu tahun liturgi, dimana yang terpenting bukanlah ketepatan tanggalnya namun esensi atau inti dari setiap peringatan tersebut untuk dapat diwujudkan dari hari ke hari.
(9) Tahun kalender Masehi diciptakan pada abad ke-6 oleh seorang biarawan yang bernama Dionysius Exignus. Tahun Masehi yang kita gunakan sekarang ini disebut juga anno Domini (Tahun Tuhan).
(10) Bagaimana ia bisa mengetahui bahwa Tuhan Yesus dilahirkan pada tahun 1 SM? Ia mengambil data dari catatan sejarah yang menyatakan bahwa pada tahun 754 kalender Romawi itu adalah tahun ke 15 dari pemerintahan Kaisar Tiberius seperti yang tercantum di Lukas 3:1-2. Data inilah yang dijadikan patokan olehnya untuk mengawali tahun 1 SM.
(11) Di samping itu ia juga mengambil data dari Lukas 2:1-2 yang menyatakan bahwa Kirenius (Gubenur dari Siria) pertama kali menjalankan program sensus.
(12) Walaupun demikian masih juga orang yang meragukannya, sebab menurut sejarahwan Yahudi yang bernama Flavius Josephus, raja Herodes meninggal dunia pada tahun 4 sebelum Masehi sehingga konsekuensinya tanggal lahir Yesus harus dimundurkan sebanyak empat tahun. Tapi teori ini pun tidak benar, sebab ia menganalisa tahun tersebut berdasaran adanya gerhana bulan pada tahun saat Herodes meninggal dunia yang terjadi di Yerusalem pada tanggal 13 Maret tahun 4 sebelum Masehi, tetapi para ilmuwan sekarang telah membuktikan bahwa gerhana bulan tersebut terjadi bukan pada tanggal tersebut diatas melainkan pada tanggal 9 Januari tahun 1 SM.

C. PENDAPATKU
Lha kalau yang ini pendapatku murni, ndak pake copy paste atau nyontek-nyontek:
Bagi saya Yesus mau lahir pas tanggal 25 Desember atau maju mundur sekian hari atau sekian minggu, itu tidak penting, itu kan kejadian lebih dari 2000 tahun yang silam. Yang jelas, sejarah kelahiran Yesus itu parallel dengan sejarah Kekaisaran Romawi, jika kita membaca kisah yang ditulis oleh Matius Markus Lukas Yohanes dan membaca sejarah Romawi, pasti ada bagian-bagian yang ketemu, jadi sejarah itu benar-benar ada dan ada buktinya, ndak sekedar ngethuprus ndak karuwan. Sejarah itu juga parallel dengan sejarah penggunaan kalender siklus matahari, yang terkoreksi berkali-kali, jadi wajar jika ada kesalahan waktu beberapa hari, karena dalam sejarahnya koreksi waktu kalender ini bisa beberapa hari sesuai dengan kemajuan ilmu astronomi. Terus kalo secara guyonan, memang dilarang menungguin domba di padang gembala, lha wong domba-dombanya sendiri, klo dingin juga resiko sendiri, wek kek kek kek..
Coba kakek buyut kita tanya, tanggal lahirnya, kebanyakan nguawur poll, jika kita memperingati hari kelahiran seseorang yang kita cintai, juga ndak perlu meragukan kepastian tanggalnya, ndak pas pas bener juga tidak merubah segalanya. Coba misalnya anda merayakan ulang tahun 2 minggu setelah hari ulang tahun anda yang bener, apakah ini akan merubah sesuatu…?, TIDAK!.

(1) Jadi ndak perlu repot-repot mikirin tanggal 25 Desembernya, yang penting adalah:….. (silahkan mendengarkan kotbahnya pak Pendeta di gereja saja, yang lebih afdol dan bener).
(2) Ndak perlu memperdebatkan masalah Natalan pake pohon Cemara (seperti ulasan sebelumnya), klo mau ekstrimnya, ndak pake pohon pun bisa….
(3) Ndak perlu mempermasalahkan kisah Santa Clauss (Sinterklass) dan Rusa Terbangnya, heppy-heppy saja lah…, jaman sekarang pake kisah Bernard terbang juga ndak dilarang, ndak dosa, tidak merubah apapun.
(4) Natal itu biasanya dirayakan dengan Pohon Natal dengan hiasan, lampu kerlap-kerlip, hadiah bagi keluarga teman sahabat kekasih sesama yang dicintai, penuh kedamaian, lagu-lagu natal, anak-anak bergembira, jadi yang berniat membunyikan BOM atau berniat membuat kerusuhan, lain kali saja ya, ditempat yang lain.
(5) Jika mempunyai libur panjang, cukup uang, silahkan saja heppy-heppy merayakannya, jika tida punya uang, tidak punya libur panjang, ndak usah iri apalagi dengki. Cukup dirumah saja, nonton TV, karena filmnya pasti lebih bagus dari hari biasa.
(6) Kalau ragu-ragu (kuatir berdosa, atau setengah berdosa, atau haram), tidak usah sungkan-sungkan untuk “tidak mengucapkan natal” kepada kami, karena kami sangat memakluminya. Juga tidak perlu menghambur-hamburkan pulsa untuk SMS atau pura-pura tidak melihat ketika berpapasan dengan kami ketika hari Natal tiba. Sekali lagi kami memakluminya.
(7) Terimakasih.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2011

Desember 22nd, 2010 by jaka

gambar-natal
Untuk semua saudara-saudaraku, teman-teman, sahabat-sahabat, rekan-rekan, konco-konco, frend-frend, bro-bro, sobat-sobatku semua, bekas pacar baik yang terang maupun yang gelap, pacarnya bekas pacarku, bekas selingkuhan, bahkan siapapun juga yang memusuhiku (karena saya ndak merasa punya musuh), yang suka, tidak suka, setengah suka, yang kenal, dan yang akan kenal, wisss… pokoknya kuabeh…, “Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2011″, semoga semua tambah TOP, tambah sukses, tambah dhuwur pangkat dan drajate, bondhone tambah ora karu-karuwan (di ikuti dengan amal yang banyak juga, soale kalo ndak duwe bondo juga repot ndak bisa amal), ngibadahnya tambah sregep dan berkualitas (ndak seperti saya yang banyak bolongnya), wis talah pokoke dongane kudu sing apik2….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

BATHARA KALA NGGRAGAS

Nopember 23rd, 2010 by jaka and tagged

batara-kala
Konon dikisahkan, karena malu akan perbuatannya yang tidak senonoh, maka Batara Guru menempatkan permaisurinya, Dewi Uma, di khayangan yang baru bernama Gondomayit. Gondo berarti berbau, mayit artine mayat, jadi khayangan sing mambu mayit. Jenenge ae cerita wayang, bebas, apalagi sedang berkuasa, perihal menyembunyikan, mengumpetkan, mengalihkan perhatian, atau menutup-nutupi kejadian yang sebenarnya sah-sah saja, apalagi Batara Guru kan termasuk wayang yang cukup berpengaruh di khayangan. Wis to pokoke sak kuarepe dhewe, namanya sedang dipercaya dan berkuasa, bebas sebebas-bebasnya membuat opini membenarkan yang salah, mengecilkan yang besar, mengelabuhi fakta, menilai keberhasilan sebagai kegagalan, menyalahkan yang benar bahkan mencurangi kenyataan. Soale Bathara Guru meh kokehan minum obat kuat malu, jadi urat malunya sudah terlanjur pedhot.

Lho opo’o rek sebabnya Bathara Guru sampek malu (tumben malu), begini kisahnya: Ketika Batara Guru dan istrinya, Dewi Uma terbang menjelajah dunia dengan mengendarai Lembu Andini, dalam perjalanannya karena terlena maka Batara Guru bersenggama dengan istrinya di atas kendaraan suci Lembu Andini, sehingga Dewi Uma hamil.

Dengan senang hati, karena ndak ada pilihan lain, Dewi Uma meninggalkan khayangan Jonggring Saloka menuju Gondomayit dengan diantarkan oleh beberapa wayang sesepuh (disebut sesepuh soale jian sepuh tenan, atau pas nya pensiunan wayang). Konon khayangan Gondomayit ini diciptakan dengan ilmu mengada-ada, jadi dalam dunia pewayangan ini, tidak ada gondomayitpun sebenarnya tidak berpengaruh, atau tidak ada efeknya terhadap cerita pewayangan ini. Khayangan Gondomayit diciptakan untuk menehi gaweyan saja bagi para sesepuh yang menemani Dewi Uma, soale mesakne, kalau wayang sesepuh ini sampek di pension, dan Batara Guru takut kuwalat, soale pas jaman itu masih ungsum kuwalat.

Konon ndak tau bagaimana ceritanya saat itu Dewi Uma yang sedang mengandung menjelma menjadi raksasa dan mendapat julukan atau nama baru yaitu Batari Durga. Namanya saja raksasa, jadi berubah jadi ganas, cangkeme metu siunge, makan daging manusia, daging hewan wis pokoke apa saja di emplok termasuk daging temannya sendiri sesame raksasa. Yang dimakan apa saja, bisa dagingnya,tulangnya, kulitnya, kepercayaannya, apalagi uangnya weleh… amblas temenan. Untuk mendapatkan makanannya raksasa biasanya berbuat curang kepada siapa saja, jadi kalo ndak curang ya ndak makan. Bisa nemplek dimana saja asal bisa dapat makanan, terutama kalau pas ada acara makan-makan atau ada yang bisa di curangi buwat beli daging.

Dari hasil perbuatan yang tidak senonoh dengan Bathara Guru, lahirlah anak yang tentunya juga raksasa dan diuberi nama Bathara Kala. Karena Bathara Kala ini adalah produk dari hasil tidak senonoh (termasuk wayang produk KKN yang dihasilkan dengan cara di luar prosedur, jadi ndak pake fit and proper test apalagi pake psikotest segala, lha bersenggamanya saja diatas sapi…!) maka kelakuwannya pun juga tidak senonoh. Bahkan pada perkembangan selanjutnya Batara Kala justru menjadi suami Batari Durga, uedan temenan.

Batara Kala dan Batari Durga selalu membuat onar marcapada (bumi) karena ingin membalas dendam pada para wayang yang lain. Karena Hyang Guru kwatir kalau kayangan rusak (atau setidaknya tidak kelihatan rusak) maka Batara Guru mengakui kalau Kala adalah anaknya. Maka Batara Guru memberi makanan tetapi ditentukan pakai syarat tertentu yaitu :

Pertama: Orang yang mempunyai anak satu yang disebut ontang-anting, bukan anak yang di ontang-antingne. Tapi aturannya ndak begitu jelas, bagaimana jika mempunyai ada dua orang isteri yang masing-masing mempunyai satu orang anak, ini termasuk anak ontang-anting apa tidak?

Kedua: Pandawa lima anak lima laki-laki semua atau anak lima putri semua. Ini sudah jelas, karena pada jaman dulu tidak dikenal wayang bencong, jadi kalau laki-laki ya pria tulen kalau perempuan ya wanita beneran. Lagipula belum ada ceritanya wayang ikut program KB.

Ketiga: Kedono kedini, anak dua laki-laki dan perempuan jadi makanan Betara Kala.

Lha maka dari itu, dalam sehari-harinya Bathara Kala selalu clilengan, mencari-cari ketiga kategori wayang seperti itu. Targete pokoke mangan wayang yang lain, halal dan haram pikir mburi.

Untuk menghindari jadi mangsa Batara Kala, wayang-wayang dengan ketiga kategori diatas harus mengadakan upacara ruwatan atau disebut Murwakala. Murwakala ini dilakukan dengan memberikan sesaji atau makanan untuk Bathara Kala, sesaji ini bebas bentuknya pokoke Bathara Kala bisa makan. Kalau yang kecil-kecil ya cukup lah Bathara Kala diajak makan-makan sate atau lalapan, kadangkala minta makan dan rekreasi ke tempat yang agak jauh, maklum di Khayangan Gondomayit kurang piknik. Bahkan dalam waktu-waktu tertentu Bathara Kala mendapatkan dana taktis untuk membeli daging sendiri di pasar soalnya ndak boleh makan daging manusia yang sudah di ruwat itu tadi. Uniknya Bathara Kala juga mendapatkan fasilitas gratis Lembu Andono yang dipinjamkan atau di sewakan kepada wayang-wayang yang lain.

Nha… masalahnya timbul ketika seluruh wayang sudah diruwat, karena pas itu juga diperbolehkan ruwatan massal, bahkan ruwatan liwat SMS. Maka Bathara Kala menjadi semakin nggragas, apa saja dimakan, tambah ngawur lah pokoknya. Bathari Durga ibunya juga bingung mau ngasih makan anaknya ini, wis mangane akeh tur nggragas pisan.

Maka terpikirlah dalam benak Bathari Durga untuk meruwat sekalian si Bathara Kala ini agar tidak menjadi nggragas. Lha ini ceritanya sudah mulai agak ngawur, lha mosok to Bathara Kala kok diruwat..?, jeruk kok mangan jeruk?.

Tapi namanya saja cerita wayang ndableg, jadi ya bebas dan dihalalkan. Konon cerita lucu ini pun terjadi, Bathara Kala jadi di ruwat beneran, dengan alasan dia masuk kategori anak ontang-anting jadi harus diruwat agar tidak dimakan raksasa, padahal dhekne dhewe yo buto (raksasa), gek siapa yang mau makan buto, apa ndak mblukek, diare, sakit perut, lha wong dimakan macan saja dilepeh maneh…..

Ruwatan pun dilakukan, dengan mengeluarkan dana yang tidak sedikit, dengan mengundang seluruh raksasa dan raksasi, yang nggragas dan yang tidak begitu nggragas, wis pokoke komplit. Bahkan ketika kelahirannya si Bathara Kala dulu tidak pernah ada syukuran besar-besaran semacam ini, justru pas acara ruwatan ini dilakukan…. Heboh-hebohan lah pokoke… jeruk mangan jeruk… raksasa ngemplok raksasa….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

CAKILHOLIC

Oktober 28th, 2010 by jaka

cakliholic

NJEGIR….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

PETRUK DADI RAJA CILIK (=RAJA KECIL)

Oktober 18th, 2010 by jaka and tagged

petruk-dadi-ratu
Dikisahkan bahwa Dewi Mustakaweni, putri yaitu seorang putri yang cantik jelita dari negeri Imantaka, berhasil mencuri pusaka Jamus Kalima Sandal. Byuh ayu-ayu kok nyolongan sandal, mungkin hobby. Padahal Dewi Mustakaweni ini koleksi sandalnya sudah banyak, tetapi masih tergiur untuk mengambil (=nyolong) sandal yang lain yaitu Jamus Kalima Sandal, mungkin cakriknya lain. Cara menyolongnya yaitu dengan jalan menyamar sebagai kerabat Pandawa yaitu prabu Gatutkaca. Padahal prabu Gatutkaca kan pinter mabur, jadi kalau menyamar sebagai beliau minimal ya kudu pinter mabur, lain kalau akan menyamar jadi kang Paijan, cukup pandai ngibul dan uprus. Dengan menyamar sebagai prabu Gatutkaca tersebut (pas itu belum jadi Prabu deh kayaknya, statusnya saja masih wayang kontrak) sehingga dengan mudah ia dapat membawa lari pusaka tersebut. Ndak jelas detil bagaimana nyolongnya, karena pas nyolong pak dhalangnya ndak ikutan, jadi ya ndak bisa menerangkan prosedur dan tata caranya. Namanya juga nyolong, jadi harus diam-diam. Kalaupun pake rame-rame ya harus di tempat yang agak jauhan dikit, dan yang di undang juga orang-orang tertentu saja.

Nah… kemudian pusaka Jamus Kalima Sandal yang telah berada di tangan Dewi Mustakaweni konon menjadi rebutan. Sik-sik rek tak crito sithik masalah Mustakaweni, klo ndak salah mustaka artinya sama dengan kepala, weni yaitu buah mangga kweni, jadi Dewi Mustakaweni adalah wayang perempuan berkepala mangga kweni, hweleh… nguawur poll.

Di dalam kekeruhan dan kekacauan yang timbul tersebut, Petruk mengambil kesempatan menyembunyikan Kalima Sandal tersebut. Ya ndak jamannya wayang atau jaman sekarang, orang ketiga selalu punya kesempatan lebih, lha iyo sing rebutan sopo lha kok malah Petruk yang nilep.

Nah… ternyata kekuatan pusaka Jamus Kalima Sandal sangatlah hebatnya, sehingga karena kekuatan dan kehebatannya yang ampuh, mbuh bagaimana ceritanya Petruk dapat menjadi raja menduduki singgasana kerajaan Lojitengara dan bergelar Prabu Welgeduwelbeh (Wel Edel Bey). Petruk yang biasanya ndapuk jadi Punakawan mesthinya yo rodo canggung dan demam singgasana (kalo panggung disebut demam panggung). Sehingga ada tetembangan Jawa yang bunyinya seperti ini:

petruk dadi ratu petruk dadi ratu
nyangga pincuk udut crutu (sedhal sedhul)
ratu suralaya
patuhe narada

yen lungguh yen lungguh
sikil jigang munggah meja (pethingkrangan)
cengengas cengenges
tambur kon nabuh dewa

jreng jreng jreng jreng….

petruk dadi ratu petruk dadi ratu
nyangga pincuk udut crutu
dewa dewa bingung
petruk ngaji mumpung

dipolne dipolne
nggone dadi jalwa tukung
mbendino mangan
nganti wetenge mlembung (mangan gratis di pol-polne)

jreng jreng jreng jreng….

petruk dadi ratu petruk dadi ratu
nyangga pincuk udut crutu
dadi ra karuan
ilange tatanan

ukume kuasa
wekasan si bagong teka (inthal inthul inthal inthul)
si petruk digeret
bali dadi menungso

jreng jreng jreng jreng….

Prabu Welgeduwelbeh/ Petruk dengan kesaktiannya dapat membuka rahasia Prabu Pandupragoladiraja, raja negara Tracanggribig. Prabu gadungan tersebut ternyata adalah kakaknya sendiri yaitu Nala Gareng. Beh aku dhewe yo bingung, kok gampang men moro-moro dadi ratu, gek prosese piye.

Setelah sekian lama berkuasa penuh, semena-mena, sak enake dhewe, maka dalam waktu singkat diketahui rahasia ini oleh Bagong. Sehingga Bagong-lah yang menurunkan Prabu Welgeduwelbeh dari tahta kerajaan Lojitengara dan badar/terbongkar rahasianya menjadi Petruk kembali yang asli, yaitu Petruk Kantong Bolong.

Kemudian Pusaka Jamus Kalima Sandal dikembalikan kepada pewaris aslinya, Prabu Puntadewa.

“Mingkar-mingkuring angkoro, akarono karanan mardisiwi, sinawung resmining kidung, sinubo sinukarto….”

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

DRUPADA CIDRA ING JANJI (DRUPADA INGKAR JANJI)

Oktober 15th, 2010 by jaka

drupada-cidra-ing-janji
Dalam wayang ndableg kali ini adalah kisah si Drona yang menghabiskan masa mudanya dalam kesulitan dan kemiskinan, ia harus melewati masa-masa sulit dimana harus berjuang seorang diri untuk kelangsungan hidupnya. Sementara teman-teman yang lain bergelimang dalam kegembiraan yang didapatkan dari kemudahan karena kekayaan, kekuasaan dan kesempatan, utowo 3K.

Dalam pada itu, pada suatu ketika ia harus melaksanakan suatu tugas tertentu yang cukup berat dan rodok mustahil, ya kalao jaman sekarang semacam mungkin semacam WAMIL. Target-target diberikan dan harus tercapai dengan baik dan gemilang mbuh piye carane gak eruh. Pada saat WAMIL itu ia bersama-sama dengan pangeran dari Kerajaan Panchala bernama Drupada. Karena rodo butuh, maka Drupada berbaik-baik hati pada Drona, agar cita-citanya tercapai, ya dirangkul-rangkul lah, dianggap seakan-akan kelompoknya sendiri. Drona memang rodok sekti sedangkan Drupada sakjane juga sudah sekti, tapi kurang okeh, mek menang uprus, dan kebetulan upruse berkashiat (=mandi) karena mempunyai ilmu aji-aji “kyai uprus lali purwoduksino”, nek gak salah entuke teko gunung Kawi. Jadi walaupun sekti tanpa dukungan Drona, juga mustahil bisa tercapai.

Dikisahkan Drupada dan Drona kemudian menjadi teman dekat (= sahabat, konco, cs, rekan, sobat, ibarate ngombe segelas mbadog sepiring) dan Drupada, dalam masa kecilnya (= masa mlaratnya) yang bahagia, berjanji untuk memberikan setengah kerajaannya kepada Drona pada saat menjadi Raja Panchala. Beh… opo ora edian?, setengah kerajaan rek, berarti bisa dibayangkan betapa dekatnya hubungan mereka, begitu berartinya jasa-jasa Drona yang diharapkan oleh Drupada. Kalo pake ilmu management agak modern begitu mesthi judulnya “pecut dan wortel”, pecut adalah pertemanan dan wortelnya berupa janji, lha ya jelas ya… entuk pecutane okeh, wortele belum tentu didapat, wekekek…. Padalal bagi Drona jangankan setengah, seper-seribu-pun sangat berarti demi kelangsungan hidupnya.

Setelah dewasa Drona menikahi Krepi, yang konon adik Krepa, guru di keraton Hastinapura. Dari hasil “pertarungan” Krepi dan Drona, sehingga memiliki putera bernama Aswatama. Namun setelah bertarung sengit dengan Krepi dan sampai menghasilkan Aswatama, jalan hidup Drona tetep mlarat, ora sugih-sugih, soale Drona ndak punya sabetan, uripe jujur, ngalah lan nrimo ing pandum. Ya walaupun dalam kisah-kisah wayang yang lain Drona disebutkan berwatak culas, tidak jujur, ngemplangan dan lain-lain, namun dalam hal ini sebenarnya fitnah dan opini yang di hujamkan pada diri Drona, jika Drona memang cluthak maka pastinya dia sudah kaya raya dan tidak kesulitan dalam hidupnya. Lha siapa yang membuat opini dan fitnah itu tadi, ya jelas dalangnya to? Kalao sindhen atau tukang kendhang kan ndak mungkin, kalau asisten dalang (=co dalang) masih mungkin dengan cara membisikkan sesuatu kepada dalang utama.

Demi keperluan istri dan puteranya, Drona ingin bebas dari kemiskinan yang mendera selama ini. Teringat kepada janji yang diberikan oleh Drupada, Drona ingin menemuinya untuk meminta bantuan. Sebenarnya sih bukan bantuan, tetapi cumak sekedar menagih janji yang telah di ucapkan oleh Drupada, lha biyen janjine mau memberi jatah 50% kerajaanya. Kata Drona, “Cak Dru, biyen janjine pena kan arep mbagi separuh wilayah kerajaanmu nek cita-citane wis berhasil. Lha janjimu ndi mas, kok mak plenthus gak njebul ngono….”. Jawab Drupada sambil nyopot topinya, “Mongsok koen lali to Dur, lha kan wis tau tak transfer dhek anu kae”. “Walah Dru… Dru…, lha janjimu kan separuh negoro, ora ngono carane karo konco, sing bener opo’o rek”, jawabe Drona. “Dur, koen kui nggragas…, wis wenehi kok jik kuraaaaang ae”, ujar Drupada mlengos. “Ora masalah lebih utowo kurang Dru…!, tapi janjimu ora tumus, ko’en ngakune dari Raja, dadi wong alim, gampang amal jariah, mbantu anak yatim, ndi buktine karo kancane dhewe ae mblithuk ngono…”, kata Drona.

Tetapi dikisahkan, karena mabuk oleh kekuasaan, Maharaja Drupada bukan hanya menolak untuk memberikan setengah dari kerajaannya, tetapi bahkan untuk mengakui Drona sebagai temannya saja tidak mau dan menghinanya dengan mengatakan bahwa ia manusia rendah. Lho opo ora kurangajar temenan wayang sitok iki, tapi namanya juga Maharaja yang sedang dipercaya, yo entuk ae, tergantung pak dhalange toh…?

Selain itu, Drupada memberi penjelasan yang panjang dan sombong kepada Drona tentang masalah kenapa ia tidak mau mengakui Drona. Drupada berkata sambil mengejek, “Persahabatan, adalah mungkin jika hanya terjadi antara dua orang dengan taraf hidup yang sama”. Dia berkata bahwa sebagai anak-anak, adalah hal yang mungkin bagi dirinya untuk berteman dengan Drona, karena pada masa itu mereka sama. Tetapi sekarang Drupada menjadi raja, sementara Drona berada dalam kemiskinan, kesulitan dan menjadi bagian dari minoritas. “Dalam keadaan seperti ini, persahabatan adalah hal yang mustahil”, jelas Drupada kepada Drona.

Yang membuat hati Drona mendongkol adalah, Drupada berkata bahwa ia akan memuaskan hati Drona apabila Drona mau meminta sedekah selayaknya para brahmana daripada mengaku sebagai seorang teman. Bahkan Drupada dengan gaya kementhus seakan-akan seorang alim ulama yang beriman dan berkelakuan baik, lewat email ia menasihati Drona supaya tidak memikirkan masalah itu lagi dan ingin ia hidup menurut jalannya sendiri.

Drona pergi mengalah, ia tidak mau bertengkar dengan Drupada, “Percumah Dru Dru.. omong karo awakmu, wis ngene ae sing waras ngalah, mugo2 awakmu langgeng lehne dadi Raja, awake seger, permaisuri dan selirmu sepirang-pirang, bondhone okeh, sabetanmu sak umbruk, nek mati okeh warisane, lha saupama awakmu tobat lan sir amal jariyah duwe duit okeh”, kata Drona, yang walaupun hatinya sedang kesal tetapi tetap mendoakan yang baik buat sahabatnya Drupada yang sedang dipercaya menjadi Maharaja.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

DURNA (MANEH) KEBAGIAN REJEKI

Oktober 11th, 2010 by jaka

cupu-minyak-tala

Kisah ini terjadi setelah wafatnya sang Pandu Dewanata. Konon Pandu dalam kisah wayang ndableg ini sengaja dimatikan oleh ki dalangnya karena sebab yang tidak jelas. Konon Pandu dianggap tidak berhasil ndapuk jadi wayang, dan kurang bisa berkoordinasi dengan wayang-wayang yang lain. Satu-satunya kesalahan pandu adalah memanah seorang resi yang saat itu sedang menyamar sebagai kijang yang sedang bersenggama. Lha iyo to, wis dadi resi kok kokehan polah pake menyamar-nyamar niat jadi mata-matanya ki dalang. Padahal kalo niat bersenggama sebagai resi kan yo ndak opo-opo, ndak usah menyamar-nyamar segala. Hwa ha ha ha. Memang Pandu merupakan seorang pemanah yang mahir. Ia memimpin tentara Dretarastra dan juga memerintah kerajaan untuknya. Pandu menaklukkan wilayah Dasarna, Kashi, Anga, Wanga, Kalinga, Magadha, dan lain-lain, wis to sebenarnya banyak jasa-jasanya, cumak dalam kesalahan Pandu ya itu tadi, memanah resi yang kebetulan teman baiknya ki dalang.

Ada satu hal yang penting adalah, sang Pandu mempunyai sebuah pusaka yang bernama Minyak Tala. Mbuh gak eruh kok disebut Minyak Tala, kalo dalam bahasa jawa tala itu berarti kurang lebih rumahnya tawon yang terbuat / tersusun dari bahan semacam lilin nabati. Bisa jadi dari kata “garpu-tala”, yang berarti penyama, equalizer, yaitu untuk menyamakan nada suatu alat musik dengan standar yang disebut garpu tala, berbentuk seperti ketapel dengan panjang, diameter dan jarak tertentu untuk menghasilkan nada yang tertentu juga. Beh.. bingung aku, kok malah mblakrak ndak karuwan.

Konon minyak tala ini mempunyai khasiat (atau bisa juga disebut kesaktian) jika di oles-oleskan maka akan mengakibatkan kekebalan bagi yang memakainya. Bagi yang memakainya akan kalis dari segala macam serangan senjata baik tajam maupun tumpul. Minyak Tala itu adalah pusaka yang merupakan anugerah dewata sebagai hadiah karena Pandu pernah menumpas musuh kahyangan yang bernama Nagapaya. Perlu diketahui bahwa minyak tala tadi ditempatkan pada suatu wadah yang disebut dengan cupu, lha bentuknya semacam guci kecil berleher kecil bertutup rapat, mungkin terbuat dari tanah liat, soalnya jaman dulu kan belum ada semen, aku dhewe yo gak tau eruh rek….

Ketika Pandu wafat, Pandawa masih belum dewasa, belum jadi, mungkin wayangnya masih di pahat sama pak tukang sunggingnya, juga belum dicat, pokoke durung dadi lah, status wayangnya masih belum jelas, karena masuk kotaknya belum lama. Makanya oleh Pandu, minyak tadi dititipkan kepada Drestarastra supaya kelak diserahkan kepada para Pandawa jika kelak mereka dewasa. Nah… itu hebatnya wayang, dia sudah tahu kapan akan mati, mungkin sudah diberi tahu oleh pak dalangnya.

Beberapa bulan kemudian, terjadi perebutan antara para Pandawa melawan para Kurawa yang ternyata juga menginginkan Minyak Tala. Konon dari pihak Kurawa sudah menyediakan sebuah wayang yang merupakan satrio pingit, yang disiapkan untuk menggantikan Pandu. Ya semacam KKN begitulah kalau jaman sekarang, masiyo wayang jaman biyen juga ada KKN lho rek, ojo ngenyek sampeyan.

Dretarastra (yang konon buta, buta matanya maksudnya) karena buingung ndak karuwan, memutuskan untuk melemparkan minyak tersebut beserta wadahnya yang berupa cupu sejauh-jauhnya agar terhindar dari perebutan. Lha tentu saja Pandawa dan Kurawa segera berpencar untuk bersiap menangkapnya. Konon Kurawa dengan satrio piningitnya karena malu strateginya sudah diketahui lawan, pura-pura tidak berminat dengan Minyak Tala itu, malu nih yee.

Namun, Sengkuni (Sengkuni adalah kakak Gandari, isteri Drestarata yang melahirkan para Kurawa, atau pasnya pakdhe nya para Kurawa) dengan licik lebih dahulu menyenggol tangan Drestarastra ketika hendak melemparkan Minyak Tala tersebut. Akibatnya, sebagian Minyak Tala pun tumpah. Sengkuni segera membuka semua pakaiannya dan gulung koming ndak karuwan di lantai untuk membasahi seluruh kulitnya dengan minyak tersebut, dengan harapan kesaktian dari Minyak Tala tersebut akan menempel di sekujur tubuhnya. Sengkuni yang telah bermandikan Minyak Tala sejak saat itu mendapati seluruh kulitnya kebal terhadap segala jenis senjata, baik tajam, tumpul, setengah tajam setengah tumpul bahkan racun dan segala macam penyakit. Disinyalir juga menjadi tahan malu alias rai gedheg. Jadi meskipun ilmu bela dirinya rendah, namun tidak ada satu pun senjata yang mampu menembus kulitnya, lho hebat kan, punya kesaktian instant karena kelicikannya.

Sementara itu, cupu beserta sisa Minyak Tala jatuh tercebur ke dalam sebuah sumur tua di pojokan wilayah kerajaan. Para Pandawa sang pewaris dan Kurawa yang ethok-etho isin tapi pingin tadi itu tidak mampu mengambilnya. Tiba-tiba muncul seorang pendeta dekil bernama Durna yang berhasil mengambil cupu tersebut dengan mudah.

Wedeh… Durna lagi yang main, padahal mulai awal tadi kan janjinya ndak pakai Durna, mengapa lha kok Durna melu-melu memanfaatkan situasi ini…?, lha memang Durna, pandai memanfaatkan situasi kacau ini. Beh memang dunia pewayangan ini serba menggelikan mulai dari dulu, lha wong Pandawa dan Kurawa yang berebut, lha kok malah Sengkuni dan Durna yang kebagian kesaktan Minyak Tala-nya. Opo ora edian….edian mangan semir

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

GANDARI ORA METENG-METENG (= Gandari nDak Hamil-hamil)

Oktober 6th, 2010 by jaka

dursasana Dursasana

Putri Gandari, bingung ndak karuwan, soalnya setelah beberapa tahun niwak (=kawin) dengan suaminya yaitu sang Drestarasta kadit ngetem-ngetem (= tidak hamil-hamil). Bahkan sempat di ece-ece sama Kunti ketika chattingan, suami Pandu, ngene jarene, “Ndar…, Gandar, koen koq ndak meteng-meteng, lha ojobmu picek ngono, paling ndak eruh dalane, dadi kesasar-sasar, nyusruk-nyusruk wk wk wk… “. Gandari Sewot ndak mau kalah, “Picek lak matane to Yu, lha sontoloyone jik jossss, temenan kui, titenono bar ngene kan aku iso duwe anak ngantek satus lebih”. Ujarnya. “Haiyah… nggedubus Ndar Ndar, bikin satu saja ndak jegos koq mau bikin seratus, dapat dari Hongkong..????”, ejek Kunti, “Lho kon arep manak satus, opo konok onggrokmu arep sampek ndower ngono…, hwa ha ha.. gak genah temenan koen ki Ndar”. Mungkin etung2anya begini, seratus kali 9 bulan ditambah masa nifas total jendral 12 bulan alias setahun, brarti butuh waktu 100 tahun procat-procot.

Konon Drestarasta adalah terlahir buta (=tidak bisa melihat), ia dilahirkan oleh ibu Ambika, dimana saat “dibuahi” oleh ayah bilogisnya yaitu Byasa, memejamkan mata, jarene Byasa nggilani, hweeekkk, tapi kok yo gelem yo, gumun temenan aku. Sedangkan Pandu adalah saudara tiri Drestarasta dari ibu Ambalika, masih ada lagi saudara tirinya yaitu Widura dari ibu Datri. Byasa pancen rodo nggragas dan yak-yakan temenan, bojone tiga, bar nyikat nglelesi 2 janda Wicitrawirya (Ambika dan Ambalika), lha kok Datri yang dayangnya di tilep pisan, byuh… enake.

Gandari sedih, kemudian lapor kepada Byasa, mertuanya. Katanya, ”Pak mike tenggo (=MT moro tuwo, nek jare Kartolo, moro-tak-kiwo), aku ki sedih lho pak, mongsok niwak beberapa tahun kok ndak hamil-hamil, njaluk tulung opo’o rek, sampeyan kan wong sekti mondro guno, mosok nggawe mantune meteng ae ndak iso”. Byasa yang pancen nggladig dan kurangajar tenan akhirnya dengan kesaktianya bisa membuat Gandari hamil.

Tetapi kehamilan Gandari suwene ndak umum, sampek Gandari bingung meteng kok gak uwis-uwis, lha kapan mbayine…???. Kemudian saking jengkelnya perutnya di pukul-pukul (ndak diceritakan mukulnya pake apa, berapa kali, sakit atau tidak). Akhirnya, akibat dipukul-pukul itu perutnya sakit, terus sama Drestarasta dibawa ke bidan terdekat.

Weleh… bu bidan sampek kaget, tibo glangsaran di lantai ketika apa yang di kandung Gandari keluar, karena hanya berupa gumpalan daging yang diceriterakan berwarna abu-abu mungkin juga sudah pake bagde OSIS, hwe kekekek… . Lha berarti pake seragam SMU, kalo biru masih SMP, kalu merah hati mestinya masih SD. Jadi walaupun cumak bongkahan daging, karena sudah pake seragam abu-abu yo pinter, jadi bisa boso inggris, sms dan main fesbuk segala. Gandari marah-marah sama morotuwonya, ”pak mike tenggo Byasa, piye iki, sampeyan ndak genah temenan, mosok nggawekne anak aku mek gumpalan daging begini, apa minta di buat rawon..???”. Jawab Byasa, ”Tenang nduk.. sabar…, iki prosese durung rampung, jik entuk 50%”, jawab Byasa ngedhem-edhemi, padahal dia sendiri juga mbingungi.

Kemudian bongkahan daging itu sama Byasa dipotong-potong jadi 100 (=seratus), wis pokoke seperti kalo mau dimasak rawon begitu. Lha pas dihitung lagi (cek dan ricek lah…), lha kok kelebihan dua, padahal kuwali yang disiapin sebagai wadahnya cumak beli 100 biji. ”Beh… cotho temenan iki, klo wadahnya harus beli lagi ke pasar Turi penonton wayangnya keburu kabur nih…, lagian duitku wis entek rek…”, gumamnya dalam hati. ”Lha wis ngene ae”, katanya, setelah tengok kanan kiri ndak ada yang liat, dua gumpalan itu dilempar dibuang jauh-jauh, yang satu jatuh di Pasuruan yang satunya jatuh di Sleman. Yang jatuh di Pasuruan langsung di emplok kucing, dikemah-kemah amblas masuk perut dadi telek, nah dari telek kucing itu ternyata masih numbuh seekor wayang yang bernama Gondomuko. Sedangkan yang jatuh di Sleman dimakan anjing, ternyata anjingnya mules-mules terus muntah-muntah, wetenge lara, nah dari utah-utahan itu numbuh wayang , dan diberi nama Gondowicoro.

Kemudian 100 biji gumpalan daging itu dimasukkan kedalam kuwali, mestinya diberi nomer 1 sampek seratus biar ndak bledru (=tertukar tukar) satu dengan yang lain. Kemudian kuwali-kuwali itu ditanam dalam tanah, selama kurang lebih setahun. Ndak dijelaskan cara menanamnya dengan kedalaman berapa dan jarak tanam berapa (seperti cara menanam pohon mangga).

Lha temenan, setelah satu tahun (makanya jarang ada dalang yang mendalangkan cerita ini, lha wong nunggunya saja setahun, tukang kendhangnya bisa theklok tangane, lha sidhene bisa nyonyor cangkeme temenan), kuwali tersebut digali kembali. Tentunya Gandari cs sudah menyiapkan popok, gurita, selimut, box bayi dan lain sebagainya yang dapat menampung 100 bayi. Yang pertama kali dikeluarkan adalah kwali nomer 1, didalamnya terdapat bayi wayang dan di beri nama Duryodana, kemudian kuwali nomer dua dibuka juga terdapat bayi wayang diberi nama Dursasana.

Sampai disini Gandari berhenti dulu sambil mikir-mikir, ”Waduh nek ngene carane iso bledru (=ketukar) temenan, kaco punya anak banyak-banyak”, katanya. Kemudian ia menyiapkan potongan karton ukuran 10 x 10 cm, diberi nomor nama dan di laminating, kemudian di ikatkan dengan kabel ties di jempol Duryodana, Dursasana dan kelak ke 98 bayi yang lain lagi.

Kuwali nomer 3 sampek 100 juga dibuka dengan cara yang sama, dan diberi nama masing-masing adalah:
3 Dursaha
4 Dursala
5 Jalaganda
6 Sama
7 Saha
8 Winda
9 Anuwinda
10 Durdarsa
11 Subahu
12 Duspradarsa
13 Durmarsana
14 Durmuka
15 Duskarna
16 Karna
17 Wikarna
18 Sala
19 Satwa
20 Sulocana
21 Citra
22 Upacitra
23 Citraksa
24 Carucitra
25 Sarasana
26 Durmada
27 Durwigaha
28 Wiwitsu
29 Wikatinanda
30 Urnanaba
31 Sunaba
32 Nanda
33 Upananda
34 Citrabana
35 Citrawarma
36 Suwarma
37 Durwimoca
38 Ayobahu
39 Mahabahu
40 Citrangga
41 Citrakundala
42 Bimawiga
43 Bimabela
44 Walaki
45 Belawardana
46 Ugrayuda
47 Susena
48 Kundadara
49 Mahodara
50 Citrayuda
51 Nisanggi
52 Pasa
53 Wrendaraka
54 Dredawarma
55 Dredaksatra
56 Somakirti
57 Antudara
58 Dredasanda
59 Jarasanda
60 Satyasanda
61 Sadasuwaka
62 Ugrasrawa
63 Ugrasena
64 Senani
65 Dusparaja
66 Aparajita
67 Kundase
68 Wisalaksa
69 Duradara
70 Dredahasta
71 Suhasta
72 Watawiga
73 Suwarca
74 Adityaketu
75 Bahwasa
76 Nagadata
77 Ugrasai
78 Kawaci
79 Kradana
80 Kundi
81 Bimawikra
82 Danurdara
83 Wirabahu
84 Alolupa
85 Abaya
86 Dredakarma
87 Dredaratasraya
88 Anadrusya
89 Kundabedi
90 Wirawi
91 Citrakundala
92 Pramada
93 Amapramadi
94 Dirgaroma
95 Suwirya
96 Dirgabahu
97 Sujata
98 Kencanadwaja
99 Kundasi
100 Wirajasa

Ndak diterangkan bagaimana mereka mengeluarkan bayi, memandikan, memberi popok dan gurita, mestinya repot ndak karuwan. Konon baby oil dan minyak telonnya saja pake yang ukuran galonan, hwa ha ha ha, gak genah temenan sing ngarang cerita.

Nah Duryodana dan 99 adiknya inilah yang kemudian disebut sebagai Korawa. Sebenarnya sih ndak 100 pas, masih ada lagi anak Drestarasta yang lahir normal (ndak pake dimasukkin ke dalam kuwali) yaitu putri Dursala yang lahir dari ibu Gandari juga, dan ada lagi yaitu: putra Yuyutsu yang lahir dari salah seorang dayang-dayang, Brarti masih ada beberapa puluh lagi yang lahir dari dayang-dayangnya. beh… masiyo picek Drestarasta juga nggragas.. wk wk wk.

Nah yang yang Gondomuko dan Gondowicoro itu tadi konon hidup berabad-abad dan tidak akan mati ditelah jaman sampai akhir dunia, ia hidup dalam kehidupan species manusia yang di manfaatkan sebagai inang, jadi semacam aliens. Konon manusia yang dihinggapi Gondomuko akan bersikap bermuka dua, dan yang di hinggapi Gondowicoro akan mencla-mencle omongane. Bahkan dengan bersikap gondomuko dan gondowicoro mereka mengais rejeki sepanjang hidupnya.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

DURYODANA WEDI KALAH MAIN (Duryodana Takut Kalah Main)

Oktober 4th, 2010 by jaka

duryodana-wedi-kalah
(Duryodana Takut Kalah Main)
Serial Wayang Ndableg

Pada akhir minggu, saat Duryodana sang maharaja Hastinadipura ndak ada acara main ke puncak atau main golf, datang berkunjung ke Istana Indraprastha, ia terkagum-kagum dengan kemegahan istana tersebut. Indraprasta adalah kerajaan saudara tirinya, Pandawa. Saat cenunukan clinthisan bedigasan ndak karuwan memasuki sebuah ruangan, ia mengira sebuah kolam sebagai lantai. Beh jian goblog tenan wong iki, mosok ndak iso mbedakne kolam dengan lantai. Tak pelak lagi ia tercebur, klunyum….thili-thili, padahal pas itu lupa membawa handuk dan pakaian ganti, ciloko 12 temenan.

Memang istana Indraprastha sedang dibangun sesuai dengan proyek pembangunan kerajaan yang tadinya hutan belantara yang angker, wingit, janma mara janma mati. Kisah pembangunan Indraprastha akan diceritakan dalam kisah tersendiri, ben gak campur aduk. Proyek berlangsung dengan baik dan lancar tanpa halangan suatu apapun. Renovasi, Improvement, Normalizing, Rekondisi, dilakukan sesuai dengan rencana jangka pendek dan jangka panjang, dilakukan tanpa kakehan omong dan woro-woro, sing penting rampung. Karena perbaikan dilakukan Pandawa dengan ikhlas, senang hati, dan dibantu oleh seluruh rakyat Pandawa. Mission imposible telah dilaksanakan dengan baik atas segala jerih payah Pandawa dan seluruh rakyat Indraprastha. Sekarang tiba kondisi indraprastha sudah membaik, semua peralatan dan infrastruktur telah baik kondisinya dan berfungsi dengan baik.

Perihal yang menggembirakan bagi seluruh rakyat Indraprastha tersebut sebenarnya membuat kecewa Duryodana dan 99 orang adiknya. Dan kekecewaan tersebut berkembang biak menjadi sebuah iri atas keberhasilan yang telah di capai oleh Yudistira bersaudara tersebut, karena konon sebelumnya Duryodana sudah ditawari untuk babat alas Indraprastha, tetapi ia tidak punya nyali untuk melaksanakannya, karena konon waktu itu Indraprastha masih angker. Duryodana memang jauh lebih gagah, lebih galak, lebih licik dari Yudistira, tetapi tidak memiliki nyali sebesar Yudistira.

Semenjak pulang dari Indraprastha, Duryodana sering termenung, ngalamun, memikirkan usaha untuk mendapatkan kemegahan dan kemewahan yang ada di Indraprastha. Dengan memiliki Indraprastha ia berharap menjadi raja diraja yang di elu-elukan rakyat Hastinadipura dan Indraprastha sekaligus, dan dapat menebah dada, ”iki lho rek aku sing mbangun Indraprastha…. sing maune bobrok ndak karuwan”.

Ia ingin sekali mendapatkan harta dan istana milik Pandawa. Namun ia bingung bagaimana cara mendapatkannya. Terlintas dalam benak Duryodana untuk menggempur Pandawa, namun dicegah oleh Sangkuni. ”mas Dur…, ojo ngono carane, salah kui”, ujar Sangkuni, ”Ben ketok alus srahno aku ae, wis talah beres-beres”. ”Memang kenapa Pakdhe?”, tanya Duryodana nggoblogi (tapi ancene goblok tenan), ”Oalah.. Dur.. Dur…, koen kui ndak ngrumangsani, sakjane awakmu mek menang gedhe, menang kereng, tapi ndak duwe nyali”, jawab Sengkuni. ”Nggih pun paklik, kula manut mawon”, kata Duryodana pasrah.

Maka dalam acara berkumpulnya wayang-wayang Korawa yang meliputi Duryodana dan 99 orang adiknya beserta kerabat-kerabatnya di pasewakan agung Kurawa (= pertemuan diam-diam) pada suatu akhir tahun, mereka menyusun fitnah besar-besaran terhadap Pandawa pada umumnya dan Yudistira pada khususnya. Fitnah itu disusun menggunakan format Proposal Pemfitnahan, yang konon banyak mendapat masukan dari Durna dan Sengkuni dan disetujui dan di tandatangani bersama oleh wayang-wayang kepleg tersebut.

Sangkuni berkata, “Aku tahu Yudistira suka bermain dadu, namun ia tidak tahu cara bermain dadu dengan akal-akalan. Sementara aku adalah rajanya main dadu dengan akal-akalan. Untuk itu, undanglah dia, ajaklah main dadu. Nantinya, akulah yang bermain dadu atas nama anda. Dengan kelicikanku, tentu dia akan kalah bermain dadu denganku. Dengan demikian, anda akan dapat memiliki apa yang anda impikan”. Duryodana tersenyum lega mendengar saran pamannya. Harapan untuk merebut Indraprastha menari-nari dihadapannya.

Bersama Sangkuni, mereka mengajukan niat tersebut kepada Dretarastra untuk mengundang Pandawa main dadu. Dretarastra ingin mempertimbangkan niat puteranya tersebut kepada Widura, namun karena mendapat hasutan dari Duryodana dan Sangkuni, maka Dretarastra menyetujuinya tanpa pertimbangan Widura. Drestarata pancen juga rodo kepleg, walaupun kadangkala berhati batu dan ethok-ethok tertib, tetapi selalu membenarkan apa yang di usulkan oleh Sangkuni, yo maklum lah…

Agar niat jahatnya tidak dicurigai oleh Yudistira, maka Doryudana pura-pura berbaik hati kepada Pandawa, walaupun tanpa diminta, ia menerangkan apa yang dibicarakan dalam pasewakan agung para Kurawa, ethok-ethoke mbocorne wadi. Yudistira yang telah membaca situasi rencana jahat Duryodana, kelicikan Sengkuni, bisikan maut Durna, dan kebodohan Drestarata tetap menerima dengan hati ksatria.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

TAKSAKA MBULET (=SALAH URAT)

Oktober 1st, 2010 by jaka and tagged

taksaka-mbulet

Kisah Pembelaan
Ini adalah kisah pembelaan Parikesit yang difitnah mencret-mencret karena ulah Taksaka. Dalam wayang ndableg sebelumnya dikisahkan bahwa hidup Parikesit diakhiri dengan mencret-mencret yang disebabkan oleh ulah Taksaka, ternyata Parikesit tidak terima. Dalam mimpi, Parikesit menuturkan bahwa itu fitnah, kisah yang benar terjadi di menara BTS yang didiaminya adalah kurang lebih seperti ini:

Asal-usul
Taksaka adalah salah satu naga, putera dari Dewi Kadru yang menikah dengan Resi Kashyapa. Kadru adalah puteri dari Daksa. Sedangkan Resi Kashyapa adalah putera Marici, yang merupakan cucu Brahma. Ia merupakan ayah para Aditya, naga, raksasa, detya, danawa, dan berbagai makhluk hidup lainnya. Mbuh piye karepe menungsa koq keturunane medeni kabeh, dan dengan istri yang mana juga ndak jelas.

Pernikahan Kadru dan Kashyapa konon memperoleh seribu butir telur dari Kasyapa untuk dirawat. Beh… ndak dijelaskan Kadru ini termasuk manusia apa reptile kok bertelur. Terus cara nyimpen telurnya yang seribu itu bagaimana ya, mungkin juga telur-telurnya ditulisi nomer pake spidol biar tahu itu telur nomer ke berapa yang dilahirkan tanggal berapa dan diperkirakan akan menetas kapan. Karena dikisahkan bahwa untuk menetaskan 1000 buah telur tadi membutuhkan waktu 500 (limaratus) tahun. Wedeh… pantesan jarang Dhalang di Indonesia yang menceritakan kisah “Lahirnya Taksaka” ini, lha 500 tahun baru selesai, keburu bosen penontonnya. Lagipula bokonge Kadru opo ndak puanas…. ngengkremi endhog (=mengerami telur) sebegitu lamanya, mungkin pantatnya sudah kapalen, karena kemungkinan besar jaman itu belum ada alat penetas telur. Naga yang terlahir diberi nama adalah Basuki, Ananta, dan Taksaka. Konon Basuki kemungkinan besar ikut lawak Srimulat dan Taksaka tetap mengikuti alur cerita ini, sedangkan Ananta yang artinya tak terhingga (okeh banget sampek ndak bisa dihitung dengan lambang angka delapan yang rebah = ) lebih banyak ikut di pelajaran Matematika, Fisika dan Kimia. Dalam kisah lain disebutkan bernama Anantaboga = artine panganan sing ora entek-entek.
Sik sik sik to rek…, aku yo rodok gumum, Kadru itu gimana cara nyusoni naga-naga itu, apa teteknya tidak mlonyoh…, hua ha ha….

Parikesit Mencret
Nah masuk ke ceritanya parikesit yang ketakutan sampek berlindung di menara BTS silahkan dibaca sendiri di kisah “Parikesit Mencret-Mencret (=Diare)”.

Pengutusan Srenggi
Kemudian Sang Srenggi yang memendam dendam kesumat kepada Parikesit, karena ayahnya yaitu mbah Semiti di permalukan, mengutus Naga Taksaka untuk membunuh Sang Raja. Ndak dijelaskan apa kekuasaan kekuatan dan kekayaan Srenggi sehingga bisa menyewa Taksaka sebagai pembunuh bayaran. Misalnya tiket sekali jalan naik Taksana jurusan Gambir – Malang untuk satu orang Rp 200.000, bisa dibayangkan berapa duit yang harus dikeluarkan untuk menyewa / carter seluruh gerbong Taksaka menuju Hastinadipura.

Parikesit yang mengalami ancaman dari Taksaka tentunya tidak tinggal diam, selain memodifikasi menara BTS untuk perlindungan, menyiagakan prajurit dokter dukun paranormal, tentunya juga mendatangkan tukang nujum dari seluruh negeri untuk mengetahui kejadian yang akan datang. Bahkan parikesit selalu online mengakses www.bmg.go.id untuk mengetahui cuaca esok hari. Terus terang dhekne yo rodok wedi klunyum kehujanan di menara BTS.

Berdasarkan keterangan ahli nujum, team pengamanan Parikesit mengetahui bahwa pembalasan Srenggi lewat ulah Taksaka dengan melalui buah-buahan. Karena terbatasnya daya penerawangan maka belum diketahui jenis buah apa yang akan digunakan ditunggangi oleh Taksaka menuju perut Parikesit. Untuk mengetahuinya silahkan kirim SMS kosong ke *555*TAKSAKA#. Maka dari itu diputuskan bahwa seluruh buah yang akan disajikan kepada Sang Maharaja Parikesit harus di Juice terlebih dahulu, dengan harapan jika ada sesuatu di dalam buah akan hancur berkeping-keping atau setidak-tidaknya dadi mumet ikut mubeng-mubeng didalam blender.

Nah tiba waktunya, tukang mangsaknya Parikesit, nek ora salah mbok Nem, di siang yang terik kiro-kiro dino kemis Pon jam 11:30, membuat juice untuk disajikan kepada sang Raja, panas-panas ngene ngombe juice huueeenaaak temenan. Ketika sebuah jambu biji (jambu keluthuk) dimasukkan ke dalam blender, dan dipencet tombol ON, lha dalah…. Mbok Nem sampai tibo klumah glangsaran ndak karu-karuwan. Kontan saja membuat kaget seluruh petugas di dalam dapur.

Ternyata didalam blender juice terdapat Taksaka yang kogel-kogel mengikuti pusaran blender. Karena naga sakti, maka ukurannya lambat laun membesar, dari yang semula sebesar ulat. Para Dukun Paranormal dan Tukang sihir yang bertugas pun ndak mau kalah, dengan kesaktian kekuatan dan ilmu ndobosnya, blender juice ikut membesar sesuai dengan ukuran Taksaka, sehingga berapapun ukuran Taksaka membesar tetap tidak dapat keluar dari blender dan kogel-kogel terbawa mengikuti pusaran blender.

Sakit kuatnya pusaran blender, membuat badan Taksaka mbulet-mbulet ora karuwan, kalau sekarang mungkin istilahnya salah urat, bahkan ada yang mbundheli segala. Dari mulutnya yang biasanya keluar api ”Whhhooo ooo sss hhh” sekarang jadi mlempem mak ”pessss…… ”, karena mbok Nem tadi selain memasukkan Jambu, gula dan air, juga ditambahkan es batu, dadi cangkeme Taksaka mlempem, seperti korek api yang kecelup es.

Salah Kaprah Demam Berdarah
Dari kisah itulah mengapa kalo sekarang ada orang sakit Demam Berdarah, ada yang menganjurkan untuk dikasih juice jambu biji/ jambu keluthuk. Penyebab yang sebenarnya adalah yaitu tadi, ikut-ikutan apa yang dilakukan oleh mbok Nah tukang masaknya Pariksit yang sebenarnya bertujuan untuk memblender Taksaka, bukan untuk menambah trombosit. Jadi tidak benar bahwa Parikesit wafat karena mencret-mencret, kisah ini sekaligus menjadi ralat, jadi yang benar Parikesit adalah terkena deman berdarah. Believe Or Not, klo pak dhalangnya pilih Or saja ben aman….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

PARIKESIT MENCRET (=DIARE)

September 30th, 2010 by jaka and tagged

parikesit

Wayang ndableg dislewengkan dari kitab Adiparwa
Ini adalah kisah seorang Raja yang bertahta di Hastinapura bernama Parikesit, beliau putera Abimanyu cucu dari Arjuna dan merupakan merupakan anak turun Sang Kuru, maka disebut juga Kuruwangsa. Upamane kuturunan Sang Lemu namanya pastilah Lemuwangsa, begitu lah sak ora-orane.

Pada akhir minggu, beliau memutuskan untuk week end mbebedag (=berburu) ke hutan, ndak diterangkan dengan jelas di hutan mana, mungkin ae di lereng gunung Ceremai (jabar) atau di Merubetiri (jatim) yang masih banyak sato kewan untuk di buru ndak mungkin di Cikopo. Dalam pakem disebutkan beliau berburu kijang, ndak jelas kijang innova apa kijang kapsul, kenapa ndak berburu panther, mungkin beliau ndak senang dengan suara mesin dieselnya yang berisik.

Ketika nguber-uber kijang itu, saking lipete si Kijang, dhekne kehilangan jejak, karena pas itu lupa bawa anjing pelacak, dalam dunia pewayangan jawa juga langka ketemu species anjing. Parikesit kesasar-sasar ndak karuwan, keluar masuk hutan masuk ndak tau ceritanya kok sampek masuk tol Cipularang, saking bingungnya dia keluar pintu tol Sadang, terus menyusuri jalur alternatif ke Subang – Jalancagak – Ciater –mlipir-mlipir pinggiran Kalibaru liwat pondokane mbok Paing – terus ke selatan mbalik lereng gunung Ceremai.

Nah ketika mbalik ke gunung Ceremai di pinggiran hutan berpapasan dengan seorang pertapa yang bernama Bagawan Samiti. Sang Raja Parikesit menanyakan kepada mbah Samiti, ”mBah…, sampeyan lihat Kijang mlayu-mlayu liwat sini ndak”, namun sang pendeta membisu karena saat itu sedang nglakoni bertapa dengan bisu. Mungkin Parikesit kurang memperhatikan telinga mbah Samiti yang ditutup pake earplug dan mulutnya di lakban (mestinya dibuka klo pas mau makan saja). ”Mbah… sampeyan ki ditakoni meneng ae, budeg tah…???”, tanya Parikesit sambil marah-marah. Namun Begawan Samiti tiap membisu dan diam saja, lha wong bertapa rek…, hal tersebut membuat Raja Parikesit marah ndak karu-karuwan. ”Dhasar wong tuwek ndak genah…, tak dongakne tambah tuwek sampeyan… ”, katanya meneruskan omelannya.

Lha ndilalah disekitar situ kok yo pas ada bangkai ular (wis talah sampeyan percaya ae dengan faktor kebetulan ini) kemudian diambilnya bangkai ular, kemudian mengalungkannya di leher sang pendeta. ”Hayoh kono…, kapokmu kapan, ditakoni Raja kok meneng ae….”, ujarnya sambil memgalungkan bangkai ular itu.

Ternyata putera sang pendeta yang bernama Srenggi, mengetahui kisah itu hal tersebut dari rekaman video yang di upload ke Youtube  www.youtube.com) oleh Sang Kresa. Walaupun rekaman tidak sampai satu menit, tetapi cukup membuat ia marah, karena menganggapnya pecelehan, penghinaan, karena sekarang rekaman itu dapat diketahui oleh seluruh orang di dunia dengan mengakses Youtube. Ia kemudian mengutuk Sang Raja Parikesit, agar beliau wafat karena digigit ular, tujuh hari setelah kutukan diucapkan. Saya sendiri juga heran, kenapa pas jaman pewayangan dulu wayang bisa mengeluarkan kutukan dan dapat terlaksana sesuai yang di kutukkan.

Parikesit yang menerima kutukan tersebut tentunya bingung ndak karu - karuwan, dengan kekuasaan, kekayaan, kecerdikannya maka ia berlindung di sebuah menara tinggi yang dijaga dan diawasi dengan ketat oleh prajurit dan para patihnya. Menara itu konon tadinya sebuah menara BTS sebuah operator GSM yang kemudian dimodifikasi, jadi Parikesit ditanggung bisa berkomunikasi kemana saja dan browsing dengan fasilitas Wifi. Logikanya ular kalo pingin menggigit harus melilit menara BTS itu dulu, kecuali ularnya sekti mondroguno bisa terbang, klo di film Tom & Jerry mungkin disebut Flying Snake (saingan epidode Flying Cat). Di sekeliling menara juga telah siap para tabib, dokter, duku, para normal dan para tidak normal yang ahli menangani bisa ular. Disediakan pula mobil ambulance dan dan helikopter ambulance yang siap menerbangkan ke RS Internasional di Cikarang jika sewaktu-waktu terjadi masalah.

Pada hari ketujuh, yaitu hari yang diramalkan menjadi hari kematiannya, seekor naga yang bernama Taksaka (yang kini konon di abadikan menjadi nama sebuah Kereta Api) menyamar menjadi ulat pada buah jambu pada hidangan cuci mulut makan siang yang dihaturkan kepada Sang Raja Parikesit. Naga Taksaka konon adalah naga sakti yang dapat merubah-rubah bentuknya menjadi hewan lain yang bentuknya sejenis baik besar maupun kecil. Contone uler, cacing, set, uget2, lan liyo-liyane. Untuk mendapatkan kesaktian itu konon ia belajar berubah dari Satria Baja Hitam, Power Ranger, Ultraman, dan sedikit menonton film Transformer dan Spiderman.

Nah ketika Parkesit makan buah jambu itulah, sekonyong-konyong perutnya sakit mules-mules ndak karuwan. Dikisahkan perutnya melintir-melintir selama tujuh hari tujuh malam, diare mencret-mencret sampai puluhan kali dalam sehari. Sehingga sang Raja sampai ndak kober pakai celana, dan diputuskan untuk sarungan saja dan pake pempers. Karena buang-buang air terus, sehingga Parikesit kekurangan cairan dan harus di infus. Karena kesaktian Parikesit sedang mode-ON, tentunya kulitnya sangat sulit ditembus oleh jarum infus, setelah berusaha ratusan kali akhirnya para dokter tabib dukun dan paranormal menyerah tidak bisa memasukkan jarum infus ke tubuh Parikesit, karena sang Raja bersikukuh tidak mau mematikan mode-OFF kan kesaktiannya khawatir serangan naga Taksaka akan lebih hebat.

Karena mencret-mencret terus puluhan kali dalam sehari terus-menerus selama tujuh hari, tidak nafsu makan dan minum apalagi nafsu birahi, maka tubuh Parikesit mengalami dehidrasi hebat, wajahnya pucat, badannya seperti kulit yang lengket pada tulang saja.

Akhirnya Parikesit menyerah, agar dokter tabib dukun dan paranormal dapat mengobati tubuhnya, ia meng OFF kan mode kesaktiannya. Nah… pada saat itulah naga Taksaka beraksi mengaduk-aduk seluruh isi perut Parikesit sehingga sang raja tiba pada saat kematiannya

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

PANDAWA WEDI KALAH (Pandawa Takut Kalah)

September 30th, 2010 by jaka and tagged

bhisma

Cerita ini dislewengkan dari kitab Mahabharata pada bagian Bhismaparwa dalam episode perang di palagan Kurusetra.

Konon diceritakan: setelah beberapa tahun berperang di palagan Kurusetra menghabiskan tenaga, biaya dan nyawa, Pandawa mulai bosen, perang kok ndak rampung-rampung, lha kapan istirahat, cuti, week end dan mudik pulang kampunge?. Walaupun wayang diciptakan untuk selalu gegeran, perang, udur-uduran (nek gak ngono yo gak serem) tetapi ada juga rasa bosen kalo perang crak crek crak crek adu pedang dan keris tanpa ketahuan mana yang kalah dan mana yang menang. Menurut pakem disebutkan dalam sembilan hari, weleh… katanya satu harinya wayang itu bisa beberapa tahun harinya manusia, lho temenan iki rek. Cobak nek ora percoyo, wayang itu hanya digelar semalam, tetapi bisa menceriterakan kisah puluhan bahkan atusan tahun, iyo to?. Ndak mungkin lah klo cumak sembilan hari, lha kapan toto-toto peralatan perang, ngasah pedhang, nyiapne kereta perang, menyiapkan kuda-kuda buat perang, akomodasi nyepakne makanan, minuman, sing ngumbah seragam selama perang, toto-toto gamelan dan nyetem kendhang, njemput dhalang dan sindhennya, lan sak panunggalane. Konon perang jaman itu lebih ribet dibanding perang jaman sekarang yang bisa dipandu lewat kamera satelit, GPS, dan dibantu hummer untuk menuju medang perang, lha kalau pas jaman itu pol-pole numpak jaran, klo yang prajurit ya trimo mlaku rek.

Pada saat itu, Kurawa, lawan Pandawa, dipimpin oleh Bhisma, yang konon memang sekti mondroguno ora karu-karuwan, saking sektinya Bhisma jika sudah mati (ndak peduli itu ditusuk keris, ditebas pedang, diracun, ditekek, diplindes truk, dirajam tombak, didelepne jedhing, dijungkrakno nang jurang dll) dan badannya menempel tanah, sim salabim.., maka akan kembali hidup, sembuh, waras wiris seperti sediakala. Lho enak kan…?, hidup kok bisa di reset seperti itu, wis percoyo ae lha wong mek crito. Anggaplah seperti main game, klo game over ya di reset lagi, hidup lagi deh. … Lha makane Pandawa rodok bingung musuh Bhisma iki, yang pancen pinter tenan, di kapak-kapakne nek wong pinter & sekti, diwenehi tugas apa saja ya rampung, walaupun dalam episode ini harus menjadi pemimpin Kurawa yang notabene dianggap kurang baik di kalangan perwayangan. Tapi tanpa adanya Kurawa, yo ora seru to wayang, lha sopo musuhe Pandawa hayo…, mosok Pandawa musun Ipin dan Upin…?

Pada suatu malam, nek gak salah malam jumat paing, secara diam-diam (soale nek terang-terangan isin didelok anak buahe), makane nylimur pas anak buahe lagi nonton “opera van java” senengannya sambil ketawa – ketiwi, pada pandhawa nylintut melintasi garis perang sowan menuju ke tenda dimana Bhisma istirahat. Perang jaman itu bener-bener sportif, jadi untuk berperang disediakan lokasi khusus yaitu palagan Kurusetra, ora entuk perang blakrakan sak enake dhewe. Bahkan ditengah-tengahnya diberi garis batas, lha terus kedua pihak yang berperang membuat lokasi tenda-tenda peristirahatan di posisi yang bersebrangan. Perangnya juga pake waktu, ora sak enake dhewek, klo pas malam yo istirohat yo gak entuk tantang-tangangan, malah terkadang dum-duman supermi.

Setelah menyeberang palagan tanpa ketahuan Satpam, mereka menghadap Resi Bhisma. “Ngopo le awakmu kok cenunak cenunuk ngganggu wong tuwo lagi karaoke…?”, tanya Bhisma kepada Pandawa yang menurut silsilah adalah pernah cucu. “Nyuwun sepuntene lho mbah Bhisma”, jawab Pandawa kompak. “Rasah njaluk sepura, suk ae ngenteni Lebaran, wis saiki opo karepmu”. “Ngeten lho mbah, kula niki gumun, sampeyan perang kok mboten kalah-kalah, sing di enteni opo, penontone selak bosen lho mbah…”, kata Arjuna. “Iyo mbah, musuh putune mbok ngalah opo’o mbah, wis ta lah… sesuk sampeyan ethok-ethok mati ae wis, ntar kalo penontonnya sudah bubar sampeyan boleh hidup lagi”, pinta Bima. “Hwa… ha… ha…., lha soto ayam jik enak kok aku kon mati, piye to rek… karepmu iki”, jawab Bhisma sambil terbahak-bahak. Pada intinya kedatangan Pandawa untuk menemui Bhisma adalah meminta Bhisma untuk memberikan petunjuk bagaimana cara mengalahkannya.

Sakjane rodo lucu, tapi ini memang terjadi beneran pada kisahnya, dan kisah ini masih sering terjadi di masa kini, dimana orang mengesampingkan peran orang yang sedang memerankan Bhisma dan memaksa untuk menerima kekalahan, tidak kalah-kalah di paksa untuk menerima kekalahan. Untungnya Bhisma bisa menerima ini dengan ikhlas soalnya pas jaman itu belum dikenal sogok menyogok atau suap menyap, belum pernah kan mendengar kisah Bhisma Kena Suap…?.

Dalam pakem disebutkan bahwa saking mesakne sama cucu-cucunya, akhrinya Bhisma memberikan apa yang bisa membuatnya kalah. Bagaimana kisahnya tunggu waktu yang baik untuk mengarang critane.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

SATYAWATI CIDRA ING JANJI (MENGINGKARI JANJI)

September 28th, 2010 by jaka

parasara-dan-satyawati
Kisah ini slewengkan dari kitab Mahabharata
Pada suatu pagi yang cerah, resi Parasara sedang enak-enaknya mancing di pinggiran kali Yamuna, karena pas itu adalah hari sabtu, jadi sang resi sedang libur, utowo istilah kerennya sedang week end. Karena pas itu resi Parasara masih berstatu jomblo, maka kegiatan yang dipilihnya mancing, karena pas itu lagi bokek, gajian masih minggu depan. Padahal kalo pas lagi punya duit, biasanya resi Parasara lebih suka menghabiskan akhir minggunya ke puncak atau nonton di Kurusetra-21. Lagi enak-enaknya ngulur senar pancing, sudut matanya dengan sekonyong-konyong melihat kehadiran Satyawati (alias Durgandini alias Gandawati).

“Beh gek anake sopo kok semlohe men kui”, pikir resi Parasara. Nah… pucuk dicinta ulam moro dhewe, dengan langkah sing lembeyane seperti blarak semplah (weleh panganan opoooooo iki), Setyawati (yang sedang bernama Gandawati) menghampiri resi Parasara, “Kang jenengmu sopo, kok esuk-esuk mancing?”, tanya Satyawati. “Sakarepku to nduk, arep mancing kek, arep lumban kek…, lha wong awak-awakku dhewe, jenengku resi Parasara”, jawab resi Parasara ketus. “Jenengku Satyawati kang”, jawabe Satyawati. “Sopo sing takon, GR men yu yu…”, jawane resi Parasara jual mahal.

“Kang resi, minta tulung dhong, disebrangkan….”, pinta Satyawati. “lha arep opo awakmu, esuk-esuk sobo kali”, tanya mas Parasara ethok-etho gak butuh. “Mau beli pulsa mas, pulsaku entek gak iso sms & dulinan pesbuk, ayo kang terno…”, dengan memelas eh.. sopo mau jenenge Satyawati (meh lali aku) minta diantarkan menyeberang kali Yamuna. Setelah merayu-rayu dengan 1001 rayuan, akhirnya jomblo Parasara luluh juga, dan menyeberangkan Satyawati melintasi kali Yamuna.

Sambil mengayuh, eh… padhakno sepedha ae, mengobek ki boso Indonesiane opo sih rek…mendayung!, wis talah pokoke nglakokne prau, resi Parasara diam-diam memperhatikan kecantikan Satyawati. Beh hatinya tertarik juga dengan kecantikan dan kesemlohean putri Satyawati. “Ti… koen nek tak was-wasno kok tambah ayu..”, jomblo Parasara memulai rayuannya menirukan gaya cak baseman yang biasa didengarkan lewat radio FM Kurusetra 101 Mhz. “Halah kang, rasah muter-muter, koen ngesir aku tah”, jawabe Satyawati mak nyos langsung di lubuk hati resi Palasara eh…. Parasara sori-sori meh keliru, maklum wis bengi, dalange rodo mumet.

Dalam kisah aslinya disebutkan (iki temenan rek, ora ngarang) Satyawati kemudian bercakap-cakap dengan Resi Parasara, sambil menceritakan bahwa ia terkena penyakit yang menyebabkan badannya berbau busuk. Lha makane pas sedang melakonkan cerita ini dia sedang menyandang nama Gandawati, ngerti pora..? Ayah Satyawati berpesan, bahwa siapa saja lelaki yang dapat menyembuhkan penyakitnya boleh dijadikan suami. Jangan ada yang tanya siapa ayah Satyawati ya, ilmunya pak dhalang belum sampai disitu, pertanyaan agar disimpan.

Mendengar hal itu, Resi Parasara berkata bahwa ia bersedia menyembuhkan penyakit Satyawati. “Weleh kesempatan iki, lha nek mek ngono ae sipiilllll”, pikire jomblo Parasara. “Lha saiki ngene yu, saiki sampeyan minta wanginya seperti apa…?, seperti bunga melati, bunga mawar, opo bu Ngatijo…?”, tanya resi Parasara memberikan pilihan. “Lha nek wanginya seperti bu Ngatijo yo ndak mau aku, lha wong bu Ngatijo keringatnya bau minyak rem gitu kok”, “Wakakak…yow wis sakkarepmu tak turuti nduk, asal kowe gelem dadi bojoku”, ujar resi Parasara. “Wis ngene ae kang, aku pingin wangi bunga melati, awas lho… jangan sampai keliru dengan bunga telek-telekan…”.

Nah… ketika Satyawati alias Gandawati sedang membeli pulsa, jomblo Parasara mampir di KurusetraMart yang ada disebelahnya, dengan sigap ia memilih parfum yang berbau bunga melati sebanyak 2 botol, lho kok dua botol? Yo mandi to rek, nek siji kan gak patek empan. Nah… ketika urusan masing-masing sudah selesai lantas mereka balik naik sampan (lha iyo pas awal crito mau lupa ndak tak certain ya, nyebrang kali Yamuna pake sampan, perahu, gethek, numpak ban, opo nyebur ae…). Wis sampeyan percoyo ae, pokoke numpak sampan.

Lha karena HPnya sudah berisi pulsa, sekarang Gandawati asik mencet-mencet hp dolanan pesbuk di pojokan perahu ndak memperhatikan resi Parasara yang krenggosan dan keringatan mendayung. Atine jomblo Parasara sakjane rodo mangkel, klo ndak eling ini adalah calon istrinya mungkin wis dijungkrakne nyemplung kali.

Sesampainya di seberang kali, dengan tiba-tiba jomblo Parasara menyemprotkan parfum bertubi-tubi ke badan Gandawati, dan tentu saja membuatnya kaget. “Lho kang Parasara, opo kamsude eh…maksude sampeyan prot semprot sak enake dhewek ngene iki”, ujar Gandawati agak marah. “Lho ya ini obatnya agar tubuh sampeyan ndak berbau busuk lagi, sudah bosen kan menyandang nama Gandawati…?, ayo lekas tak kawin ben ndang jadi Durgandini”, jawab jomblo Parasara mantep. “Lha lek ngene carane aku emoh kang, kalo cumak main semprot parfum gini aku juga bisa, mau beli parfum sak truk tangki bapakku juga bisa, ndak usah pake nawar-nawarin aku untuk dijadikan isteri”, jawab Gandawati ngeles. Ya menang ngeles itu bukan hanya penyakit manusiawi, tetapi juga wayangsiawi. “Lho… brarti sampeyan mau ngeles ya yuk Wati…?”, jawab Setyawati alias Gandawati, “Bukan ngeles kang.., fitnah itu, yang bener ingkar janji, lha wong carane cumak main semprot begitu”.

Nah ceritanya sampai disini, lanjutan ceritanya tak ngarang dulu, soalnya menurut pakem Setyawati alias Gandawati alias Durgandini dikawin oleh resi Parasara, kalo ceritanya terlalu mlenceng ntar aku dimarahin orang. Konon pernikahan kedua mempelai menikmati malam pertamanya di sebuah pulau di tengah sungai Yamuna. Di sana Resi Parasara menciptakan kabut gelap nan tebal agar pulau tersebut tidak dapat dilihat orang terutama orang buta. Dari hasil hubungannya, lahirlah seorang anak yang sangat luar biasa. Ia diberi nama Krishna Dwaipayana, karena kulitnya hitam (krishna) dan lahir di tengah pulau (dwaipayana). Anak tersebut tumbuh menjadi dewasa dengan cepat dan mengikuti jejak ayahnya sebagai seorang resi. Upamane lahir di tengah lapangan mesti pake nama Krishna Dwailapangan….

Maturnuwun.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Arti Kedutan

September 22nd, 2010 by jaka

Seringkali orang merasa takut, khawatir, pesimis setelah membaca ramalan jaman dahulu mengenai arti kedutan yang terjadi di tubuh. Untuk menghapuskan kekhawatiran yang justru akan menimbulkan celaka itu, maka kedutan di tubuh dapat di artikan sebagai berikut:
1. ubun-ubun kepala: mendapatkan kebahagiaan.
2. bagian kepala sebelan kanan: jika berperilaku sehat, akan sehat sepanjang hari
3. bagian kepala sebelah kiri: mendapatkan kemuliaan.
4. seluruh kepala: jika berperilaku sehat akan berumur panjang dan bahagia
5. dahi: mendapat harta atau ilmu pengetahuan.
6. tengkuk: dicintai orang
7. alis mata kanan: jika berusaha maka akan berbahagia,
8. kelopak mata kanan atas: mendapat keuntungan.
9. alis mata kiri: bertemu dengan seseorang.
10. kelopak mata kiri atas: bertemu dengan kekasih/ calon kekasih.
11. kelopak mata kanan bawah: berusaha untuk berbahagia
12. kelopak mata kiri bawah: berusaha untuk berbahagia
13. ekor mata kanan sebelah atas: sembuh dari sakit.
14. ekor mata kiri sebelah atas: bertemu keluarga jauh.
15. ekor mata sebelah kanan bawah: bertemu orang jauh.
16. ekor mata sebelah kiri bawah: jika berperilaku sehat, maka akan sehat
17. biji mata kanan: bersuka cita dengan melepaskan kesedihan
18. biji mata kiri: bersuka cita.
19. sekujur hidung: mencium kekasih.
20. hidung sebelah kanan: lepas dari penyakit.
21. hidung sebelah kiri: tercapai cita-cita.
22. pelipis sebelah kanan: jika berusaha, segala kesulitan dan halangan akan lenyap
23. pelipis sebelah kiri: mendapatkan ketenangan hati.
24. telinga sebelah kanan: mendapatkan khabar yang menyenangkan hati.
25. telinga sebelah kiri: kedatangan keluarga jauh.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

MENGAPA MINUM ALKOHOL BISA TEWAS…?

Agustus 24th, 2010 by jaka and tagged , ,

Beberapa hari yang lalu, jika anda membaca detik.com pasti akan menjumpai beberapa pemuda tewas dikarenakan mengkonsumsi minuman beralkohol oplosan, dan menderitanya kejadian itu pas bulan ramadhan, bulan yang suci menurut umat muslim.
Disini saya tidak akan “ngethuprus” perihal bulan ramadhan, selain karena bukan ahlinya, karena umur bulan ini hanya 29 hari, sedangkan sisanya masih 336hari dimana banyak nyawa yang melayang karena mengkonsumsi minuman yang tidak mereka mengerti secara nalar apa yangterkandung didalamnya.
Saya juga tidak meributkan motivasi baik pembeli maupun penjual, dapat rejeki dari mana juga sak karepmu, wong duit-duitmu dhewe, dosa juga ditanggung sendiri-sendiri, tapi masalahnya kalau meninggal kan ndak bisa jalan sendiri ke kuburan?, lagipula sangat disayangkan kalau meninggal dikarekanan kebodohan tidak mengerti benda apa yang diminum.
Saya juga ndak ahli menerangkan mana benda yang najis, haram, halal, makruh dan wajib, hanya akan membagikan sedikit pencerahan mengapa benda itu bisa membunuh, minimal mikir-mikir sebelum meminumnya, benda apakah yang akan diminum, lebih-lebih jika sedikit pencerahan ini disebarluaskan kepada yangmembutuhkannya.

MINUMAN BERALKOHOL
Etanol untuk kegunaan konsumsi manusia (seperti minuman beralkohol)dan kegunaan bahan bakar diproduksi dengan cara fermentasi.
Spesies ragi tertentu mencerna gula dan menghasilkan etanol dan karbon dioksida, reaksi kimianya seperti dibawahini (wis tolah percoyo ae, ndak usah dipikir, pura-pura ngerti saja):
C6H12O6 –> 2CH3CH2OH + 2 CO2.
Gula –> etanol + karbondioksida
Proses membiakkan ragi untuk mendapatkan alkohol disebut sebagai fermentasi. Konsentrasi etanol yang tinggi akan beracun bagi ragi.
Pada jenis ragi yang paling toleran terhadap etanol, ragi tersebut hanya dapat bertahan pada lingkungan 15% etanol berdasarkan volume
Untuk menghasilkan etanol dari bahan-bahan pati, misalnya serealia, pati tersebut harulah diubah terlebih dahulu menjadi gula.
Dalam pembuatan bir, ini dapat dilakukan dengan merendam biji gandum dalam air dan membiarkannya berkecambah. Biji gandum yang baru berkecambah tersebut akan menghasilkan enzim amilase. Biji kecambah gandum ditumbuk, dan amilase yang ada akan mengubah pati menjadi gula. Klo pernah nonton film Robin Hood, kira-kira begitulah bir dibuat. Begitupula minuman fermentasi yang berasal dari ketan hitam, ketan putih, tapesingkong, nira dan lain-lain mirip-miriplah seperti itu.

ETANOL BAHAN BAKAR
Etanol yang digunakan untukkebutuhan industri sering kali dibuat dari senyawa petrokimia (bukan petruk kimia lho rek),utamanya adalah melalui hidrasi etilena:
C2H4(g) + H2O(g) –> CH3CH2OH
etilena + air –> etanol
Katalisa yang digunakan umumnya adalah asamfosfat.
Reaksi ini dijalankan dengantekanan uap berlebih pada suhu 300 °C.
Proses lama yang pernah digunakanadalah dengan menghidrasi etilena secara tidak langsung dengan mereaksikannya dengan asam sulfat pekat untuk mendapatkan etilsulfat. Etil sulfat (panganan opoooo… iki?) kemudian dihidrolisis dan menghasilkan etanol:
C2H4 + H2SO4 –> CH3CH2SO4H
etilena + asam sulfat –> etilsulfat
CH3CH2SO4H + H2O –> CH3CH2OH + H2SO4
etilsulfat + air –> etanol + asam sulfat
jadi asam sulfatnya mbalik lagi, karena hanya merupakan katalis (= katalis yokuwi benda yang ikut bereaksi, namun mbalik lagi ketika reaksi sudah selesai, klo boso jowone mak comblang lah…)

METANOL
Saat ini, gas sintesis umumnya dihasilkan dari metana yang merupakan komponen dari gas alam. Terdapat tiga proses yang dipraktekkan secara komersial.
Pada tekanan sedang 1 hingga 2 MPa (10–20 atm) dan temperatur tinggi (sekitar 850 °C), metana bereaksiden gan uap air (steam) dengan katalis nikel untuk menghasilkan gas sintesis menurut reaksi kimia berikut:
CH4 + H2O –> CO + 3 H2
metana + uap air –> gas sintesis
Reaksi ini, umumnya dinamakan steam-methane reforming atau SMR, merupakan reaksi endotermik dan limitasi perpindahan panasnya menjadi batasan dari ukuran reaktor katalitik yang digunakan.
Metana juga dapat mengalami oksidasi parsial dengan molekul oksigen untuk menghasilkan gas sintesis melaluireaksi kimia berikut:
2 CH4 + O2 –> 2 CO + 4 H2
metana + oksigen –> gas sintesis
reaksi ini adalah eksotermik dan panas yang dihasilkan dapat digunakan secara in-situ untuk menggerakkan reaksi steam-methane reforming. Ketika dua proses tersebut dikombinasikan, proses inidisebut sebagai autothermal reforming. Rasio CO and H2 dapat diatur dengan menggunakan reaksi perpindahan air-gas (the water-gas shift reaction):
CO + H2O –> CO2 + H2
Karbon monoksida + air –> karbon dioksida + hidrogen

Untuk menghasilkan stoikiometriyang sesuai dalam sintesis metanol.
Karbon monoksida dan hidrogen kemudian bereaksi dengan katalis kedua untuk menghasilkan metanol. Saat ini, katalisyang umum digunakan adalah campuran tembaga, seng oksida, dan alumina.
Pada 5–10 MPa (50–100 atm) dan 250 °C, ia dapat mengkatalisis produksi metanol dari karbon monoksida dan hidrogen dengan selektifitas yang tinggi:
CO + 2 H2 –> CH3OH
karbon monoksida + hidrogen –> metanol

Sangat perlu diperhatikan bahwa setiap produksi gas sintesis dari metana menghasilkan 3 molhidrogen untuk setiap mol karbon monoksida, sedangkan sintesis metanol hanya memerlukan 2 mol hidrogen untuk setiap mol karbon monoksida.
Salah satu cara mengatasi kelebihan hidrogen ini adalah dengan menginjeksikan karbon dioksida ke dalam reaktor sintesis metanol, dimana ia akan bereaksi membentuk metanolsesuai dengan reaksi kimia berikut:
CO2 + 3 H2 –> CH3OH + H2O
karbon dioksida + hidrogen –> metanol + air

Walaupun gas alam merupakan bahanyang paling ekonomis dan umum digunakan untuk menghasilkan metanol, bahan baku lain juga dapat digunakan. Ketika tidak terdapat gas alam, produk petroleum ringan juga dapat digunakan.

Sampeyan ndak perlu repot-repot mikir reaks-reaksi kimia diatas lha wong saya sendiri juga bingung ndak karuwan, opo… kuwi maksude, cumak perlu memikirkan bahan-bahan pembuat. Jadi yang penting mengerti bahwa alkohol 70-90% dalam kemasan botolan adalah bukan hasil dari fermentasi, tetapi hasil proses kimia dari pabrik kimia dengan material tersebut diatas. Jadi sangat tidak beradab jika benda itu di oplos ke dalam bentuk minuman apapun judulnya. Jadi keterangannya dibawah ini…..

MACAM-MACAM ALKOHOL
Jadi alkohol ada dua macam, pertama adalahETANOL dan yang kedua adalah METANOL Walaupun cumak beda huruf “eM” saja, bukan hanya berbeda cara membuat dan rumus kimianya, tetapi sifat-sifat toksikologinya berbeda, jadi empirisnya sama sekali tidak mirip malaikat dan setan, walaupun sama-sama dibuat dari api (nur) tetapi mempunyai sifat yang berbeda. Berdasarkan cara membuatnya juga jauh berbeda sesuai dengan kegunaannya. Jika yang diminum adalah metanol, maka ya wajar kalau yang minum bisa koit, karena methanol yang masuk ke tubuh akan segera merusak ginjal, jantung, hati. Kalau cumak mata rabun (permanen) sih berarti masih diberi kesempatan untuk bertobat. Mumpung belum terlajur kenali benda dibawah ini:

ETHANOL
Sinonim (nama lain): ethanol, grain alcohol, fermentation alcohol, alcohol, methylcarbinol, absolute alcohol, absolute ethanol, anhydrous alcohol, alcoholdehydrated, algrain, anhydrol, Cologne spirit, duplicating fluid 100C, ethylhydrate, ethyl hydroxide, jaysol, jaysol s, molasses alcohol, potato alcohol,sekundasprit, spirits of wine, spirit, synasol, tecsol
Struktur Molekul: C2H5OH
Data Fisik: Tampilan:cairan tak berwarna
ToksikologiPenyebab iritasi kulit dan mata.
Menelan dapat menyebabkan mual, muntah dan mabuk, penggunaan kronis dapat menyebabkan kerusakan hati yang parah Perhatikan bahwa alcohol murni, yang mendekati 100% etanol, namun mungkin berisi bekas 2-propanol, bersama dengan metanol atau benzena.
Dua yang terakhir ini sangat beracun, sementara “didenaturasi” alkohol memiliki substansi yang ditambahkan kedalamnya yang membuat kurang nyaman dan mungkin berbahaya untuk dikonsumsi.
.
METANOL
Sinonim: methanol, carbinol, colonial spirit, columbian spirit, methylol, methyl hydrate, woodalcohol, wood naphtha, wood spirit, methyl hydroxide, pyroxylic spirit, RCRA waste number U154, meths
Molecular formula: CH3OH
Data Fisik Tampilan: cairan tak berwarna dengan bau yang khas
Toksikologi Beracun bila terhirup, menelan atau penyerapan kulit. Mungkin membahayakan reproduksi. Menelan berakibat fatal. Risiko sangat serius, kerusakan ireversibel jika tertelan. Eksposur dapat menyebabkan mata, ginjal, kerusakan jantung dan hati. Kronis atau paparan akut dapat menyebabkankerusakan besar mata serius, termasuk kebutaan. Iritasi. Mati ndadak.

URIP MUNG MAMPIR NGOMBE, JADI NGOMBE LAH YANG BENER…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

MENCARI TUHAN

Agustus 4th, 2010 by jaka and tagged , , , , , , , ,

bernarderectus
Alkisah ini terjadi di jaman kuno-makuno, jaman sebelum before pra sejarah, jamane Bernard Bear bisa ngomong, menurut ngethupruspedia klo ndak salah jaman kuno-luwuk-liticum, wekekeke…(panganan opo maneh iki) kalo ndak salah ya sekitar rentang waktu jaman neozoikum, antara jaman kuarter dan jaman pleistosen begitulah. Nek sampeyan ndak ngerti wis rasah dipikir, ngko malah setres, lha wong ini cumak ngethuprus. Waktu itu adalah jaman sebelum dikenal atau mungkin masih dalam masa pemikiran timbulnya Animisaurus dan Dinamisaurus. Kejadian ini berada di sekitar kecamatan Indonezoikumnicus.

Pada waktu itu Bernarderectus sebenarnya sudah berfikir, bahwa dunia ini tidak lahir mak ceprot begitu saja, pasti ada asal-usulnya, maka Bernarderectus meyakini bahwa mataharilah sumber segala kehidupan. Mataharilah yang dapat membuat tanaman hidup, hewan-hewan bernapas, dan Bernarderectus dapat menjemur kotekanya. Maka dengan semangat menggelora, setiap pagi Bernarderectus dan keturunannya menyembah sang matahari dengan membungkukkan kepala 45 derajat kearah matahari.

Tetapi Pinguinsaurus beda lagi pendapatnya, menurutnya rembulanlah sumber kehidupan, karena manusia berkembang biak kalau sang matahari telah terbenam dan digantikan rembulan. Nah pada saat itulah Pinguinsaurus dan Markonahsaurus melaksanakan tugasnya membuat anak. Making love diatas, uauuuuuu……. Sambil memyanyi memuliakan sang rembulan..”matahari terbenam, hari mulai malam, terdengar burung hantusasurus, hari mulai malam, uhu…. uhu…. uhuuyyy uhuuuyyy, ohh yesss uhh nooo…”, krengkat krengkit… krengkat krengkit…

Beda lagi dengan Gugukzoikum, dia meyakini bahwa batulah yang menjadi tonggak kehidupan di dunia ini. Karena berbagai peralatan berburu, memasak, makan, minum dan lain-lain ia ciptakan dari batu. Maka Gugukzoikum dengan keahliannya menciptakan bangunan dari batu, dan disuruhnyalah semua anak dan cucu-cucunya untuk menyembah batu itu.

Tetangganya si Gugukzoikum yang bernama Kadalmelanosoide ternyata punya pendapat yang lain dengan teman-temanna. Karena dia dan anak turunnya Kadalmelanosoide adalah pemakan tanaman (vegetarian, herbivora) maka sangat mengung-agungkan pepohonan. Maka dipilihlah pohon yang paling tinggi dan besar untuk disucikan dan dijadikan sesembahan.

Nah… di penghujung jaman kunoluwukliticum, anak cucu dari Bernarderectus, Pinguinsaurus, Gugukzoikum dan Kadalmelanosoide sudah beranak cucu cicit dan cocot menjadi tak terhitung seperti pasir di pantai dan bintang di langit, okeh lah pokoke. Mereka menyebar di seluruh bumizoikum, melintasi kali, laut dan samodera memenuhi bumi dan menguasai segala isinya.

Beruntunglah anak keturunan Bernarderectus, karena dapat melihat tuhannya setiap pagi dengan jelas terang benderang, arah membungkkuknyapun jelas arahnya dan pastipas (ndak pake jempol). Kalaupun matahari bergeser, ndak lebih dari 23 derajat tergantung musim. Yang agak rumit adalah yang kesasar sampai di pinggiran bumi dan menetap sebagai eskimosaurus, karena agak kesulitan melihat tuhannya. Kalaupun kelihatan cumak sebentar, sak crit trus ilang lagi.

Anak cucu Pinguinsaurus agak sedikit kerepotan megatur jadwalnya dengan tuhannya, karena waktu terbit dan letaknya ndak mesthi setiap harinya. Begitupun bentuknya, terkadang penuh dengan terang benderang, terkarang cumak seperti sabit bahkan menghilang. Nah dalam periode beberapa hari jika tuhannya sedang menghilang ini, kelompok Pinguinsaurus tidak bisa menyembah tuhannya, terkadang sampai lupa sehingga melakukan hal-hal yang dilarang, selain karena kegelapan itu tadi. Nah dikala purnama, anak cucu Paimin saurus ini beribadah dengan khusuk dan bersemangat, karena tuhannya bisa dilihat dengan jelas. Jadi menyembah tuhannya dengan usum-usuman, tergantung sedang purnama apa sedang gulita. Terkadang jadi malaikat seringkali jadi setan.

Keturunan Gugukzoikum yang telah menyebar ke seluruh permukaan bumi, tentunya tetap menyembah batu yang telah dibuat oleh Gugukzoikum dan diresmikan menjadi tuhannya. Sehingga dimanapun mereka berada harus menyembah batu itu dengan arah yang benar. Jadi semacam antenna televisi begitu, arahnya harus pas dengan pemancarnya, kalau ndak begitu maka gambar siarannya akan tidak jelas, kepyur jarene arek-arek. Maka tidak jarang mereka memperdebatkan arah ini sekian derajat-sekian derajat harus pas, malahan bisa pukul-pukulan dan saling membunuh hanya karena salah arah ini. Padahal kalau ndak mau repot mereka bisa membuat batu yang sama disetiap kecamatan, sehingga dapat disembah dengan jelas cetho welo-welo dan arahnya pastipas (pake jempol).

Yang paling gampang ndak pernah ribut adalah anak cucu keturunan dari Kadalmelanosoide, karena bisa memilih pohon mana saja yang disukai untuk disembah. Jika bosan dengan pohon beringin, maka dapat berpindah ke pohon lain misalnya kalau pas lagi musim mangga tuhannya pohon mangga, kalo pas musim rambutan ya anut grubyug nyembah pohon rambutan. Jadi tuhannya juga musim-musiman, tergantung musim mangga atau musim jambu. Jika tidak mau repot kepanasan dan kehujanan, maka boleh juga menanam pohon didalam kamar untuk disembah.

Pada waktu itu tentunya anak cucu dari Bernarderectus, Pinguinsaurus, Gugukzoikum dan Kadalmelanosoide hidup dengan tenteram dengan keyakinan dan kepercayaan masing-masing. Tidak ada diantara mereka yang merasa tuhannya paling top, pendapatnya yang paling benar, atau menjadi umat yang paling dikasihi tuhannya sehingga merasa lebih berhak. Juga ndak ada yang iri dan dengki dengan membakar atau merusak tempat ibadah kawannya, menjelekkan, menyakiti, menfitnah kepercayaan orang lain. Karena apapun kepercayaanya mereka akan selalu membutuhkan matahari diwaktu siang, rembulan di waktu malam, bebatuan untuk peralatan, pepohonan untuk makanan.

Lha sekarang jaman modernzoikum, atau dengan engkresnya menyebut jaman milleniumzoikum, manusia sudah pinter-pinter lha kok malah kelakuannya ndak betul. Anak cucu Bernarderectus merasa paling benar dan merasa keturunan Pinguinsaurus mencuri sinar tuhannya untuk disembah, karena sekarang diketahui bahwa sinar dari rembulan kan cumak pantulan dari matahari. Kelompoknya Gugukzoikum merasa menjadi yang paling berkuasa dibumi, karena bumi dibangun dari bebatuan (kalau dibangun dari dodol dan jemblem, habis dimakan orang), sehingga mempersulit anak cucu Kadalmelanosoide yang akan mendirikan tempat ibadah, bahkan kadangkala dibakar dan dirobohkan, karena dibuat diatas pondasi batu yang disembahnya. Dan pertikaian-pertikaian ndak lucu lainnya yang ndak jelas arah dan tujuannya dan kadangkala disangkut pautkan dengan hal-hal yang arahnya kurang lebih rebutan pangan.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

BALONKU

Juli 29th, 2010 by jaka

balonku

balonku ada lima
rupa rupa warnanya
hijau kuning kelabu
merah-muda dan biru
meletus balon hijau
doooooaaaarrrrrrrr krompyang blung…!

hatiku sangat kacau
balonku tinggal empat
yang merah juga mbrebet….!

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Critane PARTO lan MINAH jualan DHAWET

Juli 28th, 2010 by jaka and tagged , , , , , , ,

partominah
Di panas yang terik, tentu saja Bejo sangat kehausan setelah sekian jam membanting tulang (mau membanting yang lain tidak ada). Maka Bejo pun mampir di warungnya PARTOMINAH milik cak Parto dan Minah, istrinya yang didirikan di bawah pohon (warung isor uwit). ”Cak… dhawetnya 2 gelas”, kata Bejo kepada Minah yang sedang menunggu warung. “Pilih yang mana mas Bejo…?”, tanya Minah. “Weleh… ada berapa macam sih…”, tanya Bejo kebingungan, lha wong cumak dhawet saja kok macem-macem. “Ada tiga macem mas, yang ini dhawet kelas Partomimik, kadar gulanya 88, lha yang ini dhawet kelas Partomak, kadar gulanya 92, lha yang ini yang paling baik di warung ini Partomakcrut, kadar gulanya 98. Akhirnya Bejo pilih yang Partomimik disesuaikan dengan spesifikasi kantongnya. Karena dilihat yang Partomimik segelas Rp 4.500, yang Partomak sekitar Rp 6.500, dan Partomakcrut sekitar Rp 7.000, tergantung arah anginnya.

Sambil medingkrang kipas2 pake topinya, “Beh.. lha kandungan yang lainnya apa itu”, tanya Bejo nlesih mengenai resep dhawetnya mbok Minah ini. “Kalo yang Partomimik , selain kadar gulanya cumak 88, airnya dapat subsidi dari pak RT mas, terus sampeyan dapat bonus kandungan macam-macam bakteri dan virus yang diperlukan oleh tubuh”, jawab Minah. ”Oooo… begitu tho?”, jawab Bejo sambil manthuk-manthuk pertanda sebenarnya ndak ngerti. ”Lha kalau yang Partomak dan Partomakcrut  itu gimana”, tanya Bejo lagi. ”Sami Mawon mas”, jawab Minah singkat. ”Oooo… begitu ya?”, sekali lagi jawab Bejo sambil manthuk-manthuk dan kukur-kukur kepalanya. ”Eh… sik sik yu Minah, kok sami mawon niku pripun nalare, lha regane seje kok”, takone Bejo. ”Lha sampeyan ethok2 tidak tahu apa memang tidak ngerti, Sami Mawon itu sebuah badan sertifikasi independent internasional yang memeriksa, meneliti, menunjuk, membuat, menerbitkan.. halah opo maneh yo, wis talah pokoke lembaga yang bisa dipercaya lah…, sehingga Partomak dan Partomakcrut saya ini boleh dihargai lebih mahal, menurut pemeriksaan kadar gula Partomak saya ini 92% gula asli, lha yang Partomakcrut  ini malah sampai 98% asli pol pokoke, dijamin perut sampeyan ndak mbrebet…”, Minah ngethuprus sambil tangannya sraweyan ngalor ngidul hampir kena gelas. ”Tenan kui…???, saya ndak mudeng lho yu karepe sampeyan itu apa, gimana..?, sampeyan apa juga ngerti yang sampeyan omongkan tadi”, Bejo balik tanya. ”Sami mawon mas….”, jawabe Minah enteng. ”Hwa ha ha ha…..”, mereka tertawa berdua.

Ndak lama kemudian datang kang Paijan, mandor proyek sebrang kali. Tampaknya wajahnya tidak tenteram. ”Yu Minah…, sampeyan ini gimana, gara-gara dhawetnya sampeyan, tukang dan kernet saya pada mules semua, wetenge mbrebet…, hayo… ini mesthi gara-gara dhawet partomimiknya sampeyan ndak betul…”, ujug-ujug mulutnya Paijan nerocos. ”Weleh sampeyan jangan ngawur begitu, sudah dibuktikan pake uji laboratorium belum, lha wong menurut uji sampel, dhawet partomimik saya ini kadar gulanya asli 88% kok sampeyan mau protes”, jawab Minah ndak mau kalah. ”Lha itu buktinya, perutnya pada mules, lambungnya perih, ususnya mbulet, ada yang methel dan njendhel, banyak yang mencret atau malah susah buang air”, jawab Paijan ndak mau kalah. ”Sik yu, yang 88% gula asli lha terus sisanya lagi apa hayo…?”, tanya Paijan tentang resepnya yu Minah. ”Halah… tanya2, jangan2 sampeyan mau niru resep saya ya, mau ikut-ikutan jualan dhawet mumpung mau bulan puasa dan lebaran begitu, golek samben dan sabetan, ya sudah jelas lah… 88% gula asli, yang lainnya bakteri, virus, sedimen, dan bahan-bahan kimia yang aman bagi tubuh, lha kok ngeyel, ini import lho, import kang.. ojo macem-macem sampeyan”, jawab Minah ndak kalah serunya. ”Halah import mbelgedes, import kok bangga, punya kebun tebu sendiri kok gulanya import, ngetarani goblok-e”, jawab Paijan kementhus sambil berlalu, merasa ndak mendapatkan solusi.

Bejo yang mulai tadi ngowoh thok di pojokan jadi bingung, ”He… kang Paijan, arep nyang endi, iki piye critane, aku juga baru minum 2 gelas nih, jangan2 nanti perutku juga mbrebet..”, tanyanya semu khawatir. ”Hwa ha hahaa… lha perutnya sampeyan kan memang spek usus karet, walaupun minum air got juga ndak bakalan sakit, hwa ha haaa…..”, jawab kang Paijan sambil ngakak.

”Ada apa nih rame-rame”, tanya Parto yang baru pulang belanja gula ke pasar. “Ndak ada apa-apa kok kang Parto, dhawetnya sampeyan huenak polll”, jawabnya Bejo kuatir Partonya marah. “Iya kang, sami mawon…”, kang Paijan ikut-ikutan saja, juga takut nih sama Parto. “Iya mas Jempol,  Partombrebet….”, jawabe Bejo nambai sambil ngacungne jempol.
Nggih… sami mawon…, sami koplak-e……, dhawet dan uteknya sama mbrebetnya

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

FUEL PUMP, POMPA BAHAN BAKAR, POMPA BBM

Juli 23rd, 2010 by jaka and tagged , , , , , , , , , ,

Akhir-Akhir ini sedang seru-serunya berita baik di media televise, radio, Koran bahkan di millis web mengenai kerusakan fuel pump pada mobil. Fuel pump adalah pompa bahan bakar yang berfungsi memompa bahan bakar dari tangki bahan bakar menuju ke mesin, lha kalau pompanya rusak mesin ndak mau hidup, mobilnya mogok. Walaupun bukan ahli mesin saya coba menganalisayang terjadi adalah:
(a). Mobil mogok karena fuel pump rusak
(b). Konsumen membawa mobil ke bengkel
(c). Bengkel (baik resmi maupun umum) kelimpungan karena komponen itu termasuk slow moving jadi stoknya terbatas
(d). Penjual spareparts juga kebingungan karena stoknya juga terbatas.
(e). Pabrik pembuat mobil juga kesulitan menyediakan spareparts yang seharusnya masuk kategori slow moving
(f). Pihak konsumen mengeluh, bahkan ke ”yayasan tempat mengadu” yang ada di Indonesia. Termasuk mengadu ke stasiun televisi tertentu yang tentunya dengan senang hari menyarkan aduannya, soalnya lagi kekurangan berita.
(g). Pengusaha angkutan umum juga mengeluh armadanya banyak yang mogok
(h). Perusahaan penghasil minyak milik negara yang diduga mensupply bensin bersubsidi nya jelek menolak dengan keras dengan berbagai alasan.
(i). Pemerintah, peneliti baik dari instansi resmi pemerintah maupun swasta, ahli2 mesin baik dari perguruan tinggi maupun swasta, tidak segera tergerak untuk melakukan penelitian, mungkin nunggu perintah dan petunjuk.
(j). Akhirnya… banyak konsumen pengguna mobil dengan penuh kekhawatiran mengendarai kendaraannya, bingung ndak tau apa penyebabnya, harus bagaimana, dan kemungkinan berapa % menimpa dirinya.

Kalau menurut pengamatan saya, yang bermasalah adalah:
(a). Mobil yang menggunakan sistem injeksi, namun yang masih menggunakan karburator boleh saja ikut-ikutan problem, lha wong tidak dilarang kok.
(b). Mobil yang seharusnya menggunakan spek bensin oktan diatas 88 masih nekat menggunakan spek bensin oktan 88 yang bersubsidi.
(c). Mobil yang memang dari pabriknya memang didisain untuk dapat menkonsumsi spek bengsin oktan 88, ndak peduli bersubsidi atau tidak. Mobil merk tertentu memang dilahirkan untuk bisa minum bensin oktan 88, ya mesthi dong kalo yang problem juga merk dan type itu-itu saja, dan beberapa type yang memang memiliki komunitas banyak (banyak dimiliki orang dan pengusaha angkutan umum)
(d). Kadar oktan apabila tidak sesuai speknya atau under spek, maka akibat yang terjadi atau dirasakan adalah performa mesin yang menurun, misalnya mesin ngelitik (karena lebih cepat terbakar), tenaganya kurang, atau menyebabkan asap karena pembakaran tidak sempurna. Jadi kerusakan fuel pump ini tidak ada hubungannya dengan kadar oktan.
(e). Spek bensin, selain kadar oktan adalah kandungan zat-zat lain. Bisa zat additive yang memang dibutuhkan, bisa juga zat kontaminant/ pengotor, baik sengaja ataupun tidak bercampur. (Saya tidak menuduh sengaja dicampurkan agar pengguna mobil beralih ke spek BBM yang lebih tinggi, ntar blog ku di coret dari peredaran, wek ek ek eke )
(f). Penumpukan kotoran didalam tangki BBM selama bertahun-tahun, atau seringkali tangki dibiarkan kosong sehingga memicu timbulnya uap air, mobil sering dipake masuk lumpur baik sengaja maupun tidak (padahal yo mokal to…?, mosok lumpur bisa keluyuran masuk tangki)
(g). Usia fuel pump sudah lama, bisa jadi usia mobil belum lama, tetapi life time sudah tercapai.

Tindakan preventive agar tidak terjadi problem pada fuel pump adalah
(a). Yang masuk golongan A, tenang-tenang saja, tapi pastikan lagi mobilnya ndak menggunakan high pressure fuel pump, karena ada juga mobil karburator yang nekat menggunakan high pressure fuel pump, mungkin agar kelihatan modern.
(b). Yang masuk golongan B, tinggal beralih ke bensin yang lebih baik atau menggunakan bensin import saja yang merknya terkenal mempunyai kualitas lebih baik, harganya juga ndak beda jauh.
(c). Nah ini yang agak rumit (termasuk saya, wekekeke….) kalau pake oktan 88 saja sudah cukup kenapa harus pake yang lebih..?. Ya sama saja, kalo saya untuk sementara ini pilih beli yang speknya lebih baik atau merk impor sajalah sampai kasus ini mereda.
(d). Idem
(e). Idem
(f). Sebaiknya tangki selalu penuh dan mobil jangan dipake mainan Lumpur.
(g). Service sesuai jadwal, kalo bisa ke bengkel yang resmi, lebih aman.

Tanda-tanda kerusakan fuel pump:
(a). mobil seperti kehabisan bensin, pedal gas diinjak tidak ada respons dari mesin
(b). Mobil ndut-ndutan seperti itu, bisa disebabkan karena fuel pump-nya mampet karena bensin kotor atau memang karena komponennya melemah. Cara mengetahuinya juga gampang, cek filter bensin di depan, lalu nyembur atau tidak bensinnya, kalau masih nyembur, berarti cuma kotor bensinnya.
(c). fuel pump bermasalah atau tidak bisa diketahui dengan mencium asap yang keluar dari knalpot. bila bau bensin menyengat, berarti fuel pump bermasalah.
(d). Ada penggumpalan di pompa sehingga terbakar.

Agar tidak semakin bingung dan percaya dengan ngethuprusan diatas, maka coba kita bahas secara teknis seperti ini:
1. Cara Kerja Mesin Bensin
mesin-1-mekanisme-piston

Sepertinya ndak perlu saya terangkan cara kerja mesin bensin 4 tak, karena pada umunya sudah tau kalo ada
1. langkah isap
2. langkah kompresi
3. langkah ekspansi
4. langkah buang
seperti tergambar diatas, ada TMA dan TMB, halah… kabeh wis podho ngerti rasah dibahas…

2. Bagian Mesin Bensin
Bagian2nya cukup banyak, tapi yang berhubungan dengan proses utamanya dan fuel pump saja. Mesin mobil bensin umumnya (coba buka kap mesin mobil anda dan kenali termasuk yang mana):

(a). menggunakan sistem 3 atau 4 piston segaris prinsipnya sama saja

(b). sistem 4 siklus (kecuali suzuki truntung, bemo, dan bajaj)

(c). menggunakan busi dan coil untuk menyulut bahan bakar.

(c.i). coil ada yang on plug jadi satu busi dilayani oleh satu coil, jadi tidak dikenal kabel busi untuk jenis ini. Untuk mobil modifikasi ada yang memaksakan jenis ini tetapi masih menggunakan model ndeso, yaitu masih menggunakan kabel busi (misalnya daihatsu terios)

(c.ii). ada pula yang dua busi satu coil, yang satu on plug dan ”temannya” ada kabel businya tapi ndak ada sejengkal, biasanya disebut wasted ignition. (misalnya suzuki karimun estilo)

(c.iii). Menggunakan satu coil untuk 4 busi, klo yang ini masih menggunakan kabel busi yang nlolor-nlolor dan distributor, untuk membagi arus dari satu coil ke 4 busi (misalnya daihatsu hijet 1000, suzuki 1000 lama dll).

(c.iv). Ada pula yang menggunakan busi ganda untuk setiap silindernya (honda type tertentu)

(d). Saluran masuk udara dan filternya dan kelengkapannya

(e). Saluran buang udara (knalpot) dan kelengkapannya

(f). Sistem pemasukan bahan bakar:

(f.i). Sistem karburator: adalah sistem lama, dimana berfungsi untuk mengubah bensin cair menjadi kabut dengan memanfaatkan kevakuman. Pada kendaraan jenis ini, tidak dibutuhkan pompa bahan bakar bertekanan tinggi, karena pompa bahan bakar hanya berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki BBM menuju ke karburator saja, setelah itu dikabutkan oleh tenaga isapan dari piston saja. Pompa bahan bakar untuk jenis mesin ini, biasanya ada di luar tangki BBM, jadi apabila ada masalah mudah untuk mendeteksi, membersihkan dan memperbaikinya. Kecuali pada mobil tertentu (misalnya mitsubhisi kuda bensin karburator).

(f.ii). Sistem injeksi: adalah sistem yang terbaru, dimana bensin disemprotkan secara langsung ke intake manifold dengan tekanan tinggi. Ciri-cirinya akan dijumpai pipa rail BBM yang dihubungkan ke injektor pada masing masing intake manifold. Ketidak hadiran karburator akan membuat mesin jadi ringkas, hanya ada katup buka tutup udara. Pada jenis tertentu bahkan tidak akan dijumpai kabel gas, disebut drive by wire, jadi yang di injak sopir bukan mekanisme kabel gas, tetapi semacam potensiometer yang akan di deteksi oleh ECU, kemudian ECU akan memerintahkan motor servo untuk menggerakkan katub udara. Nah… pada mesin jenis inilah dibutuhkan fuel pump bertekanan tinggi yang harus mampu menyemprotkan bensin menjadi berkabut di intake manifold. Fuel pump jenis ini berada terendam didalam tangki bahan bakar, dengan harapan suction pressure tidak negatif (jadi pompa ndak perlu menghisap, cukup mendorong saja).

3. Cara Kerja Fuel Pump
mesin-2-mekanisme-supply-bbm

Nah… (sudah membuka kap mesin atau beberapa type harus menjomplangkan tempat duduk dan memeriksa mobilnya kan…?) bagi yang masih menggunakan karburator sebaiknya agak berlega hati, karena mobil anda tidak menggunakan high pressure fuel pump, kecuali jenis mobil tertentu yang nekat menggunakan high pressure fuel pump walaupun pake karburator, walaupun ini disain muspro. Cara kerjanya kira-kira (aku dhewe yo mek ngethuprus thok iki) seperti diatas, fuel pump yang terendam didalam tangki bengsin (warna biru muda) akan memompa bensin sehingga menjadi bertekanan tinggi (warna merah) . Walaunpun sebelum masuk fuel pump sudah di filter, tetapi pada sisi tekanan tinggi masih di filter lagi. BBM akan masuk ke rail BBM yang terhubung pada injector. Dalam keadaan mobil ngebut dan jalan pelan, tekanan fuel pump selalu sama, tetapi jumlah BBM yang disemprotkan oleh injector bervariasi tergantung injakan pedal gas, nah sisa tekanan BBM itu akan diatur oleh regulator tekanan dan dikembalikan ke tangki BBM. Namun begitu, pada internal fuel pump sendiri sebenarnya sudah dilengkapi dengan regulator tekanan ini untuk menghindari tekana berlebih jika terjadi sesuatu pada saluran setelahnya, misalnya selangnya mampet atau terjepit. Lho kan aman to yo…???. Lha kerjanya injector menjadi semacam keran yang membuka dan menutup sesuai dengan urutan siklus mesin, sedangkan volume alirannya sesuai dengan injakan pedal gas. Jadi begitu besar fungsi injector ini.

4. Fuel Pump
mesin-3-mekanisme-fuel-pump

(a). Fuel Pump digerakkan oleh motor listrik, ya… modelnya semacam motor tamiya mainan anak-anak, ukurannya agak besar sedikit, disainnya sama dengan motor-motor DC pada umumnya, terdiri dari rotor yang dibangun dari kumparan kawat email dan inti besi berlapis, untuk menyalurkan daya digunakan karbon brush dan komutator. Sedangkan statornya terdiri dari kutub magnet permanen. Rotor terhubung ke Shaft dan ”dipegang” oleh dua bushing. Untuk motor sekecil ini belum biasanya belum diterapkan bearing (atau bahasa ndesonya bantalan peluru utowo lakher, kalo sepeda pancal/ ungklik jaman dulu pake gotri dan mangkokan), tetapi berupa bushing yaitu cincin yang permukaannya licin dimana shaft yang permukaannya licin ada didalamnya, shaft biasanya berbahan besi as yang di chrome dan bushing dari bahan tembaga. Ada juga yang menerapkan nylon sebagai bushingnya.

(b). Shaft ini terhubung dengan impeller, yaitu semacam turbin karena gerakan aksialnya (aksial = gaya melempar ke arah keluar jika suatu piringan diputar, bukan seperti piring dilempar klo mbokdhe marah-marah). Kalo pernah membuka pompa air tjap ademsonik (bukan jetpump), maka impellernya semacam itu, cumak ukurannya yang kecil.

(c). Selain itu juga terdapat valve satu arah, atau lumrah disebut cek valve, dimana bensin hanya dapat mengalir dari dalam pompa keluar, jika ada tekanan balik maka akan ditahan oleh cek valve ini. Misalnya ada yang mencoba (nekat) meniup dari arah pipa rail BBM di mesin, ya mesthi seakan-akan mampet karena ketahan oleh cek valve ini. Kalo lebih nekat meniup dengan kompressor maka akan merusakkan cek valve ini.

(d). Ada juga valve tekanan lebih, atau regulator tekanan, ada juga yang menyebut relief valve, gunanya adalah jika ada masalah pada saluran keluar, misalnya saluran mampet, terjepit, saringan kotor, mesin sedang idle, dan lain-lain maka valve tekanan lebih ini akan membuka sehingga bensin akan dikeluarkan kembali ke tangki, sehingga tekanan pada saluran keluar, rail bahan bakar sampai injector akan selalu terjaga pada tekanan tertentu.

(e). Filter BBM (bahan bakar) ada sebelum saluran masuk, biasanya berupa kantong dari bahan yang mempunyai filtrasi tertentu (dalam ukuran mikron)

mesin-4-bentuk-fisik-fuel-pump-1

mesin-5-bentuk-fisik-fuel-pump-2

mesin-6-bentuk-fisik-fuel-pump-3a

mesin-7-bentuk-fisik-fuel-pump-3b

5. Penyebab Rusaknya Fuel Pump
Lho kan, di dalam fuel pump sendiri yang kecil itu terdapat 5 komponen utama yang memiliki tugas dan tanggung jawab sendiri-sendiri. Seperti benda lain ciptaan manusia, fuel pump dapat rusak.

(a). Motor listrik dapat rusak jika:
(a.i). Mendapatkan tegangan lebih, sepertinya ndak mungkin deh…

(a.ii). Kelebihan panas (dari luar), sepertinya ini juga mustahil, karena motor selalu terendam bensin yang cenderung dingin, kecuali tangki mobil dipanggang.
(a.iii). Mendapatkan beban lebih, Nah ini yang mungkin jika

(a.iii.1). Shaft dan bushing motor menjadi seret, karena penumpukan bahan tertentu (dari BBM yang seharusnya menjadi pelumas) yang mengakibatkan shaft dan bushing menjadi seret atau terhambat.

(a.iii.2). Impeller gerakannya terhambat karena ada penumpukan bahan tertentu pada ceruk (groove) impeller dan jarak (clearence) impeller terhadap rumahnya.

(a.iii.3). Memompa fluida yang lebih kental dari yang seharusnya, kalo lebih kental mungkin ndak ya…, klo lebih kotor masih mungkin.

(a.iii.4). Saluran keluar terhambat, tertutup, misalnya valve satu arah (cek valve) mampet atau valve tekanan lebih (relief valve) mampet. (lihat item c dan d)

(b). Impeller dapat rusak atau terhambat kerjanya jika… (lihat item a.iii.2)

(c). Valve satu arah (cek valve) dapat tidak berfungsi terbuka terus bahkan menutup terus apabila terdapat kotoran yang mengganggu pegas (semacam pegas ballpoit) yang berfungsi untuk mendorong karet yang berfungsi untuk menutup lubang keluar. Jika kotoran ada di antara karet dan lubang, maka valve cenderung akan terbuka terus (ngowos) dan jika kotoran ngumpet di pegas bisa jadi pegasnya ndak mau memendek atau seret, sehingga valve akan tertutup terus atau terbuka terus. Coba bayangkan ballpoint ada jika ada kotoran di lubangnya atau ada kotoran di pegasnya, kira-kira seperti itulah.

(d). Valve tekanan lebih (relief valve) berfungsi hampir sama seperti cek valve, tetapi tekanan pegasnya telah diukur pada tekanan tertentu dan akan membuka jika dorongan cukup kuat. Jika ada gangguan kotoran pada karet yang berfungsi sebagai sumbat lubang, maka sekuat apapun pompa maka aliran akan terbuang kembali ke tangki BBM, sehingga tidak ada tekanan yang cukup pada injector. Sebaliknya jika ada gangguan kotoran pada pegasnya, maka valve akan tertutup terus atau terbuka terus.

(e). Filter BBM yang sangat kotor, akan menyumbat aliran fluida, sehingga aliran BBM menjadi kurang atau hilang sama sekali. Karena impeller didisain untuk mendorong saja sedangkan suctionnya tidak boleh minus, jika suctionnya minus, maka akan terjadi kavitasi, yaitu gelembung udara pada saluran masuk, dan kavitasi ini akan menyebabkan kenaikan suhu yang dapat mengakibatkan kerusakan pada impeller, bahkan bisa meleleh karena impeller biasanya terbuat dari plastik atau nylon. Wis to lah percoyo ae, ini tidak nakut-nakutin (meden-medeni atau membombastiskan masalah, klo membagas kavitasi bisa 200 halaman ndak habis).

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

HUKUM KARMIN

Juli 18th, 2010 by jaka and tagged ,

Ing sawijining dino (kalimat ini yang seringkali digunakan lik Man, nama lengkapnya almarhum Sukiman, kakak ibu saya, ketika membuka cerita menjelang tidur ketika saya masih kecil), cuaca sedang terik, matahari seakan mengeluarkan seluruh dayanya yang trilyunan gigawatt (mbuh setrilyun itu nolnya berapa saya ndak mudeng) yang membuat permukaan bumi seakan terbakar. Ingat lho… cumak seakan, ndak beneran, nek beneran aku diseneni wong akeh, lha wong ini cumak cerita. Pepohonan meranggas, rumputpun kering, tanah sampai mlethek-mlethek.

Tersebutlah Mat Kolor (karena sehari-harinya cumak pake kolor thok) sedang mengambil air di satu-satunya sumur yang masih mengeluarkan airnya, walaupun dalamnya ndak karuan. Bersusah payahlah Mat Kolor ini untuk menimba seember air untuk dimasukkan dalam wadah jerrycan yang telah disiapkan dan hendak dibawa pulang untuk memenuhi kebutuhannya. Tidak terasa kantong uang yang digembol di kolornya terjatuh ketika sedang bersusah payah menimba tadi, dan dia tidak mengetahuinya.

Selang beberapa waktu kemudian, datanglah Mat Koplo ke sumur itu dengan maksud yang sama, mengambil air, atau boso jowone ngangsu. (disebut koplo bukan karena sering minum obat koplo, tetapi memang benar2 koplo). Nah… Mat Koplo inilah yang mendapatkan rejeki nomplok, maksud hati megambil air, apa daya nemu duit. Maka ibarat menyelam sambil minum air, singkat kata Mat Koplo ini mengambil air sambil menggembol uang yang ditemuinya, tanpa ada saksi baik yang bisu maupun yang gagu.

Ndak lama kemudian (kok yo pas yo..?, percoyo ae lah, wong jenenge cumak crito), datang pula seorang yang bernama Dul Kemat yang juga memikul ember dengan maksud untuk mengambil air. Namun…. belum selesai ia menimba air, datanglah Mat Kolor dengan tergesa-gesa dan meminta uang gembolannya kepada Dul Kemat. Tentu saja Dul Kemat celingukan ndak tau apa yang dimaksud. Merasa dipermainkan, Mat Kolor marah, dibunuhlah Dul Kemat.

Di lain tempat, mungkin 2000km-an dan waktu berbeda 200 tahunan.
Tersebutlah Dul Kemin, dengan segala upaya baik yang halal dan haram akhirnya kepilih menjadi kepala desa Puser Angin. Sebagai kepala desa, maka dia beranggapan bahwa dia mempunyai hak untuk merubah abang ijone desa Puser Angin.

Mat Komprang (karena celananya selalu komprang) sudah sekian lama menjabat sebagai ketua RW001, kalo ndak salah jabatan ketua RW ini turun temurun mulai dari kakeknya dulu. Walaupun tidak digaji, tetapi Mat Komprang merasa senang, karena dapat tanah sawah garapan yang dapat mencukupi hidupnya, belum termasuk kalo ada yang minta tulung ngurus KTP dan surat tetek bengek lainnya. Selain itu secara berkala selalu mendapat jatah telur dari Simin tukang bebek, jatah tempe dari mbok Bejo bakul tempe, dapat kupon pijet gratis di mbok Nah sampai nyuci motor gratis di cucian motornya Mat Gaple. Tentunya agar bisnisnya lancar. Pokoke enak lah, duit datang sendiri.

Semetara Min Cungkring, yang masih saudara dekatnya Dul Kemin harus membanting tulang untuk mencukupi kebutuhan hidupnya yang serba kekurangan, sepanjang hari harus mencari rumput untuk ternak kambing yang digaduhnya.

Untuk itu setelah tiba waktunya, Dul Kemin beraksi, dengan segala macam alasan untuk melakukan re organisasi, maka jabatan ketua RT001 yang semula dijabat oleh Mat Komprang dicabut dengan paksa, dan diberikan kepada Dul Min Cungkring. Mat komprang tentunya kelimpungan, yang biasanya cumak leha-leha uang datang sendiri, sekarang harus mencari pekerjaan lain,karena hak sawah jatah garapan juga lenyap.

Dalam kisah beda waktu dan tempat tersebut, sudah cukup mewakili keadaan di dunia ini, dimana orang-orang yang:
mendapatkan sesuatu dengan perjuangan berat (Mat Kolor)
kehilangan sesuatu dengan cepat (Mat Kolor)
mendapatkan sesuatu dengan mudah (Mat Koplo)
berlaku jahat terhadap sesamanya (Mat Kolor)
menjadi korban karena sesuatu (Dul Kemat)
mendapatkan sesuatu sebagai penguasa (Dul Kemin)
mendapatkan sesuatu dengan segala cara (Mat Komprang)
mendapat sesuatu dari bekerja keras (Simin,mbok Nah, Mat Gaple)
menyuap untuk mendapatkan seuatu (Simin,mbok Nah, Mat Gaple)
kekurangan sesuatu (Min Cungkring)
berlaku nepotisme untuk mendapatkan seuatu (Dul Kemin, Min Cungkring)
kehilangan sesuatu yang menjadi tumpuan (Mat Komprang)

Sepertinya dunia ini tidak adil, tetapi apa yang terjadi jika ternyata Dul Kemin adalah anak cucu dari Dul Kemat, dan Simin, mbok Nah dan Mat Gaple adalah keturunan dari Mat Koplo, kakek buyut Mat Komprang ternyata Mat Kolor.
Dan ternyata uang gembolannya Mat Kolor adalah warisan dari kakeknya, Mat Jonggrang, yang didapatkan dengan merampok Martedjo yang masih kakek buyutnya Mat Koplo. Kakek Buyut Dul Kemat, yaitu Surokemat, mati terbunuh oleh Sastrokolor yang masih kakek buyutnya Mat Kolor ketika berebutan Markonah untuk disunting sebagai istri.

Maka dari itu, jangan terburu komplin kepada Yang Maha Kuasa jika kita kehilangan sesuatu, dijahati orang, harus bekerja lebih keras dari orang lain, korban kkn dan sebagainya, mungkin itu semacam spooring dan balancing yang dilakukan Sing Kuwoso. Maka, untuk memperbaiki spooring dan balancing atau agar anak dan cucu kita tidak di spooring dan balancing oleh Gusti Allah, bersikaplah yang baik, itu saja.
Saya sendiri ya cumak bisa nulis thok, melakukan belum tentu bisa, lho manusiawi to rek??? Iyo to…? iyo to…?, jenenge ae tukang ngethuprus. Contohnya sekian waktu yang lalu anak saya motornya hancur ditabrak orang (beruntung anaknya ndak apa-apa, sekti tenan anakku), ya mungkin peringatan atau spooring dan balancing-e Tuhan ben nek numpak motor ngati-ati. Tapi seminggu yang lalu anakku kehilangan HP di rumahnya sendiri (edan tenan malinge), saya ya mikir-mikir, opo yo biyen mbahku tau nyolong HP, lha jaman biyen kan gung usum HP, pol-pole nyolong kenthongan…?. Itu kalo mundur, lha nek maju, opo iyo putune anakku besok dadi maling HP?, weleh, nek iki yang terjadi mending golek putu liyane ae. Nah beberapa tahun yang lalu, ibuk saya pernah diperas wartawan, pas itu saya juga mikir, apa perlu wartawan itu tiba gilirannya tak gebuki, atau minimal digebuki orang lain…?. Saya juga pernah merasa bersalah ngelurug pak tentara (untungnya orangnya sama kurusnya dengan saya) karena anaknya ngutil, lha mosok yo anake tentara jadi tukang ngutil???? gek balancing cap opo iki. Kakekku almarhum mbah Kyai Djoparto meninggal karena terserempet bus, apa ya mungkin kakeknya Kyai Djoparto dulu jadi sopir bus, kan nang Sentolo yo durung usum bus…. pol-pole cikar… wekekekek hwa ha ha ha ha…. edan tenan suwi-suwi. Tapi yang benar-benar terjadi saya pernah mengerjai orang karena pernah menilang….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

CARA AGAR “KELIHATAN” BERIMAN

Juni 17th, 2010 by jaka

Ular-ular Ki Mendem-1
Terimakasih kepada yang terhormat bapak-bapak, ibu-ibu, yang kami muliakan saudara-saudara dan yang kami cintai adik adik sekalian dan bayi-bayi yang kita sayangi. Dalam kesempatan yang baik dalam pertemuan ini akan kita bahas bagaimana caranya agar kita “kelihatan” beriman di hadapan orang lain disekitar kita. Karena dalam kesempatan ini saya agak kurang sehat, maka yang saya terangkan cukup agar “kelihatan” beriman saja, jadi bukan benar-benar beriman, toh jaman sekarang yang penting kan penampakannya dan kedengarannya saja yang terpenting buat modal.

Pertama-tama penampilan anda harus kelihatan seperti orang beriman, caranya berpakaianlah seperti orang-orang beriman. Jika anda ke pasar kaget, dan membeli pakaian untuk membungkus ujung kepala sampai ujung jempol kaki, tidak lebih dari 2000ribu maka penampilan anda sudah seperti orang beriman, itupun kalau anda pandai menawar sudah ketambahan asesori pating krembyah ndak karuwan sehingga anda menjadi benar-benar mirip orang sakti mondroguno yang baru turun dari padepokan. Klo uangnya masih sisa sekitar 6ribuan bisa mampir ke tukang modifikasi jeans, yakin deh.. penampilan anda akan semakin meyakinkan. Jika masih sisa sekitar 10ribuan, mampirlah ke tukang cukur, cukurlah rambut anda sehingga kelihatan kelimis dan sopan tapi jangan gundul, agak runyam urusannya nek gundul, dan jika perlu biarkan rambut di tempat lain untuk tumbuh sesukanya.

Langkah kedua adalah kunjungi counter handphone, jika handphone anda tidak jadul-jadul amat, maka anda dapat meminta penjaga counter untuk mengisikan dering telepon, sms, bahkan alarm dengan irama “lagu-lagu orang beriman”.Jadi jika sewaktu-waktu kerabat, teman, bahkan orang salah sambung, telepon atau sms, bahkan sengaja dibuat alarm 15menit sekali, yang terdengar adalah irama “lagu-lagu orang beriman”, sehingga orang-orang disekitar anda dapat menduga bahwa anda adalah orang yang bener-bener beriman sampai ke nada deringnya. Oh iya…, volume nada dering kalau bisa sekeras mungkin, terus kalo ada telpon atau sms masuk jangan lekas-lekas pencet tombol hijau atau yes, biarkan lagu ili berlama-lama mengganggu orang disekeliling anda. Terus jangan lupa wallpaper juga diganti dengan gambar-gambar cerminan gambarnya orang beriman, yo gak pantes lah rek klo anda sudah macak beriman dan pake nada dering beriman, lha kok wall paper handphonenya bergambar nude dancer. Klo anda termasuk orang yang suka ganti-ganti casing (saiki wis ora usum), gantilah dengan casing yang bergambar terjemahan dari sifat-sifat beriman.

Ketiga, hidupkan computer anda (boleh laptop, desktop, nyilihtop, atau di warnet), jika itu computer pribadi atau komputernya gubermen yang boleh diubah wallpaper dan screen savernya, segera rubahlah dengan gambar-gambar yang mencerminkan gambarnya orang beriman, buanglah jauh-jauh wallpaper dan screensaver gambar moge, mobil antic, ben10, popeye dan lain sebagainya. Klo anda punya sedikit keahlian maka dapat mengganti nada starting windows, email masuk, open application dll dengan nada-nada yang berirama orang beriman. Kemudian klik browser anda, dan mulailah dengan account acebook anda, gantilah foto profil anda dengan foto profil dengan mengenakan pakaian yang anda beli tadi, sehingga penampilan anda dapat dilihat oleh teman-teman anda bukan sekedar anda sebagai teman, tetapi anda sebagai teman yang beriman. Mantep to…?. Kemudial melangkah ke accout Yahoo Messenger, Google Talk, dan lain-lain yang anda punya. Begitu pula berlanjut jika anda rodo melek teknologi mestinya punya blog walaupun hanya untuk sekedar pantes-pantes atau website, gantilah kata-kata bagian depan, mbuh kui kata-kata mutiara, copy paste dari web lain, menyitir kata-kata orang beriman beneran, foto-foto, gambar, widget, tautan, dan lain-lain yang berhubungan dan mencerminkan sifat-sifat beriman, sehingga pengunjung bloq atau web anda akan terkesima bahwa anda adalah orang beriman.

Langkah keempat dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari atau sambilan dan memerlukan waktu agak banyak. Bacalah banyak majalah, Koran, buku, komik, spanduk, baliho, kartu ucapan, rambu-rambu, sms, catatan, wis pokoke tulisan yang nempel di kantor, sekolahan, terminal, tempat-tempat ibadah, kantor pulisi, pos hansip atau apa saja, sehingga ada kalimat atau kata-kata yang bisa anda kutip untuk di hafalkan, dan sewaktu-waktu “rekamannya” bisa di selipkan di antara kalimat anda ketika sedang ngobrol dengan kerabat dan teman-teman anda. Tentunya hal ini akan semakin membuat orang-orang di sekitar anda semakin yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa andalah orang beriman karena dapat mengingat kata-kata yang arif dan bijaksana bijaksini dan bijaksono. Oh iya, klo bisa di ingat-ingat sumbernya, penulisnya siapa, halaman berapa, bab berapa, pasal dan ayat berapa, beh… mesthi lebih sip. Begitu pula ketika mengirimkan email, mms, sms, atau update status di facebook, selipkanlah rekaman-rekaman itu, klo kutipannya banyak bisa dikirim tiap hari, pokoke sak mblengere. Gaya bicara anda boleh meniru lagak dan gaya orang lain, sehingga suara anda terdengar berwibawa walaupun cuma sekedar nggusah ayam bisa lari terbirit-birit.

Langkah kelima, apabila anda kadang-kadang pergi ke tempat ibadah atau akan menghadiri suatu acara orang beriman, maka usahakan (jika punya mobil) jangan naik mobil, karena anda tidak akan kelihatan apalagi kacanya gelap. Usahakan minimal naik motor lah tapi jangan helm helm, itupun agak berbahaya karena aksesori anda kan pating sluwir ndak karuwan, bisa-bisa kesrimpet roda atau gir, lebih afdol lagi klo jalan kaki, lebih jauh lebih baik karena akan semakin banyak orang yang melihat anda. Cara berjalan anda jangan melipir-melipir di pinggir sampai hamper nyebur got seperti kalo mau mengunjungi mbok Nah janda sebrang kali, jalanlah dengan langkah tegap agak ke tengah, semakin mengganggu orang lain akan semakin baik, karena secara otomatis orang tersebut akan memperhatikan anda. Jangan tundukkan kepala anda mendongaklah agar orang lain dapat melihat anda lebih jelas, jangan kuwatir kesandung, karena yang Maha Kuasa pasti akan melindungi umatnya yang kadang-kadang beribadah.

Keenam, ucapkanlah kata-kata yang menunjukkan anda adalah orang beriman, kapan saja, dimana saja, dengan siapa saja, baik itu ketika habis batuk dan bersin, mau makan, keselak, sisi, mau minum, setelah kentut, naik turun kendaraan, mo nglepas sandal, wis to pokoke selalu ucapkan kata-kata yang baik, jangan sekali-kali misuh mengumpat atau berbicara seperti orang latah.

Langkah ketujuh, jika anda ada waktu dan ada sedikit uang jajan, mampirlah ke tukang setiker, belilah setiker yang berisi tulisan atau gambar-gambar yang mencerminkan orang beriman, tempelkan setiker tersebut di kaca mobil, bodi motor, tas kerja, bagian depan layar laptop, bloknot, atau apa saja yang bisa ditempeli, nek perlu di tempel di punggung.

Demikianlah yang kami hormati bapak-bapak, ibu-ibu, yang kami muliakan saudara-saudara dan yang kami cintai adik adik sekalian dan bayi-bayi yang kita sayangi. Sampai disini pertemuan kita ini dan sampai berjumpa pada pertemuan selanjutnya. Tidak ada kerupuk yang tidak melempem, mohon maaf apabila ada kata-kata yang baik sengaja maupun tidak telah menyinggung bapak2 ibu2 saudara2 adik2 dan bayi2 sekalian dengan ini kami mohon beribu maaf.

Hormat kami, Ki Mendem

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

KARNA NGLURU WAHYU CEKER BUAYA

April 27th, 2010 by jaka

adipati-karna
Ini cerita kelanjutan kisah Durna kalah main.

Kalahnya Durna jelas menjadi pukulan besar bagi bala Kurawa, rencana-rencana jahat yang disusun secara strategic bahkan melibatkan berbagai pihak, bahkan seluruh wayang juga tahu sampai wayang golek, wayang orang, wayang thithi dan wayang upin dan ipin, bahwa kehancuran Durna di palagan Kurusetra telah melalui kebohongan2 berjamaah, biaya2 siluman yg banyak, dan cara2 curang lain.

Maka dari itu, senapati Karna (yang konon masih saudara sekandung Harjuna, cumak lain bapak lain ibu, tapi tukang pahatnya dan tukang cetnya sama, jadi mirip dah…) emoh kalah sampai disini, dia berniat ngluru “wahyu ceker buaya”.
Konon wahyu ceker buaya ini dapat menghidupkan kembali Durna untuk kembali memimpin di palagan Kurusetra.

Aku dhewe yo rodok bingung rek bentuke wahyu ceker buaya tadi seperti apa, berupa kapsul, tablet, puyer, cek, dana cair, atau fasilitas khusus.
Di masa yang lampau Durna juga sudah pernah mendapatkan wahyu “kompor-wisesa” yang hampir mabis masa aktipnya (harus ngisi pulsa dulu) dan wahyu “glinding-samodra” yang belum lunas cicilannya, yang konon merupakan menjadi tulang punggung kesaktian Durna dalam melaksanakan tugas. Wahyu kompor wisesa terbukti sakti ketika digunakan untuk merebut kekuasaan wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupadra yang juga saudara angkatnya sendiri yang pernah menolongnya.

Namun begitu, rombongan bala Kurawa yang dipimpin oleh adipati karma berniat ngluru wahyu ceker buaya tadi. Kepada siapakah, kemana dan kapan wahyu ceker buaya tadi bisa didapatkan.

Setelah melaui perdebatan panjang dan berliku, maka berangkatlah rombongan bala Kurawa tadi ke pertapaan Kampaksuro yang dipimpin oleh Resi Kampaksuro. Menurut wangsit, maka Karna harus bertapa selama 4bulan 24hari. Weleh… lemburane wayang-wayang kurawa mesthi okeh, lha wong wayang biasanya bubar jam 5 pagi, yang ini harus main selama 4bulan 24hari, opo ndak klenger dalang dan tukang tabuhnya, sing jelas sindhene perlu pijet cangkem….

Ndak tau peristiwa di pertapaan Kampaksuro, soalnya di Dalangya ndak ikutan sih…. yang jelas, menurut yang pada nonton, Durna ndak jadi dikasih wahyu ceker buaya, soalnya ceker buayanya ndak tau gimana ceritanya, katut dimasak bersama dengan ceker ayam dan ceker bebek oleh permaisuri Nyai Kampaksuro, dadi kekuwatane ilang, kecampuran bumbu masak…

Nah sebagai gantinya, maka Adipati Karna lah yang harus memimpin bala Kurawa di palagan Kurusetra, dengan diberi kelonggaran masa aktif wahyu kompor-wisesa diperpanjang agar cicilan wahyu glinding-samodranya dapat di lunas dulu. Wekekek… ceritanya isi pulsa 50ribu dapat gratisan unlimited 30hari, hwa… ha… ha…., wayang-wayang yang lain juga mengerti kalau wahyu kompor wisesa itu kalo akan diperpanjang harus melalui prosesi yang melibatkan wayang-wayang lain, termasuk wayang beber dan wayang kertas. Tapi mau protes yo males…, ndak malah di cap teroris sama Ki Dalangnya, weleh malah ciloko rolas…

Wis rek dalange bingung….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Critane Pakdhe Paimin & RT Giman

April 26th, 2010 by jaka and tagged

pos-keamanan
Pakdhe Paimin marah-marah karena pos keamanan yang dibangun ancur ketabrak mobil. Lha gimana ndak marah-marah, lha wong pos keamanan itu hasil kumpul-kumpul duwit dan material dari warga setempat, dan dibangun juga dari gotong royong warga setempat dihari libur, lha kok sekarang ringsek begitu saja dengan tenang, walaupun sebenarnya pas urunan pakdhe Paimin juga ndak ikut urunan, pas gotong royong juga pas pura-pura encoknya kumat, mirip cerita pak raden jaman dulu lah..?.

Maka sebagai tokoh masyarakat, pakdhe Paimin berhak dan merasa berkepentingan untuk kementhus melaporkan hal itu kepada RT Giman. Dengan semangat 45 pakdhe Paimin menemui RT Giman, yang ternyata sudah berkumpul di lapangan berserta dengan bapak-bapak yang lain, maklumlah pas hari libur, kesempatan bersosialisasi dengan tetangga.

Dengan memendam kesal, dengan bersungut-sungut kata pakdhe Paimin, “Hallo pak RT Giman, gimana ini pos keamanannya kok sudah ancur begini, tau ndak penyebabnya…?”; “Ya tau to pakdhe, lha wong ringsek begini mungkin ketabrak sesuatu atau kena angin rebut kalo ndak tsunami”, jawab RT Giman sabar. “Nah ya itu, pelakunya harus bertanggung jawab, kalo perlu dihukum seberat-beratnya, dilaporkan pulisi”, pakdhe Paimin ngotot. “Ya bener pakdhe Paimin, pelakunya harus mengganti semua kerugian, dilaporkan polisi, KPK, jika ndak ada yang mengaku harus dibentuk Team Pencari Fakta untuk mengungkapkannya, gimana bapak-bapak yang lain…?”, Tanya RT Giman bersemangat kepada bapak-bapak yang sedang santai. “Setuju….. setuju…. Setuju…, gebukin saja kalo perlu…”, mereka menyahuti, dan ada yang sambil cengengesan. “Dibakar saja pak RT”, “Hooh… dibui saja, setelah suruh mengganti…”, usul yang lain pating cruwet.

Pakdhe Paimin senang laporannya ditanggapi dengan heboh, pak RT Giman juga bangga usulannya diterima warganya. Dadanya membusung, senyumya lebar, rokok kreteknya disedhot dalam-dalam. “Nah sekarang begini, ada ndak saksi mata yang tahu, siapa gerangan yang menabrak pos keamanan kebanggaan kita itu”, Tanya pak RT Giman mantaps sambil telunjuknya menuju pos yang ringsek. “Midun pak RT, si Midun, di seruduk pake kijang doyok”, kata bang Sularpo dari pojokan. “Leres pak RT, si Midun, pasnya kemarin Sabtu jam tujuhbelas nol-nol, kalo ndak percaya tuh… cetnya yang hijau masih nempel di pagarnya….”, terang mas Karyo sambil nglinting rokok mbako susurnya. “Weleh… kok bisa begitu…, ngggg, eh anu dhing… yang punya kijang doyok kan bukan si Midun, tapi kan si Tompel…?”,jawab RT Giman agak masam. Pakdhe Paimin mukanya juga berubah jadi celingukan.

Konon si Midun adalah anak pak RT Giman, dan si Tompel adalah menantu pakdhe Paimin. He he he….

“Ya bener pak…, doyoknya punya Tompel, yang nyuruh juga tompel ngankut puing buwat ngurug halaman, huuu…. Kijang bobrok ndak ada remnya begitu masih dipake juga, dasar…, di kiloin saja pak”, celoteh mbok Sri yang punya warung di dekat pos, jadi tau persis kejadiannya. ”Sik… sik… sik.., sabar.., yang jadi saksi matanya siapa nih…”, tanya pakdhe Paimin sambil mlintir-mlintir kumis. ”Saaayaaaaaaaaaaaaaa……!!!!… semua melihat”, jawab bapak-bapak dan ketambahan beberapa ibu2 yang baru datang. Wekekekke… muka pakdhe Paimin dan RT Giman jadi merah. ”Sebentar kita periksa dulu kerusakannya”, kata pakdhe Paimin dan RT Giman setuju dengan mengangguk, diikuti oleh beberapa bapak-bapak.

”Lha… ini cobak bapak-bapak lihat, sambungan las-lasannya, ndak bener nih, saya ini akhli dibidang pengelasan dan perweldingan, ini sambungan pipanya ndak bener, harusnya di soket terlebih dahulu dan baru di las, dan cara ngelasnya pipa juga ndak sembarangan, harus menggunakan elektroda standard AWS, tau sampeyan apa itu a we es, ejaanya begini HAAA WEEE EEESSSS, american welding setandart, jadi ndak sembarangan, lha terus tukang lasnya juga harus lulus dan punya sertipikat pengelasan”, mulut pakdhe Paimin nyerocos sambil tangannya tudang-tuding pipa tulangan pos yang ringsek. ”Lha terus pripun pakdhe”, tanya Parto ndak mudeng sama sekali. ”Lha terus lha terus gundulmu kui, kalo begini ceritanya jangan menyalahkan yang nabrak, atau yang menyuruh nabrak, ini las-lasannya yang ndak bener, harusnya kalo cumak ditabrak kijang doyok ndak boleh rusak, kalo pipanya bener pakai seamless atau schedul 80 dan di bangun dengan benar, weh.. weh… weh… bahaya nih, yang membangun ini harus memperbaiki sesuai dengan besteknya, hayo cobak di panggil saja…”, kata pak RT Giman menimpali. ”Nah.. bener, ini yang membangun tidak ahli, harusnya disainnya dibuat dulu yang benar, materialnya juga dibeli sesuai spek, terus yang mengelas harus yang bersepesifikasi khusus….”, terang pakdhe Paimin ndak kalah seru.

Mbah Jo yang mulai tadi ngowoh thok juga semakin bingung, sakjane sopo to… sing salah iki, yang nabrak, yang nyuruh nabrak, tukang las, kawat las pipa atau kijang doyok…, orang-orang juga ndak mau nggagas pikiran pakdhe Paimin dan RT Giman itu, nek melu-melu mikir atau ngeyel ndak malah ketularan koplak. Dah… di biarin saja, nek battereynya habis kan diam sendiri, orang kok menangnya sendiri…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

DURNA KALAH MAIN

April 15th, 2010 by jaka and tagged , , , , , , ,

durna-kalah-main

a. Durna yang waktu mudanya bernama Bambang Kumbayana adalah putra Resi Baratmadya dari Hargajembangan dengan Dewi Kumbini.
Resi Durna (Bambang Durna (Bambang Kumbayana)) mempunyai saudara seayah-seibu bernama: Arya Kumbayaka dan Dewi Kumbayani.

b. Durna (Bambang Kumbayana) berwatak; tinggi hati, sombong, congkak, bengis, banyak bicaranya, tetapi kecakapan, kecerdikan, kepandaian dan kesaktiannnya luar biasa serta sangat mahir dalam siasat perang.

c. Cerita lain menyebutkan Durna (Bambang Kumbayana) semasa mudanya bernama Bambang Kumbayana, beroman cakap dan sakti, asal dari Atasangin. Aku yo rodok bingung, mungkin deso Atasangin kecamatan Hargajembangan begitu, he he he.

d. Durna (Bambang Kumbayana) mempunyai seorang saudara angkat bernama Bambang Sucitra, yang telah meninggalkan negerinya pergi ke tanah Jawa. Mbuh kapan, alasannya apa.

e. Durna (Bambang Kumbayana) pergi menyusul, ndak dijelaskan alasannya. Tetapi setelah sampai di tepi samudera (ndak diterangkan samodera mana), Durna (Bambang Kumbayana) berhenti dengan sangat berduka cita, lha arep numpak opo iki, mungkin pas jaman itu belum ada kapal atau ferry penyeberangan.

f. Durna (Bambang Kumbayana) berkata, bahwa siapapun juga yang dapat menyeberangkan dia dari pantai itu hingga sampai di pantai tanah Jawa, jika ia laki-laki akan di aku jadi saudara, jika ia perempuan akan diambil jadi isteri. Biasah lah kalimat seperti ini dalam dunia pewayangan, membuat penawaran setinggi-tingginya terhadap sesuatu yang sulit dilakukan sendiri, lagi butuh lah pokoke.

g. Setelah berkata itu datanglah seekor kuda betina bersayap (Jawa: kuda sembrani, atau pegassus / pegassys menurut buku cerita anak-anak) mendekatinya. Durna (Bambang Kumbayana) merasa bahwa kuda itulah yang akan menolongnya menyeberangkan. Maka Bambang Durna (Bambang Kumbayana) mengendarai kuda itu dan terbanglah ia secepat kilat (itungan detik to kalo kilat itu), hewez hewez hingga sampailah di daratan tanah Jawa. Ndik sebelah mananya juga ndak tau.

h. Cerita lain menyebutkan bahwa Durna (Bambang Kumbayana) menikah dengan Dewi Krepi, putri Prabu Purungaji, raja negara Tempuru, dan memperoleh seorang putra bernama Bambang Aswatama

i. Setelah Durna (Bambang Kumbayana) turun, kuda itu melahirkan seorang anak laki-laki, kemudian ia berubah menjadi seorang bidadari bernama Dewi Wilotama, dan terus terbang ke angkasa. (Yo jelas, kalo kali namanya nyebur). Anak itu diberi nama Bambang Aswatama.

j. Nah cerita yang bener yang mana, kuda sembrani, dewi Krepi ataukah dewi Wilotama kah isteri Durna, yang jelas anaknya bernama Bambang Aswatama, yang agak lucu katanya terbangnya secepat kilat (lappp jdeerr…), tapi begitu turun sudah melahirkan, brarti coitus, hamil sampai melahirkan ya secepat kilat itu tadi, ndak pake acara ngidham segala apalagi pake manggil dukun beranak.

k. Durna (Bambang Kumbayana) makin. susah, karena dalam perjalanan itu harus membawa bayi. Kemudian sampai juga ia ke Cempalareja, negeri saudara angkatnya, karena pada waktu itu belum ada babby sitter dan tidak ada jasa penitipan bayi. Beh… sopo yo sing nyusoni anak jaran sembrani ini?.

l. Bambang Sucitra, yang telah bertahta di sana dan bergelar Prabu Drupadra. Mendengar itu Durna (Bambang Kumbayana) amat bersukacita, ia terus masuk di balairung, dan ketika dikenalnya saudara angkat itu, ia berseru: ”Sucitra, Sucitra…he dulurku I love yu!”, jarene

m. Gandamana, ipar Prabu Drupadra (Bambang Sucitra), sangat murka mendengar seruan Durna (Bambang Kumbayana) itu. Perbuatan itu dipandang menghina dan melanggar HAW (Hak Asazi Wayang), dan Durna (Bambang Kumbayana) dianiaya hingga cacat badannya. Prabu Drupadra (Bambang Sucitra) mengetahui kejadian sangat menyesal.

n. Bambang Durna (Bambang Kumbayana) lalu dirawat (waduh ndak diterangkan juga di RS mana) dan tinggal di Sokalima, bernama Dahyang atau Pendhita Durna (Bambang Kumbayana)).

o. Kemudian Durna (Bambang Kumbayana) menghambakan diri pada raja Hastinapura, yaitu Sri Duryudana dan diangkat jadi pendeta dan guru sekalian Kurawa dan Pandawa.

p. Pendhita Durna (Bambang Kumbayana)) merupakan pandhita di Sokalima, guru dari putra-putra raja Astina, baik Kurawa maupun Pandhawa. Kesaktiannya tidak kalah (mesthine yo menang musuh Mike Tyson) dengan Resi Bisma sehingga wajar kalau Pandhita Durna (Bambang Kumbayana) dipilih sebagai guru olah kanuragan di Astina.

q. Seorang Pendhita atau seorang pemuka agama/ guru agama/ guru secara umum merupakan seorang yang harusnya bisa menjadi panutan murid-muridnya. Seseorang guru yang bisa menuntun anak-anak didiknya bahkan secara nalar menjadi panutan masyarakat sekitarnya untuk bisa menjadi lebih baik.

r. Pandhita Durna (Bambang Kumbayana) dalam versi jawa di gambarkan sebagai seorang pendhita yang tidak baik, sedang di India tokoh Durna ini di hormati. meskipun begitu tidak begitu mengubah banyak cerita dalam alur mainstream-nya

s. Kisah lain menyebutkan bahwa: Resi Durna (Bambang Kumbayana) selain berhasil mendirikan padepokan Sokalima (mungkin setelah dirawat karena di aniaya tadi) berhasil merebut hampir setengah wilayah negara Pancala dari kekuasaan Prabu Drupadra (Bambang Sucitra). Lho lak tenan, bar di obati ben waras, bareng waras malah ngrebut kekuasaane saudara angkatnya, mbuh opo karepe sing gawe crito.

t. Keserakahan Durna (Bambang Kumbayana) terhadap dunia begitu menggila sehingga dia sudah tidak bisa melihat siapa yang benar dan salah. Keberpihakan Durna (Bambang Kumbayana) terhadap Kurawa dalam perang dahsyat Baratayudha merupakan salah satu kesalahannya. Dalam crita versi Jawa, sebenarnya Durna (Bambang Kumbayana) itu tahu kalau sebenarnya yang pantas di bela adalah Pandhawa tetapi dia lebih memilih Kurawa yang telah memberikan dia kehormatan dan jabatan sehingga dia bisa hidup makmur. Jadi antara lahir dan batinya tidak terjadi keselarasan,tidak sejalan. Dan akhirnya dia lebih memilih dunia yang telah memeberikannya kebahagiaan yang fana

u. Karena kesaktian dan kemahirannya dalam olah keprajuritan, Resi Durna (Bambang Kumbayana) dipercaya menjadi guru anak-anak Pandawa dan Kurawa. Sebenarnya ia seorang pendeta bijak sana, bijak sini, bijak sono, dan bijak sonoan dikit, namanya juga guru Pandawa dan Kurawa.

v. Resi Durna (Bambang Kumbayana) mempunyai pusaka sakti berwujud keris bernama Cundamanik dan panah Sangkali yang kemudian diberikan kepada Arjuna.

w. Suatu ketika mengutus Bima (Werkudara) untuk mencari air Perwita Sari yang kata guru Durna (Bambang Kumbayana) merupakan air sumber kehidupan, yang sebenarnya itu tidak ada, bahkan dengan mengutus Bima (Werkudara) tersebut Durna (Bambang Kumbayana) bermaksud mencelakakan Bima. Bima sebagai murid ya manut wae karena memang tugas murid itu mematuhi perintah maupun apa yang diajarkan oleh gurunya. Apakah itu yang dinamakan guru yang baik, guru yang mencelakakan muridnya sendiri?

x. Bima (Wrekudara) seorang anak muridnya yang sejati. Adapun pada mulanya memang Wrekudara diperdayanya, diperintahkan terjun ke dalam laut supaya mati, soale werkudara ndak bisa renang gaya kupu-kupu maupun gaya dada, bisanya cumak gaya batu. Tapi segala petunjuk Durna (Bambang Kumbayana) yang demikian itu malahan menjadikan kesempumaan ilmunya atas petunjuk Dewa Ruci, dewanya Wrekudara yang sebenarnya.

y. Dalam peran Bharatayuda, Resi Durna (Bambang Kumbayana) diangkat menjadi Senapati Agung Kurawa, setelah gugurnya Resi Bisma. Resi Durna (Bambang Kumbayana) sangat mahir dalam siasat perang dan selalu tepat menentukan gelar perang

z. Resi Durna (Bambang Kumbayana) gugur di medan pertempuran oleh tebasan pedang Raden Drestajumena, putra Prabu Drupadra (Bambang Sucitra), atau Maha Senapati Drestajumena dari pihak Pandhawa yang memenggal putus kepalanya. Konon kematian Resi Durna (Bambang Kumbayana) akibat dendam Prabu Ekalaya raja negara Parangggelung yang arwahnya menyatu dalam tubuh Raden Drestajumena

ä. Kisah lain menyebutkan: Dalam perang Baratayudha, Durna (Bambang Kumbayana)) tewas oleh Raden Drestajumena kena tusukan keris yang telah kemasukan jiwa Prabu Palgunadi, yang membalas dendam pada Durna (Bambang Kumbayana).

ö. Aku yo rodok bingung, matinya sebenarnya ditebas pedang yang kerasukan prabu Ekalaya atau ditusuk keris yang dimuati jiwa prabu Palgunadi, yang jelas bukan karena kepleset kulit pisang.

aa. Ciri Durna (Bambang Kumbayana) bermata kriyipan (mungkin silau, karena jama itu belum ada kacamata), hidung mungkal gerang, seperti batu asahan yang telah aus. Mulut gusen (bergusi). Dagu mengerut, akan tanda bahwa dagu seorang tua, berjanggut. Bertarbus. Rambut bersanggul.  Mukanya bopeng-bopeng.  Berkain bentuk rapekan pendeta, kancin baju bagian atasnya dibuka mungkin sumuk. Tangan hanya dapat digerakkan yang belakang. Tangan yang lain memegang tasbih. Bercelana cindai dan bersepatu. Tokoh wayang yang berperan sebagai antagonis dalam cerita Mahabarata. Perannya begitu sentral dan penting menjadikan tokoh ini terkenal di dalam dunia perwayangan.

bb. Ketika kita berbicara tentang wayang terlebih kisah Mahabarata, tentu saja tidak akan lepas dari adanya beberapa versi yang tercipta. Versi asli mahabarata itu sendiri dari India. Sedang yang lainnya itu versi-versi yang sudah di bumbui dengan kearifan-kearifan lokal, bawang goreng dan merica bubuk, sehingga tercipta tokoh dan cerita yang baru yang sebelumnya tidak ada dalamversi aslinya.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

“Selamat Paskah 2010″

April 4th, 2010 by jaka

spanduk-paskah-2010-rzz
Selamat Paskah, Salam Damai…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Kenapa Natalan Pake Pohon Cemara?

Maret 21st, 2010 by jaka

natal-pohon-pisang
Di sidebar kanan blog ini, tepatnya di interaction widget shoutmix, ada pertanyaan dari Bunda, halo Bunda apa kabar.., salam kenal, terimakasih sudah mengunjungi blog saya dan menuliskan sesuatu disitu. Saya sebenarnya ingin mengaktifkan fasilitas komentar pada setiap posting, tetapi di bulan Agustus 2008 pada fasilitas tersebut terserang banyak spam, jadi yang masuk macam-macam ndak karu-karuwan sampai ratusan dan memerlukan waktu 2 hari untuk menghapusnya di sela-sela kegiatan mencari uang. Makanya untuk interaksi kami gunakan soutmix saja yang cenderung aman dari spam. Eit… kok malan nggladrah, kembali ke pertanyaan tadi begini:

Bunda: mas, kenapa ko Natalan ada cemara2nya ya mas?? apa ada cemara di tempat Yesus jaman dulu?

Saya sebenarnya bukan orang yang berkompeten dalam menjawab pertanyaan itu, karena saya bukan ahli perthuprusan di bidang theologia, tapi mencoba menjawab pertanyaan Bunda dengan cara yang mudah. Ya memang dalam acara-acara perayaan (dan kebaktian) Natal di Indonesia dan Dunia, pada umumya menggunakan pohon Natal berupa pohon cemara. Pohon cemara itu banyak yang pohon beneran, baik yang hidup maupun yang potongan. Maksudnya begini, pohon cemara itu ada yang benar-benar pohon hidup dalam pot jadi bisa dipakai bertahun-tahun ada juga yang berupa potongan ranting cemara (seperti yang biasa kami lakukan di gereja kami di) dan dibentuk ulang dengan pokok batang dari pohon pisang, sehingga bisa dibentuk lebih indah sesuka pembuatnya, bisa besar bisa kecil, tetapi umurnya terbatas, paling 2minggu sudah layu. Selain itu, ada juga disediakan pohon cemara berbahan plastik yang knock down berbagai ukuran, sehingga keluarga yang tidak mempunyai lahan untuk menanam pohon cemara, juga dapat merayakan hari Natal dengan keindahan pohon cemara dengan pohon cemara plastik knockdownnya. Saya juga biasa menggunakan cemara kecil dari plastik ini di kaca belakang mobil dilengkapi dengan lampu-lampunya di bulan Desember, ya sekedar ingin merayakan secara ber beda saja.

Bukan hanya itu saja, di pohon Natal itu dipasangkan juga aneka macam dan warna warni hiasan Natal, bentuk dan macamnya boleh apa saja, yang penting menyiratkan suasana gembira bahagia dalam menyongsong datangnya hari Natal dan tahun baru. Lampu-lampu berkelap kelip agar di dalam gelap pun kelihatan indahnya pohon Natal itu. Hiasan bisa dibeli mulai dari harga Rp 1500 sampai tak terhingga, mulai dari bahan plastik, gelas, kertas, beludru, bulu, benang, kapas, berbentuk mulai dari bola-bola, bintang, buah-buahan, tongkat, den lain-lain dengan berbagai macam corak dan warna.

Kemudian di kaki pohon diletakkan kado-kado Natal, biasanya diujukan kepada orang-orang yang di cintai. Misalnya dari ayah untuk istri dan anak-anaknya, dari anak-anak untuk ayah dan bundanya, dari isteri untuk anak-anak dan suaminya, dan lain sebagainya. Kado-kado itu biasanya tidak dilihat dari harganya, tetapi maknanya, isinya bisa jadi hanya sebuah kaos kaki, pembatas alkitab, kalender lipat kecil, ballpoint, penghapus, buku, kuas lukis, celemek, topi, dan lain-lain…, yang biasanya dapat praktis dipakai sehari-hari dengan harapan bagi si penerima selalu dapat mengingat kasih sayang dari pemberi hadiah, dan pemberi hadiah merasa bahagia karena barang-barang pemberianya digunakan dan berguna di masa itu.

Kembali ke pertanyaan Bunda tadi, “mas, kenapa ko Natalan ada cemara2nya ya mas?? apa ada cemara di tempat Yesus jaman dulu?…”, mungkin pertanyaan tadi dapat dilanjutkan dengan pertanyaan yang lain misalnya: ”mas, kenapa ko Natalan pake lilin ya mas?? apa ada lilin di tempat Yesus jaman dulu?…”; mas, kenapa ko Natalan orang-orang ke gereja pake sepatu ya mas?? apa ada sepatu di tempat Yesus jaman dulu?…; mas, kenapa ko Natalan banyak polisi berjaga-jaga ya mas?? apa ada polisi di tempat Yesus jaman dulu?…; mas, kenapa ko Natalan ada banyak mobil-mobil bagus di parkiran ya mas?? apa ada mobil di tempat Yesus jaman dulu?…; mas, kenapa ko Natalan ada gereja di bakar ormas ya mas?? apa ada ormas di tempat Yesus jaman dulu?…; mas, kenapa ko Natalan ada gereja di bom ya mas?? apa ada bom di tempat Yesus jaman dulu?…; mas, kenapa ko Natalan ada organ di gereja ya mas?? apa ada organ di tempat Yesus jaman dulu; mas, kenapa ko Natalan ada paduan suara ibu-ibu ya mas?? apa ada paduan suara di tempat Yesus jaman dulu…?”, dan lain sebagainya.

Nah, dengan menambahkan pertanyaan-pertanyaan sejenis, itu kita menjadi sadar bahwa manusia itu bukan mahluk statis, maksudnya begini, kalau 1000 tahun yang lalu kambing itu makan rumpun tanduknya di kepala dan tidak bisa mandi sendiri, maka sekarang dan 1000 tahun yang akan datang tidak akan menjumpai tanduk pake setelan jas makan bakso mandi sendiri pake shower.

Begitu juga dengan perayaan Natal yang berlangsung dan berkembang 2000 tahun lebih di seluruh Dunia, melewati batas-batas benua, samodera, kebudayaan, menembus dinding-dinding tradisi animisme dan dinamisme, menyeruak hutan belantara dalam mengenalkan Kasih, maka tatacara merayakannya pun ya bermacam-macam berbaur dengan tradisi dimana agama Nasrani tersebut berkembang.

Maka akan kelihatan lucu jika merayakan Natal, kita harus mengenakan pakaian dan atribut yang ada pada saat itu, berarti harus mengenakan pakaian seperti jubah yang minim jahitan, berambut panjang, mengenakan sandal kulit hewan dengan tali-temali, atau bahkan membuat kandang domba atau memelihara domba beneran di depan rumah kita. Berangkat ke gereja juga harus jalan kaki atau naik keledai, wah…, repot bener jadinya.

Ya normal-normal saja lah, karena perayaan Natal adalah hari kegembiraan menyambut kelahiran Yesus dan menyongsong Tahun Baru, maka kita rayakan dengan kegembiraan dan kebahagiaan, bertemu dengan teman-teman, sahabat, rekan sekerja, tetangga, sanak saudara, pacar dan bekas pacar, keponakan, paman, sepupu, kakek, nenek, kakak beradik, paklil,bulik, om, tante, cucu, cicit, buyut dan lain dan lain dan lain sebagainya, bahkan orang-orang yang tidak dikenal atau sering bertemu tetapi saling tidak terkenal.

Maka sewajarnya kita menghias gereja dengan hiasan-hiasan yang bagus. Gereja harus di siapkan, dibersihkan, di tata ulang letak kursi-kursinya atau ditambah karena pengunjungnya pasti lebih dibanding biasanya. Membuat hiasan termasuk pohon Natal itu tadi, spanduk dan poster sesuai thema dan sub thema Natal, menyiapkan acara-acara dan hidangan Natal. Jadi pohon Natal itu hanyalah sebagian kecil dari perbedaan tatacara dalam merayakan Natal di seluruh Dunia, saya pernah membuat pohon natal dari pohon jambu air, pohon pisang sebagai pohon pengharapan juga pernah, terbuat dari rangka besi yang dilapis dengan lembaran plastik juga oke, dari bambu juga pernah, dari styrofoam juga bagus, yang penting bukan atribut yang seperti itu, tetapi bagaimana kita memaknai Natal itu.

Demikian Bunda, semoga ulasan saya yang sederhana itu cukup di mengerti. Terimakasih.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Legend Of WC Helikopter

Januari 16th, 2010 by jaka

wc-helikopter


Mendengar kata helikopter, kita pasti membayangkan benda yang dengan rotator di bagian atasnya untuk melawan gaya gravitasi yang dilengkapi radar, autopilot, dan persenjataan semacam blue thunder.

Di jawa ada legenda wc helicopter, atau di daerah lain disebut wc plung lap, yang dulu berjajar-jajar di sepanjang sungai, kini menghilang. Ternyata proses menghilangnya helikopter van java itu memerlukan proses yang cukup lama, karena sudah terlanjur menjadi tradisi, mungkin juga dianggap disain asli jawa yang harus di leluri (=di jaga keberadaanya).

Di suatu wilayah, disosialisikan kepada penduduk untuk memutar arah rumahnya yang biasanya membelakangi kali, diharuskan menghadap ke kali, dengan harapan merasa risih dengan “blue thunder” yang di parkir di depan rumahnya, cara jitu ini cukup berhasil walaupun memerlukan proses lama dimana pemerintah wilayah itu mengeluarkan biaya untuk masing-masing memutar rumah dan membangun wc beneran.

WC yang telah di buat pun tidak serta merta digunakan dengan berbagai macam alasan, misalnya: menunggu hari baik, ini bisa disadari karena bagi sebagian orang jawa masih mempercayai bahwa ada hari baik dan hari jelek, atau lebih dikenal dengan nogo-dino. Ada lagi yang masih bingung cara menggunakannya, karena ada sedikit kekeliruan yaitu pabrik “blue thunder” tidak melengkapi dengan SOP yang jelas bagaimana urut-urutan cara kerjanya atau menyediakan satu unit test drive dan trainer, bagi yang tidak mengertipun merasa malu bertanya, mosok harus mengintip tetangganya?. Sebagian lagi terkesima dengan disain “blue thunder” nya yang baru yang menurutnya terlalu mewah, dimana jauh berbeda dengan yang di parkir di pinggiran sungai, sehingga merasa sayang untuk menggunakannya.

Lha opo maksudnya:
Dalam kehidupan kita juga banyak fenomena-fenomena yang mirip legend of WC heliokopter diatas, dimana untuk berubah diperlukan “windows of change” yang harus menepis ribuan alasan untuk segera berubah. Ingin saja sudah 50%, melakukan dengan kesalahan, trial and error 75%, jika berhasil baru 100%, jika melebihi 100% baru namanya gemilang…, kinclong , seperti tukang cukur niatnya nyukur model tentara, tapi kebablas gundul plonthos, berarti gemilang, kinclong, OD….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

CERITANE BEJO, WAK KAJI KEMAT, RT GIMAN, MBAH MIN GAMPING, DAN GIMIN KOCLOK

Januari 13th, 2010 by jaka

Bejo kesal, mobilnya mogok, dia berhentikan di pinggir jalan dan memeriksa trouble apakah yang sebenarnya terjadi.

Ketika sedang asik mencari penyebab kendaraan kesayangannya mogok, datanglah wak Kaji Kemat yang kebetulan lewat. “Kendaraanmu kenek opo Jo?”, tanyanya sambil membetulkan letak pecinya yang miring ke kiri. “Anu pakdhe….”, belum selesai bejo bicara sudah dipotong oleh wak Kemat, “Mungkin awakmu mau lupa belum berdoa sebelum brangkat ya…?”, tanyanya. Bejo menggelengkan kepalanya. “Opo awakmu rung adus..?”, tanyanya lagi. Bejo juga menggeleng. “Koen mesti kualat Jo, liwat dalan ngarep kuburane mbah Dur kudune permisi dulu…, wis yo Jo tak tinggal sik…!”, pesene wak Kemat kemeruh karo klithih-klithih ngalih. “Nggih wak, ati2 nek mlampah liwat kiwo, nek wonten nopo-nopo kirim surat nggih…”, jawabe Bejo karo mringis.

Lagi arep mbukak kap mesin, pak RT Giman (gigi mancung) mara. “Mobilmu macet Jo..?”, takone karo mbanda tangan. ”Antarane nggih ngoten pak”, jawabe Bejo ora sido mbukak kap mesin. “Lha awakmu males servis Jo, kapan trakhir ganti oli..?”, takone kementhus. ”Kinten-kinten sewulan kepengker pak”, jawabe Bejo. “Lha wis ganti busi pisan, timing belt-e piye diganti pora, radiatore kudune di cek Jo, terus AC-ne di tambah preon, lha iki lampune rung mbok ganti HID ngono kok makane ra pati terang..”, umuke RT Giman karo pendola-pendolo tudang-tuding. Pikire Bejo, “weleh nggagas wong koplak”. “Jo.., iki ban mu wis alus, ndang gantinen, terus angine diisi nitrogen ben ora gampang mbledhos. Lha karomeneh iki awakmu keliru tuku ban, nek ban MT kudune mlakune nang blethokan, nek gawe neng aspal tukuwo ban HT utawa AT Jo…, weh gak genah tenan awakmu, makane gampang mogok”, upruse pak RT Giman tansaya nggedabyah. “Wis yo Jo, tak tinggal sik.., eh iyo kui kepleke banmu (maksude pak Giman mungkin mud guard) koyone baute kendho, ngono kui yo iso marahi mogok lho Jo”, pak RT Giman jik kober nerusne dubusane karo klithih-klitih ngalih. “Nggih paklik, badhe kulo estok-aken ular-ularipun panjenengan….”, jawabe Bejo karo ngecungne jempole.

Bar ngono teko mbah Min Gamping, “Laopo Jo mobilmu kok esuk-esuk mok parkir nang kene…?”, takone karo nyerot tingwene. “Mogok mbah…”, jawabe Bejo. “Kenek stater pora Jo…?”, takone nlesih. “Di starter nggih saged mbah, tapi mboten gesang, lha namine mawon macet”, jawabe Bejo. “Jajal dibel muni pora”, usule mbah Min karo mencet tombol klakson. “Thin… thin…”, “Lha urip ngene Jo…”, cluluke mbaj Min Gamping. “Mbah sampeyan cen pikun tenan, sing mogok niki mesine, sanes bel-e”, jawabe Bejo kudu ngguyu. “O… ngono yo Jo..”, jawabe mbah Min karo manggut-manggut. “Nek baut bumpere kendho pora Jo… ???”, takone mbah Min. Belum sempat Bejo menjawab mbah Min sudah ndleming lagi, “Lho Jo…, baut rodamu ora seragam ngen, lha sing iki nggilap sing liyane kok bluthuk, ngene iki bahaya lho Jo…, kadang-kadang marahi mogok, ngene ae Jo…, aku tak mulih sik tak deloke nang buku primbon erek-erek…, mungkin iki dino apesmu, awakmu kan klairan seloso paing to Jo, makane nek metu omah arahe kudu ngalor sik ojo langsung ngidul…”. “Mbah Min…, nek kulo medal griyo langsung ngaler lha lak nyempung kali, wong griyo kulo kidule kali pas…”, jawabe Bejo. “Oooo… ngono yo Jo…, yo wis nek ngono…”, jawabe mbah Min Gamping karo nguncluk ngalih.

Durung nganti ambegan ping telu, teko Gimin Koclok, “Wedeh… opo maneh iki…?”, pikire Bejo, lha Gimin Koclok kui wong rodok setrip. “Kenek opo Lik mobile kok neng pinggir dalan..?”, takone karo cengar-cengir. “Anu Min, nek neng tengah dalan ngganggu wong liwat…”, jawabe Bejo sakarepe. Gimin ingak-inguk njeron mobil, “Lik Jo…, mobile sampeyan bengsine paling entek yo…, iki jarume nunjuk nang tulisen E, artine kan Entek, makane mogok, kene tak tukokne nang kiose mbak Kicuk lak langsung mak greng…”, Bejo kukur-kukur ndas, “weh… Gimin Koclok tibakne pinter”, pikire nek di eling-eling pancen bener nek bengsine wis wayahe entek, he he he. Rogoh-rogoh sak entuk duit Rp 20ewu, dikekne Gimin langsung nggendring mlayu. Sedhiluk engkas Gimin Koclok wis tekan, nggawa bengsin empat liter sama corongnya sekalian. Diisi dan di starter langsung mak greng…. mesinnya hidup, lhadalah…. tibakne Giman Koclok cerdhas…, mau membantu pisan…., upahnya cukup nunut sampai pojokan desa.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Selamat Natal…

Desember 18th, 2009 by jaka

selamatnatal2

septi2-wallpaper2

septi-5-wallpaper1

septi-3gr1

septi-wallpaper2

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

“Ayah…, Keranjangnya Jangan Dibuang”

Nopember 30th, 2009 by jaka and tagged , , , , , , ,

keranjang-bambu

Sebenarnya saya kepingin mencari kisah ini seperti aslinya, tetapi sudah searching kemana-mana tidak ketemu, pinginnya sih tinggal copy paste dan menyebutkan nama pengarang aslinya. Jika ternyata pembaca menemukan kisah aslinya mohon segera di informasikan, supaya copy paste dari ingatan saya menjadi lebih baik lagi dan yang penting saya bisa menyebutkan sumbernya. Kalo ndak salah, dahulu saya membaca kisah ini dari majalah bahasa jawa Panjebar Semangat atau Jaya Baya, jadi tertulis dalam bahasa jawa. Kisah ini saya baca ketika masih duduk di bangku SD dan tertanam selalu dalam ingatan saya, karena mengandung makna yang maha besar.

Begini kisahnya:
Disuatu dusun hiduplah sebuah keluarga yang terdiri dari seorang ayah sebagai kepala rumah tangga, ibu, seorang anak dan kakek. Tidak disebutkan dengan jelas, kakek dari pihak ibu atau pihak ayah, dalam settingnya disebutkan tidak ada keluarga lain yang mengurus kakek ini, jadi ikut anaknya (sang ayah).

Sang ayah adalah seorang petani yang penghasilannya pas-pasan untuk menghidupi keluarnganya. Hasil kebun ia jualnya setiap hari pasaran. Oh iya, pasar di dusun jaman dahulu tidak seperti pasar jaman sekarang, dimana penjual dan pembeli ramai setiap hari. Pada jaman dahulu dikenal nama pasarannya, misalnya pasar Rebo, pasar Kemis, atau pasar Pahing, berarti ramainya penjual dan pembeli hanya di hari Rebo, hari Kemis atau di hari Pahing saja. Hasil kebun yang berupa ternak, sayuran dan buah-buahan apa saja yang bisa dijual dia bawa ke pasar dengan menggunakan keranjang dan berjalan kaki walaupun jaraknya cukup jauh, karena alat transportasi menggunakan roda jarang bisa digunakan sampai menjangkau rumahnya, dimana harus melewati jalan setapak di hutan kecil perbukitan, dan menyeberang sungai. Sebaliknya pulangnya dia membeli keperluan rumah tangga seperti garam, gula, dan lain sebagainya yang tidak didapatkan di dusunnya.

Dahulu ketika sang kakek masih kuat bekerja, semua pekerjaan untuk menghidupi keluarga bisa dibantu sang kakek, mulai dari pekerjaan rumah mengurus ternak, mengurus kebun sampai membawa hasil kebun ke pasar. Tetapi sudah beberapa bulan ini sang kakek sudah tidak bisa membantunya, karena sudah renta, pikun, berjalanpun sudah tidak bisa, ingatannya sudah tulalit, cuma bisa tergolek lemah di dipan bambu, makan harus di suapi dan jika kencing atau buang air besar harus di gendong. Menurut sang ayah hal ini sangatlah merepotkan, jadi dari yang biasanya bisa membantu meringankan pekerjaan sekarang malah memberatkan pekerjaan.

Suatu ketika, ketika pulang dari pasar, selain membawa keranjang yang biasa ia pergunakan untuk membawa hasil kebun, sang ayah juga membeli sebuah keranjang yang ukuranny sangat besar, sehingga bisa satu orang dewasa dapat masuk kedalamnya. Tentunya sang anak merasa bingung, dengan dua keranjang yang dipikul, sang ayah sudah terlalu berat untuk memikulnya jika yang dibawa buah-buahan atau ubi-ubian yang cukup berat, lha kok ini malah membawa satu keranjang buesar lagi, jangan-jangan hari pasaran berikutnya ia yang diminta bantuan untuk membawa keranjang itu beserta isinya.

Untuk menghilangkan rasa penasaran ia bertanya kepada sang ayah, “Ayah… untuk apakah keranjang yang besar ini, bukannya sudah terlalu berat ayah membawa dua buah keranjang untuk di pikul ke pasar..??”. Jawab sang ayah, “Anakku keranjang ini ayah persiapkan untuk kakekmu, sekarang kakekmu sudah renta, pikun, tidak bisa lagi membantu ayah bekerja, malahan menambah beban dan kerepotan ayah, ayah sudah tidak sanggup lagi mengurusnya”. “Lha apa hubungannya dengan keranjang ini..???”, Tanya sang anak kebingungan. “Begini nak, di hari pasaran berikutnya, kakekmu akan ayah bawa ke pasar dengan keranjang ini, akan ayah buang dengan meletakkan di pinggiran pasar, agar ada orang yang menemukan dan mengurusnya…”, jawab sang ayah.

Sang anak merasa iba pada kakeknya, setiap malam ia memikirkan nasib sang kakek sampai hari pasaran berikutnya. Mau menolak atau protes kepada ayahnya ia tidak berani. Begitu pula sang ibu, juga tidak berani mengungkapkan penolakannya pada sang suami, walaupun ia tahu benar bahwa rencana sang suami ini adalah perbuatan yang keji.

Hingga sampailah hari yang ditunggu pada hari pasaran berikutnya. Dini hari buta dimana suasana masih gelap gulita, sang ayah sudah bersiap untuk berangkat, kakek sudah dimasukkan dalam keranjang, obor dari daun kelapa kering sudah dia nyalakan untuk menerangi jalan setapak, dan beberapa ikat persediaan yang lain ia masukkan juga kedalam keranjang. Ibu menatap kakek yang tidak berdaya dengan penuh iba. ”Ayah….”, kata anak hampir tidak terdengar karena memendam rasa takut, iba, dan seribu perasaan lain. ”Ada apa anakku…”, tanya ayah. ”Begini ayah, jika sampai di pasar nanti, cukup kakek saja yang dibuang, tetapi keranjangnya jangan dibuang ya…?, agar dibawa pulang kembali”, pinta sang anak. ”Nak.., keranjang ini cukup murah, jika diperlukan bisa membeli lagi, lagi pula untuk apa keranjang sebesar ini kita bawa pulang lagi, kita sudah tidak memerlukannya lagi”, jawab ayah keheranan. ”Begini ayah, keranjang itu akan saya simpan karena saya masih memerlukannya kelak beberapa puluh tahun lagi, jika ayah sudah tua renta pikun dan sudah tidak bisa bekerja lagi, maka keranjang itu akan saya pakai untuk menggendong ayah ke pasar untuk di buang seperti kakek sekarang ini…”, jawab anak sambil menahan rasa takutnya.

Sang ayah terpaku, matanya tajam tertuju pada mata sang anak, walaupun tidak lama kemudian tertunduk penuh penyesalan. Beberapa menit berlalu tanpa ada yang berkata-kata, sampai nyala obor ikatan daun kelapa yang dipegang sang ayah sampai ke ikatan yang paling ujung. ”Begini saja…”, kata sang ayah. Ia keluarkan sang kakek, digendongnya dan kembali ia baringkan ke dipan bambu seperti semula, sisa obor ia lemparkan ke dalam keranjang dimana terdapat beberapa ikat obor cadangan. Tidak lama kemudian terbakarlah semua obor beserta keranjang besar itu.

”Anakku, istriku, dan kakek yang aku cintai, biarlah pikiran burukku terbakar bersama dengan keranjang itu, maafkan aku atas segala kekhilafanku…”, ucapnya terbata-bata. ”Mari masuk rumah kembali, hari masih terlalu dini, besok kita mulai hari baru dengan hati yang suci…, ibu akan mengurus rumah, ayah mengurus kebun dan mencari nafkah, sedangkan kamu nak, persiapkan masa depanmu dengan baik….”

Catatan:
Sudah seringkali kita membaca kisah ibu atau ayah membuang anak (yang tidak dikehendaki), tetapi membuang atau menyia-nyiakan orang tua atau orang yang berjasa kepada kita sama keji-nya dengan perbuatan itu.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

N70-ku Ngambeg…

Nopember 11th, 2009 by jaka

Embuh karena saking banyaknya cokies, utawa sampah lain yang memenuhi memori handphone, minggu kemarin N70-ku hang, alias mandeg berfungsi sama sekali. Memang N70-ku selama ini tidak pernah mengecewakan, dipakai jeprat-jepret, walaupun cumak tertulis 2Megapixel, tetapi kenyataan bahwa hasil foto dan videonya lebih baik dari N73 (dibanding kamera blackberry yo pasti lebih baik N70 dong), difungsikan sebagai MP-3 hasilnya top marsotop, bahkan seringkali langsung saya masukkan aux-in pada CDplayer di mobil karena sekalian bisa berfungsi sebagai handfree, jadi bisa omong2an pake speaker mobil tanpa mengganggu dan memencet handphone, karena kabel headphone yang sudah ada tombol2nya saya rekatkan dengan doble tape di dashboard. Sebagai modem dengan jaringan 3G sudah cukup kenceng. Untuk omong2an dengan fasilitas video (3G) cukup oke. Browsing, email, facebookan, messengers dan keperluan internet yang lain langsung pake HP cukup memuaskan. Kalau terpaksa bangets, bisa untuk membaca data2 word, excel dan PDF, untuk ngedit foto juga gampang dan bagus hasilnya, Wis tolah pokoknya top marsotop, makanya aku cinta banget dengan N70-ku, walaupun sekarang terbit model HP macem2 tapi tidak ada yang dapat menggantikan posisinya. Lha kok ngadat…?, yo bingung aku.
Setelah browsing kesana kemari saya mendapatkan cara dan saya coba ternyata berhasil. Langkah pertama, HP saya hidupkan (karena ya cumak bisa hidup thok), saya koneksi ke laptop dan akan saya backup semua data memori kartu dan phonebook yang ada di memori telepon (karena sejak semula data phonebook yang terutama ada di kartu memori, jadi backupnya gampang). Ternyata ndak bisa koneksi, jadi terpaksa kartu memori saya cabut dan dibackup dengan card reader.
Langkah kedua, katanya ini disebut soft reset, artinya me-restart handphone nokia kembali seperti semula tanpa menghilangkan data data atau software di dalam handphone, dengan mengetik *#7780#
Ternyata N70-ku masih diam seribu bahasa.
Langkah ketiga nih, katanya yang punya ilmu hard reset, artinya katanya maka handphone nokia tersebut akan hilang seluruh software dan data data yg ada di handphone. atau dengan kata lain, handphone itu balik lagi seperti saat beli baru, dengan mengetik *#7370#

Weleh, ternyata N70-ku tetap saja, agak deg-degan nih, jurus terakhir seperti ini: batere handphone diisi penuh, dan kabel charge saya biarkan menancap untuk jaga-jaga. Kemudian saya matikan handphone. Lalu menekan dan tahan tombol berikut ini secara ber-urutan (awas baca lagi, ditekan dan ditahan, ojo diculne, jadi perlu latihan dulu pake jari yang mana biar ndak “kehabisan” jari, biar aman HP jangan di genggam, tapi diletakkann di meja dan di alasi lap, biar ndak geser-geser posisinya)
- tombol dial warna hijau.
- tombol bintang (*)
- tombol angka nomer 3
- tahan terus sambil menekan tombol on-off menghidupkan handphone kamu
- tahan terus tombol hijau, * dan 3 sampai keluar kata formating dilayar handphone kamu.
- Menunggu agak lama, sambil dag-dig-dug jangan-jangan ndak sukses nih soalnya luamaaaaa sekali.

Nah… setelah penantian beberapa lama, N70 hidup, dan….. tampilannya standar poll seperti pertama kubeli dulu, program-program yang ada ya bawaan Nokia saja, program-program Symbian dan Java macam2 termasuk game2 yang saya masukkan amblas semua, begitu juga dengan phonebook, wis pokoke ilang plassss…. gusis tidak bersisa. Tak cek memori telepon oke, apa yang ditunjukkan benar, ndak seperti sebelum hang, sudah di delete semua kok sisa memori tinggal beberapa Kb.

Oke… anda yang N70 atau HP Nokia yang laen, jika mengalami problem seperti N70-ku bisa dicobak, daripada ke bengkel HP kan bayar, yang ini hanya perlu usaha dan gratissss tissss

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

ZOOM IN ZOOM OUT

Oktober 26th, 2009 by jaka

Manusia yang masih sehat, pastilah memiliki mata. Dua mata di kepala untuk melihat dan mata kaki yang tidak bisa melihat (makanya kaki bisa kesandung, soalnya matanya tidak bisa melihat alias picek). Jika sedang bisulan atau jerawatan kadangkala timbul matanya juga, mata yang jenis ini biasanya terasa lega setelah justru di buang (di plothot sampek moncrot). Waktu masih kecil dan main balon atau plembungan jaman dulu, waktu mau beli pasti diperiksa-perisa dahulu (jika sudah dalam keadaan di tiup) jangan-jangan ada “mata ulo” nya, yaitu semacam lingkaran dengan warna yang lebih muda yang mirip mata ular, dimana disebabkan karena bahan yang tipis karena defect waktu pembuatannya sehingga bagian tersebut lebih tipis dan bagian inilah yang menyebabkan plembungan tadi cepat mbledhos. Kalo basa osing ada istilah mata walangen, ada lagi mata-mata (spionase), radio yang dilengkapi dengan mata kucing, bahkan bumper mobil yang ada scotlight juga disebut mata kucing. Bagian yang tajam dari pisau disebut juga mata, makanya ada istilah pedang bermata dua, dimana kedua sisinya tajam. Dan mata-mata yang lain…

Kembali ke mata, yang secara tidak harfiah diketahui juga mata hati, yaitu mata yang letaknya ada di dalam diri kita sendiri-sendiri, dimana cara pandang mata ini juga tergantung dari pola pikir dan emosi yang ada pada diri kita sendiri-sendiri. Orang yang sedang berkelebihan uang tentunya beda cara pandangnya dengan orang yang sedang kekurangan atau membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhannya. Uang Rp 100.000,- bagi yang berkelebihan uang dan punya pekerjaan bagus dan pendapatan banyak (pendapatan bukan gaji lho) mungkin tidak ada artinya, mungkin sama dengan uang bengsin & TOL dalam sehari, tetapi bagi orang yang sedang membutuhkan uang akan sangat berarti karena bisa untuk membeli beras 15 kilogram untuk memberi makan anak dan istrinya.

Jadi kadangkala muncul ucapan-ucapan dimana bagi the have adalah hal yang biasa, “ditarik iuran lima puluh ribu rupiah saja sulit, dasar pelit”, ketika akan mengadakan perayaan tujuhbelasan dengan cara heboh-hebohan. Atau dengan sengaja mengerjain temannya (yang sedang kesulitan uang) untuk membayar makanan dan minuman yang dimakan dan diminum rame-rame. Meminjam kendaraan satu-satunya yang digunakan oleh seseorang untuk mencari nafkah dan tidak mengembalikan ketika dibutuhkan, merusakkan, atau menghabiskan bahan bakarnya dan tidak mengganti, juga termasuk dalam hal ini.

Limapuluh ribu rupiah, mungkin tidak seberapa bagi yang dhuwite okeh, tapi bagi yang sedang membutuhkan uang untuk membeli beras atau susu bagi anaknya, mungkin akan memilih dipermalukan oleh tetangga dengan tidak membayar iuran daripada anak dan istrinya harus kelaparan. Kalau kelaparan bisa mati, tetapi kalau hanya dipermalukan tidak akan sampai meregang nyawa, tetapi harus berbesar hati, ngelus dada, menahan diri, bersabar, rasah melu urunan gawe heboh-hebohan ya ndak apa-apa wong yang penting bukan hebohnya itu, tetapi maknanya.
Makan bersama-sama di warung memang menyenangkan, misalnya di warteg yang sekali makan dan minum paling mahal 20ribuan sudah kenyang, kalau sepuluh orang 200ribuan, akan kisruh urusannya jika tiba-tiba dibebankan pada salah satu temannya yang baru naik jabatan misalnya, padahal pada saat itu ia sendang membutuhkan sekali uang 200ribunya untuk membeli seragam sekolah anaknya. Dalam hatinya pasti akan berfikir, sayang anak apa gengsi sama teman-temannya..?, kalau gengsi hanya berlaku hari itu atau paling tidak seminggu, tetapi jika anaknya harus tertunda membeli seragam…?, bisa-bisa besok tidak mau masuk sekolah atau di marahi gurunya dan efeknya akan terbawa lebih lama bagi anak.

Meminjam kendaraan, misalnya hanya berupa sepeda pancal (pit, sepeda unto, sepeda ungklik), bagi seseorang yang mempunyai double cab atau sedan mewah tentu bukan hal yang meresahkan. Tetapi coba dipikirkan jika sepeda itu adalah satu-satunya alat untuk mencari uang dengan menjajakan balon keliling kampung atau mengantarkan kue-kue, untuk berangkat kerja sebagai kuli pabrik, bahkan untuk ngojek sepeda…?. Jika anda meminjam motor teman anda, dan dipake kesana kemari sampai bengsinnya habis, trus di kembalikan begitu saja, mungkin anda cumak cengengesan , sori ya bengsinya entek. Tapi coba anda pikir ulang, bagaimana jika saat itu adalah tanggal 25, sementara gajian tanggal 28, dan teman anda telah kehabisan uang untuk beli bengsin, dan bengsin yang ada di tangki itu adalah yang tersisa dan akan di pakai sampai habis bulan. Saya jadi ingat ketika masih bekerja di Surabaya tahun 1993, agar uang transport cukup untuk wira-wiri sampai akhir bulan, dengan terpaksa mengoplos bengsin dengan minyak tanah, satu liter minyak tanah dengan dua liter bengsin. Tapi jaman sekarang itu hal yang mustahil karena harga minyak tanah justru lebih mahal dari bengsin.

Maka dari itu, mata hati haruslah peka, bisa melihat keadaan orang lain sedang seperti apa, seperti kamera yang mempunyai fasilitas zoom in dan zoom out, dimana bisa melihat jarak dekat dan jarak jauh dengan jeli, jika perlu dengan fasilitas makro. Janganlah memandang orang lain sama keadaannya seperti anda, jangan melihat orang lain dari penampakannya, harus lebih jeli dalam memaknai orang lain, jangan mengecewakan orang lain.
pemandangan
Coba anda lihat pemandangan dibawah ini, dilihat sekilas akan tampak indah, disebuah lereng dengan pepohonan pinus dan hamparan kebun teh. Angin semilir sepoi-sepoi, suhu sejuk, matahari tidak menyengat. Di luar itu kita tidak tahu ada bagian yang meranggas, bahkan mungkin di masa yang lalu ada kebohongan, keculasan, maksiat dan zinah disalah satu sisinya (dari lokasi foto ini di ambil). Bagi yang jarang melihat pemandangan ini, mungkin suatu keindahan, tetapi bagi penjual kopi dan indomie rebus di lereng ini, merupakan kebosanan yang tiada taranya. Setiap hari hanya menunggu jatuhnya rupiah dari warga ibukota yang berlalu lalang di jalanan terutama pada akhir pecan, selain itu, sepi…. dingin…. senyap…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

SAMSAT BEKASI OKE POLL

Oktober 2nd, 2009 by jaka

Karena penasaran mendengar crita bahwa samsat bekasi sudah bebas CALO dan proses perpanjangan STNK sudah lebih manusiawi, hari ini saya mencoba untuk mengurus sendiri, biasanya sih nitip pada tetangga yang hobby ngurus-ngurus beginian. Pokonya sudah bebas calo, nguruse gampang dan cepat, begitu cerita yang saya dengar.

Saya berusaha datang sepagi mungkin, tapi sepagi-paginya ya tetap jam 09:30, lha wong masuk kantor dulu ngurusi pekerjaan dulu. Parkir di dalam sudah, eh anu dhing, yang bener memang tidak ada tempat parkirnya, jadi semua termasuk sepeda montor parkirnya di pinggir jalan, kalo di tengan jalan ndak boleh. Parkirnya juga cap tidak resmi, soalnya juga ndak pake kartu parkir. Keluar dari mobil langsung ditawari sama “teman”-nya pak tukang parkir yang ngawal waktu mundur tadi, “Mau dibantu pak, biar cepat, satu jam selesai”, katanya. “Maaf pak terimakasih”, jawabku rodok kementhus. Pikirku ini diluar pagar masih ada calo, mungkin di dalam pagar sudah ndak ada, dilarang.

Ngujlug masuk ke kantor samsat pura-pura sudah hafal saja, padahal baru kali ini, lewat pintu bertulisan “masuk”. Sebelum masuk pintu sudah ada yang nawari lagi, bahasanya mirip, minta dibantu ato tidak, weleh masih ada calo juga didalam pagar. Masuk bleng…, ambil formulir di sebelah kanan. Ada dua lembar. Habis ngisi formulir, eh masih ada juga yang nawari “mbantu satu jam selesai”, we lha dalah… didalam gedung lantai satu masih ada calonya juga.

Wesss… saya naik ke lantai 3, ngisi formulir dengan data sesuai KTP, terus dokumen yang diperlukan saya siapin: BPKB asli, STNK asli, KTP asli, dan fotokopi dari ketiganya. (saya fotokopinya sudah kemarin sore, jadi ndak saya certain). Habis itu terus mengambil kartu antrean, ada dua lembar, harus diambil semua, satu untuk dikasih petugas loket, satu untuk dipegang, nah sehabis itu menuju loket penerimaan, blung…. Semua berkas dimasukkan, diterima, diperiksa, diterawang, BPKB dikembaliin plus kartu antrean, entuk nomer 091 weleh edian tenan.

Duduk dengan tenang sambil mengawasi layar di loket keluaran dimana orang mengambil STNK, nomer 34, lumayan, di loket tempat pembayaran nomer 28. Di tengah2 ruangan ada layar tv yang menampilkan nomer polisi yang sudah selesai di proses dan menunggu untuk dipanggil. Weh… kemajuan pesat tenan, percoyo aku disini bebas calo tenan, disini lho… di lantai 3. Sambil nunggu, saya membaca tabloid otomotif kesayangan.

Kiro-kiro 20 menit, ndak sengaja lihat layar tv, B XXXX OH sudah selesai, lha dalah.. cepet tenan. Kiro-kiro 15 menitan mbokdhe-mbokdhe di loket pembayaran menyebut angka 091, aku menyat menuju loket, ”1.930.000 rupiah pak”, uedian tenan, duitnya kok yo pas…, lha nek kurang piye to rek, ngisin-isini tenan. Duitku diterima, dietung, ditrawang, tanda terimanya hanya berupa stempel pada kartu antrian, wedew… praktis tenan.

Nah tinggal nunggu di loket keluaran, ngentenine kiro-kiro 15 menitan wis sampai giliranku, weh.. top tenan. Hebat, bravo SAMSAT Bekasi, pelayanannya jian top marsotop. Semoga diikuti oleh kantor pelayanan masyarakat yang laen, misalnya ketika orang ngurus SIM, KTP, dan sebagainya….. sekali lagi SAMSAT Bekasi top deh…, luwih top maneh kalau semua calo di luar pagar, didalam pagar dan di dalam kantor di babat habis sesuai spanduk dan baliho yang terpampang….

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

PHOBIA (FOBIA, WEDENANHOLIC, JIRIHOLIC)

September 26th, 2009 by jaka

phobia

Arti:
a. Menurut ngethupruspedia, Phobia adalah Rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Phobia bisa dikatakan dapat menghambat kehidupan orang yang mengidapnya.
b. Yang lain menyebutkan bahwa: phobia adalah rasa ketakutan kuat (berlebihan) terhadap suatu benda, situasi, atau kejadian, yang ditandai dengan keinginan untuk ngejauhin sesuatu yang ditakuti itu.
c. Bedanya sama rasa takut biasa adalah, hal yang ditakuti sebenarnya nggak menyeramkan untuk sebagain besar orang.
d. Dan penelitian memang membuktikan bahwa phobia termasuk salah satu bentuk gangguan kejiwaan yang paling sering ditemui di masyarakat dan merupakan gangguan psikologis terbesar ketiga setelah depresi dan kecanduan alkohol.

Ada perbedaan ”bahasa” antara pengamat phobia dengan seorang pengidap phobia.
a. Pengamat phobia menggunakan bahasa logika sementara seorang pengidap phobia biasanya menggunakan bahasa rasa. Bagi pengamat dirasa lucu jika seseorang berbadan besar, takut dengan hewan kecil seperti kecoak atau tikus.
b. Sementara dibayangan mental seorang pengidap phobia subjek tersebut menjadi benda yang sangat besar, berwarna, sangat menjijikkan ataupun menakutkan.

Penyebab:
a. Dalam keadaan normal setiap orang memiliki kemampuan mengendalikan rasa takut. Akan tetapi bila seseorang terpapar terus menerus dengan subjek Phobia, hal tersebut berpotensi menyebabkan terjadinya fiksasi. Fiksasi adalah suatu keadaan dimana mental seseorang menjadi terkunci, yang disebabkan oleh ketidak-mampuan orang yang bersangkutan dalam mengendalikan perasaan takutnya.
b. Penyebab lain terjadinya fiksasi dapat pula disebabkan oleh suatu keadaan yang sangat ekstrim seperti trauma bom, terjebak lift dan sebagainya.
c. Phobia juga bisa terjadi karena budaya. Seperti di Jepang, Cina dan Korea, masyarakatnya takut banget sama angka 4 (tetraphobia) sedangkan di Italia takut sama angka 17 yang dianggapnya angka sial! Memang nggak rasional, tapi bener-bener terjadi!
d. karena pernah mengalami ketakutan yang hebat atau pengalaman pribadi yang disertai perasaan malu atau bersalah yang semuanya kemudian ditekan kedalam alam bawah sadar

Akibat:
a. Seseorang yang pertumbuhan mentalnya mengalami fiksasi akan memiliki kesulitan emosi (mental blocks) dikemudian harinya. Hal tersebut dikarenakan orang tersebut tidak memiliki saluran pelepasan emosi (katarsis) yang tepat.
b. Setiap kali orang tersebut berinteraksi dengan sumber Phobia secara otomatis akan merasa cemas dan agar “nyaman” maka cara yang paling mudah dan cepat adalah dengan cara “mundur kembali”/ regresi kepada keadaan fiksasi.
c. Kecemasan yang tidak diatasi seawal mungkin berpotensi menimbulkan akumulasi emosi negatif yang secara terus menerus ditekan kembali ke bawah sadar (represi). Pola respon negatif tersebut dapat berkembang terhadap subjek subjek phobia lainnya dan intensitasnya semakin meningkat. Walaupun terlihat sepele, “pola” respon tersebut akan dipakai terus menerus untuk merespon masalah lainnya.
d. Itu sebabnya seseorang penderita phobia menjadi semakin rentan dan semakin tidak produktif. Phobia merupakan salah satu dari jenis jenis hambatan sukses lainnya.
e. Bagi sebagian orang, perasaan takut seorang pengidap Phobia sulit dimengerti. Itu sebabnya, pengidap tersebut sering dijadikan bulan-bulanan oleh teman sekitarnya.
f. Kalo udah parah, penderitanya bisa terserang panik saat ngeliat hal yang dia takutin. Analisa yang pertama karena adanya faktor biologis di dalam tubuh, seperti meningkatnya aliran darah dan metabolisme di otak. Bisa juga karena ada sesuatu yang nggak normal di struktur otak. Sesak nafas, deg-degan, keringat dingin, gemetaran, bahkan sampe nggak bisa menggerakkan badannya.

Contoh:
Dari literature yang saya peroleh, orang yang takut akan ketinggian disebut dengan Hyperphobia, Acrophobia, Hypsiphobia. Orang seperti ini akan merasa ketakutan naik tangga, apalagi naik pohon, naik pesawat terbang, atau gedung bertingkat atau lift. Boleh dibilang orang seperti ini sensor ketinggian dalam otaknya sudah rusak, jadi tidak bisa mendeteksi ketinggian, dan kecerdasan otaknya dalam mendeteksi kedalaman atau jarak berdasarkan sudut pandang sudah tidak berfungsi, jadi efek 3 dimensi dalam otaknya sudah ”off mode”. Orang seperti ini tidak dapat mengira-ira kedalaman, ketinggian, atau jarak berdasarkan pandangan mata, karena otaknya hanya dapat memproses efek 2 dimensi saja, jadi pengidap phobia ini akan merasa takut sekali melakukan kesalahan duga sehingga menyebabkan celaka dalam dirinya. Biasanya orang seperti ini tidak berani mengemudikan mobil, sepeda motor atau bahkan sepeda ungklik, karena tidak dapat mengira-ira jarak berdasarkan padangan mata. Dalam tingkatan yang paling parah disebut Altophobia, yang bahkan merasa ketakutan dalam ketinggian tempat tidur saja. Weh sengsoro tenan, kalau terpaksa naik tangga bisa terkencing-kencing beneran.

Aerophobia atau Anemophobia: Ketakutan kulit mereka terkena aliran udara atau Ancraophobia: takut akan angin, nah iki sing rodo lucu. Orang pengidap phobia ini jelas ndak bisa bekerja sebagai tukang tambal ban, atau akan sedih ketika anaknya minta mainan balonnya di tiup. Orang seperti ini takut sekali akan tekanan angin, jadi kalau ada angin ngojos misalnya dari pompa atau kompressor, orang yang mengidap phobia ini akan lari terbirit-birit kalau perlu perlu terkencing-kencing sambil marah-marah ndak karuwan, jantungnya pasti deg-degan mau copot.

Coulrophobia, adalah orang yang takut pada badut, karena bisa jadi takut mendapat saingan karena merasa dirinya sudah mirip badut.

Hippopotomonstrosesquippedaliophobia adalah orang yang takut pada kata-kata yang panjang. Pengidap phobia ini akan menyukai sms, dan jika kirim email akan pendek-pendek dengan tidak lengkap. Jadi tidak akan dilengkapi dengan tujuan, salam pembuka, ucapan terimakasih, salam penutup, dan totokromo menulis suratnya kaco.

Nostophobia adalah phobia takut pulang ke rumah, phobia ini dialami oleh kelompoknya mas Karyo, pak RT, Tagor dalam suami-suami takut istri. Mereka akan takut pulang (telat) ke rumah.

Macam-macam phobia:
Berikut ini macam-macam phobia yang dikenal, saya dapatkan dari berbagai macam literatur, semoga bermanfaat, dan jika ada yang ketlisut bisa ditambahkan sendiri:

Ablutophobia - takut untuk mencuci atau mandi
Acerbophobia: Ketakutan pada asam.
Achluophobia - takut akan kegelapan
Acousticophobia - takut akan kebisingan
Acrophobia - takut akan ketinggian
Aeroacrophobia - takut akan ruang terbuka di ketinggian
Aerophobia / Anemophobia: Ketakutan kulit mereka terkena aliran udara.
afrophobia — ketakutan akan orang Afrika atau budaya Afrika.
Agliophobia - takut akan rasa sakit
Agoraphobia / Kenophobia: Ketakutan pada ruang yang kosong atau terbuka.
Agyrophobia - takut akan jalan atau menyeberang
Aichmophobia - takut akan jarum atau benda runcing
Ailurophobia,
Alektorophobia - takut akan ayam
Allodoxaphobia - takut akan pendapat
Altophobia - takut akan ketinggian
Amathophobia - takut akan debu
Amaxophobia: Ketakutan berkendaraan.
Ambulophobia - takut untuk berjalan
Amychophobia - takut digaruk atau menggaruk
Amychophobia: Ketakutan apabila dirinya disiksa atau mengalami luka
Ancraophobia - takut akan angin (Anemophobia)
Androphobia: Androphobia dijumpai pada wanita, yaitu ketakutan pada laki-laki.
Anemophobia: Takut pada pergerakan udara atau angin.
Angrophobia - takut marah
Anthophobia: Ketakutan terhadap bunga.
Anthropophobia - takut orang atau masyarakat
Antlophobia: Ketakutan pada sungai, banjir atau air yang mengalir.
Apeirophobia: Ketakutan pada hal-hal yang tak terbatas, misalnya: sumur, langit
Aphenphosmphobia - takut disentuh (Haphephobia)
Apiphobia / Melissophobia: Ketakutan pada binatang yang menyengat.
Arachibutyrophobia - takut selai kacang nempel di langit-langit mulut
Arachnephobia or Arachnophobia - takut laba-laba
Arithmophobia - takut angka
Arsonphobia - takut api
Asthenophobia: Ketakutan menjadi lemah.
Astrophobia - takut bintang atau ruang angkasa
Asymmetriphobia - takut benda asimetris
Ataxophobia: Takut pada kekacauan atau ketidakrapian.
Atephobia: takut akan reruntuhan.
Athazagoraphobia - takut lupa, dilupakan
Atychiphobia - takut akan kegagalan
Aurophobia - takut emas
Auroraphobia: Ketakutan pada aurora atau cahaya utara
Automanophobia: Takut pada suara perut, makhluk animasi, patung lilin
Automysophobia - takut kotor
Autophobia: Ketakutan pada diri sendiri.
Aviophobia or Aviatophobia - takut terbang
Bacilliophobia / Microphobia: Ketakutan akan baksil atau kuman.
Ballistophobia - takut misil/peluru
Barophobia - takut akan gravitasi
Bathmophobia - takut akan tangga atau bidang miring
Bathophobia: Ketakutan akan kedalaman atau obyek yang lebih tinggi
Belonephobia / Aichmophobia: Ketakutan pada benda-benda yang tajam.
Bibliophobia - takut akan buku
Botophobia: Ketakutan pada ruang atau kamar dibawah tanah.
Bromhidrophobia: Ketakutan bila dirinya mengeluarkan bau badan
Brontophobia: Ketakutan akan suara halilintar.
Bufonophobia - takut katak
Caligynephobia - takut wanita cantik
Cancerphobia: Ketakutan akan akan penyakit kanker.
Carnophobia - takut daging
Cathisophobia - takut duduk
Catoptrophobia - takut cermin
caucasophobia — ketakutan akan orang dari ras kaukasus.
cenophobia — takut akan ruangan yang kosong.
Chaetophobia - takut akan rambut
Cheimaphobia / Psycrophobia: Ketakutan bila kedinginan.
Chermatophobia: Ketakutan terhadap uang.
Chionophobia - takut akan salju
Chiraptophobia - takut disentuh
Chirophobia - takut akan tangan
Chorophobia - takut menari
Chromatophobia: Ketakutan akan warna-warna tertentu
Chrometophobia or Chrematophobia - takut uang
Chromophobia or Chromatophobia - takut akan warna
Chronophobia - takut akan waktu
Chronophobia: Ketakutan pada suara jam berdentang.
Cibophobia: Takut makan karena takut menjadi sakit
Claustrophobia: Ketakutan berada dalam ruangan sempit.
Cleithrophobia or Cleisiophobia - takut terkunci di ruang tertutup
Cleptophobia - takut kemalingan
Clinicophobia: Ketakutan untuk ke dokter atau berobat.
Clinophobia - takut tidur
Coimetrophobia - takut akan kuburan
Coitophobia: Ketakutan untuk melakukan persetubuhan dengan lawan jenis.
Coprastasophobia - takut akan sembelit
Coprophobia - takut akan feces
Coprophobia / Mysophobia / Tocophobia: Takut terhadap kotoran.
Coulrophobia - takut pada badut
coulrophobia alias takut sama badut
Cremnophobia: Ketakutan berada di tebing yang curam.
Crystallophobia / Hyalophobia: Ketakutan terhadap benda-benda dari gelas.
Cyberphobia - takut akan komputer
Cynophobia = takut akan sepeda
Cynophobia: Ketakutan terhadap anjing.
Deipnophobia - takut makan malam
Demonophobia / Ghostphobia: Ketakutan akan setan-setan.
dendrophobia - takut pada pohon
Dentophobia - takut dokter gigi
Dextrophobia - takut pada benda di sebelah kanannya
Diabetophobia: Takut terhadap penyakit diabetes / kencing manis.
Didaskaleinophobia - takut pergi ke sekolah
Dipsophobia - takut minum
Dishabiliophobia - takut melepas baju di depan seseorang
Domatophobia / Oikophobia: Ketakutan yang terjadi bila berada didalam rumah.
Doraphobia: Ketakutan yang terjadi bila menjamah bulu binatang.
Dromophobia: Ketakutan untuk mengembara.
Dysmorphophobia / Teratophobia: Takut pada orang cacat.
Dystychiphobia - takut kecelakaan
ecclesophobia - takut pada gereja
Ecophobia - takut akan rumah
Electrophobia: Ketakutan terhadap listrik.
Eleutherophobia = takut akan kebebasan
Elurophobia,
Enissophobia = takut akan memiliki dosa yang tidak termaafkan atau takut kritikan
Enochlophobia - takut pada keramaian
Entomophobia / Melissophobia: Ketakutan pada serangga.
Epistaxiophobia - takut pada mimisan
Epistemophobia - takut akan ilmu pengetahuan
Equinophobia - takut pada kuda
Ereutophobia: Ketakutan akan rasa malu.
Ergophobia - takut pekerjaan
Erotophobia: Takut akan cinta sexuil.
erythrophobia misalnya ketakutan akan warna merah
Eurotophobia: Takut pada alat kelamin wanita.
Febriphobia or Fibriphobia or Fibriophobia - takut demam
Felinophobia - takut pada kucing (Ailurophobia, Elurophobia, Galeophobia, Gatophobia)
Francophobia = takut akan Perancis atau budaya Perancis
Galeophobia / Ailurophobia / Gatophobia: Takut akan kucing.
Gamaphobia: Takut akan perkawinan.
Gamophobia - takut pada pernikahan
Geliophobia - takut akan tertawa
Geniophobia - takut pada dagu
Genophobia: Takut sakit demam panas.
Genuphobia - takut pada lutut
Gephyrophobia / Gephydrophobia / Gephysrophobia: Takut jembatan.
Gerascophobia- takut menjadi tua
Gerontophobia: Ketakutan terhadap usia tua.
Glossophobia - takut berbicara di depan umum
Graphophobia: Ketakutan bila melihat tulisan.
Gynaephobia: Perasaan takut kepada wanita.
Gynophobia = takut akan wanita (ini mah….)
Hadephobia - takut pada neraka
Hamartophobia: Takut akan dosa dan kesalahan.
Hapephobia: Ketakutan terhadap sentuhan fisik.
Haphephobia or Haptephobia - takut disentuh
Hedonophobia = takut akan kesenangan
Heliophobia - takut pada matahari
Hellenologophobia: Takut pada istilah bahasa Yunani.
Hematophobia: Ketakutan melihat darah.
Hemophobia or Hemaphobia or Hematophobia - takut pada darah
Hexakosioihexekontahexaphobia = takut akan angka 666
Hierophobia: Ketakutan akan barang-barang suci.
Hippopotomonstrosesquippedaliophobia - takut pada kata-kata yang panjang
Hodophobia: Takut bepergian.
Homichlophobia: Ketakutan pada kabut.
Homophobia: Ketakutan pada orang-orang homo seks.
Hormephobia: Takut pada suatu kejutan.
Hydrophobia / Iyssophobia: Takut pada air.
Hyelophobia or Hyalophobia - takut pada kaca
Hygrophobia - takut pada cairan
Hygrophobia: Ketakutan pada tempat yang lembab.
Hylophobia: Ketakutan terhadap hutan.
Hypengyophobia: Ketakutan terhadap tanggung jawab.
hyperphobia - takut akan ketinggian
Hypnophobia: Ketakutan untuk tidur.
Hypsiphobia - takut akan ketinggian
Iatrophobia - takut pada dokter
Ichthyophobia - takut pada ikan
Ideophobia: Ketakutan akan ide-ide.
Iophobia: Ketakutan bila melihat racun.
Ithyphallophobia = takut akan memikirkan penis, melihat penis, atau penis yang ereksi
japanophobia - ketakutan akan orang jepang
Kakorhaphiophobia: Takut akan kegagalan.
Kathisophobia: Takut duduk.
Kinesophobia: Takut melihat gerakan-gerakan.
Kleptophobia / Harpaxophobia: Takut pada pencuri atau perampok.
Koinoniphobia - takut pada kamar
Lachanophobia - takut akan sayuran
Laliophobia or Lalophobia - takut berbicara
Leukophobia - takut warna putih
Levophobia - takut pada benda2 di sebelah kiri
Linonophobia - takut pada benang
Linonophobia: Takut akan benang, tali atau senar.
Lygophobia - takut akan kegelapan
Lyssophobia: Takut bila menjadi gila.
Mageirocophobia - takut memasak
Mastigophobia: Takut pada hukuman.
Medomalacuphobia - takut kehilangan ereksi
Medorthophobia - takut pada penis yang sedang ereksi
Melanophobia - takut pada warna hitam
Melophobia - takut atau benci musik
Menophobia - takut akan haid
Merinthophobia: Ketakutan bila diikat.
Metallophobia: Ketakutan terhadap benda-benda logam.
Misophobia: Takut terkena kotoran atau kuman.
Monophobia: Takut bila ditinggal seorang diri.
Motorphobia - takut pada mobil
Musophobia or Muriphobia - takut pada tikus
Myctophobia: Takut akan apa-apa yang gelap.
Mythophobia: Takut untuk tertipu.
Necrophobia: Takut terhadap orang mati atau mayat.
Neophobia / Kainophobia: Takut pada segala sesuatu yang baru.
Nephophobia - takut pada awan
Noctiphobia - takut pada malam
noctiphobia Phobia terhadap warna
Nosophobia or Nosemaphobia - takut sakit
Nostophobia - takut pulang ke rumah
Numerophobia - takut pada angka
Nyctophobia: Takut gelap atau malam.
Obesitophobia: Ketakutan untuk menjadi gemuk.
Octophobia: Takut pada angka 8.
Odontophobia: Takut pada gigi binatang.
Ombrophobia - takut pada hujan atau kehujanan
Oneirophobia: Takut pada mimpi.
Onemophobia / Phronemophobia: Takut untuk berpikir.
Onomatophobia: Takut mendengar suatu nama tertentu.
Ophidiophobia: Takut akan ular atau binatang melata.
Ophthalmophobia / Scopophobia: Takut dilihat oleh orang lain.
Ornithophobia: Takut pada burung.
panophobia - takut akan segalanya
Panophobia or Pantophobia - takut semuanya
Pantophobia = takut akan segalanya (fear of everything)
Papyrophobia - takut pada kertas
Paraphobia: Takut pada penyimpangan seksual.
Paraskavedekatriaphobia - takut hari Jumat tanggal 13
Parthenophobia - takut pada perawan
Pathophobia / Nosophobia: Takut akan penyakit.
Peccatiphobia: Takut berbuat dosa.
Pedagogiephobia: Takut pada suatu pendidikan.
Pediculophobia: Takut pada binatang kutu.
Pediophobia - takut pada boneka
Pedophobia: Takut berjumpa dengan anak-anak.
Pengophobia: Takut pada siang hari.
Phalacrophobia - takut menjadi botak
Pharmacophobia / Hydrargyrophobia: Takut terhadap obat-obatan.
Philemaphobia or Philematophobia - takut berciuman
Phobophobia: Takut pada phobia.
Phonophobia: Takut pada bunyi atau suara (termasuk suaranya sendiri).
Photophobia: Takut akan sinar atau cahaya.
Pnygophobia: Ketakutan akan bayangan kematian
Pogonophobia - takut pada janggut
Porphyrophobia - takut warna ungu
Pteromerhanophobia - takut terbang
Pteronophobia = takut akan dikelitiki dengan memakai bulu.
Pyrexeophobia / Febriphobia: Takut pada panas.
Pyrophobia: Takut terhadap api.
Rhabdophobia: Takut dipukul.
rhanidaphobia - takut pada katak
Rodentiophobia: Takut terhadap tikus.
Scatophobia: Takut pada kotoran atau tinja.
Scelerophobia: Takut pada orang-orang jahat / perampok.
Scolionophobia - takut sekolah
Selaphobia: Takut pada kilat.
Selenophobia - takut pada bulan
Siderodromophobia: Takut pada kereta api
Social Phobia: Takut dinilai secara negatif dalam situasi-situasi sosial.
Sociophobia / Ochlophobia / Polyphobia: Ketakutan akan sekumpulan orang.
Sociophobia: Ketakutan pada masyarakat
Somniphobia - takut tidur
Surgerophobia: Ketakutan untuk menjalani suatu operasi.
Tachophobia - takut pada kecepatan
Taphephobia: Ketakutan apabila dikubur hidup-hidup.
Telephonophobia - takut pada telepon
Teratophobia: Ketakutan akan melahirkan anak cacat atau anak yang menyerupai monster.
Thaasophobia - takut duduk
Thalassophobia: Ketakutan terhadap lautan.
Thanatophobia / Thantophobia: Takut pada kematian.
Theophobia: Ketakutan terhadap Tuhan.
Tocophobia / Maieusiophobia: Takut bila melihat kelahiran bayi.
Toxicophobia: Takut akan diracun.
Tremophobia - takut gemetar
Trichopathophobia or Trichophobia - takut pada rambut (Chaetophobia, Hypertrichophobia)
Trichophobia: Ketakutan pada rambut atau bulu.
Triskaidekaphobia - takut pada angka 13
Ufophobia: Ketakutan akan munculnya makhluk angkasa luar.
Uranophobia = takut akan surga
Urophobia - takut akan air seni
Vaccinophobia - takut akan vaksinasi
Venustraphobia - takut akan wanita cantik
Verbophobia - takut akan kata-kata
Verminophobia: Takut pada kuman.
Vermiphobia / Helminthophobia: Takut pada cacing.
Vestiphobia - takut akan pakaian
Virginitiphobia - takut akan perkosaan
Wiccaphobia - takut akan sihir
Xanthophobia - takut akan warna atau kata kuning
Xenophobia - takut akan orang asing
Xerophobia - takut akan kekeringan
Xylophobia - takut akan benda dari kayu
Xyrophobia - takut akan pisau cukur
Zelophobia - takut cemburu
Zeusophobia - takut akan Tuhan
Zoophobia: Takut pada binatang.

Posted in NDOBOS BERAT | Comments Off

blu kar

September 25th, 2009 by jaka

si-biru-depan
si-biru-belakang

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

ARUS BALIK (PULKAM)

September 25th, 2009 by jaka

info-arus-balik

Posted in NDOBOS RINGAN, QUICK NDOBOS | Comments Off

Satu Jam di Pemakaman

September 24th, 2009 by jaka

satu-jam-di-makam

Seperti biasanya (walah kok berani-beraninya nyebut biasanya, lha wong belum tentu sebulan sekali) aku memasuki pemakaman itu, mak bledheng…., mlebu regol, abis itu melewati pos yang kosong, nah baru setelah pos tadi ada penjaga yang membagikan tiket parkir. Saya terus masuk ke blok yang sudah dipesan untuk melihat apakah sudah di gali ato belum, kalo belum digali wah bisa cilakak rolas dong.

Cari tempat parkir yang agak rindang biar si Biruku ndak kepanasen, terus mengecek galian makam, oke wis dadi, tapi uedan tenan, baru beberapa hari deretan makam ini sudah bertambah 3 baris, weleh2… menurut perkiraanku ndak sampe setahun lagi blok ini sudah penuh, berarti lokasi pemakaman bakal pindah deh… lebih jauh lagi yang pasti.

Menunggu, baca Koran sambil minum kopi duduk di buk kecil disamping makam (mbuh makame sopo ra nggagas), puanas poll dan angin bertiup membawa debu tipis. Sebantar kemudian ada ambulance masuk, orang-orangnya tidak aku kenal, pasti bukanlah gerombolanku. Saya perhatikan acara berlangsung seperti biasa, umak-umik umak-umik, nyanyi kidung jemaat, ditimbun, tabur kembang, bablas…. pulang (lha sopo sing arep nginep?)

Nah pas mau bablas pulang tadi yang saya perhatikan, pak tukang parkirnya pake peci putih, di lehernya pake ubel2an kain, pake pakaian kebesaran, sepatu cokelat lusuh, terus pake tongkat bamboo, padahal kalo menurut saya jalannya masih oke, sebut saja pak Dul. Ambulance, CRV, innova, jazz, dst … dst…. terakhir metromini bermuatan penuh lewat dengan agak repot karena jalanya sempit, total jendral 11 kendaraan, setidaknya Rp 11.000 masuk kantong pak Dul itu. Melihat cara keluar kendaraan tadi yang agak ribet saya berniat memutar balik arah si Biru, mumpung sepi, agar kalo nanti keluar bisa langsung mak bleber….. Baru start mesin, pak Dul tadi tergopoh-gopoh menyusul, ”maju.. maju.. mundur… kiri… kanan… stop”, katanya weh… malah nambahin ribet, ”maaf pak.., cumak putar balik, pulangnya masih nanti”, kubilang, terus saya melanjutkan acara baca koran. Sepi….

Ada ibu2 dan anaknya datang baik becak, keringatnya bercucuran, kebetulan makam yang dituju sekitar 3 sampai 4 baris di belakang tempatku baca koran. ”Ibu…, mau dibacain doanya…?”, pak Dul tukang parkir itu mendekati ibu yang sedang duduk berada di samping makam. ”Maaf pak, saya bisa bacain doanya sendiri..”, jawabnya lirih. Pak Dul berlalu, duduk agak jauhan dikit. Sebentar … sik rek…, peristiwa opo tadi itu, walaupun mataku tertuju di koran berita kemacetan pantura, dalam hatiku tertawa geli. Lha wong mek panganan doa kok ya ada makelarnya, weh… rupanya pak Dul tadi selain jadi tukang parkir juga jadi makelar doa. ”Pak haji….., hoee….!, ada yang datang tuh”, terdengar bocah seumuran 12 tahunan yang membawa sabit dan kantong kresek meneriaki pak Dul (Ndak jelas, manggil pak Hajinya beberan atau ngeledek). Di komplek ini memang banyak anak-anak yang menawarkan jasanya untuk membersihkan makam, rata-rata mereka umur 10-15 tahunan, membawa sabit, gunting rumput dan kantong kresek atau goni untuk membawa sampahnya. Lha kalu yang ini saya setuju, karena dibayar setelah bekerja, dan ada hasilnya. Bener kata anak itu tadi, ada yang datang, pake Camry hitam berkaca guelap poll, ketika pintu dibuka, bau harumnya sampek di hidungku (lha parkirnya puas di belakang si Biru), dua orang wanita turun, kembali pak Dul menawarkan jasanya, padahal dua orang itu masih clilengan bingung mencari makamnya. Nah ini yang terjadi lain, rupa-rupanya jasa pak Dul diperlukan, selain mencarikan makam juga membantu ”membacakan” doanya. Umak-umik-umak-umik, selesai, giliran anak-anak tadi yang bekerja keras merapihkan rumput yang tumbuh, pak sopir mengambil setangkai bunga dari bagasi belakang, diantar ke tempat ”nyonyah”-nya. Wekekee… kok gak dari tadi dibawah sendiri rek. Dimasukkan ke dalam (semacam guci kecil) blesss, disiram air aqua byorr krucuk-krucuk. Selesai sudah acaranya, terakhir buka dompet untuk mengasih pak Dul dan anak-anak yang membersihkan makam. Lumayan, minimal pak Dul dapat Rp 10.000,-

Kelap-kelip ambulace dari arah luar…, nah lho… ini gerombolanku, cepat-cepat koran tak masukin mobil dan gelas kopi tak kembaliin ke penjualnya, cerita pak Dul sudah ndak bisa melanjutkan lagi, lha wong di episode ini saya ikutan main…. he he he… tapi setidaknya gerombolanku masih ada 16an mobil, setidaknya dapat  Rp 16.000. Weleh2 satu jam pak Dul bisa dapat uang Rp 37.000 hanya dengan memungut parkir dan makelar doa, modalnya peci putih, ubel2an kain, dan tongkat bamboo……

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

OJO LALI….

September 19th, 2009 by jaka

cegah-kkn

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Bulan Puasa Bulan Penuh Mercon, Kembang Api dan Blanggur

September 19th, 2009 by jaka

mohon-mangap-lahir-dan-batin
Lebaran kurang beberapa jam lagi, untuk itu kami sampaikan Mohon Maaf Lahir Bathin kepada semua saudara, kerabat, teman, sahabat, konco dan konci, dimanapun berada dan kapanpun terakhir kita bertemu, karena saat terakhir bertemu kita tidak berharap bahwa itu adalah pertemuan terakhir, karena akan jumpa esok hari.
Sebentar lagi bulan puasa telah lewat, dan menurut yang pernah saya dengar, bahwa di bulan puasa semua setan-setan iblis penggoda manusia di krangkeng dan di bebastugaskan dari aktivitas menggoda manusia agar manusia dapat melaksanakan ibadah di bulan puasa ini dengan lebih nikmat. Sebaliknya malaikat-malaikat yang bertugas menjaga dan mbisiki agar manusia selalu berbuat baik juga sedang cuti massal. Jadi apapun yang dilakukan manusia di bulan puasa ini adalah asli yang bertumbuh dari dirinya, ya itulah watak asli manusianya, bukan karena godaan setan atau bisikan malaikat. Begitu, disadari atau tidak itulah diri kita (diriku dan dirimu) yang sesungguhnya.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

HATI-HATI BERNIAT MEMPUNYAI BAIK

September 11th, 2009 by jaka

Jika kita (saya atau anda) mempunyai niat baik, sebaiknya mulai sekarang harus hati-hati dengan niat baik itu. Karena berniat baik itu bisa dianggap baik atau tidak baik, tergantung pada orang yang menilai niat kita. Bagi orang yang tidak menyukai kita, maka processornya selalu memproses bahwa semua niat kita itu tidak baik, dengan tidak disertai alasan, karena dalam memorinya akan selalu tersimpan opini-opini butuk tentang tujuan akhir niat-niat kita. Jadi apapun yang kita perbuat, hasil akhirnya selalu tidak baik, karena niat baik kita selalu di link dengan opini-opini buruknya, kalo bahasa matematikanya (+) entuk (-) selalu (-), iyo to… tenan to… mantep to…?.
Tetapi lain jika yang menilai adalah orang yang menyukai kita (sekali lagi anda atau saya), maka semua niat yang kita utarakan baik yang buruk maupun yang busuk, tetap dianggap baik, karena dalam memorinya tersimpan pujian-pujian, rekaan-rekaan baik, anggapan-anggapan baik, atau bahkan kesungkanan, ketakutan dan kengerian dan horror. Critane seperti orang yang sedang mabuk asmara dengan pacarnya, ketika pacarnya kentut pun dianggap wangi, begitulah kira-kira.
Jika kita (saya atau anda) sedang dalam posisi yang “bukan pacar yang sedang dimabuki asmara“ tadi, sebaiknya bertindak ekstra hati-hati, karena kesalahan sedikit saja pasti akan dibesar-hebohkan atau disangkut pautkan dengan perihal lain yang bisa memperheboh kesalahan, bahkan bukan tidak mungkin ada pelajaran sejarah yang akan mengungkit track record kita puluhan tahun yang lalu. Lho ya jelas kalau itu kesalahan, lha wong ndak salah saja dipetani, dicari-cari, diperikso-perikso, mana yang kira-kira bisa dipersalahkan. Jika diperlukan maka akan menugaskan orang khusus untuk memperhatikan semua tingkah polah kita, datang jam berapa, pake sepatu opo sandal jepitan, rambutnya di sisir ndak, mungkin kalau perlu dihitung kencing berapa kali dalam sehari, nek perlu emaile disadap, web blog dan account facebooknya akan di pliliki terus untuk diperhatikan, pergaulannya dengan siapa, rumahnya dimana, mobilnya dan motornya berapa, istri dan anaknya berapa dan lain liyo sebagainya.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

PENJILAT = PENJILATHOLIC

September 10th, 2009 by jaka

penjilat

Penjilat adalah: orang atau manusia yang melakukan aktivitas menjilat.

Secara harfiah, menjilat di artikan: aktivitas manusia dan hewan (yang memiliki lidah, lidah adalah: salah satu indera manusia dan hewan yang berfungsi untuk merasakan rasa, makanya disebut indera pengecap) yaitu dengan cara mengeluarkan lidah dari mulut dengan sengaja untuk di tempelkan kepada benda lain baik hidup maupun mati sehingga manusia dan hewan yang melakukannya dapat merasakan benda yang di indera tersebut. Rasa yang dapat di deteksi oleh lidah meliputi: manis, asin, asem, pahit, getir, campak, dan lain-lain yang merupakan gabungan dari berbagai rasa itu; dan juga dapat merasakan suhu: panas dingin hangat; permukaan: kasar, halus, keras, empuk, kenyal, tajam, tekstur: berbulu, berduri, anyaman, lipatan, berlubang; sifat: cair, padat, pasta. Rasa itu sebenarnya dapat juga dirasakan dengan TANPA aktivitas menjilat tadi, jadi ketika manusia atau hewan memasukkan benda baik padat maupun cair ke mulut sudah pasti melewati lidah untuk dirasakan.

Dalam dunia lain, menjilat menurut ngethupruspedia adalah sebagai berikut: yaitu manusia yang,
Melakukan pekerjaan (dengan cara yang) KOTOR dengan: melayani, merangkak, meringkuk, membungkuk, nyembah, menjilat kaki, kiss dari pantat, angkat peler, menjilat kaki, memuji-muji atasan untuk mendapatkan pujian atau nilai tambahan bagi dirinya. Tidak jarang untuk mendapatkan nilai tambah tersebut dia berusaha menginjak kepala orang lain dengan menjelek-jelekkan, menfitnah, metani kesalahannya orang lain, melaporkan kegagalan orang, membesar-besarkan masalah, membombastiskan problem orang untuk menutup-nutupi kebobrokannya dan kekurangannya sendiri. Orang type ini mempunyai banyak waktu untuk menilai orang lain, memperhatikan hasil karya orang, dan mengeluarkan pendapat yang biasanya maido, ngenyek, ngelek-elek, dilaporkan ke atasannya biar dapat pujian. Tidak heran kalau orang seperti ini akan mempunyai buanyak catatan kecil dan selalu mengantongi kamera untuk bahan bukti.

Contoh aktivitas menjilat atau yang dinilai orang sebagai menjilat:
Aktivitas seorang menteri yang berbicara: “Bill Gates Orang Pertama yang Masuk Surga”, dia mengatakan itu dengan alasan “Orang yang pertama kali masuk surga adalah Bill Gates, karena berhasil memberi nilai tambah bagi teknologi di dunia”, lho kan lucu, dhekne bisa mengusulkan kepada Tuhan dan Malaikat sing njogo suwargo ben Bill Gates entuk karcis nomer 1. Sementara mengesampingkan Milyaran Trilyun umat yang lain. Dhekne entuk opo teko Bill Gates?, entuk wah…?, entuk duit…?

Menjilat itu bahaya, cerita ini bukan saya yang ngarang, tapi saya copy paste dari situs lain begini bunyinya:
Suatu hari seorang wanita yang bekerja di sebuah kantor pos di California, merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah, melainkan dengan cara menjilatnya. Pada saat itu wanita tersebut langsung merasakan lidahnya terasa seperti teriris. Seminggu kemudian dia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada lidahnya. Dia pergi ke dokter dan tidak ditemukan sesuatu yang aneh. Lidahnya tidak luka atau tidak ada kelainan apapun. Beberapa hari berikutnya, lidahnya mulai agak membengkak dan mulai terasa sakit, begitu sakitnya sehingga dia tidak dapat makan apapun.

Dia segera ke RS dan dokter melakukan pemeriksaan X-Ray. Ternyata ada sesuatu didalam lidahnya. Saat itu juga dokter segera mempersiapkan pembedahan kecil. Ketika dokter mengiris/ membuka lidah tersebut, ternyata seekor kecoak kecil merayap keluar. Setelah diselidiki maka didapat kenyataan bahwa kecoak tersebut berasal dari telur kecoak yang sangat kecil yang menempel pada bagian lem amplop.
Setelah dijilat maka telur tersebut menempel pada lidah dan mengeram disana karena adanya ludah yang hangat dan lembab hingga kecoak tersebut menetas.

Kejadian nyata ini dilaporkan oleh CNN.
Andy Hu menulis : “Saya bekerja di pabrik amplop, dan kalian tidak akan percaya….. . ada sesuatu yang mengambang disekitar nampan wadah lem, saya tidak pernah sekalipun menjilat amplop. Saya pernah bekerja di percetakan (32 tahun lalu) dan kami selalu dihimbau agar jangan merekatkan amplop dengan lidah. Saya tidak pernah mengerti mengapa, hingga suatu saat saya masuk ke ruang penyimpanan untuk mengambil 2,500 lembar amplop yang sudah dicetak dan melihat sendiri beberapa ekor kecoak berkeliaran di dalam kotak amplop dengan telur kecoak dimana-mana.
Mereka hidup dengan memakan lem yang terdapat pada amplop-amplop tersebut”.

Setelah mengetahui hal ini, janganlah pernah sekalipun Anda merekatkan amplop, perangko ataupun meterai dengan cara menjilatnya.

Menjilat Matahari, nah ki sing hebat jarene malah entuk sertifikat teko NASA, lagune God Bless, karangane bung Jockie Suryoprayogo, jarene ngene critane:

Di suatu hari (Pada suatu ketika)
Kududuk sendiri
Dipucuk cemara
Aku merenung
Kujilat angkasa
Kuciumi matahari
Aku lari jauh
Membelah dunia
Kepak sayap (kepak kepak sayap)
Bentangkan layar
Ombak ombak
Mandi bertabur bintang
Silaukan mata
Matahari…, di dalam dekapan
Bagai darah, warnanya merah
Oh… panasnya, bakar sekujur tubuh
Megoyak jiwa
Dunia…
Simpanlah tangis dan duka
Simpan tangis dan duka
Yang melanda, harapan sia-sia
di kehidupan
(Manusia… manusia) tak mampu bicara
Coda:
Kuciumi, kuciumi
Kujilat matahari
Matahari

Penjilatholic: Yo wis jelas dan cetho: orang yang ketagihan, nyethet, tuman, untuk menjilat, enak to…, mantep to…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Pesan Buwat Mudikers Yang Mau Pulkam

September 7th, 2009 by jaka

mudikers

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Wedi Mulih Telat

September 7th, 2009 by jaka

open-together

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

NDLEMINGHOLIC = NGOMYANGHOLIC

Agustus 25th, 2009 by jaka

togog
Ndleming adalah: berbicara secara terus menerus, dengan kosakata yang tidak begitu jelas, maknanya terkadang susah di mengerti, beberapa kata atau kalimat di ucapkan berulang-ulang. Kondisi orang yang ndleming biasanya dalam keadaan tidak normal atau normal. Disebut tidak normal, karena dalam kondisi normalnya orang tersebut waras, dan dleming-nya dikarenakan kondisi mabuk, setress, emosi tidak terkendali, dan lain sebagainya yang merupakan pemicu ndleming. Disebut normal jika dalam kondisi normalnya memang orang tersebut sudah tidak waras, edan, gendheng, koplak, sinting, pe’ak. Pola pikir orang ndleming susah di tebak, makna dari kata-katanya ngaco, ngawur, sokur njeplak, asal moncrot, dan tentu saja mengesampingkan rasa malu dan hormat.

Baru saya ketahui bahwa dehidasi juga mengakibatkan atau pemicu orang ndleming. Dehidrasi adalah suatu keadaan dimana makhluk hidup, dalam hal ini manusia, kekurangan cairan. Penyebab kekurangan cairan tentu saja karena kekurangan minum atau makan, misalnya ketika berpuasa.
Mungkin diagnosa saya bisa saja salah, karena pelaku ndleming bisa saja ndlemingholic = orang yang kecanduan, nyethet, ketagihan untuk dleming. Jadi pemicu ndlemingnya juga banyak, dan tegangan picu (ndleming-gate) nya rendah. Jadi dehidrasi sedikit saja sudah ndleming, setres sithik sudah ngomyang (bahasa yogyanya dleming = ngomyang), edan dikit apalagi ndleming sak pol-pole.
Ketagihan ndleming ini berlaku bagi siapa saja yang kepingin dlemingannya di dengar orang, jika kurang puas maka dlemingan itu akan dituliskan dalam bahasa tulis dan dikirimkan ke teman-teman atau siapa saja, di tempel di papan-papan pengumunan, tiang listrik, pagar, jendela orang, dan lain sebagainya. Pelaku ndlemingholic akan merasa puas jika dlemingannya didengarkan orang walaupun itu akan membuat orang yang mendengarkannya mungkug-mungkug. (mungkug-mungkug adalah rasa mual dalam perut dan diikuti rasa ingin muntah)…..

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

KONSPIRASIHOLIC

Agustus 24th, 2009 by jaka and tagged

penjahat
Secara harfiah konspirasi adalah:
Konspirasi adalah merupakan sebuah rangkaian kegiatan yang disusun secara sedemikian rupa yang dilakukan oleh lebih dari satu pihak yang bertujuan agar suatu peristiwa tertentu seakan-akan bergulir secara normal/ wajar ditengah-tengah komunitas, masyarakat, golongan atau kelompok.
Konspirasi cenderung berkonotasi negatif karena mempunyai tujuan-tujuan tertentu yang dirancang secara rahasia oleh pihak-pihak yang berkonspirasi tersebut lebih banyak diisi oleh kepentingan yang melanggar kepentingan komunitas, masyarakat, golongan atau kelompok.

Pendapat lain menerangkan bahwa:
Teori persekongkolan atau teori konspirasi (dalam bahasa Inggris, conspiracy theory) adalah teori-teori yang berusaha menjelaskan bahwa penyebab tertinggi dari satu atau serangkaian peristiwa (pada umumnya peristiwa politik, sosial, atau sejarah) adalah suatu rahasia, dan seringkali memperdaya, direncanakan diam-diam oleh sekelompok rahasia orang-orang atau organisasi yang sangat berkuasa atau berpengaruh.

Ujung-ujungnya diterangkan seperti ini:
Pesanan untuk melakukan kerjasama rahasia dalam rangka mewujudkan suatu peristiwa tertentu tidaklah terlalu sulit untuk dikerjakan dan hal ini hanya membutuhkan satu dukungan, yaitu dana segar

Lha siapa pihak yang berkonspirasi?
Ya tentunya pimpinan dari dua pihak atau lebih yang berbeda kepentingan, dimana pihak yang pertama mempunyai kepentingan untuk menggulirkan suatu peristiwa agar seakan-akan terjadi dengan sewajarnya. Pihak pertama ini biasanya adalah pihak yang ingin menang, mempunyai dana segar, dan berkuasa. Sedangkan pihak kedua dan seterusnya adalah pimpinan kelompok komunitas, masyarakat, golongan atau kelompok yang akan membantu mengkondisikan peristiwa tersebut di dalam komunitas, masyarakat, golongan dan kelompoknya sendiri-sendiri. Pihak kedua dan seterusnya ini adalah pihak yang akan merasakan dana segar dari pihak pertama, dengan segala usaha akan mengelabuhi atau jika perlu mengorbankan komunitas, masyarakat, golongan dan kelompoknya sendiri demi dana segar tersebut.

Konspirator adalah……
Adalah pelaku-pelaku konspirasi tersebut, bisa banyak bisa sedikit, karena ini adalah dalang di balik layar dan di depan layar terhadap suatu peristiwa, bisa banyak bisa sedikit, bisa hanya di lingkungan rumah tangga, RT, RW, perusahaan, negara bahkan mendunia.

Konspirasiholic adalah….
Konspirator-konspirator, terutama pihak kedua dan seterusnya tentunya akan kecanduan untuk melakukan konspirasi dengan pihak pertama mana saja dengan motivasi dana segar tersebut. Lha wong duwik rek…, sopo wonge sing ora gelem, walaupun harus mengorbankan teman sendiri. Ide-ide akan digali setiap saat, bahkan menyusup di semua kegiatan-kegiatan yang menghasilkan uang. Sedangkan pihak pertama yang sedang berkuasa, dana segarnya banyak, untuk mencapai tujuan-tujuannya cenderung mencari-cari pihak kedua dan seterusnya sebagai jalan termudah untuk mengegolkan semua cita-citanya. Ini juga sebagai tanda bahwa kekuasaan yang semu, karena hanya bermodalkan dana segar untuk merangkul pihak-pihak kedua dan seterusnya, bahkan jika perlu bukan dana segar yang diberikan, tetapi jabatan dan kedudukan pada pihaknya untuk ”menghapuskan” perbedaan kepentingan. Jika berhasil sekali dua kali berkonspirasi, maka akan ketagihan, kecanduan, nyethet nek boso jowone, konspirasiholic ngono lah gampangnya, enak to…? mantep to…?, ayo… kemana….?.
Konspirator = penjahat…?, lho yo jelas rek, cumak ngonspirasi (wekh… boso opo neh iki) belum diatur sebagai tindakan halal, haram, makruh.

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

Selamat Ultah Indonesiaku

Agustus 16th, 2009 by jaka

selamat-ultah-indonesia
Selamat ulang tahun Indonesiaku tercinta, tidak terasa sudah hampir 40 tahun aku hidup di bumi-mu, bumi pertiwi tercinta. Liku-liku kehidupan telah kulalui dijaman merdekamu, dengan segala kekurangan dan kelebihannya, dengan segala yang menggembirakan dan segala yang menyebalkan. Aku gembira dan sedih bersamamu. Kulalui masa anak-anak, remaja, pemuda hingga dewasa; masa-masa sekolah, kuliah, hingga berkarya bersamamu. Pernah kukibarkan bendera Merah Putihmu di puncak Gunung Ijen, di dataran pulau Merah, bahkan pernah kukibarkan hanya dengan 3 orang di Pasir Panjang, setir sepeda balap, spion sepeda motor, antenna transmitter 3,5 Mhz, 144 Mhz, antenna dan kaca mobil, kaus, jaket, topi, bagian bawah jembatan (yang merangkap channel), di pohon cemara depan rumahku (sebelum tahun 1993 ditebang) dan yang selalu berkibar adalah di dalam hatiku. Sekarang kukibarkan Merah Putih di blog dan Facebook. Selamat…. Merdeka… Panjang Umur…. Damai…. Sejahtera… Bahagia… Aman…. Sentosa…. tidak pake Bom….

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

SAKIT DEMAM BERDARAH

Agustus 16th, 2009 by jaka

angkakhuwek
Ini mungkin penyakit ndeso yang mematikan untuk kasus-kasus tertentu, dimana penderita dan orang-orang sekitar tidak menyadari penyakitnya, salah diagnosa atau tidak ada media untuk diagnosa (misalnya tes darah), dan kondisi tidak tertolong.
Nah minggu kemarin giliran saya kebagian terkena penyakit ini, padahal dari kondisi waras-wiris sampai menjadi drop sangat cepat. Ceritanya begini pada tanggal 03 Agustus kondisi badan masih sehat, kebetulan pas itu di kantor kami sedang mengadakan Medical Chek Up (MCU), nah pada tanggal 04 pagi badan agak demam, perut agak mual, dan mencret. Saya pikir cumak kecapekan, saya minum obat anti diare dan paracetamol dan berangkat kerja seperti biasa. Ditempat kerja, keluhan berangsur-angsur meningkat, sampai jam 11 siang sudah ndak tertahan lagi mualnya, suhu badan tinggi dan kepala pusing ndak karuwan. Saya cek tekanan darah cumak 100/80, wakh…, kemarin masih normal 120/90. Karana saya alergi antalgin maka pusing ya di tahan saja dan ijin pulang, nyetir mobil sambil kliyengan, untuk bawa mobil kecil dan jaraknya dekat, itu saja pas parkir body kit depan masih sempat nyamber pagar bambu, wah…
Dirumah saya makan minum sebanyak-banyaknya dan tidur, tetapi samapai jam 8 malam sakitnya sudah tidak bisa ditahan lagi, akhirnya saya putuskan ke rumah sakit, setelah test darah baru ketahuan kalau ternyata diduga demam berdarah, karena ada tanda-tanda trombosit turun, yaitu tinggal 149.000.
Akhirnya saya dirawat deh, malam pertama mualnya ndak karu-karuwan, badan deman dan menggigil kedinginan.
Sampai tanggal 06 pagi badan masih lemas karena perut mual terus, demam, dan agak pusing, dan mencret. Kemudian saya dikasih Angkak (tadinya saya ndak ngerti angkak itu benda apaan) oleh teman saya Wiwiet Hardiyanto, tak paksain minum dua sendok serbuk merah itu diseduh dengan air panas satu gelas. Hueekkk…, rasanya huenak tenan, seperti minum bedak atau talek bayi.
Hebatnya, Jumat pagi 07 Agustus badanku sudah terasa sehat sama sekali, bangun tidur segar bugar dan terasa ringan, mualnya hilang, sudah tidak demam, tidak mencret, dan bisa mandi sendiri setelah beberapa hari tidak mandi. Jam 07:00 saya sudah selesai mandi dan sarapan, ketika pak Tri Wahono teman saya mengunjungi sebelum berangkat bekerja, wah hebat tenan, opo kuwi angkak.
Sebenarnya saya sudah kepingin pulang, tetapi daripada dikira mbalelo, saya ikuti saja anjuran dokter untuk menunggu satu hari lagi, wekh…. nginep di di rumah sakitnya nambah semalam. Dan akhirnya pada hari Sabtu pagi 08 Agustus saya ngotot minta pulang karena sudah merasa tersiksa berada di kamar rumah sakit ini (walaupun di kelas VIP, sopo gelem nginep suwi2…?). Alhamdullilah, hari minggu sudah bisa berangkat ke Gereja, dan lucunya di gereja saya oleh pak Pendeta yang bertugas masih di doakan agar segera sembuh, lho lucu wonge wis waras wiris, dan hari senin 10 Agustus sudah bisa jadi pak sopir bagi teman-teman untuk mengikuti training Siemens di daerah Kelapa Gading.
Terimakasih Tuhan, berkat angkak proses kesembuhan penyakitku berlangsung ekstra cepat, malah jare tetangga saya lha kok saya seperti main sandiwara, habis sakit parah (jarena wong-wong kalo sakit sampek di cubles infuse, biasanya loro nemen) lha kok minggu pagi sudah nyuci kendaraan sendiri. Lho opo sih sakjane angkak itu, ini hasil penelusuran saya dari berbagai sumber:

Angkak menurut wikipedia
(Bahasa Cina: 紅麴米, 红曲米; pinyin: hóng qú mǐ; lit. “red yeast rice”), red fermented rice, red kojic rice, red koji rice, atau ang-kak, yaitu beras putih jenis tertentu yang dibiakkan dengan sejenis ragi khusus selama beberapa hari sehingga mengubah warna beras menjadi merah. Angkak telah dikenal penduduk Cina sejak ratusan tahun silam, dan umum digunakan bangsa Cina sebagai bagian dari campuran rempah masakan dan herbal kesehatan mereka. Di Amerika, angkak yang dikenal dengan nama Red Yeast Rice kini mulai popular dan dijual dalam bentuk kapsul sebagai penurun kolesterol alamiah yang ampuh.

Kandungan aktif
Kandungan yang terpenting adalah HMG-CoA (monacolin/lovastatin/statins) yang diakui sangat effektif untuk menurunkan kolesterol jahat LDL dan Triglycerides. Ketika tingkat kolesterol darah naik, umumnya dokter memberi obat resep jenis statin seperti Lipitor dan Zocor yang mampu menghambat produksi kolesterol tetapi sangat disayangkan obat-obatan ini memiliki effek samping yang membahayakan fungsi hati dan otot manusia.
Effektifitas red yeast rice untuk menurunkan kolesterol telah diuji secara klinis oleh lebih dari 17 riset di Cina. Sedangkan Universitas Kedokteran UCLA di Amerika juga telah melakukan riset yang menyimpulkan konsumsi 2.4 gram red yeast rice per hari dapat menurunkan secara nyata tingkat kolesterol Total dan LDL dalam 12 minggu.
Di tahun 2006 Liu dkk menerbitkan suatu meta-analysis dari percobaan klinis). Artikel mengutip 93 percobaan klinis terkontrol dan terpublikasi (91 dipublikasikan di Cina). Total pengurangan kolesterol 35 mg/dl, LDL-cholesterol by 28 mg/dl, triglycerides by 35 mg/dl, dan peningkatan kolesterol HDL 6 mg/dl. Zhao dkk melaporkan dalam percobaan selama empat tahun bagi penderita diabetes. Terdapat pengurangan 40-50% dalam cardio events dan cardio deaths dalam kelompok yang dicoba. Ye dkk melaporkan dalam penelitian empat tahun pada pasien Cina yang tergolong tua dengan penyakit jantung. Kematian berkurang dengan 32%. Paling sedikit terdapat satu laporan di literatur tentang statin-like myopathy yang disebabkan oleh angkak (red yeast rice).
Suatu artikel terbitan Jurnal Kardiologi Amerika tanggal 15 Juni, 2008, mendapati bahwa red yeast rice dapat memberikan keuntungan melebihi yang diberikan oleh statins. Para peneliti melaporkan bahwa keuntungan nampaknya melebihi dari yang dilaporkan dengan hanya lovastatin.
 Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

Jare Sing Ngaku Tukang Ngebom

Juli 30th, 2009 by jaka

cangkem-ngebom

Ini adalah pernyataan atau keterangan resmi dari yang mengaku menjabat sebagai Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia (mbuh artine opo, aku ndak mudheng) yang saya cuplik dari
 http://mediaislam-bushro.blogspot.com/20…

Judul blog tersebut adalah:
BUSHRO

Begini bunyinya:
Minggu, 2009 Juli 26
MEDIA TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA
KETERANGAN RESMI TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA
ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH
DI HOTEL JW. MARRIOT JAKARTA
Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel JW. MARRIOT Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap “KADIN Amerika” di Hotel tersebut.
Sesungguhnya telah sempurna pelaksanaan Amaliyat Istisyhadiyah dengan karunia Allah dan karomah-Nya setelah melakukan survey yang serius dan pengintaian yang mendalam terhadap orang-orang kafir sebelumnya.
Dan sungguh benar firman Allah :
“Maka (yang sebenarnya) bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allahlah yang membunuh mereka, dan bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar. (Allah berbuat demikian untuk membinasakan mereka) dan untuk memberi kemenangan kepada orang-orang mukmin, dengan kemenangan yang baik. Sesungguhnya Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui”. (QS. Al Anfal : 17).
Ini juga sesuai dengan firman Allah Ta’ala :
“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman”. (QS. Attaubah : 14).
Agar ummat ini mengetahui bahwasanya Amerika, khususnya orang-orang yang yang berkumpul dalam majlis itu, mereka adalah para Pentolan Bisnisman dan Inteljen di dalam bagian ekonomi Amerika. Dan mereka mempunyai kepentingan yang besar dalam mengeruk harta negeri Indonesia dan pembiyaan tentara kafir (Amerika) yang memerangi Islam dan kaum muslimin. Dan kami akan menyampaikan kabar gembira kepada kalian wahai ummat Islam, bi idznillahi Ta’ala dengan mengeluarkan cuplikan-cuplikan film dari Amaliyat Istisyhadiyah ini insya Allah.
Dan kami beri nama Amaliyat Istisyhadiyah ini dengan : “SARIYAH DR. AZHARI”.
Kami ber-Husnu Dhon kepada Allah bahwa Allah akan menolong kami dan menolong kaum muslimin dalam waktu dekat ini.
Amir Tandzim Al Qo’idah Indonesia
Abu Muawwidz Nur Din bin Muhammad Top
Hafidzohullah

KETERANGAN RESMI DARI TANDZIM AL QO’IDAH INDONESIA
ATAS AMALIYAT JIHADIYAH ISTISYHADIYAH
DI HOTEL RIZT CALRTON JAKARTA
Ini adalah keterangan resmi dari Tandzim Al Qo’idah Indonesia untuk ummat Islam dengan Amaliyat Jihadiyah Istisyhadiyah di Hotel Rizt Calrton Jakarta, pada hari Jum’at pagi, tanggal 17 juli 2009 M./24 Rojab 1430 H. yang dilakukan oleh salah satu ikhwah mujahidin terhadap antek-antek Amerika yang berkunjung di Hotel tersebut.
Sesungguhnya Allah menganugerahkan kepada kami jalan untuk menyerang Hotel termegah yang dimiliki oleh Amerika di Ibukota Indonesia di Jakarta, yaitu Rizt Calrton. Yang mana penjagaan dan pengamanan di sana sungguh sangatlah ketat untuk dapat melakukan serangan seperti yang kami lakukan pada kali ini.
“Mereka membuat Makar dan Allah pun membuat Makar. Dan Allah itu Maha Pembuat Makar”. (QS. Ali Imron : 54).
Adapun sasaran yang kami inginkan dari amaliyat ini adalah :
1. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia
2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalan pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini
3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia
4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala’ (Loyalitas) dan Baro’ (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala’nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini
5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia
Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah.
Dan kami beri nama Amaliyat Jihadiyah ini dengan : “SARIYAH JABIR”
اAmir Tandzim Al Qo’idah Indonesia
Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top
Hafidzohullah
Diposkan oleh mediaislam

bokong

Komentarku begini:
1. Kalau tujuannya kepada KADIN Amerika, rasah repot-repot ngebom, temui orangnya terus ngomong begini, ”Pakdhe, nuwun sewu, sampeyan mrene onok perlune opo?, iki aju njaluk sumbangan”, nah enak to, mantep to, rasah ngebom, ora malah matek, tapi entuk dhuwit.

2. Sebagai Qishoh (pembalasan yang setimpal) atas perbuatan yang dilakukan oleh Amerika dan antek-anteknya terhadap saudara kami kaum muslimin dan mujahidin di penjuru dunia —- Lho opo hubungane Amerika, Muslimin, Mujahiddin dengan Bom dan Hotel…?, dhek wingi aku weruh kang Muslimin lagi mbecak tenang-tenang ae, lha Lik Mujahidin nukang batu nggone pak Jo.

2. Menghancurkan kekuatan mereka di negeri ini, yang mana mereka adalah pencuri dan perampok barang-barang berharga kaum muslimin di negeri ini —- Wah saya baru tahu, kalau pencuri dan perampok kalau nginap mesti di hotel situ. Enak dong kalo pak pulisi nguber-nguber pencuri dan perampok, cari saja di hotel ini.

3. Mengeluarkan mereka dari negeri-negeri kaum muslimin. Terutama dari negeri Indonesia — Seingatku kalo mengusir tamu negara, carane di deportasi, bukan di bom, itupun juga ada aturannya. Lho saelingku Indonesia bukan negeri kaum muslimin, ini negeri banyak kaum, banyak Agama, Bhinneka Tunggal Ika, eling cak, banyak juga WNI yang berada di negeri orang, golek pangan, golek pangan buwat keluarganya itu juga ibadah yang mulia.

4. Menjadi pelajaran buat ummat Islam akan hakikat Wala’ (Loyalitas) dan Baro’ (Permusuhan), terkhusus menghadapi datangnya Klub Bola MANCESTER UNITED (MU) ke Hotel tersebut. Para pemain itu terdiri dari para salibis. Maka tidak pantas ummat ini memberikan Wala’nya dan penghormatannya kepada musuh-musuh Allah ini —- Wekekekek…. meri ngiri dan dengki yo sama pemain MU yang sugih-sugih karena bayarane okeh, pinter-pinter, mobile apik-apik, pacare cuantik, dihormati dan didukung oleh negara dan bangsanya…?. Nek meri ngiri ya berusaha dong agar bisa mengikuti perkembangan, jangan terus di bom, kuwi jenenge pengecut, wedi kalah, emoh mengakui kemenangan orang lain.

5. Amaliyat Istisyhadiyah ini sebagai penyejuk dan obat hati buat kaum muslimin yang terdholimi dan tersiksa di seluruh penjuru dunia Yang terakhir ….. bahwasanya Amaliyat Jihadiyah ini akan menjadi pendorong semangat untuk ummat ini dan untuk menghidupkan kewajiban Jihad yang menjadi satu-satunya jalan untuk menegakkan Khilafah Rosyidah yang telah lalu, bi idznillah. —- Penjejuk mbahmu…?!, penyejuk ruangan itu AC nah kalau di luar ruangan namanya fogging fan, bukan bom, sampeyan salah nggunakne alat, guoblok. Jihad kok di restoran hotel, keblinger, salah tempat dan waktu, ngelindur bekne, makane sekolah sing bener…. .., maca radio, ngrungokne koran…. ben cerdhas

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

FLU BABI PENCEGAHAN DAN PENANGANANNYA

Juli 27th, 2009 by jaka

babi

Saya tidak ahli dalam hal perndobosan segala macam penyakit, tulisan ini saya dapatkan dari berbagai sumber, saya yakin informasi ini benar, dan jika terjadi kekeliruan agar segera dikoreksi. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan

1. Tipe virus influenza
a. Virus Influenza A : musiman, teratur, epidemi, pandemi. Virus A juga dapat menginfeksi binatang seperti burung, ayam, kalkun, babi, kuda
b. Virus Influenza B : sporadik, pada lingkungan terbatas, seperti panti jompo, panti asuhan, asrama dll
c. Virus Influenza C : ringan, jarang menimbulkan keluhan, tdk menimbulkan wabah

2. Virus Influenza A
a. Dibagi menjadi sub tipe H1 sampai H15 dan N1 sampai N9
b. Virus dapat diidentifikasi pada manusia, babi, kuda dan unggas (Avian)
c. Influenza pada manusia virus : H1N1, H2N2 dan H3N2
d. Flu pd unggas : H1-H15 dan N1-N9

3. Sifat Virus Influenza A baru H1N1
a. Mati jika dipanaskan sampai suhu 75 – 100 derajat Celcius
b. Mati dengan alkohol 70 %
c. Mati dengan yodium
d. Mati dengan lisol 5 %
e. Mati dengan pemutih
f. Bisa bertahan 2-8 jam diluar tubuh

4. Sejarah
a. Th. 1918 : Flu Spanyol, korban jiwa 50 juta jiwa di seluruh dunia, influenza A subtipe H1N1
b. stilah swine flu/ flu babi, Dr.Richard Shope (USA) th 1932, mengusap ingus babi2 di peternakan dan berhasil menularkannya ke sesama babi
c. Th.1957, Flu Asia, virus H2N2, korban jiwa 2 juta

5. Terminologi
a. Flu babi, gen dari virus baru ini sangat mirip dengan virus influenza pada babi di Amerika Utara, tetapi penelitian lebih mendalam ternyata berbeda. Virus ini memiliki 2 gen virus flu babi Asia & Eropa, serta virus flu burung dan flu manusia sehingga disebut quadruple reassortant virus
b. 30 April 2009 : WHO, Influenza A (H1N1)
c. Flu babi atau swine flu adalah istilah yang kurang tepat karena tidak ada babi yang tertular dgn H1N1 varian baru ini

6. Swine flu (FLU BABU)
a. 25 April 2009, swine flu pandemic phase 3
b. 27 April 2009, swine flu pandemic phase 4
c. 29 April 2009, swine flu pandemic phase 5
d. 11 Mei 2009, swine flu pandemic phase 6

7. Factors penyebab utama penyebaran
a. Kepadatan Populasi
b. Mobilitas manusia

8. Penyebaran Pandemi
a. Dulu diperkirakan pandemi H5N1 menyebar dari Asia ke Amerika. Sekarang H1N1 mungkin terbalik, Dari Amerika ke Asia
b. Virus H1N1 yg menyebabkan flu musiman pada manusia sudah ada sejak dulu
c. Virus H1N1 varian baru ini atau tipe Meksiko ini yang berbahaya karena merupakan perpaduan dari berbagai versi virus manusia (sub tipe H1N1 & H3N2), unggas (H5N2) dan babi (H1N1)
d. Kerangka dasar virus merupakan virus flu babi, tetapi isi atau fragmen virus terdiri dari virus flu manusia dan virus fu burung

9. Penyakit seperti influenza (ILI = Influenza Like Illness )
9.1. Demam

a. Gejala gangguan pernapasan : batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak napas
b. Gejala sistemik infeksi virus : sakit kepala, myalgia, lemah tak bertenaga.
c. Penyebab : Rhinovirus, Influenza virus, Para influenza virus, Adenovirus, RSV

9.2. Selesma :
a. Rhinovirus
b. Hanya sal. napas atas
c. Biasanya ringan

9.3. Flu :
a. Influenza virus : flu babi, flu burung
b. Sal.napas atas dan bawah
c. Radang paru berat

10. Bagaimana gejala-gejala orang yg terinfeksi H1N1 varian baru ini ?
a. Mirip dgn flu musiman
b. Demam, batuk, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau pilek, sakit seluruh badan, sakit kepala, menggigil dan lemas.
c. Juga didapatkan DIARE dan MUNTAH
d. Masa inkubasi : 1-7 hari, rata2 : 1-4 hari

11. Apa tanda-tandanya bahwa flu yg terjadi kemungkinan berat atau mengalami komplikasi ?
11.1. Pada anak-anak :

a. Napas cepat atau nampak sulit bernapas
b. Warna kulit kebiru-biruan
c. Anak tidak cukup minum
d. Muntah-muntah yg berat atau menetap
e. Anak tidak mau bangun atau berinteraksi
f. Mudah menangis/ irritable
g. Gejala flu membaik, kemudian muncul lagi dengan demam dan batuk yg lbh berat

11.2. Pada orang dewasa :
a. Sesak napas atau napas pendek
b. Rasa nyeri atau tertekan di dada atau perut
c. Mendadak pusing
d. Confusion
e. Muntah-muntah yg berat atau menetap
f. Gejala flu membaik, kemudian muncul lagi dengan demam dan batuk yg lbh berat

12. Bagaimana penularan virus ini ?
a. Mirip dgn virus flu musiman
b. Percikan ludah atau dahak saat batuk atau bersin
c. Menyentuh permukaan benda yg terkontaminasi virus (virus bisa bertahan 2- 8 jam), kemudian mengusap mata, mulut atau hidung

13. Berapa lama seseorang yg terinfeksi bisa menjadi sumber penularan ?
a. Sehari sebelum timbulnya gejala sampai 7 hari sesudah timbul gejala
b. Pada anak-anak bisa sampai 10 hari setelah sakit masih dapat menularkan virus

14. Apakah kita dapat terinfeksi virus H1N1 apabila :
a. Memasak atau mengolah makanan yang berbahan babi ? Virus mati pada suhu 75-100 derajat Celcius
b. Minum air
c. Mandi di kolam renang, spa ? Virus mati dgn chlorine, sabun, alkohol, yodium
d. T I D A K

15. Apa yg harus dilakukan untuk melindungi diri dari penularan influenza A (H1N1) ?
a. Vaksin flu A H1N1 varian baru belum tersedia
b. Ikuti perkembangan informasi terkini dari wabah influenza
c. Cuci tangan dg air bersih dan sabun, pembersih tangan berbahan alkohol juga efektif
d. Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu
e. Untuk sementara, hindari berjabat tangan atau berciuman dgn orang di wilayah yg terserang wabah influenza

f. Hindari menyentuh mata, hidung ataupun mulut

g. Terapkan gaya hidup sehat : tdk merokok, istirahat cukup, olahraga, mengatasi stress, minum air cukup, makan makanan bergizi cukup

h. Cuci Tangan: Cuci tangan setiap anda selesai batuk atau bersin , Cuci tangan dengan sabun dan air atau alkohol 15-20 detik

16. Apa yg harus dilakukan apabila ada anggota keluarga yg menunjukkan gejala-gejala Flu A H1N1?
a. Membawa berobat ke dokter/rmh sakit
b. Jauhkan anggota keluarga yg sakit dari anggota yg lain yg mempunyai risiko komplikasi, bila mungkin tidur di kamar terpisah (pintu tertutup)dan kamar mandi terpisah
c. Ingatkan untuk menutup mulut bila batuk atau bersin dgn tisu dan mencuci tangan dg sabun
d. Minta obat anti virus, terlebih untuk anggota keluarga yg rentan komplikasi
e. Hindari kontak jarak dekat dgn si sakit, bila sulit pakai masker
f. Sering cuci tangan
g. Tutup hidung dan mulut dengan tisu saat batuk atau bersin atau gunakan masker
h. Untuk menghindari orang lain sekeliling anda tertular

17. Langkah-langkah untuk mencegah penularan kepada orang lain
a. Tinggallah di rumah dan istirahat apabila sakit
b. Menjaga jarak
c. Tutup mulut dgn tisu/sapu tangan ketika sedang berbicara,batuk atau bersin. d. Jika tak ada tisu, gunakan lengan baju bagian depan, jangan pakai telapak tangan.
e. Bersin atau batuk di ujung ruangan (jauh dari orang lain)
f. Hindari meludah/membuang dahak di sembarang tempat
g. Gunakan masker/penutup hidung lainnya
h. Hindari menyentuh mata, mulut dan hidung anda serta orang lain dengan tangan

18. Apakah penyakit flu A H1N1 ini ada obatnya?, Ada 2 macam obat yg direkomendasikan, yaitu:
a. Oseltamivir (Tamiflu) untuk terapi dan pencegahan infeksi virus influenza A dan B pada usia lebih dari setahun
b. Zanamivir (Relenza) untuk terapi infeksi virus influenza A dan B pada usia lebih dari 7 tahun dan pencegahan infeksi virus influenza A dan B pada usia lebih dari 5 tahun

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

BOM (MANEH…)

Juli 24th, 2009 by jaka

bom1
BOM adalah salah satu dari jenis benda yang dapat “meledak” baik dalam arti sesungguhnya maupun bukan selain: mercon/ petasan, blanggur/ mercon besar, granat, dinamit, plembungan/ balon, ban, album musik, dan lain sebagainya. Bedanya mercon disulut pake korek atau cukup dibanting untuk mercon banting, granat dibuka penguncinya dan di lempar kesasaran, dinamit disulut pake arus listrik, plembungan dan ban ditusuk benda tajam, album musik dikonsumsi jutaan umat, dan sebagainya.

Umumya BOM berhubungan dengan sesuatu atau aktivitas, yaitu: perang, mencari ikan, permen, album musik, seks, pertambangan, pembangunan bendungan dan lain sebagainya. Dengan imbuhan menjadi BOMBER dapat berarti “alat bantu untuk melakukan”, misalnya pesawat bomber, manusia yang melakukan pengeboman. Bahkan dulu waktu masih SMA ada temanku yang dijuluki bomber karena badannya yang subur, weleh edian tenan.

Lha terus opo hubungane BOM dengan jihad, hotel dan restoran, pemilihan presiden, aliran suatu agama, dan mendirikan Negara…?. Coba kita urus satu persatu.

Jihad, nek ora salah perang membela agama atau membela Negara. Lho opo ndak keblinger, Indonesia wis merdeka puluhan tahun, presidene saja sudah gonta-ganti dari yang merk negarawan, hartawan, ilmuwan, wisatawan, kyai, sampek sing bondo nekat, lho arep membela terhadap siapa?, utowo membela agama…?, memang memeluk agama di Indonesia kan bebas milih agama opo wae sesuai Pancasila sila pertama, nek aras-arasen beragama ya cukup milih agama apa saja yang pantes ditulis di KTP-nya, daripada kosong. Lho dibela terhadap siapa?. Rupane tukang ngebome ndak tau maca pancasila & melu penataran P4, utawa pol-pole buta huruf, ora tau maca radhio & ngrungokne Koran, utawa ndak ngerti bedane jihad dan jahat.

Hotel dan Restoran, hotel panggonane wong nginep, nginep yokuwi turu, adus, ngombe, mangan, ngising, di tempat yang disewa, sopo ae bebas nginep di hotel dengan berbagai kepentingan asal duwe dhuwit gawe mbayar. Kalo ada orang yang punya duit banyak dan bisa nginap di hotel berbintang okeh, rasah meri, wong duite okeh sak karepe leh arep ngecakne. Nek pingin yo megawe sing sregep ben duite okeh, iso melu-melu nginep nang hotel sing bintange okeh, jangan cumak modal meri dan ndedonga thok, harus sambil berusaha, nek boso medurane: ora et labora. Restoran adalah panggonan gawe mangan, sopo wae merdeka entuk mangan di restoran mana saja asal doyan, duwe dhuwit dan gelem mbayar. Lha kok dulinan bom nang kene, sing digoleki opo…?

Pemilihan Presiden, arep dolanan BOM sampek klenger-klenger dan duitnya habis buwat beli bahan peledak, pemilihan presiden tetap berjalan, lha wong Negara modale okeh, dhasarnya kuwat kok, masak kalah sama tukang ngebom yang sekali mbledhos wis matek….

Aliran suatu agama: Lho rek, lumrahnya agama dengan berbagai macam aliran, sekte, turunan, itu diciptakan agar menungsa di dunia ini punya pegangan hidup, biar jadi baik, bermoral, bermartabat, duwe sopan santun, punya aturan dan tata tertib, damai, cinta kasih, bahkan agamaku mengajarkan untuk “mengasihi sesame seperti dirinya sendiri”, lha kok wong ndak ngerti opo-opo, lagek enak-enak mangan, sedang bekerja mencari rejeki buwat keluarganya dirumah, lha kok di BOM. Lho apa ya ada agama yang menganjurkan pemeluknya jadi penjahat, nyolongan, mateni kancane…. agama utawa aliran tjap opo kuwi…., mendingan rasah duwe agama, buktine okeh negara dan bangsa yang tidak beragama malah hidupnya aman tenteram damai maju beradab dan di hormati bangsa-bangsa lain. Ngisin-isini rek, negara Indonesia, sing jarene berPancasila, yang setiap RT setiap kantor, pabrik, fasilitas umum, ada tempat ibadahnya, eh… tibake mak plenthus….. tidak beradab.

Mendirikan Negara: Iki ono maneh, jarene ngeBOM hanya merupakan salah satu dari usaha untuk mendirikan negara. Lho lak tenan gendhenge wis nemen. Kalau mau mendirikan Negara dengan paham dan aturan sendiri, lho carane gampang to rek. Cobak keliling dulu dunia, terusuri semua benua, pulau-pulau, lautan, kali, danau, got-got, delta, hutan, pantai, gurun, tempat pembuangan sampah dan lain sebagainya, carilah diantara kawasan tersebut yang tidak termasuk menjadi wilayah suatu Negara, propinsi, kabupaten, kecamatan/ distrik, desa, dusun, RW, RT, lingkungan yang sudah ada atau belum?. Nek ora ngerti cobak tanya ke orang yang ditemui, atau cari papan nama (plang) kucing, wedhus, di tempat kaki berpijak sudah menjadi bagian wilayah suatu Negara atau belum. Nah kalau belum, disini boleh mendirikan Negara pake paham apa saja, bebas gawe aturan dhewe, dadi presiden yo entuk, mau ngrangkep jadi menteri-menteri, bupati, lurah sampek RT juga boleh ben gajine okeh, rangkep-rangkep.

Makane tah rek, mempelajari suatu paham aliran itu ndak sekedar memfanatiki-nya (wekh… bosone ngaco opo neh iki). Fanatik adalah mempercayai dengan sak ngawur-ngawurnya sehingga menganggap yang berbeda dengan dirinya adalah tidak benar dan menjadi musuhnya dan dimungsuhi, opo ora edian?. Lha wong Tuhan mencipta dunia ini dengan segala macam perbedaan, mulai dari hewan dan tumbuhan yang di daratan, sungai, danau, hewan yang hidup di lautan, terbang di angkasa, nyusruk-nyusruk di dalam tanah, yang hidup di karpet, yang numpang di sela-sela gigi, ujung kuku, dan lipatan kulit kemaluan. Yang sebesar induk gajah gigantisme direndam minyak tanah sampai yang sekecil cacingnya virus (misalnya ada virus cacingan begitu) semua diberi kesempatan yang sama untuk hidup. Anjing saja diciptakan dengan berbagai ras, warna, ukuran. Lha kok menungsa blajar fanatik terhadap suatu ajaran paham aliran sekte utowo opo meneh nek ngarani….

Makane tah rek, nikmati saja hidup ini dimana kita hidup, sebagai bangsa Indonesia, hidup di tanah Nusantara, sudah ada Negara Indonesia dengan berbagai aturan yang sudah ada dan tersedia dan bisa dinikmati asal kita berusaha. Ndak usah punya gegayuh yang neko-neko, aliran pemahaman yang aneh-aneh, bahkan berpenampilan yang tidak sewajarnya yang akhirnya cumak menjadi pemandangan lucu-lucuan bagi orang lain, membatasi diri dengan aturan-aturan yang mengekang, nek wis setres…. terus mungsuhi kancane. Ada temannya bisa nginap di hotel berbintang okeh dan restoran mahal saja ngiri, di bom. Ada temannya punya tempat ibadah bagus juga ngiri, terus dibakar. Ada negara sudah maju lha kok pingin ngebroki gawe negoro maneh. Kabeh cakar-cakaran kepingin dadi pimpinan, lho nek kabeh dadi pimpinan, lha sopo sing di pimpin?. Nek kalah mutung, dadi teroris, ngrusuhi kancane sing lagi mimpin.

Peace… peace… peace…, rukun damai mesthi enak… rasah kementhus rumangsa paling pinter paling bener paling wani paling dhisik mlebu nroko…

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

Antara Kantor Swasta, Bank dan Kantor Pos

Juli 23rd, 2009 by jaka

Pagi tadi pagi, saya menghadiri undangan di salah satu kantor Swasta. Setelah peristiwa bom mengebom oleh kelompok wong edan beraliran sesat, maka pemeriksaan cukup ketat. Di pintu gerbang 6 orang petugas security yang sangat sopan memeriksa mobil saya secara seksama dengan berbagai peralatan detektor dan cermin (kolong yo diprikso, sopo ngerti ono kucing ndhelik), pintu tengah dan belakang juga dibukak, padahal isinya ndak lebih dari sandal japit, sepatu kets, boneka yang biasa dipake guling, koran2 bekas, dan peralatan untuk membersihkan mobil itu sendiri seperti kemoceng, sapu kecil, lap dan tempat sampah kecil, serta benda-benda ndak berguna lain yang biasa ngikut kesana-kemari. Di lobby, pintunya otomastis terbuka (iki otomatis tenanan, pake sensor), disambut pak security yang juga sopan mempersilahkan saya ke meja resepsionis. Mbokdhe resepsionis menyapa dengan sopan, meminta copy undangan dan ID card, dan di ijoli kartu pengenal (ben wong2 podho kenal). Setelah itu juga otomatis saya diantar sampai ke lift yang menuju ke lantai atas. Nyaman…. sampek pulang

Setelah menghadiri acara tersebut siangnya langsung ke  suatu bank. Bank tersebut “tinggal” di sebuah komplek ruko yang pasti lebarnya terbatas, dimana seksi depan dipakai untuk dua buah mesin ATM dan bagian dalamya untuk teller dan kantornya. Pas parkir, dak ada yang mriksa-mriksa kolong mobil segala, di pintu masuk cumak ada kabin kecil dimana petugasnya mbak-mbak yang menyerahkan secuil tiket parkir sementara tangan yang satunya repot mencet-mencet handphone. Seperti biasa setelah mendekati pintu bank, pintu otomatis terbuka bukan karena menggunakan sensor dan penggerak otomatis, tetapi ada petugas security yang dengan ramah menyapa, “Selamat siang pak, ada yang bisa kami bantu”, dengan senyum khasnya. Saya ndak peduli itu memang keramahan atau sekedar nge-play dari rekaman dan gerakan yang telah di program atasannya. “Mau ke ATM pak”, jawab saya, “Mari silahkan”, sambil tangan kirinya mempersilahkan saya menuju ke mesin ATM. Tangan kiri, ya iya lah, mesin ATMnya kan di kanan pintu, sedang tempat berdirinya pak satpam ada di kiri pintu, kalau pakai tangan kanan kan repot?.
Sehabis ngambil sejumlah uang di mesin ATM saya keluar, lagi-lagi pintu otomatis terbuka oleh gerakan tangan pak satpam tersebut sambil mengucapkan terimakasih, saya pun tersenyum sambil menyapa,”Mari pak….”. Lega rasanya..

Nah habis itu saya menuju kantor pos yang juga tinggal di ruko ndak jauh dari Bank tersebut, ceritanya mau kirim uang pake wesel, maklum yang saya kirimi agak katro, dak punya rekening bank. Nah di kantor pos ceritanya lain, tidak ada senyum ramah lagi, yang ada dua orang petugas yang wajahnya ditekuk seperti unta, yang satu di depan komputer yang satunya asik baca koran. Dua-duanya merokok, sehingga asapnya memenuhi ruangan ruko yang lebarnya sama dengan kantor bank yang tadi itu. “Mau kirim wesel mas…”, pinta saya tanpa menunggu ucapan tawaran apapun dari pak petugas yang mukanya masam itu. Dengan tanpa mengucapkan apa-apa dia meletakkan blangko wesel di meja. Weleh-weleh…., kalau disini mejanya untuk nulis mbregidhil (artinya kasar karena ada bekas lem untuk nempel perangko yang mengering disana sini). Setelah nulis srat-sret secepat-cepatnya karena suasananya berisik, panas, berdebu, ndak nyaman, saya menyerahkan blangko dan sejumlah uang kepada petugasnya. Ndudul-ndudul tuts komputernya untuk mengentri data pake ilmu sebelas jari, jadi luamaaaaaa banget. Saya amati sekitar, temboknya penuh bekas-bekas cap tangan dan coretan, debu menempel disana sini, kalender yang menempel masih di bulan juni, ada poster-poster tahun 2003, meja kursi catnya kusam dan kotor, lantai keramik putihnya juga berdebu sekali, ada sampah bungkus permen dan kantong kresek. Lampu TL diatas ndak pake tutup, sehingga trafonya kelihatan. Di tembok sebelah kiri ada paku, sementara jaket dua ekor cementhel disitu yang satu doreng tentara satunya biru laut. Komputernya juga mbluthuk, mejanya berantakan ndak karuwan, blangko2 campur aduk, disebelah dalam tumpukan kardus2 dan karung ndak karu-karuwan. Weh… njelehi tenan.

Kapan ya pemerintah memperhatikan fasilitas umum yang benar-benar untuk umum, melayani umum, bersentuhan langsung dan dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Sehingga bangsa Indonesia secara keseluruhan merasa di wong-kan ketika masuk Puskesmas, BRI, Terminal Bus, Kantor Polisi, Rumah Sakit Umum, dan lain sebagainya. Lha bagaimana kalau mau masuk Terminal bus sudah ketar-ketir sama copet dan para calo yang suka ngeroyok penumpang. Kalo ke Puskesmas dan ketahuan bawa surat miskin dilayani sak enaknya sendiri. Apalagi ke RSU pake Asuransi, pasti dilayani dengan sedih hati. Kalo kehilangan kambing lapor, walah, malah bisa kehilangan kerbau……

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

“SEMBRONOHOLIC”

Juli 16th, 2009 by jaka and tagged

biar-lambat-asal-cilakak
Sembrono adalah sifat manusia yang paling manusiawi, termasuk sembrono di jalan. Sembrono adalah tidak hati-hati, tidak memperhitungkan keselamatan diri dan orang lain. Contoh adalah kelakuan manusia dalam ilustrasi diatas. Sembrono juga bisa menimbulkan ketagihan seperti halnya nikotin, minuman keras dan narkotik, nek boleh menciptakan kosakata baru jenenge sembronoholic (wekekekeee… iso diseneni pak akhli bahasa tenan…). Contone begini: hari ini ngebut 80 km/jam, nyatane slamet ndak ada apa-apa, besok dibaleni nambah 90 km/jam, nyatane slamet neh. Lain dino di cobak nek gas pok 120 km/jam, njongor……; jadi selain menimbulkan ketagihan, dosisnya juga nambah.
Sembrono tidak harus dilakukan oleh pengendara kendaraan, jalan kaki pun bisa. Contohnya ibu-ibu yang kecerdasannya kurang, menuntun anaknya di sisi yang berhabaya, misalnya menuntun di sisi kiri jalan, tetapi anaknya dikasih disebelah kanan. Ini hal yang sepele, dan dulu sering diajarkan pada pelajaran totokromo waktu saya masih di SD atau digetok tularkan kepada siapa saja, tetapi anehnya saya seringkali melihat pemandangan mengerikan ini di Jakarta.

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

ASAL NJEPLAK

Juli 11th, 2009 by jaka

“Njeplak” adalah kosakata bahasa jawa yang digunakan untuk mengekpresikan suatu gerakan bagian dari benda yang membuka atau menutup dengan cepat sampai sudut bukaan maksimumnya. Misalnya:
(a) jepretan tikus, yang menutup dengan cepat (njeplak) ketika kunci penahannya terlepas, gerakan dipercepat oleh tenaga spring (per).
(b) Kap mesin mobil yang terbuka dengan cepat (njeplak) ketika penguncinya terlepas sementara mobil sedang melaju kencang.

Ekspresi gerakan yang lebih lambat disebut “ngablak”, misalnya: jendela yang ngablak dengan sendirinya (terbuka) karena tertiup angin. Sedangkan yang lebih lambat lagi dan berkesan dikendalikan (manusia) adalah “menga”. Dan “mingkem”.

Nah kalau kosakata njeplak tadi diterapkan pada mulut manusia berarti: mulut terbuka dengan cepat sampai sudut maksimumnya. Lha kalau asal njeplak, berarti terbukanya mulut tadi tidak pakai mikir, reflek, tanpa memperhitungkan jawaban tadi benar atau tidaknya. Asal njeplak, sokur njeplak, asal ngablak, sokur mecothot, ndleming, ngomyang, asal moncrot, mempunyai arti yang hamper sama. Dan bibir mulut yang mengeluarkan kata-kata asal njeplak tadi biasanya disebut dengan cangkem, bacot, atau cucuk. Jadi komplitnya: cangkeme asal njeplak, bacote sokur moncrot, cucuke asal ngablak, dan sebagainya.

Itu tadi kan kata kerjanya, nah sekarang subyeknya (pelaku yang cangkeme asal njeplak tadi), tentunya manusia. Tentunya manusia yang secara fisik tidak tunacangkem (weleh istilah opo neh iki) secara software pasti mengalami sedikit kemiringan.

Contone: Bejo yang jadi panitia pembagian kompor bantuan tingkat RT diprotes sama Karmin yang ketika pembagian ternyata tidak kebagian kompor.
Karmin: “Cak Bejo, lho aku kok ndak kebagian kompor, padahal kan wis kedaftar”.
Bejo: “Sepurane kang Karmin, jatah kanggo sampeyan dijupuk wong, soale datane kurang, cobak sampeyan teka sak durunge jam 9, mesthi kumanan, mau jam 9 kliwat sak menit, kompore wis entek kang….”
Karmin: “Lha kuwi ketok nang kamare sampeyan okeh kompor, gawe sopo cak…?”
Bejo: “Oh… kuwi kang (karo semu isin soale konangan nyingitno kompor), gawe didum nang RT sebelah sing ndak kumanan”
Karmin: “….?, Oooo hooh bener sampeyan kang tinimbang wong edan”

Nah itu tadi contoh jawaban dari cangkeme Bejo yang asal njeplak….

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

Selamat Pak SBY

Juli 10th, 2009 by jaka

sby
Selamat untuk pak SBY, selamat menunaikan tugas 5 tahun mendatang, selamat untuk melaksanakan dan melanjutkan program-programnya. Saya ucapkan selamat di blog ini soalnya kan kemungkinan saya mengucapkan lewat jabat tangan langsung kan kueeeccuuiiilllll sekaleee, bahkan sms dan telepon ndak mungkin, pak SBY membaca blog ku, walah… ndak kober babarpisan. Jadi dibaca ndak dibaca, ya tetap mengucapkan selamat dan sukses…… Sopo ngerti nek pak SBY dadi presiden mobilku tambah siji engkas, wekekekeke…..

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

CONTRENGAN KEDUA

Juli 5th, 2009 by jaka

Hebat, 3 hari lagi Indonesiaku akan contrengan, minimal ada penambahan kekayaan kosakata “contreng” untuk seluruh bangsa Indonesia dari yang dahulu “coblos”. Ya lebih maju begitu, kalau coblos kan modalnya cumak paku atau tusuk sate, yang ini harus pake alat tulis. Bolehlah masih ada yang buta huruf, tapi ndak buta nyontreng.

garuda

Minimal bangsa Idonesia masih menghormati Pancasila, khususnya sila yang ke-4 (makane tah rek melek Pancasila, terutama bagi yang ndak kebagian penataran P-4 minimal 25jam). Nek perlu diapalne lagi butir-butirnya.

kpu

Nah yang kebagian sampur judulnya Komisi Pemilihan Umum, mulai tingkat pusat yang rebutan orderan buwat kotak alumunium sampai tingkat RW atau RT yang korupsinya cukup spidol dan uang makan.

Nah, sebelum memilih, saya tentunya akan menengok ke belakang sejarah bapak dan ibu presiden kita di masa yang  telah lalu.

soekarno

Soekarno; Saya ndak ngalami masanya pak Karno, tetapi saya termasuk yang mencintai pak Karno, saya punya beberapa buku biografi pak Karno, dulu suka mengklipping koran majalah baik tulisan atau foto apa saja tentang pak Karno, juga termasuk perangko yang bergambar pak Karno.


soeharto

Soeharto; Tidak bisa dipungkiri, saya lahir, masa kecil, masa sekolah sampai bekerja di masa pak Harto. Saya menikmati masa-masa indah dimana sekolah gratis komplit dengan buku-buku paket dan segala fasilitas laboratoium, perpustakaan, dlsb. Dibangun banyak sekolah SD inpres, puskesmas inpres, pasar inpres, digalakkan P4, keluarga berencana, repelita-pelita, kredit investasi kecil, subsidi pupuk, bahan bakar, bibit padi unggul, dan lain-lain. Berobat di puskesmas murah bahkan bisa gratis, tidak ada kesulitan bahan bakar, opomeneh beras, ora usum preman di perempatan jalan, murid-murid menghormati guru, soale ora onok guru bakulan buku, keamanan terjamin sampai tingkat RT, pos-pos siskamling tersedia dan masyarakat sukarela giliran jaga. Pengangguran terkendali, pembangunan jalan dan saluran irigasi lancar.


bj-habibie

BJ Habibie; Right man in the right place, mungkin yang berlaku disini. Menurut saya pak Habibie bukannya tidak berhasil menjadi presiden, tetapi memang tidak cocok. Pak Habibie yang pada masa menjabat pada posisi yang benar sebagai menristek sangat di idolakan banyak orang termasuk saya. Bahkan ada yang mengatakan bukan pak Habibie yang butuh Indonesia, tetapi Indonesia yang membutuhkan Habibie. Bayangkan, pada masanya Indonesia sudah bisa membuat pesawat terbang, helikopter, dan kereta api. Ndak seperti sekarang, jangankan membuat mobil nasional, lha wong ada pabrik mobil Perkasa yang dibangun di jaman beliau di buat bangkrut tidak berdaya…akhirnya armada bus malah impor, truk impor barang bekas, kereta api ya beli kereta bekas, monorail mboten dados-dados, okeh pesawat dan helicopter TNI ceblok karena tidak bisa merawat.

abdurrahman-wahid

Abdulrahman Wahid; Kalau menurut teorinya Firaun, Gusdur adalah mata rantai yang lemah, keberlangsungan peradaban suatu bangsa seperti rantai, jika ada satu mata rantai yang lemah (walaupun yang lain kuat) yo bakal pedhot, ancurr… kabeh semua aturan.

megawati

Megawati; Rasah dibahas.


susilo-bambang-yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono; Yang harus dibenahi pak SBY cukup banyak, ini akibat kebobrokan masa pemerintahan sebelumnya. Sehingga akselerasinya agak lambat, namun pasti, dan berhasil. Segala aspek kehidupan berbangsa sedikit demi sedikit terangkat harkat dan martabatnya, kemajuan terlihat disana sini, pemerintahan ada tanda-tanda pembersihan, sektor swasta banyak kemajuan. Saya tidak menilai pak SBY dengan angka 100, tetapi cukup 80 lah, karena saya pikir masih banyak program-program pak SBY yang belum terselesaikan. Mendukung pak SBY, ya iya lah….. kita fair dan terus terang saja, bangsa ini belum siap dipimpin seorang ilmuwan, kyai atau yang hanya mengandalkan warisan kharisma. Bangsa ini masih membutuhkan pimpinan yang tegas, berwawasan luas, merakyat, berfikir strategis, sedangkan urusan detailnya kan dilakukan oleh menteri-menterinya. Lho kan di masa SBY bangsa Indonesia wis ketok melek, tidak ngisin-isini, pengangguran berkurang (dengan mengijinkan sistem outsourching dengan segala plus dan minusnya, hayo pilih mana, nganggur opo megawe outsourching…?), keamanan terkendali. Perdagangan mulai mal-mal besar sampek ruko maju, soale bisa berdagang dengan aman dan tenteram, tidak di palaki sama forum2, laskar2 gombal, pawai2 yang bikin ruwet jalan juga banyak berkurang.

Nah, sesuk tanggal 8, waktunya nyoblos eh… nyontreng calon presiden dan calon presiden kita, enake sopo yo…?

jk-wiranto Capresnya oke….

sby-budiono Capresnya oke bangets, cawapresnya oke juga

mega-prabowo …..?

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

AKHLAK ADALAH KENDALI LIDAH

Juni 29th, 2009 by jaka

ngumbar-cangkem

Apa yang terjadi jika suatu ketika kita menerima email dengan bahasa yang lucu, kocak,  ada smile lucu-lucu, atau gambar kartun…?, pasti hati kita riang, gembira, bahagia, jika smile belum punya bisa kita simpan, begitu pula gambar kartun kemungkinan besar juga kita copy, lumayan bisa menghibur diri di lain waktu. Siapa pengirim email yang seperti itu, pasti salah satu dari teman kita yang orangnya baik, suka humor, dan ingin berbagi humornya kepada kita, ingin mendengar lucu-lucuan bersama, ingin berbahagia bersama, yang dapat menyegarkan otak, mempererat persahabatan, menghangatkan pertemanan. Mungkin di waktu sebelumnya kita pernah menerima email dengan cerita lucu, smile atau gambar yang sama, karena humor bisanya disebarluaskan dengan copy paste, itu tidak masalah, dan sah-sah saja, karena pembuatnya tidak akan keberatan, dan tetap saja yang namanya humor tetap lucu, dan terkadang kita masih menambahkan dengan komentar-komentar. Tetapi email lucu yang dirakit sendiri bahasanya oleh pengirim pasti sesuatu yang unik dan tidak akan ada kembarannya.

Terus apa yang terjadi jika kita menerima email yang berisi kata-kata sampah, kata-kata kotor, bahasa bar-bar, yang menjijikkan…?, pasti hati kita sedikit termenung, apa yang terjadi dengan pengirim email ini?. Jika email tadi merupakan email utama (bukan reply atau forward) pasti kita berpikir bahwa pengirim email ini pasti sedang mengalami sakit didalam jiwanya (soalnya manusia terdiri dari jiwa dan raga, yang bisa sakit bisa salah satunya atau keduanya). Jika email tadi berupa email reply, pasti kita akan buru-buru mengecek sent box kita, dan akan mengecek email utama terkirim kita yang tertuju padanya, kita akan mengecek satu-persatu kata, kalimat dan kosakata, adakah yang tidak benar, meyinggung perasaan, atau bahkan berisi kata-kata sampah juga. Jika ternyata kita tidak menemukan sesuatu yang salah pada email kita, kemungkinannya, sang pengirim email yang berisi kata-kata sampah tadi adalah:

a. Mripate lamur (rabun), bonor, katarak, belek-en, dan sebagainya, sehingga tidak bisa membaca dengan jelas kata-kata yang kita kirimkan, dan hanya mengira-ngira saja kata-perkata yang tersusun dalam email dan mengartikan menurut opininya.

b. Mripatnya masih awas, tetapi uteg-nya yang rabun, sehingga tidak bisa mencerna kata-kata yang tersusun dengan baik, dengan cepat namun keliru mengartikan kata-kata yang tersusun menjadi kalimat.

c. Matanya masih jeli, otaknya juga masih jernih, tetapi memang kemampuannya terbatas (harap maklum, mungkin kecerdasannya terbatas, tingkat pendidikannya rendah, pergaulannya buruk, kehidupan sosialnya rusak) sehingga tidak bisa membedakan kosakata yang baik dan yang tidak baik.

d. Penutur bahasa tulis berupa email tersebut memang akhlaknya kurang baik.  Ketika masih duduk di bangku SD atau SMP kita pernah mendengar atau belajar bahasa Indonesia, dan pasti pernah mendengar istilah = “akhlak adalah kendali lidah”. Menurut ngethupruspedia, akhlak adalah: tingkah laku seseorang yang didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan . Merupakan bentuk jamak dari kata khuluk, berasal dari bahasa Arab yang berarti perangai, tingkah laku, atau tabiat yang melekat pada diri seseorang. Sedangkan Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan, sebagai indera pengecap dan turut membantu dalam tindakan bicara. Jadi artinya lidah merupakan bagian tubuh yang selain sebagai indera (sensorik) pengecap, juga sebagai bagian yang dikendalikan (motorik) untuk makan dan berbicara, dimana pengendalinya adalah akhlak yang merupakan softwarenya otak. Berbicara adalah mengeluarkan suara yang terdiri dari gabungan huruf vokal dan konsonan, membentuk suku kata, kata, dan susunan kata yang benar disebut kalimat. Ini disebut bahasa lisan. Sejak jaman purbakala, manusia berusaha mentransfer bahasa lisan ini menjadi bahasa tulisan, sehingga kalimat yang dikeluarkan oleh penutur bahasa dapat “didengar” di lain waktu dan tempat dengan cara “membaca”, sehingga hingga saat ini dikenal berbagai macam huruf. Jadi jika akhlak merupakan kendali lidah, maka akhlak jugalah pengendali tutur kata dalam bahasa tulis.

Posted in NDOBOS RINGAN, QUICK NDOBOS | No Comments »

ALAT PENGHEMAT LISTRIK

Juni 26th, 2009 by jaka

Berikut ini kami sampaikan cara menghemat listrik dengan cara yang mudah, aman, halal tidak berdosa karena tidak mencuri, aman karena dapat dilakukan siapa saja dan tidak berbahaya, murah karena alat dan bahan mungkin anda sudah punya, tinggal mencari dan mengumpulkan saja. Yang paling dibutuhkan dalam hal ini hanya kemauan atau niat untuk berhemat dan sedikit keterampilan dan kerapihan dalam bekerja saja, agar hasilnya semakin maksimal. Dalam pakteknya, dapat menghemat sampai 50% bahkan bisa lebih.
Oke tidak terlalu lama, silahkan dikumpulin alat dan bahan sebagai berikut:
1. Gunting (sebaiknya yang tajam, ukuran sedang, kalao kegedean ngrepotin kalo kekecilan juga ndak enak, dan ini cukup gunting kertas bukan gunting seng atau gunting rumput)
2. Selotip (semakin tebal dan lebar semakin baik, yang paling pas adalah selotip yang biasa dipakai untuk menjilid buku, warna bebas sesuai selera)
3. Kabel ties, jika tidak ada bisa pake tali raffia saja, atau sembarang tali asal dapat digunakan untuk mengikat kabel.
4. Tang kombinasi
5. Tang potong
6. Obeng (+)
7. Obeng (-)
8. Palu
9. Tangga (jika perlu)
10. Kunci-kuci (jika mungkin diperlukan mulai dari nomer 10 sampai 19)
11. Betadyne, kapas, kasa, plester (hanya untuk berjaga-jaga, semacam PPPK lah)
12. Lampu minyak.

Langkah-langkah pengerjaan.
1. Hitung dahulu jumlah ruangan atau jumlah titik lampu yang ada, caranya begini, cukup mudah, misalnya rumah anda terdiri dari 4 kamar tidur, ruang tamu, ruangan tengah, toilet, dapur, teras, jemuran. Berarti ada 10 ruangan.
2. Periksa antenna TV anda, coba perhatikan berapa tingginya dan peralatan apa saja yang diperlukan untuk menurunkannya, misalnya tangga untuk naik, tang untuk memotong tali, obeng untuk melepas baut ikatan, dan lain sebagainya. Karena action selanjutnya, maka untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan maka pertama kali yang harus dilakukan adalah melepas antenna TV anda, segera lakukan
3. Simpan baik-baik antenna TV beserta kabel-kabelnya dalam kardus khusus, karena sewaktu-waktu masih dibutuhkan.
4. Selanjutnya lepaskan semua stop kontak di rumah anda, ini hanya untuk berjaga-jaga saja, ikat kabelnya dengan kabel ties atau tali rafia, dan pastikan tidak ada anggota keluarga anda yang mengutak atik benda ini sampai pekerjaan anda selesai.
5. Oke kita lanjutkan postingan ini besok….

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

PAK BLENG…..

Juni 26th, 2009 by jaka

Pas itu kejadiannya di parkiran suatu tempat wisata yang tidak perlu saya sebutin disini, ntar dikiranya promosi. Saya lagi baca tabloid otomotif kesukaan saya di jok belakang kemudi, sementara sambil menunggu anakku yang sedang menikmati susu dengan dotnya di bangku tengah, soalnya pas itu memang jadwalnya minum susu sesuai skedul yang dibuat ibunya. Lagi asik-asiknya, tiba tiba terdengar suara “bleng……!” keras banget sampai spiderman yang menempel di kaca depan bergetar, wehh… uedan tenan.
Clingak clinguk, ternyata asal suara tadi berasal dari bantingan pintu kijang kotak yang parkir di sebelah kiri saya. Wah…, saya jadi ingat pengalaman beberapa tahun yang lalu, eh tepatnya tahun 1996-an ketika masih jadi kontraktor (maksudnya belum punya rumah, dan masih ngontrak) di perumnas bekasi.
Ceritanya begini, rumah kontrakan saya letaknya persis di depan rumah seorang bapak yang TNI, tepatnya AD AL opo AU saya ndak mudeng, apalagi pangkatnya opo dinasnya dimana juga ndak paham, maklumlah saya ndak ngerti, dan juga ndak kober pingin ngerti, ndak tertarik pingin ngerti. Yang jelas kalu pulang dan berangkat kerja pake seragam wayangan hijau tentara komplit dengan aksesori seperti orang mau karnaval 17-an begitu. Pake mobilnya kijang kotak warna hijau tentara, pake plat nomer khusus TNI, walaupun ada beberapa bagian yang dempulannya nggembung, pecah2 bahkan ngelotok, tetapi bersih dan mengkilat di banyak tempat yang masih waras. Weh… kalau masalah kebersihan dan kemengkilatan memang saya akui paling top marsotop, ban juga di semir sama hitam klimisnya dengan semiran sepatunya. Saya perhatikan, kalo pagi-pagi kegiatan rutinnya setelah bangun pagi (mungkin lho ya, saya cumak menilik dari pakaian yang masih koloran dan pake singlet, sama wajahnya yang masih njegadhul) ngeluarin kotak sabunnya, terus di bersihkan pake kemoceng, terkadang masih menenteng ember untuk ngelap-lap bagian yang membandel dengan senjata kemocengnya. Setiap hari minggu pasti deh dicuci beneran dengan mengolor selang dari rumahnya sampai airnya membanjiri jalanan.
Nah…. yang saya paling sebel, kalau membuka dan menutup pintu mobilnya, ya ampuuun rek, kuencengnya minta ampyun deh, suaranya sampek mak ”blllleeeenngg…!!!!” membahana sampai dikamar rumah kontrakanku, yang jendela krepaknya pas persis di posisi parkir kotak sabun itu. Maka dari itu saya menyebut bapak TNI ini dengan pak Bleng, pernah saya perhatiin, memang pas nutup pintu, dibantingnya lebih keras dari manusia lain pada umumnya, mbuh karena saking kelebihan tenaga, atau memang kotak sabunnya ndak bisa nutup kalau tidak dibanting sekencang itu, atau pelampiasan kemarahan, saya ndak mudeng. Karena normalnya pintu minibus/ sedan kalo di tutup pol-polnya mak bleg…, krepp…, klepp, kalo angkot yang sudah bubrah ya brengg….. Sampek-sampek dikemudian hari saya sempat mencoba membuka nutup pintu mobil kotak sabun milik teman sekerja, kiri kanan depan belakang, tak coba semua, bunyinya juga ndak mak ”blleeeenngg” seperti punya pak bleng tadi, Cuma bleggg (saking tebalnya dempulannya). Wah.. jangan-jangan mobilnya pak Bleng itu special edition atau semacam kelas limited begitu dengan fasilitas yang bisa menimbulkan suara memekakkan telinga ketika dibuka dan ditutup lagi, wakekekeke….
Apalagi kalau malam hari, sampai sampai kaca jendela terasa bergetar ”blllleee..eennnggg”, nah pas itu terasa kencengnya jadi nambah karena saya tidurnya di lantai (maksudnya kasurnya ditaruh diatas lantai, kalau tidur diatas lantai ya mangsuk angin lah yaw…). Edan tenaaaan.
Tapi sementara ada enaknya, setiap pagi, sekitar jam 06, pasti terdengar suara ”bllee…eeng”, berarti waktunya bangun, lagian saya kan orangnya suka mbangkong alias bangun siang, jadi cukup terbantu dengan bantingan pintu kotak sabunnya pak Bleng ini. Eh iya omong-omong, sampek sekarang ini saya bukan hanya ndak paham, pak Bleng ini dinasnya dang pangkatnya apa, namanya juga lupa, karena saya biasa menyebutnya (jawanya: paraban) dengan pak Bleng itu tadi.
Wah… wah… wah.., jangan jangan kotak sabun disebelahku termasuk special edition atau limited edition seperti punya pak Bleng yang dulu itu…
kijang-kotak-pak-bleng

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

SATU JAM DI TUKANG SETIKER

Juni 22nd, 2009 by jaka

Hari sabtu libur, kesempatan untuk mencari angin segar dan bersosialisasi dengan manusia lain setelah pada hari-hari kerja bergelut dengan debu (deru debu rek…). Segarnya pagi ini kusongsong pagi dengan sandal japit dan kaus singlet, kunikmati dinginnya pagi dengan mencuci motor bebek kesayanganku, tak cuci dengan sunlight pencuci piring, wangi, enak tenan…, seger dan dingin main air. Habis main air dengan motor bebek, anakku bangun, nah ini kesempatan kedua….main air, memandikan anakku. Seperti biasa dia juga tidak mau pakai air hangat, maunya air dingin. Habis itu sarapan sego pecel bungkusan, weh… weh…. khas ndeso enak tenan…
Bar ngono clingak-clunguk neh…, ndak punya kegiatan, anakku tak ajak jalan-jalan, mbuh nandi sing penting tidak dirumah saja.

Muter sana kemari, akhirnya mampir di tukang setiker, kok ketoknya asyik tenan, lagi kosong bin sepi, bisa sambil ngobrol-ngobrol dan lihat-lihat suasana. Akhirya nongkrong berdua dengan anakku di lincak (kursi panjang) di depan tukan setiker sambil menunggu tukang setiker memasang stiker di stoplamp belakang.

Baru saja ngobrol-ngobrol ada tukang ngamen bertiga, yang dua cowok yang satu cewek, masih remaja, dandanane ora karu-karuwan, yang cowok main gitar rambutnya di cet cokelat muda campur abang, yang bawa ecek-ecek (tutup botol) di cet hijau semu merah, nah sing cewek udele di eler padahal wetenge mbengkerok boloten, rambute brundhul di cet abang campur metallic. Uedan tenan, nyanyine lagu ST-12, tak jarne ae sampek lagune reff, suwarane wis marahi kuping risi, dikasih duit terus bablas, tanpo maturnuwun.

Sedhiluk neh ada nenek-nenek, mlakune masih teges, nggendong buntelan, “mas…, nyuwun sedekah….”, nah kalu yang ini tanpa ba bi bu sama anakku dikasih, “terimakasih mas…”, lewat…., brol ngobrol lagi tak iya…

Lhadalah…., kok brisik amat, ternyata ada Suzuki carry, sopirnya bapak-bapak, pake baju batik ubel-ubelan kain dan pake kopiah putih, jenggotnya juga mabluk putih, tangan kanan megang setir tangan kiri megang mic, ketok jelas, soalnya kaca depan terbuka. Halo-halo sepanjang jalan minta sumbangan pembangunan, sementara di kiri dan kanan jalan sekitar 15-an orang berbaju serbaputih panjang membawa kotak amal warna hijau gelap. Nah yang ini tak biarin lewat saja.

Tukang setiker, sudah selesai masang smoke biru di stoplamp kiri, hehe agak bagus juga nampaknya.

Weleh-weleh…., ada mbah-mbah sudah sepuh, jalannya sempoyongan, mungkin juga belum sarapan, mesakne tenan, nandi anake wong iki kok bapakne dibiarin klayapan pagi-pagi. Sama anakku terus dikasih recehan, manggut-manggut, lewat….., tak lihat dari jauh, anakku yang belum komplit nalarnya itu memperhatikan dengan seksama langkah mbah-mbah itu. Habis itu dia nyanyi lagunya mbah Surip “tak gendong kemana-mana….. tak gendong kemana mana… enak dong… asik dong…. “, wekekekeke…. mas tukang setiker ketawa-ketawa….

Tidak ada dua menit, ada suara lebih berisik lagi, mbokdhe-mbokdhe, eh… bukan dhing tapi bencong wis rodo tuwek, macak gajah ndak karu-karuwan, raine bengep ngalor ngidul ndak karuwan, mungkin akibat disuntik silicon pas jaman mudanya dulu, mungkin tahun 90-an pas lagi musim-musimnya suntik silicon, irunge ben mbangir, lambene ben ndomble. Nyangklong tape di lehernya, terus nyanyi lagu melayu (dand dut) mbuh aku ndak paham judulnya apa…., sama mas tukang setiker di kasih duit dan masih minta rokok sak ler… (yang kebetulan keliatan mecungul dari saku kausnya), lewat….

Weleh… weleh….. carane wong golek pangupojiwo kok macem-macem. Kalo yang pertama jelas modal awalnya gitar abal-abal, paling mahal 200 ribuan, semir rambut 50 ribuan awet dua minggu, ecek-ecek gratis gawe dhewe, sehari makan dan minum di warteg (ben kuwat nyanyi) 100 ribu sehari. Dhekne bertiga berarti sehari harus ngumpulin duit setidaknya 150 ribu, kalo setiap toko ngasih 500 perak, berarti dia harus menyanyi 150000/ 500 = 300 lagu, atau 300 toko, uedian tenan. Kalo satu lagu kira-kira 20 detik (soalnya kan sampek reff saja ndak), totalnya 100 menit atau 1,6 jam. Itu belum termasuk cycle time jalan kaki antar toko.

Nah yang kedua tidak usah digagas, yang ini memang butuh bantuan.

Yang ketiga nih yang agak serem, modal awalnya Suzuki carry 1.0, speaker, amplifier, mic, spanduk, seragam kerja dan kotak biru 15 buah perkiraanku harganya bisa 25 jutaan. Makan minum 16 orang sehari 720ribu. Beli bengsin, kalo konsumsi premium 1liter:10km, jalan 100km, berarti 45ribuan. Gaji sopir 75 ribu, yang tukang ider kotak 50ribu kali 15 orang, toalnya 825ribu. Total jendral pengeluaran sehari minimal 1juta 590 ribu. Paling apes, sehari harus mendapatkan uang segitu, berarti satu orang (satu kotak) harus mendapatkan 106 ribu. Itu pas-pasan saja, lha yang untuk perawatan dan mengembalikan modal awal yang 25jutaan tadi…?, terus yang bener-bener menjadi ”sumbangan pembangunan” tinggal berapa…?

Yang berikutnya juga ndak usah dipikir, beliau memang perlu uluran tangan.

Nah…, kini giliran bencong yang nyangklong tape tadi, weh….waktunya entek rek…, setiker sudah terpasang kiri-kanan, nanti disambung lagi ya…, sudah waktunya pulang, anakku sudah bosen juga, matahari sudah mulai puanas menyengat. Wis nek ngono sampeyan saja yang ngitung-ngitung modalnya, yang jelas modal awalnya kudu ora duwe isin alias ray gedheg, jadi kudu okeh mangan bung (rebung, alias pring enom, bambu muda). Xixixixix…..

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

UMPATAN & KELUH PENJUAL REMOTE

Juni 16th, 2009 by jaka

Hari libur karena cuti, pagi kunikmati dengan membaca tabloid otomotif kesukaanku, diteras rumahku yang kecil mojok nylempit dan sepi. Ndak seperti biasanya, jam 07:15 sudah yak-yakan rebutan dalan, nek numpak SUV metu gang rodo kangelan soale gang-e sempit, numpak citycar di pepet-pepet angkot & metromini, nek numpak motor mesthi tansoyo byayakan munggah mudhun trotoar, mlumpat-mlumpat separator.
Tukang bakso sudah lewat, bubur ayam tas mungkur, tukang sampah sudah nggotong drum sampah keluar, penjual sayur wis esuk mau liwat, begitu juga tukang ayam potong. Tukang ikan sing tak benci, mergo ambune gak enak, karomeneh aku ndak mangan iwak babarblas wis liwat. Wong dodol beras sudah berkali-kali lewat, jualan buah sudah 2 orang berlalu.
Sepi…….., kemudian ada ibu2 membawa map warna biru minta sumbangan pembangunan, tak tolak alus, apus-apus golek dhuwit cara kuno masih dipakai saja.
Nah sepi lagi….., baru saja nyruput kopi, tukang juwalan remote liwat, “remot remotee…, ganti remote TV sarung remote, remote remoteeeeeeeeeee…!”. Tekan ngarep nggonku, “remote remote, ganti remote mas….”, “Nggak pak, maaf”, jawabku. Ketoke rung kepayon, cangkeme nganti serak-serak, polatane suntrut. Mentok gang mbalik maneh, liwat ngarepku karo ngedumel “kampung pxxxxx bxxx masyarakate pait….”, wekekekek…, wong-wong termasuk aku dianggep brutowali utawa kapsul pecah? jarene pait. (mungkin maksudnya pelit, kok ndak ada yang beli remote utawa sarung remote TV). Kupingku rodok panas, aku menyat , “Ngomong sama siapa pak..!”, dhekne ngujlug terus, “Hoee pak…!!, ko’en ngomong karo sopo”, tak inguk mlakune tambah ngujlug di banterne,”Dhasar koplak”, pikirku.
Walah rek-rek, esuk-esuk nambahi dosa thok ae…, nek dipikir lho, dodolan remot esuk-esuk dan sepi-sepi, ndak ada yang beli kok malah nyalahne masyarakat yang di ideri jarene pait (=pelit), lho nek remote TV-nya masih bagus, gawe opo tuku remot.
Saya jadi ingat, juga pernah mengalami masa-masa sulit, nganggur, golek dhuwit angel, golek gaweyan sengsoro, dapat pekerjaan ya pekerjaan sulit, gajinya kecil, bahkan pernah di persulit teman sekerja yang lain, gaji di kemplang, dhuwit dipinjam ndak dikembalikan, tapi berusaha tabah dan menahan diri tidak pernah memperkeruh dengan keluh kesah, umpatan, atau menyalahkan orang lain. Kalo pas mengalami kesulitan memang sepertinya berat kaki melangkah, matahari terasa panas, jalan menjadi terjal, air tidak menghapus dahaga, begitu lama hari-hari di lalui dan begitu cepat uang melayang, orang lain kelihatan mudah menyusuri hidup, segalanya ada dan tersedia.
Saya pernah mendapat petunjuk dari seorang yang saya muliakan begini katanya: Hindari keluh kesah dan umpatan, karena akan menjadi doa yang tidak kita sadari.
Puji Tuhan, telah membimbing dalam menyusuri kehidupan……
kolibri

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

SURA MADU

Juni 12th, 2009 by jaka

suramadu
Huebat rek ancene, Indonesiaku hebat tenan, bisa membangun jembatan antar pulau yang disebut suramadu. Harapanku nek wis iso mbangun yo iso merawat dan tidak melakukan kelakuan-kelakuan ndeso yang kelihatannya sepele padahal merugikan orang yang biasa dilakukan oleh “orang Indonesia”, seperti:
1. Ketika melintas, membuang puntung rokok dan sampah ke laut.
2. Ngebut atau berlambat-lambat ria, bahkan berhenti untuk melihat pemandangan.
3. Ngemis, ngamen, malak
4. Minta sumbangan pembangunan tempat ibadah
5. Dibangun polisi tidur
6. Menebar paku dan membuat bengkel tambal ban sementara di ujung jembatan
7. Nyolong besi2 komponen jembatan
8. Corat-coret, semprat-semprot cat
9. Mendirikan gubug di bawah jembatan
Kalo semua tertib (seperti tertib ketika beribadah), tahu malu dan mau meninggalkan tradisi, nyaman tak iya….. bisa car lancar dan wet awet. Jangan tertibnya kalo pas beribadah saja, tapi juga di amalkan di jalan.
Mugo-mugo jembatane awet, aman, ndang lunas cicilane……

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

PERNDOBOSAN MASALAH MOBNAS

Juni 5th, 2009 by jaka

mobnas-umpamane
Nggedabus masalah mobnas seperti tulisan sebelumnya adalah:
MOBNAS adalah singkatan dari kata Mobil Nasional, jika keduanya dipisah dan di artikan sendiri-sendiri maka:
MOBIL: disebut mobil jika
1. biasanya roda terpasang minimalnya ada 4, semua beban bertumpu pada keempat roda, seimbang minimal pada sumbu yang sama. Maksudnya, keempat roda memikul beban berat mobil, beban yang diderita keempat roda direncanakan untuk sama minimal pada sumbu yang sama. Jadi beban yang direncanakan untuk diterima kedua roda depan sama, begitu pula kedua roda belakang. Ini untuk membedakan dengan sepeda motor yang menarik gerobak, becak motor, bajay dan bemo. Dan masih dilengkapi dengan roda cadangan.
2. Roda depan berfungsi sebagai alat untuk manuver, belok kekiri dan kekanan dan digerakkan oleh roda kemudi oleh supir, posisi boleh dikiri atau dikanan, boleh ngotot steering atau power steering, tidak di tengah. Ini untuk membedakan dengan forklift dan mainan remote anak-anak yang kadangkala hanya dapat berbelok kekanan saja. Atau mobil F1 yang kemudinya di tengah.
3. Yang berfungsi sebagai penyalur daya akselerasi, boleh kedua roda depan, kedua roda belakang, atau semuanya (4WD), atau semuanya berdasarkan kebutuhan (AWD, baik manual maupun otomatis), dan wajib menggunakan differensial walaupun untuk keperluan tertentu bisa di off atau dibatasi. Ini yang membedakan dengan gokart dan becak medan.
4. Keempat roda berfungsi juga sebagai deselarasi (pengereman) dan harus bekerja kompak. Ini yang membedakan dengan sado, dokar, gerobak.
5. Dilengkapi dengan mesin penggerak boleh motor berbahan bakar bensin, solar, gas, methanol, biodiesel; motor listrik; gas bertekanan; atau gabungan dari beberapa sumber tenaga, tetapi tidak boleh tenaga pegas atau dikayuh. Ini yang membedakan dengan jam weker dan sepeda ungklik. Dilengkapi dengan transmisi yang mengatur putaran, torsi, dan arah putar antara mesin dan roda, boleh manual atau otomatis, sehingga bisa melaju dengan berbagai kecepatan dengan putaran mesin yang tetap dalam batas toleransi, dan bisa mundur. ini yang membedakan dengan traktor. Untuk menstart dan mematikan dapat dilakukan dengan mudah, yaitu sopir tetap di tempat duduknya. Jadi tidak dibenarkan sebuah mobil startnya harus di dorong dulu dan mematikannya harus disiram air. Ini yang membedakan mobil dengan api unggun.
6. Keempat roda dilengkapi dengan suspensi, boleh per daun, atau coil spring, dengan berbagai type dan model. Ini yang membedakan dengan cikar.
7. Dilengkapi dengan tempat duduk, minimal untuk sopir dan penumpang disebelahnya, ini yang membedakan dengan kereta jaman romawi. Jika bertujuan untuk membawa barang, maka cukup menggunakan bak, jika bertujuan membawa penumpang maka harus dilengkapi dengan kursi, tidak dibenarkan penumpang tiduran, jongkok, nungging, atau saling bertumpukan.
8. Dilengkapi dengan rumah-rumah, berpintu dan jendela, kecuali beberapa type bagian atasnya sengaja dibiarkan bisa terbuka (coupe atau jeep soft top). Tetapi untuk bagian depan selalu ada kacanya dan dilengkapi dengan wiper untuk mengusir air ketika hujan, dan agar tidak klilipen. Ukuran rumah-rumah harus wajar dan serasi dengan ukuran keempat roda, lebar tinggi panjang dan ground clearance wajar untuk menggelinding di jalanan umum, tidak membuat miris pengguna jalan yang lain, misalnya sedan panjangnya 20meter, atau jeep yang rodanya 1 meter keluar dari fender, tangkai sepion lebarnya 50cm keluar body, atau bumper yang 5 meter lebih panjang dari mobilnya, dan lain sebagainya yang mengikuti etika kepantasan dan kesopanan disain.
9. Bagian depan ada lampu utama agar bisa jalan malam hari, lampu sein kiri kanan depan belakang untuk belok kekiri dan kekanan, spion untuk melirik kebelakang, bagian belakang ada stoplamp dan lampu rem, dilengkapi dengan lampu putih untuk mundur. Ini yang membedakan mobil dengan kapal. Klakson juga perlu, boleh kenceng boleh tidak.
10. Untuk kenyamanan, dan ini tidak wajib, bisa dilengkapi dengan air conditioner, audio video, TV, radio komunikasi, pesawat telepon, GPS, pemanas air, komputer atau apa saja yang bisa diboyong kedalam mobil termasuk sepatu, sandal, tas dan pakaian ganti.
11. Yang penting: Laik jalan di jalanan umum, tidak menarik perhatian karena lucu, tragis, miris, kasihan, takut, geli, bising, terlalu lambat atau kencang, merusak pemandangan, bau, berasap, berair, dan lain sebagainya.
12. Apa lagi ya….?

NASIONAL jika:
1. Menyeluruh ke semua bagian negara yang terdiri dari propinsi-propinsi, kecamatan-kecamatan, desa-desa, dusun-dusun, rw-rw, rt-rt. Kalau dealernya tidak melayani penjualan sampai di pinggiran NTT, ya bukan nasional. Bukan hanya jualan, tetapi juga layanan purna jual, bengkel dan sparepartsnya. Dan bisa diperbaiki, tidak sekali pakai kalao rusak langsung di buang seperti pempers.
2. Menyeluruh bisa dioperasikan di perkotaan, pedesaan, kota satelit maupun kampung-kampung, pegunungan, perkebunan, pinggiran pantai, jalan aspal, berbatu, tanah, rumput, lumpur dan pasir, jembatan. Kalau mobilnya cumak bisa jalan di aspal mulus, bagaimana dengan yang tinggal di lereng gunung?. Jadi mobilnya harus punya ukuran ban wajar 13” sampai 15” ground clearence yang cukup misalnya 16-17cm, dengan lebar dan panjang mobil yang wajar.
3. Menyeluruh berbagai lapisan masyarakat kelas atas, menengah dan bawah, jadi harganya harus murah, bisa dicicil, uang muka ringan, cicilan ringan, kalau perlu jangka waktunya sampai 20 tahun (sampek mobile bubar dadi rongsokan durung lunas).
4. Menyeluruh berbagai suku bangsa, agama, kepercayaan, ras, bahasa, warna kulit, warna rambut, pria-wanita, berbagai profesi, umur (kecuali pengemudi harus 17tahun keatas), dan tinggi badan wajar orang Indonesia 150-180cm lah. Jadi boleh dibeli siapa saja yang ber KTP Indonesia asal duwe dhuwit gawe mbayar. Instruksi, buku petunjuk, dan label berbahasa indonesia dan berhuruf latin. Tidak dibenarkan misalnya pakai huruf jawa dengan bahasa minahasa, lho kan repot?
5. Orang Indonesia kan melayu sekali, jadi kan suka coba-coba, menawar-nawar, jadi sebaiknya standarnya menggunakan bahan bakar premium. Karena jika standarnya Pertamax, selain harganya mahal suka ditawar-tawar dijejali premium atau oplosan, jadi jika kuwatir injectornya mampet ya pakai karburator saja. Jika menggunakan solar ya solar yang kualitas sejelek-jeleknya masih bisa bunyi, jadi jangan menggunakan mesin diesel commonrail. Jika terpaksa banget masih bisa minum minyak tanah. Begitu pula dengan oli, bisa menggunakan oli sejelek apapun yang di jual orang. Orang Indonesia terkenal males dan pelupa, jadi sebaiknya tidak menggunakan mesin kolong, sebab males jadi meriksa-meriksa oli mesin, air accu, air radiator, air wiper, v-belt dan bersih-bersih.
6. Judulnya mobnas: pantesnya ya dirancang bangun oleh putra-puri Indonesia, dirakit oleh pabrik di Indonesia, oleh tangan-tangan terampil anak Indonesia, dijual dan dibeli oleh orang Indonesia, layanan purna jual oleh bengkel dan toko orang Indonesia. Lho kan nyaman tak iya…, bukan beli mobil dari negara lain terus di templeki merk misalnya cap Cakil supaya laku di jual di Jawa, untuk daerah bali dikasih cap Leak, terus di tanah pasundan dijual dengan merk Cepot, padahal, kamongko, jebulnya, barangnya sama….. mas?

KELUARGA INDONESIA, adalah:
1. Mobil nasional untuk dipakai keluarga Indonesia, bukan jomblo Indonesia, jadi tidak dibenarkan mobil hanya mempunyai dua tempat duduk atau bahkan hanya satu bucket seat, karena mobil ini bukan untuk pacaran atau balapan.
2. Satu keluaga Indonesia biasanya terdiri dari bapak-ibu dan 2 sampai 4 anak, satu orang pembantu, dan kakek nenek kalau jalan jalan piknik, bersilahturahmi, ke tempat ibadah, pingin ikutan semua. Jadi total jendralnya 7 sampai 9 orang. Ukuran mobil harus cukup lega. Jadi kursi harus bisa diatur berbagai mode atau opsi, depan 2 seat, tengah bisa 2-3 seat, belakang bisa diatur 4 seat berhadap-hadapan kesamping jika perlu, dan 2-3 seat jika menghadap ke depan. Ada ruang bagasi, dan kalau perlu roof cukup kuat untuk membawa bontotan.
3. Ukuran mesin tidak boleh terlalu besar atau terlalu kecil, secukupnya saja antara 1000 sampai 1300cc, kan tidak perlu ngebut, konsumsi bahan bakar agar terjangkau rata-rata penduduk Indonesia. Misalnya 15 sampai 20 km untuk setiap liter bengsin. Untuk daerah pegunungan disediakan opsi dengan persnelling ½ untuk mengantisipasi kehilangan torque pada tanjakan.

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

Melik Nggendhong Lali

Mei 31st, 2009 by jaka

setan1
Melik nggendong lali, kuwi paribasane ajar-ajarane pak guruku SD buiyeeen, jenenge pak Wied, artine kurang luwih ngene: Nek wong (utawa wongs = kumpulan beberapa wong) mempunyai keinginan (bisa positip bisa negatif) dibalik keinginan itu ada sifat lupa (mesthi negatif) yang berpotensi dilakukan.
lmao2

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

Facebook Haram?

Mei 25th, 2009 by jaka

facebook-halal-rssMenurut ngethupruspedia, haram adalah: sebuah status hukum terhadap suatu aktivitas atau keadaan suatu benda (misalnya makanan, perbuatan). Aktivitas yang berstatus hukum haram atau makanan yang dianggap haram adalah dilarang secara keras.
Orang yang melakukan tindakan haram atau makan binatang haram ini akan mendapatkan konsekuensi berupa dosa.
Nek dosa balesane mlebu nraka lho rek… wah bahaya tenan iki, digatekno…, kupingmu di jembreng. Ingat hukumnya “HARAM JIKA DILAKUKAN MAKA DOSA”
Aktivitas misalnya: zina, mencuri, mendurhakai orang tua, memakan binatang haram.
1. Zina: adalah melakukan hubungan seksual (ndak diterangno lawan jenis, sejenis opo gak) yang bukan suami istri. Selingkuh asal gak sampek hubungan seksual brarti ndak zina rek, lho lak lucu, mosok selingkuh mek cekel-cekelan tangan thok, koyok arek blajar pacaran. Nek pacaran ora opo2, aman…..
2. Mencuri is nyolong, njupuk barange liyan
3. Mendurhakai orang tua, halah ngene ae mosok ndak ngerti, moco’o kisahe malin kundang (biyen kerep diwaca maling kundang).
4. Memakan binatang haram, misale:
(a) anjing dan babi wis jelas;
(b) Bagian yang di potong dari binatang yang masih hidup, umpamane sampeyan ngingu iwak gurame terusan dikethok buntute digoreng terus digawe lawuh sarapan. Lha iwak guramene terus dicemplungkan blumbang neh dengan harapan buntutr thukul neh, gawe sarapan minggu ngarep, begitu.
(c) susu binatang yang dagingnya tak di makan (selain ASI mesthine, hua ha ha ha, soale bukan binatang & lha nek daginge dipangan pisan lak bapakne gak kumanan).

5. Dan liya liyanya (biyen-biyene mek sithik, saiki tambah okeh)

Lha nek ulama akan mengeluarkan fatwa bahwa facebook haram, walah ini yang mengkhawatirkan dunia persilatan. Jare alesane di salahfungsikan (boso opo neh iki) gawe selingkuh, pornografi, lali gaweyan, dan lain sebagainya. Walah…., nek setiap benda utawa aktivitas nek di salahgunakan yo mesthi ndak bener, mangan kokehan ae iso kemlakaren, ngombe kakehan klempogen, nyetel musik kebanteren kupinge cumpleng, sepedha motoran kebanteren judhule ngebut, wah… repot tenan. Ojo-ojo bar ngene Blog terancam kategori haram, wah wah wah…. Ingat lho rek hukume, haram is dosa, dosa is mlebu nroko, hih ngeri polll…., mek ngetik www.facebook.com, wis anguk2 lawange nroko rek… cilakak 12 tenan.bingung1

Ojo-ojo bar ngene Ulama Grup arep ngetokne setiker online (nek internet jenenge opo aku gak mudheng) “status halal” gawe dinding-dinding facebook. Dadi koyok semacam mie instant, kecap, saos, dendeng, penthol bakso, dan sapanunggalannya, kudu “tuku” sertifikasi halal mau nang Ulama Group, koyo dodolan pulsa HP ayake, Rp 10.000,- masa halal 30 hari, masa makruh 30 hari, nek gak ndang isi ulang iso haram. Weleh… weleh….weleh…. improvisasai tenan, nek boso rodok pintere continuous improvement, dodolan sertifikat & setiker halal gawe situs internet, dadi gak cumak bungkus panganan thok sing kudu di templeki tulisan 100% halal. Nek arep nonton goyangane Inul, asal karcise wis distempel 100% halal, entuk ae. Arep nguntal kecoak (gawe obat loro bengek/ mengi/ asma) asal wis di stempel 100% boleh saja. Ngombe susu kuda liar (jenenge ae kuda liar, angel dicekel, dadi daginge ora kepangan) asal wis gawe setiker 100% halal gak nggarahi loro weteng. Arep ngombe getihnya ular cobra gawe jamu, ular kobrane kudu di setempel halal sik. Dadi jangan2 nalare mlebu suwargo  koyok mlebu nang dufan ngono kae, tangan kudu di setempel 100% halal.  Website, Web Blog, Facebook, Friendster kudu sertifikasi 100% halal, nek gak ngono diblokir….. …………

Aku tas krungu jare alasane nek facebookan diarani haram nek  nganti lali ngurus anak bojo, lali umbah-umbah, lali masak, kuwi nek ibu-ibu, mesthinya ibu-ibu yang type beginian jempolane sampek mlicet-mlicet mijeti keypad HP. Onok maneh jare nek ngobrol liwat facebook bisa menimbulkan syahwat sebab antara pria dan wanita (yang bukan muhrimnya), walah… nek sudah jadi muhrimnya ndak usah pake facebook, tapi malah boobook, hua ha ha ha. Kebangeten tenan kalau berteman dibatasi gender, jangan-jangan khusus Indonesia disediyani facebookwan dan facebookwati, jadi khusus pria dan wanita, ndak entuk campur, lha sing repot nek dadi bencong, jenenge paling-paling facebookcong, hue kek kek kek kek….axehead1

Jarene dengan adanya facebook akan membuka peluang pembicaraan pornografi, transaksi seks, dan perselingkuhan. Weleh… weleh…… Kalu pronografi persenukan dan perselingkuhan sudah ada jaooohhh jaooohhhh hari sebelum ada facebook. Kalo niat selingkuh ndak perlu repot-repot pake facebook, cukup liwat sms yang lebih pribadi, ketemuan di pos kampling atau di mall, terus ngamar, walah guampang poll. Lha kalo mau berpornografi di FB ya ndak lucu, kan di tonton sama semua teman-temannya,  opomeneh transaksi seks kan kudune ndhelik-dhelik, mosok malah disiarkan, wah jan nggak ndalan blas pola pikirnya.

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

Ora Kena Kepidak Ayang-ayange

Mei 24th, 2009 by jaka

ora-kena-kepidak-ayang-ayangeAdalah orang yang merasa dirinya paling top marsotop sehingga tidak boleh tersinggung sedikitpun, pokoke kudune dihormati sampek mbungkuk-mbungkuk 45 derajat. Segala omongane kudu digugu masiyo salah, pokal gawene kudu dianggep bener walaupun sakjane mblakrak. Kudu dianggep wong sing paling berjasa koyo pahlawan walaupun sakjane upama usum perang mek ndelik nang bunker. Njaluk dihormati seperti sing paling alim sak dunia, walaupun cumak penampilane thok. Dadi mbah-mbah jaman biyen duwe unen-unen, wong sing gampang tersinggung dan muringan nek perlu gawe dendam ngene ini diarani “wong sing ora kenek kepidak ayang-ayange”. Isih lumayan disebut wong, lha nek kewan sing ora kenek utawa paling gak angel (angel berarti kenek tapi perlu usaha) kepidak ayang-ayangi lak bangsane ulo, bekicot, penyu, soale awake selalu klengsreh (nemplek) lemah. axehead. Onok maneh jenis kewan liyane sing angel dipidak ayang-ayange, yokuwi cecak, soale nemplek langit-langit utawa tembok mringis-ijo. Lha nek bangsane tengu rodok angel soale tengu lagek kroso manggone nang “konokan”, lha nek dipidek lak wonge sing jerit-jerit kelaran lmao1. Onok neh jenis liyane, yokuwi tuma (jaman saiki wis ndak usum wong duwe tuma, lha wong kucing karo kirik ae jarang tumanen), justru tuma sing ngidek ndhase sing duwe, hua ha ha ….opo-iyo-sih1.
Lha nek awak dewe ketemu kambek wong sing gak kenek kepidak ayang-ayange mau, karek madhakne ae, termasuk bangsane ulo, bekicot, penyu, cecak, tengu, utawa tuma……. Ada satu lagi yang sulit di injak ayang-ayange, yaitu wayang, nek gak pingin dikeplak sama pak dhalangnya atau dimarahi orang banyak…….

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

SEPTI

Mei 21st, 2009 by jaka

170520093421
Wah… ada belimbing sudah mateng nih… c538ecdefce5613565c9ac6317299b79

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

Lir upamane, asu nglilir okeh tumane…..

Mei 18th, 2009 by jaka

Umpamanya, di suatu minggu pagi tahun 2009-2010, start dari alun-alu mBekasi, semua membersihkan diri dari pikiran negatip, menelanjangi diri dan pikiran, agar pikirannya jadi bersih, kira-kira begini. Start dari alun-alu mBekasi, naik sepedahan, menghirup udara segar….
sepedahan-udo1
Keliling-keliling kota, semasa udara masih segar, karena pas hari itu ndak boleh ada kendaraan bermotor, orang nbakar sampah dan mbakar cangkem (ngrokok)
sepedahan-udo2
Setelah capek keliling kota, makan-makan dulu di restoran yang sudah disediakan, enak tenaaaaaannn…., hlep hlep…
luwe-mangan
Setelah capek sepedahan keliling kota, terus sudah makan, karena matahari sudah meninggi, semuanya pulang kerumahnya sendiri-sendiri dengan tenang dan tertib….
sepedahan-udo3
Jangan dipikir yang ngeres-ngeres, itu tadi cumak lir pamane, asu nglilir okeh tumane, seupamanya, itu tadi arti harfiah, arti ndak harfiahnya (opo meneh iki) kita harus telanjang berarti meninggalkan segala atribut keduniawian, pangkat drajat lan martabak eh… martabat, diselehne sik, nggowo jiwo lan rogone thok, dijak mlaku2 ngubengi kutho lan ndeso…., merasakan nikmatnya debu mBekasi, gronjalan jalan2 berlubang, jeglugkan polisi tidur, comberan sepanjang jalan, pengemis di setiap lampu merah, dan orang minta sumbangan pembangunan…..

Posted in QUICK NDOBOS | No Comments »

SENJA

Mei 10th, 2009 by jaka

senja
Senja, hawa mulai dingin, temaram matahari akan tenggelam, binatang malam mulai muncul dan sebaliknya, orang-orang pulang kerumah setelah beraktivitas seharian, sebaliknya beberapa orang mulai berangkat menunaikan tugasnya. Dua senja terakhir ini kulewatkan dengan keluar dari gedung parkir hotel Horizon Bekasi, menyusuri jalan raya bekasi yang macet, dan pulang kerumah dengan kepenatan, karena kulewati hari dengan tidak normal, terkungkung dalam ruangan tertutup.
Setiap senja akan berbeda. Hari ini berarti sudah sekitar 14.500 kali senja aku lewatkan, beberapa ribuan senja aku lewatkan sia-sia di hiruk pikuknya jalan raya antara cakung-pondok ungu yang berdebu dengan berbagai cerita, ratusan senja terlewat di jalan tol karawang-cakung dengan kisahnya, ratusan senja merayap diantara kemacetan dan makian di jalanan cibitung-pondok ungu dengan bermotor, beberapa hari pernah kusaksikan temaramnya matahari hanya dari jendela sebuah RS dengan jarum infus di pergelangan. Dahulu ketika masih anak-anak, ribuan kali akhir tugas sang matahari ternikmati dengan indah di pinggiran kali sambil nyemplak kerbau teman (saya sendiri kan mustahil punya kerbau) habis itu balapan renang atau pura-pura loncat indah dari dahan pohon lo yang menjulur ke tebing kali, main bola campur lumpur di rawa, main layang-layang di persawahan (disebutnya plalangan) yang dibatasi oleh gumuk (gunung kecil, bukit, disebut gumuk menggeh, soale kalo pingin naik kesana nafasnya sampek menggeh-menggeh…, hehe), main bola gebok (kasti) di kebunnya wak Dur (jangan dikira pake bola beneran, tapi pelepah pisang yang dibentuk seperti bola, kalo kena gebok di kaos/ baju bisa mbekas, ndak bisa hilang dicuci), renang di muara (syaratnya pas ndak usum buaya ngemong rete / anaknya), kalu pingin agak kemringet dikit bisa melihat tenggelamnya sang surya di balik air laut (karena posisi teluk, syaratnya harus pas matahari sedang di selatan, kalau pas di utara tenggelamnya kena di balik bukit), ketika pemandangan berlangsung, tidak terpikirkan bahwa dikemudian hari akan menimbulkan kerinduan. Dulu, pernah temaramnya hari berakhir, kira-kira 90 kali senja, aku lewatkan antara jalan karangmenjangan-bungurasih dengan penuh was-was, hawa yang tidak kunjung dingin dan aroma udara (dari air laut kali ya…) surabaya yang khas, dikarenakan tidak punya SIM, uang sedikit, anakku Daniel masih bayi, dan sepeda motor pinjaman, komplit deh pokoknya. Beberapa ratus kali temaram senja kunikmati dengan indah, misalnya ketika berada di puncak kawah Ijen (walau ndak pake mandi), di bumi perkemahan yang di sebut Njepit (walau njedindil gerimis), beberapa hari senja yang datang lebih awal dan lebih dingin di Megamendung, di sabanna dan pantai penyu Sukomade, atau sekedar melihat orang-orang menghabiskan hari puasanya di alun-alun Malang  atau di pinggiran kali njalen (sekarang jembatan gantungnya masih ada, tapi pohon ringinnya sudah tiada). Pernah beberapa kali senja sengaja aku lewatkan di pinggiran toko  trotoar jalan raya Kaliwungu bersama istri setelah membeli bakso ikan (dagingnya dari ikan bukan daging sapi, adanya memang itu), dan kubilang, nikmati senja ini, kemudian hari mungkin ndak akan terjadi lagi, dan benar, di Kaliwungu kami cumak satu bulan saja, dan setelah itu hanya 1x benar-benar berkunjung kesana, beberapa kali cumak lewat karena naik Lorena,  berikutnya jalan antar propinsi sudah lewat ring road. Puluhan senja di hari minggu aku lewatkan dengan teduh di GBIP Malang, GKJW Malang, GKJW Dinoyo, GKJ Semarang, GKJ Bekasi dan GKP Seroja. Beberapa kelas di SD saya masuk sore yaitu kelas 3, kelas 4, senja berakhir dalam senda gurau perjalanan  pulang bersama teman-teman. Ketika kelas 1 SMP pun kunikmati senja dengan senda gurau di jalan dengan teman-teman, walaupun kadangkala naik sepeda, dikarenakan lebih asyik jalan kaki temannya banyak, mbak-mbak lagi (panggil mbak soalnya usianya pasti lebih dewasa dari saya), maka kebanyakan hari kunikmati dengan jalan kaki, bahkan terkadang sengaja pake nyebrang kali segala, padahal jalan yang bener ada.  Blum ketika di SMA kelas 1, jalan kaki itu mesthi, kalu pingin cepat biasanya melintas di gang-gang sempit perkampungan bahkan beberapa meter harus melewati galengan (pembatas petak sawah), nek kecemplung ya rejeki, hehe. Enaknya lewat gang-gang kecil begini, sambil senda gurau dan nggedobos, ada bonusnya, yaitu mendengarkan radio, karena pas jaman itu di kota kecil Genteng lagi baru-barunya ada pemancar radio, jadi hampir semua orang nyetel siaran radio itu, volumenya gedhe lagi, jadi nyambung sepanjang jalan, hihiksss,  lucu ya kalu ingat. Senja hari ini….?, kulewatkan dengan mencuci terios setelah seharian males-malesan….lmao

Posted in 1 | No Comments »

UPAMANE AKU DUWE ALPHARD (Halah Ngimpi…)

Mei 1st, 2009 by jaka

vellfire_450
a. Pertama tak iling-ilingi kabeh bodyne sampek kolong-kolong, sopo ngerti onok sing mlicet, tak balekno nang tokone njaluk ijol.
b. Tak pasang TV 40 inci in-dash, gak patek ketok dalan gak opo-opo, wong liyane nang ndalan kan wis minggir-minggir dhewe eruh mobil apik. Ben gambare jelas tak pasang antenna PF goceng, nyampluki sembarang-mbarang yo ben, gak urus. Bagasi mburi tak pasangi kulkas 2 pintu. Ac-ne tak tambahi ac split cap Ademsonic 2pk ben menggigil. Sound systeme mesthi buanter pol pokoke.
c. Nang mburi, tak tulisi gawe stiker, tulisane ngene: “duwekne mas Jaka, jangan dekat-dekat, ndhak tetanus”, ben wong-wong ngerti.
d. Pesen plat nomer khusus J-4-KA, wah hebat, ngarang dhewe gawe letter J, khusus propinsi nusakambangan.
e. Ben parkire penak, selain sensor parkir sing mek muni thit thit…, tak pasang kamera ngarep, mburi, samping kiri-kanan, & kolong, sopo ngerti ono kucing ndhelik.
f. Ben ora bingung duwit gawe ngisi bengsin, tak sewakne, saben sak kilometer pertama regane Rp 25.000,-, kelebihan selanjutnya Rp 10.000,- tiap kilometere. Nek ngliwati polisi tidur entuk tambahan biaya Rp 5.000,-, nek sempat keblegong dalan elek yo nambah Rp 5.000,- tiap blegongan. Sing nyewo gak entuk sandhalan, kudu gawe sepatu & keset dhisik, kudu wis adus & gosok gigi ben interiore gak ketularan mambu.
g. Hua ha ha

Posted in 1 | No Comments »

NGGRAGAS TENAN

April 13th, 2009 by jaka

Dulu banget, tahunnya ya sekitaran 1996 an gitu, saya disuruh pak juragan untuk ngajari komputer kepada seseorang (cewek nih…). Jaman segitu kalo ngetik kadangkala masih pake wordstar, sedang worksheet pake lotus-123 tjap wysywyg. Wee lha dalah tobat, yang jadi murid ternyata mbok rondo yang baru ditinggal suaminya meninggal, cakepnya lumayan, tapi bahenol dan menggugah selerane wong nggragas. Pas itu saya heran, orang begini mo dipaksain ditaruh di bagian mana, lulus SD saja mboten kok, masak suruh ngajarin ngeklik mouse, gek pas itu kukune rek..!, dawa-dawa koyo macan, pak juragan ini keblinger tah yok apa, pikirku. Maka pelajaran pertama adalah = ngethoki kuku yang koyo kukune macan itu tadi.

Nah…, dengan agak sedikit menahan napas aku ajari dikit-dikit cara mengeklik mouse, mencet2 kibord sudah agak hapal walo kadangkala dua tombol kepijet bareng, maklumlah driji kan ora ana matane. Nerangin kalau cell itu pertemuan row dan column, walah nalare susah. Aku juga agak mudheng sebenarnya (cumak-e ethok2 nggoblogi) kalo pak juragan ini ada hati sama mbok rondo ini, enggak tega lah yaw melihatnya menjadi buruh pabrik beneran, rencananya sih kalo sudah bisa ngeklik mouse mau dipindah ke bagian yang lebih dingin, ben pupurnya dan luntur. Kalo tadinya cumak sebatas kecurigaan, ternyata ada juga teman yang pernah melihat pak juragan lagi ”ngeklik” mbok rondo ini, wow….??

Akhirnya aku kan gregeten juga ngajari mbok rondo telmi ini, akhirnya aku cari cara yang ”sambil menyelam minum air”, suatu ketika….
Pas aku lagi ngajari mencet2 kibord dan ngeklik-ngeklik mouse, pak juragan nungguin dengan pura2 agak cuek. Nah pas itu mbok rondo tak jak sembranan, kadangkala payudaranya yang montok itu ikut kepencet atau kena klik, nah ternyata mbok rondo ini juga ringan tangan juga. Dari pantulan layar (layarnya VGA tjap jelek, jadi mantul) kulihat pak bos agak gelisah dan manyun ndak karu-karuwan.
Bener deh, setelah itu tugasku jadi guru selesai. Horeeeee….! libur tlah tiba… libur tlah tiba… hore… hore… hore…, dan sekaligus aku sudah buktikan bahwa ada short cut dari pak bos ke mbok rondo kembang, cihuyyyy. Abis itu aku merdeka, enggak ngurus mbok rondo lagi, enggak mikirin pak juragan, aku konsentrasi ke pekerjaanku dhewe ae mumet.

Lha lak tenan….???, beberapa minggu berikut, pak juragan di labrak mbok wek ke kantornya, ngisin-isini temenan (ternyata pak juragan iki bojone okeh, wis 3 = tiga) dan yang nglabrak ini malah bukan mbok nom, tapi mbok wek nomer-2 yang ndak begitu ke urus, yang kuatir tambah ndak keurus jika saingannya tambah banyak, hua… ha… ha….. Namun begitu saya wajib bersyukur, sudah terlepas sama sekali dari masalah pernggragasan ini…

Posted in 1 | No Comments »

TEORI NDOBOS TENTANG KESASAR

Maret 31st, 2009 by jaka

kambing-dicapit-cangkeme-rssTahun 2003-an Januari, pas aku dadi pengangguran anyar merga perusahaan tempat kerjaku game over, aku entuk panggilan kerja di daerah Citeurup. Tak parani numpak motor bebek kanzen pesona, andalanku, brangkat uisuk pol jaketan sarung tangan brukut kuwatir telat, liwat jalan raya arah bogor liwat jonggol, dalane pas bolong-bolong bar usum udan, macet nang pasar-pasar, weleh mboseni.
Pas mencari perusahaannya kesasar-sasar, soale alamatnya ndak jelas, ditelpun nggawe telpun angin ndak nyambung2, ndeso tenan. Terus ketemu, ternyata pabrik Asbes.

Nah pulangnya saya crito2 sama Didin, tanggaku yang original Batavian, yang jadi tukang ojek. “Kok bisa nyasar-nyasar, keder ya?”, takone, “Ya iya lah lha wong alamatnya ndak jelas, cumak ditulis km berapa gitu, kalo bang Didin pernah ndak kesasar…?”, aku genti takon. “Kalo saya mah, seumur-umur ndak pernah kesasar, yang penting mantep aja, pasti dah alamat ketemu”, jawabe mantep, wah jagoan nglayap tenan wong iki, pikirku. “Nggg…, wah hebat ya bang Diding, kalau saya bakat kesasar nih bang, brarti sudah melanglang buana hafal kemana-mana ya”, jawabku. “ya kira kira begitu dah….”, jawabe karo nyerot rokoke, keluke mabul2. “Kalo ke Jawa Timur pernah ndak bang..?”, takonku, “Belum sih, dulu pernah kepingin kesana”, jawabe enteng. “Nggg…, kalao Jawa Tengah..?”, aku njajagi. “Juga belum pernah sih, dulu pernah mau diajak teman, ndak jadi”, jawabe karo mringis, untune kuning2 mambu jengkol. “Wah kalau begitu Jawa Barat dan Jakarta nih, mesti hapal ya…?”, takonku meneh. “Ya begitulah”, jawabe tidak meyakinkan. “Besok saya dapat panggilan kerja ke Rasuna Said, bisa diantering dong, badanku capek nih mo naik motor sendiri”, aku ngetes dhekne. “Rasuna Sangit…?, daerah mana tuh mas…?”, takone serius, sangit mbahmu kuwi pikirku, “Jakarta bang Jakarte Pusat, ntar lewat Kranji, tembus Pondok Kopi, Basuki Rahmat, Casablanca terus muter belok kanan” jawabku. “Wah… kalau daerah situ saya ndak ngarti dah mas, kalu Kranjinya sih tau”, jarene. Grubyak….!!, walah ndeso tenan, aku mek kukur-kukur ndhas. “Kalo gitu jangan deh, Jakarta ndak hafal ya, nggg… Sabtu besok saya dapat panggilan ke MM2100 anterin ya”, aku takon neh. “MM rua rebu berapa mas, mana tuh…???”, jarene karo alise njengkerut. “Cibitung bang…”, jawabku jengkel. “Wah.., gua ndak hapal nih daerah situ, kalau ke timur Bulak Kapal saja yang saya pernah kesana, dulu banget sih sama mang Dedek, mbesan…”, whadalaahhh…………… mati aku. Yo wis mesti, pantesan ae bang Didin ini ndak pernah kesasar, bener sampeyan tinimbang wong edan, jadi kata kuncinya: ”Orang yang tidak pernah pergi kemana-mana, tidak akan pernah tersesat”

Pas testing di Rasuna Sangit, eh Sahid, di salah satu gedung bertingkat, posisi sing tak lamar perawatan gedung bertingkat, weleh gaweyan opo neh iki, ngawur ae. Lhadalah…., kepala personaliane kancaku, jenenge Pangeran Mahwadi Purnomo, biyen celukane biyen Panjul. ”Njul, koen hebat yo, isok dadi menejer HRD nduk kene”, takonku, ”Biasah ae Jok, nasib”, jawabe kalem. Kancaku lawas biasane nyeluk aku Joko (pake huruf ”o” bukan ”a”, asli jawa timuran). ”Yo hebat lah Njul, koen isok ngatur wong ewonan, wis pirang tahun koen nduk kene, biyen test masuk mesthi angel yo…”, takonku ngglithis, sebab aku eruh nek utege Panjul pancen rodok kurang kebek, IC-ne gampang panas. ”Yo kebetulan ae Jok, morotuwaku dari Menejer Marketing nduk gedung iki…..”, jawabe rodok alon karo mindhah persnelling, eh iyo aku dijak mangan nang warung nunut mobile dhekne. Kebetulan pathakmu, pikirku, yo pantes mawon pakdhe, niku jenenge sanes kebetulan tetapi membetulkan diri. Jadi kata kuncinya: ”Jika khawatir kesulitan mencari pekerjaan, carilah morotuwo yang menyediakan pekerjaan”. Sebab aku isin, gak sido tes nang gedhung kono, aku pamitan, aku alesan nek ”takut ketinggian”, aku phobia karo gedhung bertingkat, soale biyen jik cilik senengane menek wit klopo, wedi dicokot tekek, hwa ha ha. Pas aku pamitan, gawe abang-abang lambe aku muni ”Muga-muga sampeyan krasan disini Njul, bersyukurlan dapat kerjaan yang baik, ndak seperti saya, masih nglamar2”, jareku. ”Ya begitulah Jok, sing penting jangan sampek kita membuat keputusan2 yang salah”, halah kita…?, lu aja kali, guwa ndak, pikirku. ”Walah… koen hebat, berarti nek kepala HRD kudu sering2 buwat peraturan dan keputusan2 penting ya Njul”, takonku. ”Ya begitulah…”, jawabe karo ngesaki tangan, dhadhane membusung, ketok bangga. ”Sik Njul, aku takon, seminggu iki koen wis gawe peraturan dan keputusan ping piro”, aku ngetes. ”Nek minggu iki yo gak lah, jik rencana, draft, RUU lah Jok istilahnya”. ”Ohhh… begitu, nek sebulan terakhir…?”, takonku neh. ”Nggg…, ketoke durung Jok, situasine aman kok kene iki”, jawabe enteng. ”Nek ngono setahun iki, okeh yo?, takonku nlesih. Dhekne ketok rodok jengkel, kok crewet men kancaku sitok iki, ”Sik sik….tak eling2e, ketoke gak onok, nek pengumuman2 bangsane libur hari besar ngono yo onok ae”, jawabe ngeles. Walah mblakrak…, peraturan dan keputusan dipadhakno pengumuman. Jadi kata kuncinya: ”Orang yang tidak berbuat apa-apa, tidak akan pernah melakukan kesalahan”

Nah kuwi critaku mau meh podho karo critane wong nonton bal-balan, nek pas ngomentari bal-balan di TV utawa lapangan kecamatan, koyok iyak-iyako ae, koyok pinter-pintero dhewe, koyok pakar main bola, seperti pelatih terkenal, kudune ngene, kudune ngono, seharusnya carane nggiring bola begini, ora entuk ngono, kerja sama yang bagus, tendangan sudutnya segini agar tidak melambung, dan liyo liyanya. Padahal kalo maen sendiri, jangankan ngegolkan bola, lari setengah lapangan saja napase meh entek, menggos-menggos, nek diterusne watuke ngiklik. Dhasar menungsa (dudu manusia), senengane kokehan cangkem, kohehan mbacot, nggedupuk, asal njeplak, nDOBOS POL.

Posted in Tak Berkategori | No Comments »

TEORI NGETHUPRUS TENTANG HRD

Maret 31st, 2009 by jaka

nggragas

Sering dengar istilah HRD, Personalia, dan Kepegawaian, bila disebut dalam dalam jabatan dikenal dengan Manager HRD, Manager/ Kepala Personalia, Kepala Kepegawaian, lan sapanunggalane. Kadangkala wong bingung, sing bener sing endi, tugase opo ae sih, kok ribet men. Dari beberapa informasi saya sajikan dibawah ini, mek pokok-pokoknya saja sing penting, nek dijelasno kabeh walah, seminggu ndak onok enteke rek. Sing penting wis gak bingung maneh.

HRD atau yang sering dipanjangkan menjadi Human Resources Department, bertanggung jawab terhadap pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sebuah organisasi. Kami percaya bahwa pengelolaan dari sumber daya manusia yang ideal dalam organisasi memiliki 8 aspek, yaitu:
1. Seleksi dan Rekrutmen
2. Pelatihan dan Pengembangan
3. Compensation and Benefit
4. Manajemen Kinerja
5. Perencanaan Karir
6. Hubungan Karyawan
7. Separation Management
8. Personnel Administration

Masing-masing aspek inilah yang akan menopang kinerja fungsi Human Resources dalam organisasi untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia berkualitas untuk menjawab kebutuhan bisnis dalam organisasi. Dadi ora ngawur sak karepe dhewe, masing-masing fungsi harus berjalan seimbang seiring dan selaras.

1. Seleksi dan rekrutmen
Bertanggung jawab untuk menjawab kebutuhan pegawai melalui penerimaan pegawai hingga penempatan para pegawai baru tersebut di posisi-posisi yang tepat. Kami percaya, agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik (menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat), maka biasanya fungsi ini sudah memiliki success profile (walah opo maneh rek) sebagai acuan yang membantu menyeleksi kandidat yang sesuai. Sedangkan untuk metode seleksi, biasanya sangat bervariasi, mulai dari psikotest, interview, skill test, referensi maupun assessment center. Dalam rekrutmen dipegang teguh right man in the right place dan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

2. Training dan development
Memiliki fungsi yang menjaga kualitas sumber daya manusia dalam organisasi melalui berbagai aktivitas pelatihan, pendidikan dan pengembangan sebagai upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan kerja. Aktivitas ini dapat dilakukan secara internal maupun eksternal. Metode pengembangan yang populer saat ini adalah on-the-job training dan coaching disusul training. (duh boso opo neh kuwi, ora mudheng aku). Trening juga kudu cocok lan mathuk dengan kebutuhane, nek tukang sapu dikon trening leadership jelas ora ndalan.

3. Compensation and Benefit
Berfungsi untuk menyusun strategi hingga implementasi atas seluruh kompensasi yang diterimakan kepada pegawai yang mengacu pada kondisi pasar. Penyakit yang timbul akibat kesalahan ini biasanya pada perusahaan yang sudah beroperasi puluhan tahun, sehingga variasi usia karyawan cukup lebar, misalnya ada yang baru lulus SMU sampai yang berusia 60 tahun. Tidak mengejutkan bahwa ada kasus: gaji tukang fotokopi bisa lebih besar dari gaji supervisor, supervisor baru lulusan S1 gajinya diatas supervisor lama yang merangkak dari level operator, gaji supervisor kebalap gaji dan lemburan foremannya, dan lain sebagainya.

4. Penilaian kinerja
Merupakan upaya monitoring kesenjangan antara standard kinerja yang diharapkan dengan aktual kinerja yang ditunjukkan. Pilar performance management bertanggung jawab untuk merancang sistem hingga implementasi penilaian kinerja para pegawai hingga laras dengan objective yang harus dicapai oleh organisasi. Saat ini kami melihat berbagai strategi/ metode/ sistem penilaian kinerja, namun kami percaya bahwa tanpa eksekusi yang efektif maka strategi/ metode/ sistem yang sudah disusun akan menjadi sia-sia. Strategi penilaian kinerja yang ideal menurut kami harus dapat menjawab perkalian berikut ini:
Strategic Business Focus x Cascading Accountabilities x High Quality Interactions x Ensured Sustainability = Strategy Realized
Penilaian menggunakan pakem-pakem yang telah disepakati dan secara objektif berdasarkan target yang ditetapkan, tidak boleh mban cinde mban siladan. Keberhasilan dan kegagalan seseorang harus dapat dinilai berdasarkan objectif nya. Kuncinya penilaian atas diri seseorang adalah benar jika dapat diterjemahkan dalam bentuk tertulis, jika mudah di ucapkan tetapi sulit untuk diterjemahkan dalam bahasa tulisan, biasanya penilaian itu tidak benar.

5. Career Planning
Bertanggung jawab atas pengelolaan, perencanaan dan jenjang karir bagi seluruh anggota organisasi. Fungsi ini menjawab setiap pegawai memiliki jalur karir menurut tugas, tanggung jawab, dan kompetensi yang ia miliki. Mengacu kepada kondisi jangka panjang, karir setiap pegawai akan ditentukan oleh kelompok kerja di mana masing-masing pegawai bekerja (vertical path), namun dengan mempertimbangkan besarnya organisasi masing-masing, penyeberangan karir dari setiap kelompok tidak dapat dihindarkan (cross functhin career path, walah panganan opo iki…?) atau bahkan berpindah dari satu kelompok ke kelompok lainnya (horizontal carreer path, haiyah… onok neh). Perpindahan ini merupakan suatu hal yang biasa, makanya dalam perjanjian kerja pada umumnya dicantumkan bahwa karyawan bersedia ditempatkan dimana saja. Nah ini biasanya juga sering diplesetkan untuk tujuan-tujuan dan keinginan-keinginan yang tidak benar

6. Employee Relation Management
Biasanya juga berfungsi sebagai hubungan internal bagi setiap kebutuhan pegawai terhadap informasi, kebijakan dan peraturan perusahaan. Fungsi ini juga penting untuk menggali input-input dari pegawai mengenai berbagai aspek dalam organisasi. Informasi-informasi yang diterima karyawan harus tidak membingungkan, logis, nalar dan masuk akal, dan yang penting bukan berupa kabar angin, issue atau desas-desus yang baik sengaja maupun tidak disebar luaskan. Input-input yang diterima juga harus benar-benar dan sesuai fakta, bukan opini utawa akal-akalan, lebih cilaka lagi kalau cumak bisikan, walah……

7. Separation Management
Adalah fungsi yang mengelola seluruh tindakan pemutusan hubungan kerja dalam organisasi banyak yang disebabkan karena normal separation (pensiun, habisnya masa kontrak, atau meninggal), forced separation (indisipliner, dll), atau early retirement (pensiun sebelum masanya), bisa juga karena mengundurkan diri.

8. Personnel Administration
Yang biasa dikenal dengan Personalia atau Kepegawaian adalah fungsi yang mendukung terlaksananya fungsi HR yang lain. Secara umum fungsi ini bertanggung jawab terhadap Employee Database, Payroll dan pembayaran benefit lainnya, pinjaman karyawan, absensi, pencatatan cuti tahunan.

Nah begitulah kira-kira pencerahan bagi yang belum cerah, termasuk saya tadinya juga bingung pol, sekarang apalagi, tambah mumet. Hehehe…

Posted in QUICK NDOBOS | Comments Off

TRENING NDOBOS

Maret 26th, 2009 by jaka

mawar

Ini pengalaman pertama dan terakhir, semoga tidak terulang lagi, kalau pinjam peribahasa sing cocok: Keledai tidak akan terperosok di lubang yang sama, lho rek…, lha lak aku dipadhakno keledai. Yo wis ben, sekali-sekali dadi kedelai, eh keledai. Paling gak sampek 5 menit.

Pas embuh piye critane aku entuk undangan gw trening, jare mergo kelakuwanku sok-sok jik kurangajar, methikil dan nek guyonan kliwat wates, terutama nek gw YM, dadi di trening ben dadi wong tertib. Aku juga manut saja, lha wong bayarnya saja tjap mahal, nek entuk tak jaluk dhuwit mending dhuwite saja terus tak gawe nonton film, pas itu lagi musimnya film horror tjap Indonesia hantu jeruk peres, mayat penunggu jenazah, tiren = mati kaliren dan liya-liyanya. 3 hari lagi, edian tenan. Di gedung pertemuwan hotel tjap apik di kawasan Thamrin.

Hari pertama aku njedindil karo kupingku rodok kemuwing, soale ac-ne uadhem poll aku lali ora nggowo jaket, aku pancen ora pati seneng jaketan ndak dikira wong kurimen, sound systeme setelane kepolen, utowo panitane rodok budeg kabeh aku ora mudheng. Aku rencana sesuke gw jaket dan ear plug ben ora patiyo kemuwing.

Acarane lucu-lucu, peserta, sing ketoke yo wong pinter-pinter, wong waras-waras, podho duwe dhuwit okeh, wong tumpakane rata2 mobil apik2, aku thok sing ora, tapi ndeso kabeh, dicritani barang ngetuprus karo nonton video gawe layer tancep sing di down load teka internet, suwarane musik membahana di polne sak kayange, gumun gak karu-karuwan. Aku mek cengingas cengengingis, tolah-toleh kiwo tengen golek bala, sapa ngerti ada yang cengingisan juga. Wah… session pertama nihil, wong-wong ketok serius pol, nggumun setahun, kurangajar tenan.

Setengah dino berakhir, pas istirahat makan, aku ketemu bapak2 ketoke rodok cengengesan, tak cedhaki, tak pancing2, nah tenan tebakanku cocok, wong iki meh podho karo aku, rodok waras sithik. Treninge jarene lucu, koyok nonton sirkus jarene. “Nggih pak, mangke lenggahe jejer kula mawon nggih, kersane mboten setress wonten rencange cengigisan”, ngono tak warah.

Sesi kedua tambah edan, ada acara yang lucu2, peserta diminta berpasang-pasangan, terus menyemir sepatu pasangannya dengan tissue yang telah dibagikan. Kemudian karena sepatunya telah disemir pasangannya, maka harus membayar uang dimasukkan ke amplop. Aku ndak biasa bawa uang receh di dompet, selalu tak taruh di tas pinggang, padahal tas pinggangku tak tinggal di kendaraan. Di dompet cumak ada uang ratusan ribu, modiar tenan, padahal itu buwat beli bengsin pulang nanti. Akhirnya uang ratusan masuk amplop terus dikumpulkan mbak2 sing ketoke girang banget ngumpulne dhuwit, edian tenan, nek aku kentekan bengsin tengah dalan piye rek. Semprul.

Hari kedua acarane tansaya bikin kisruh hati saya, pake acara nangis2 segala, lhah.. aku sudah puluhan tahun ndak pernah nangis kok, nek sedih wis biasa, sengsara mulai biyen, kurang dhuwit pancen sejak semula, tapi nek nangis2 lha sori mawon dengan se sori-sorinya. Akhirnya aku ethok ethok kebelet pipis, eh bapak pasanganku melu kebelet, bar pipis ora mlebu maneh malah maca kompas nang ngarepe toilet. Tibaknya, jebulnya, ternyata sing sebel dengan acara ini okeh, tapi arep minggat ngacir ndak enak sama perusahaan atau kantor tempat kerjanya, soale nek ora melu sampek bar, gak entuk sertipikat, dhuwite mbayar kon ngijoli jarene, blaik tenan, katrok. Akhire sepakat, wis saiki melu treninge nang njaba wae, alias mbolos, tak etung onok wong 12, ada yang dari Pertamina, Lembaga Pendidikan, Instansi opo lali aku, dan wong kantor pabrikan koyo aku.

Karena jegigisan thok (wah aku gembira banget, ada teman2 jegigisan, ternyata jegigisan itu manusiawi) dengan bapak bapak dan ibuk ibuk disitu yang katanya pada normal days nya jarang lho bisa njegigis, kok yo pas orang 12 senang ndobos dan njegigis semuwa; hari kedua berjalan dengan luancar poll, wayahnya mangan melu mangan, mbadog melu mbadhog, ngopi opomaneh senenganku.

Hari ketiga aku dan ke 12 konco kagetan tadi gak eruh blas acarane koyok opo, ora nggagas, acarane mek ngrumpi, maca koran, ngrungokne lagu2 mp3, ada mbokdhe2 yang asyik mencet2 HP, ada yang nekat bukak laptop pake YM ngethuprus dengan teman2 nya. Mbuh wis lah sing penting enjoy, ora njedindil, kuping mbenging, ngrungokne crito ora nalar dan kelangan dhuwit neh.

Akhir hari ketiga, foto-foto, ndeso tenan, koyok gak tau foto ae, rebutan foto karo tutore, walah…… katro. Terahir sing tak tunggu2, foto gawe sertipikat, nah jepret, lhadalah mbayar maneh rek. Wis gek endang dadi sertipikate, iki modhal gawe laporan.

Sertipikat dadi, tak lebokne tas mak blung, ngacir. Wong-wong sing ndeso kelakuwane jik podo ibut tuku kaos, jaket, tas, stiker, CD, buku2, kartu perdana, foto aura, dhasi, sampek panganan.Wis yo ben dhuwite sing nganggur okeh. Merdeka-merdeka…… ojok sampek aku melu kursus, eh.. trening modhel ngene iki neh rek….

Posted in 1 | No Comments »

Teori Mblakrak Tentang Malaikat

Maret 26th, 2009 by jaka

malaikat

Kata malaikat dalam bahasa Inggris, angel (duduk angel boso jowo lho rek), berasal dari bahasa Latin, angelus, angelos ndhase plontos, ngono kira-kira, yang pada gilirannya meminjam dari kata Yunani γγελος, ángelos, yang berarti “utusan” (dua gamma “γγ” dalam bahasa Yunani diucapkan sebagai “ng”).
Kata terdekat dalam bahasa Ibrani untuk malaikat adalah מלאך, mal’ach, yang juga berarti “utusan”. Jadi yang merasa jadi utusan lekasnya memlonthoskan endhase terus pasang swiwi kupu-kupuan, murah kok regane, Rp 30.000 sudah dapat sepasang, belinya di pecinan.

Biyen aku tau diwarah pak guru agama, kalo malaikat itu terdiri dari sepuluh yatu:
1. Jibril, tugasnya menyampaikan wahyu
2. Mikail, tugasnya menyebarkan rezeki dan menurunkan hujan
3. Israfil, tugasnya meniupkan sangkakala
4. Izrail, tugasnya mencabut nyawa Makhluk hidup
5. Raqib, tugasnya mencatat amal kebaikan manusia
6. Atid, tugasnya mencatat amal keburukan manusia
7. Munkar, tugasnya menanyakan mayit di alam kubur ( Barzah )
8. Nakir, tugasnya menanyakan mayit di alam kubur ( Barzah )
9. Malik, tugasnya menjaga pintu neraka
10. Ridwan, tugasnya menjaga pintu surga

Malaikat jibril ini yang paling enak, kalau menurut teorinya, bahwa wahyu hanya diturunkan untuk nabi dan rosul, ya… kecuali ada nak kanak namanya Wahyudi, terus maen njat panjat pohon ndak bisa turun, ya cukup ibunya atau bapaknya yang menurunkan Wahyudi tadi tak iya. Enaknya apa, jaman sakarang kan sudah ndak usum nabi, jadi kemungkinan besar pak Jibril ini kan pensiun, atau di karyakan ke bagian lain, misalnya bagian kendaraan atau keamanan begitu.

Pak Mikail, nah ini yang paling repot. Kadangkalan setelan volume hujan kokehan sehingga dimana-mana terjadi banjir. Nah bagi yang pernah kumanan banjir, komplin saja ke pak Mikail ini, dengan cara ketik: MIKAIL spasi KOMPLIN, kirim sms ke 9999. Kalau pas setelan volume rejeki yang kokehan, nah ini yang paling enak. Tapi sayangnya yang ketiban ya orang-orang yang jadi milyuner. Kalo yang ini ndak usah meri, marahi loro weteng, nrimo ae. Kalo kebetulan pas dapat rejekine mergo KKN, itu temasuk salahnya pak Mikail, tidak menganut prinsip right rejeki in the right place, utowo malah Mikaelnya yang ketularan KKN?.

Israfil ini yang kurang tertib. Kenapa, sangkakala utowo boso penaknya terompet, kan kepakainya cumak sekali, mbesukkkkk sekali. Nah kadangkala Israfil kepingin nyebul trompet kalo melihat nak kanak dolanan trompet atau pas malam tahun baru, makanya kadang2 pas malam tahun baru ada sedikit gempa, banjir, utowo listrik mati. Sebab tiupan terompet ini sebagai komando bagi datangnya kiamat. Walah…, ndeso tenan. Tapi itu juga bukan 100% salahnya dia, kadangkala kan kuwatir pas waktunya digunakan terompetnya mbrebet, kan malah kaco. Makanya sering2 di lumasi, ya semacam preventive maintenance begitulah. Tapi kan ndak percaya 100% kalau habis dilumasi terus ndak mbrebet, harus di coba2 dulu, nah… pas nyobak trompet ini gunung mbledhos, tsunami, gempa bumi, banjir bandang, lapindo moncrot, anake mbok nah meteng nganggur dan liya-liyane.

Izrail, wah repot tenan kalo pas Israfil lagi nyobak trompet, bayangin kalo ada kreta api nggoling, pesawat ceblok, utowo bus njebur jurang. Misalnya di pesawat airbus sing kejlungup, yang daftar mati wong 250, takt time njabut nyowo misale 2 detik, sak dethik gae njabut, sak dhetik gae nglebokne nang tas, berarti butuh waktu 250 x 2 detik = 500 detik, utowo 8.3 menit, lha nek wong ndhase wis puthul pas entuk giliran keri dhewe, berari menikmati mustaka musna 8.3 menit tapi jik urip. Mesakne tenan. Belum kalau dapat WR (work request) dari tempat lain, misalnya pak dhokter salah njabut slang, perang, ada orang tawuran, loro jantunge kumat, ono ibu muda gendheng mbuwang anake nang kalenan dan lain-lain. Wah repot tenan, semoga sudah ada sistem pulling, FIFO, antrean dan liya liyanya, utowo ngrekrut malaekat anyar, nek perlu golek sanak kadang teko ndesane kana, nek perlu wong 4 desa di boyong kabeh dadi assisten malaekat, aku ndak bisa nerangin lebih lanjut masalah takt time njabut nyowo mau, nek gak percoyo takono dhewe. Carane ambil seutas tali, naik ke kursi (kursi plastik ae, ojo sofa angel nggeblake), ikat masing masing ujungnya ke gulu dan dahan pohon yang tingginya melebihi tinggi badan dan kursi (ojo wit ceplukan, tebu, kembang sepatu, cocor bebek, lidah buaya dll, bisa kisruh urusannya). Nah terus praktekkan tatacara bunuh diri, oh ya lupa, jangan lupa bawa stopwatch untuk ngitung cycle timenya.

Pak Raqib dan kang Atid, hebat tenan malaikat ini, mencatat tingkah polah manusia di seluruh bumi, mesti punya buku catatan tebal, kalo ndak ya di ketik pake word dan butuh memori buanyak poll. Setiap bulan mesti ke glodog, beli hard disk tambahan. Mangkane sampeyan yang suka ngelek-ngelek (njelek2 in) kancane elingo bahwa ada malaikat raqib dan atid. Sing gampang gawe kambing hitam elingo, sak beja-bejane sing lali, isih beja sing setengah lali. Sing lagi dadi penguwoso, elingo, ojo semena-mena karo wong sing lagi ana ngisor, sing lagi dadi wong kapercayan, cangkeme diatur, nek mbisik2 ojo sokur njeplak koyo jepretan tikus, sebab opo sing mecothot teko cangkeme sampeyan dicatet malaikat. Malaikat iki mungkin rodok canggih, duwe atusan satelit sing dikompliti dengan kamera dan mikrophone dengan kemampuan sampai iso ndelok jempolan sikil mlenthung dan mendengar suwarane virus ngentut. Dadi isok weruh nek sampeyan lagek ngupil di depan umum, kukur-kukur silit nang prapatan, nang kantin mbadhog bageyane kancane, lan sapinunggalane.

Munkar dan Nakir, malaikat ini mesthi lulus sekolah utawa pendidikan dadi auditor utowo surveyor. Nek sampeyan ora lulus sekolah cap ngene iki, ngetarani kurange, kurang sak on, dadi gak genep sekilo. Sing ditakokne perihal manungso pas lagi uripe, tingkah polahe bener opo ora, cangkeme bocor opo ora, tukang mitnah opo gak, menghalalkan segala coro eh.. cara opo enggak, gampang mengorbankan kancane untuk kepentingane dhewe opo ora, gampang mbocorne rahasia kancane utowo nyebar wirang opo ora. Nah pertanyaan mau dicocokne karo datane Raqib dan Atid, nek gak cocok, cangkeme sampeyan di josss gawe wesi panas. Kuwi miturut gambar buku lho rek, aku yo gak eruh, hua ha ha dadi berita iki mek setengah ngapusi setengah bohong. Makane sampeyan nek dadi wong, tingkah polahe sing gawe aturan, sesuaikan perilakumu sesuai dengan namamu, huihh temuwek. Ini akan diterangkan perihal arti nama dalam tulisan berikutnya, intine nek wong tuwekmu gawe jeneng apik, kudine isok njogo awakmu tingkah polahe yo apik. Ojo sampek jenenge Soleh tingkah polahe mblakrak, jenenge Sopan wonge njegudul ora duwe udel, lan sapanunggalane.

Malik dan Ridwan, iki semacam tukang nyuwek karcis di gedung bioskop. Cumak studione lain, sing siji film Horor sijine film Roman. Kiro2 begitulah, sesuai karcis yang sampeyan beli selama di dunia. Nah nek karcise film Horor pingin nonton film Roman yo gak entuk rek, dilarang keras, nek konangan kon push up, opomaneh nek gak duwe karcis, cukup ndlongop ae nang ngarep gedhong bioskop, mangan kacang sampek ndomble. Karcise opo, wis ngerti lah rek, aku percoyo sampeyan gak bodho2 nemen. Nek gak jelas kirim sms, ketik GOBLOK ke 9999.

Teori onok maneh, bukannya mencla-mencle, tapi berkembang, mungkin bareng onok pertanyaan ngglithis semacam nang ndhuwur mau ngene jarene: Tak seorang pun mengetahui jumlah pasti malaikat, hanya Allah saja yang mengetahui jumlahnya, lho lak tenan, malaekate nambah, nek ujian ngapalne nama2 malaekat tambah angel iki, untung pas aku sekolah mbiyen jik 10, durung nambah, utawa pak gurune sing jik durung ngerti.

Malaikat Zabaniyah ,19 malaikat penyiksa dalam neraka, nah… mirip dewa19, tapi jauh dari gong 2000 hehe, tugase mesthi mecut, nggebug, nyetrika, ngejossss, nyubles, dll, pokoke gak enak lah.

Malaikat Hamalatul Arsy , 4 malaikat pembawa Arsy (pada hari kiamat jumlahnya akan ditambah empat menjadi delapan, nah iki aku gak patiyo jelas Arsy iki panganan opo, kalo ada yang tau mohon pencerahannya, ben ora patiyo ndeso nemen.

Malaikat Rahmat,

Malaikat Kiraman Katibin, pencatat amal baik dan buruk, mungkin assistene Raqib & Atid.

Malaikat Harut dan Marut

Malaikat Rafael, penyembuh, mungkin sing bener dr. Rafael. Utowo tabib Rafael, tak cari2 gambarnya ndak ketemu, mungkin malaekat ini kalungan stetoskop ya.

Posted in 1 | No Comments »

Plesetan Teori Bahaya Sandal Japit

Maret 26th, 2009 by jaka

sandal-japit

Sandal Japit itu menurut teori ngaco-gacoan ternyata tidak baik bagi kesehatan. Jika dipakai terlalu lama atau terlalu sering, sandal japit bisa menyebabkan problem kaki jangka panjang. Sinyal peringatan dini yang harus diwaspadai:

(1) Jari bengkok; Otot jempol dan jari telunjuknya kaki (wah istilah sing bener opo iki) tetap berkontraksi karena mencengkeram sandal agar tetap pada tempatnya, opomaneh nek digawe bal-balan.

(2) Melepuh; disebabkan oleh iritasi di tempat tali karet menggesek di antara dua jari kaki.

Hindari penggunaan sandal japit ketika:
(1) Berjalan di permukaan yang licin, mlaku ae gak entuk opomaneh mlayu.

(2) Mengemudi, apalagi mengemudikan pesawat terbang, makanya kan ndak ada pilot yang sandal japitan.

(3) Olahraga: berlari, sepakbola, tennis, main golf, senam, selancar, terjun payung, volly bal, dan lain-lain. Kecuali catur dan gaple, ndak pengaruh.

(4) Berjalan jauh utowo minggat

(5) Tidur

Kekurangan sandal japit:
(1) Tidak ada perlindungan, meningkatkan risiko jari kaki luka atau patah karena menabrak kaki meja, terkena benda tajam, dan terbakar panas sinar matahari.
Hal ini dikarenakan sandal japit tidak dilengkapi dengan ABS dan air bag.

(2) Tidak memiliki lengkungan pendukung, atau semacam bumper, lampu sein, wiper dan spoiler

(3) Menyebabkan nyeri tumit, terutama kalau menginjak duri, paku dudur atau kalau ada batu kerikil di tumit.

(4) Tidak memiliki pendukung pergelangan kaki atau daya tarik. Membuat orang mudah terpeleset, keseleo, dan patah kaki. Itulah alasannya kenapa dalam film-film jacky chan selalu menggunakan sepatu selop, bukan sandal japit.

(5) Berjalan dengan sandal japit menciptakan ketegangan tambahan, terutama jika dipakai untuk menonton film-film horor atau naik wahana halilintar, tornado dan ontang-anting atau kalau anda was-was ditagih debt collector.

(6) Guncangan dari tumit mencapai lutut dan kembali ke tumit, kecuali sandal japit anda menggunakan shock absorber. Jika kondisi jalan basah, jepretan balik ini bisa membawa kotoran muncrat kembali ke atas.

Namun begitu sandal japit is termasuk salah satu properti pakaian kebesaran saya untuk mengkompliti kaus oblong dan jeans. Ndak peduli kemana pergi sandal japit is properti yang paling top marsotop

Posted in 1 | No Comments »

Kambing Hitam, Scapegoat, Wedhus Ireng, Wedus Ireng

Maret 26th, 2009 by jaka

kambingitem1Saya memang tidak ahli dalam berbahasa Indonesia, apalagi berbahasa Indonesia yang baik, bermetafora dan berperibahasa. Tetapi saya sangat berkepentingan untuk mengungkap perihal kambing hitam ini. Jika anda merasa atau di buat merasa seperti (= dijadikan) sebagai kambing hitam, tidak perlu kuatir, karena kan hanya dianggap kambing hitam, atau malah sebaliknya bangga dianggap kambing hitam banget, ireng poll, ireng thunteng, njlitheng, ndak perlu kuwatir, kan cumak kambing hitam, bukan pelaku salah sebenarnya.

Walaupun sebenarnya banyak orang yang tahu bahwa saya cumak kambing hitam, si pembuat kambing hitam merasa senang, karena:
a. berhasil membuat kambing hitam
b. kambing hitamnya tidak komplin, karena males, ndak ada manfaatnya, sing waras ngalah.
c. merasa masalahnya selesai, padahal cumak menghindar, atau mencara jalan pintas agar seakan-akan selesai.
d. melindungi kambing yang sebenarnya. Bisa jadi kambing lorek.

Perilaku meng kambing hitam kan seseorang itu manusiawi, karena menurut sejarahnya kambing hitam itu sudah ada sejak jaman dahulu kala, bahkan sebelum kalender Masehi tercipta, bahkan ketika baru saja diciptakan. Cobak ingat2 kisahnya nabi Adam mengkambing hitamkan Ular ketika ia terjatuh dalam dosa, jadi manusia dalam ECU nya sudah diprogram untuk saling mengkambing hitamkan. Istilah kerennya: ”manusia menjadi kambing hitam bagi manusia yang lain” ya semacam homo homomini lupus lah…. Ayo kita simak kelahiran kambing hitam ini yang di cuplik dari berbagai sumber.

The Scapegoat oleh William Holman Hunt, 1854.
Hunt memuat kata-kata berikut dalam gambar ini:
“Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.” (Yesaya 53:4) dan
“Demikianlah kambing jantan itu harus mengangkut segala kesalahan Israel ke tanah yang tandus, dan kambing itu harus dilepaskan di padang gurun.” (Imamat 16:22)

Kambing hitam adalah: seekor kambing yang dilepaskan ke padang gurun sebagai bagian dari upacara Yom Kippur, Hari Pendamaian, dalam Yudaisme pada masa Bait Suci di Yerusalem. Ritus ini dilukiskan dalam Kitab Imamat 16.

Kata ini lebih banyak digunakan sebagai metafora, yang merujuk kepada seseorang yang dipersalahkan untuk suatu kemalangan, biasanya sebagai cara untuk mengalihkan perhatian dari sebab-sebab yang sesungguhnya.

Misalnya orang Yahudi yang dijadikan kambing hitam oleh pemerintah Jerman Nazi untuk krisis ekonomi dan politik saat itu. Atau pemain sepak bola Kolombia Andrés Escobar yang dikambing hitamkan karena gol bunuh dirinya di Piala Dunia 1994 dan ditembak mati saat ia kembali ke tanah air.

Menurut Kitab suci Ibrani
Dua ekor kambing jantan yang tampak sangat mirip dibawa ke halaman Bait Suci di Yerusalem pada hari Yom Kippur sebagai bagian dari Ibadat Suci pada hari itu. Imam Agung kemudian melemparkan undian atas kedua kambing itu.
Salah seekor kambing dipersembahkan sebagai korban bakaran.
Yang kedua adalah kambing hitam. Imam Agung meletakkan tangannya pada kepala kambing itu dan mengakui dosa-dosa bangsa Israel. Kambing hitam itu kemudian dibawa pergi dan dilepaskan di padang gurun sesuai dengan Imamat 16:22, meskipun Talmud menambahkan bahwa kambing itu didorong jatuh dari sebuah tebing yang jauh.

Dalam bahasa Ibrani modern Azazel digunakan sebagai ejekan, seperti dalam lekh la-Azazel (”pergi ke Azazel”), seperti “pergi ke neraka”. (Azazel adalah kata yang diterjemahkan menjadi “scapegoat” atau kambing hitam dalam Alkitab Versi Raja James.)

Istilah “scapegoat” atau kambing hitam - yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan warna hitam - adalah akibat kekeliruan terjemahan oleh William Tyndale (sekitar 1530). Ia mengacaukan kata ‘azazel’ (nama tebing yang daripadanya kambing itu didorong) dengan ‘ez ozel’ (harafiah berarti kambing yang pergi). Azazel muncul dalam kitab suci sebagai penerima dari kambing [kedua] yang memikul dosa-dosa di kepalanya.

Menurut Agama Kristen
Dalam teologi Kristen, kisah tentang kambing hitam dalam Kitab Imamat ditafsirkan sebagai perlambang pendahuluan dari pengorbanan diri Yesus, yang memikul dosa seluruh umat manusia, setelah digiring ke ‘padang gurun’ di luar kota berdasarkan perintah Imam Agung.

Antropolog Kristen kontroversial René Girard, pernah memberikan rekonstruksi terhadap teori kambing hitam. Menurut pandanganan Girard, manusialah, dan bukan Allah, yang mempunyai masalah dengan kekerasan. Manusia didorong oleh keinginan atas apa yang dimiliki atau diingini oleh yang lainnya (keinginan mimetik). Hal ini menyebabkan konflik antara pihak-pihak yang mengingininya. Penularan mimetik ini meningkat hingga suatu titik di mana masyarakat terancam. Pada titik inilah mekanisme kambing hitam dipicu.

Pada titik inilah satu orang ditetapkan sebagai penyebab masalah dan diusir atau dibunuh oleh kelompok. Orang inilah si kambing hitam itu. Tatanan sosial dipulihkan ketika orang puas bahwa mereka telah memecahkan sumber masalah mereka dengan menyingkirkan individu yang dikambinghitamkan itu, dan siklusnya pun kembali lagi. Girard berpendapat bahwa inilah yang terjadi dalam kasus Yesus. Perbedaan dalam kasus ini, demikian Girard percaya, ialah bahwa ia dibangkitkan dari antara orang mati dan dibuktikan tidak bersalah. Dengan demikian umat manusia disadarkan akan kecenderungan-kecenderungannya untuk melakukan kekerasan dan siklusnya pun dipatahkan. Setan, yang dianggap sebagai perwujudan dalam penularan itu, disingkirkan. Dengan demikian karya Girard menjadi penting sebagai re-konstruksi tentang teori pendamaian Christus Victor (Kristus yang Menang).

Metafora
Bila digunakan sebagai metafora,
a. kambing hitam adalah orang yang dipilih untuk dituduh sebagai penyebab atas suatu bencana.
b. Pengambinghitaman adalah tindakan yang menyatakan seseorang, sekelompok orang, atau sesuatu itulah yang bertanggung jawab atas sejumlah besar masalah.

Cara membuat kambing hitam
Sebenarnya ada banyak cara, baik cara yang mudah maupun cara yang sulit, akan tetapi disini saya akan utarakan bagaimana cara membuat kambing hitam yang cukuk efektif.
a. Pertama-tama pilihlah kambing yang sehat, kulitnya tidak korengan, botak, mbrodhol, bulukan, trondhol, gimbal, nggedibel boloten, dan atau cacat penyakit lain. Apabila diantara kambing-kambing tidak ada yang waras, pilihlah yang menurut anda paling waras diantara yang penyakitan tersebut.

b. Pilihlah kambing yang warna bulunya berwarna polos, walaupun nantinya akan di cat atau semir hitam, maka akan lebih baik dan mudah merubah warnanya daripada yang belang-belang atau lorek-lorek dengan berbagai macam warna. Cari kambing yang tingkah polahnya tidak agresif agar anda mengecatnya menjadi hitam, yang kalem, nrimoan, ora kakehan polah.

c.Pilihlah semir atau cat yang baik atau disesuaikan dengan kebutuhan hitamnya kambing tersebut, jika yang dibutuhkan hanya kambing hitam sehari saja atau temporary lain dengan kambing yang harus hitam selama setahun. Tentukan cat yang cocok, sehingga anda dapat menjaga “kehitaman” kambing tersebut. Ingat pepatah, merawat lebih sulit daripada membuat, jika anda sekali menghitamkan kambing, jagalah kambing itu selalu hitam, agar cat atau semirnya justru tidak menghitamkan anda sendiri.

d. Jagalah diri anda, ingat, tujuan anda adalah menghitamkan kambing dengan cat atau semir, jangan sampai cat atau semir itu mengotori atau membuat anda hitam sendiri. Jaga jarak anda dengan kambing itu, jangan sampai bulu hitamnya menempel pada diri anda sehingga anda menjadi hitam, atau bahkan menjadi kambing hitam sendiri.

e. Rawatlah kehitaman kambing tersebut, jangan sampai ada bulu-bulu yang luntur kehitamannya sehingga jangan sampai orang menyebutnya kambing belang, bukan kambing hitam.

f. Jagalah kambing-kambing anda yang lain agar tidak ikut menjadi hitam, baik itu terkena cat atau semir anda baik secara sengaja maupun tidak.

Demikian semoga tips ini berguna bagi anda yang berniat membuat kambing hitam, agar dapat membuat kambing sehitam-hitamnya dengan seawet-awetnya.

Tapi ingat, sepintar-pintarnya anda membuat kambing hitam, anda hanya membuat kambing hitam, tidak memecahkan masalah, semakin banyak kambing yang anda hitamkan, maka semakin banyaklah catatan dalam benak anda untuk berbohong, karena kebohongan sedikit dimasa sekarang, harus ditutupi dengan kebohongan lebih banyak dimasa yang akan datang, agar kebohongan yang sedikit itu ketahuan, begitu seterusnya. Jadi jika hari ini membuat satu kambing hitam, lain hari harus mencipta lebih banyak kambing hitam untuk menutupi seekor kambing hitam pertama dan seterusnya.

Posted in 1 | No Comments »

« Previous Entries