Saya agak kesulitan mendapatkan judul yang pas untuk tulisan ini, mau di kasih judul CARA RESIGN YANG BENAR, tetapi tak pikir-pikir bahwa kebenaran itu adalah relatif dan bisa dibolak-balikkan faktanya. CARA RESIGN YANG SOPAN, setelah tak pikir-pikir ndak ada gunanya bersopan-sopan tetapi ngibul; akhirnya judul diataslah yang saya pilih ELEGAN, maksudnya ya… aku dhewe rodok bingung lah… pokoke sesuai aturanlah, tidak melanggar norma agama, norma kesusilaan, norma sopan santum, bijaksana, tidak ngibul, tidak memfitnah, tidak melukai orang, tidak jadi pengecut, ora marahi wong pegel, wis talah kabeh pokok-e…
Memang tulisan ini tidak saya karang 100% dari pikiran dan dengkul saya, tetapi comot sana comot sini saling mengkompliti. Prek…!!! dan saya praktekkan, hasilnya… wow… biasa saja….

To the point ke storynya…, akhir tahun 2011 lalu saya mendapatkan pekerjaan baru, dan itu saya anggap berkah dari Tuhan, ndak boleh di sia-siakan, harus dijalani, kesempatan tidak datang dua kali, hanya satu kali liwat yes or no, now or tidak sama sekali, ibarat numpak BUSWAY begitu saya “sudah bosen naik busnya apalagi ambil jalurnya”, begitu. Setelah melewati proses crak crek crak crek lamaaaa…. menghabiskan banyak duit buat beli bengsin, bayar tol dan parkir (kalau internet mah gratis…), setelah pergumulan lama, berdoa dan memohon pencerahan kepada Tuhan, akhirnya pilihan ini yang harus saya lakukan, awal tahun 2012 saya harus menapaki hidup baru dengan pekerjaan baru yang on the track, sesuai dengan keahlian minat dan bakat saya…; alhamdullilah niat saya ini disetujui oleh istri dan anak anak serta di restui oleh orang tua; orang tua itu penting lho rek di mintai restu; tanpa restu orang tua ibarate nek mangan keseretan nek mlaku midak eri…. don’t forget it…!!!
Sebenarnya sih…, pekerjaan saya setahun terakhir cukup menyenangkan, jabatane ae Manager, tinggal datang jam 07:30 masuk kantor, mengerjakan pekerjaan, pura-pura sibuk sakjane dolanan internet thok; jam 12:00 makan terus nonton TV di mobil (soalnya di office ndak ada TV) sampai jam 13:00; terus melanjutkan pura-pura sibuknya sampai jam 16:30 atau lebih kalo teman chatting di YM atau Facebook masih Onlen terus atau downloadnya belum selesai. Itu saja….. mudah kan?. Begitu 5 hari kerja, 2 hari libur. Nyaman tak iya… Gaji cukup, kira-kira kurang lebih dengan para manager yang lain (maksudnya ada yang kurang ada yang lebih gitu), uang transpot 2juta, dapet mobil gratis seharga 180juta walaupun belum tentu 2 bulan sekali saya pakai, pulsa 150rb bisa untuk BBM dan SMS sampai jempol bengkak. Pekerjaan utamanya sih…. kukerjakan dalam 2 hari dalam sebulan sudah selesai… hehehe, tapi ndak mungkin dong saya masuk cumak 2 hari, lha wong kadangkala harus masuk hari minggu, walau acaranya cumak nyuci mobil…hehehe. Jare wong pinter mungkin itu yang diarani comfort zone, utawa lebih pasnya stagnan zone, nul puthul zone.
Kalo seperti ini terus-terusan kesuwen saya bisa killing my self, bunuh diri…, bukan mati secara biologis utawa mati secara fisik utawa ora ambegan… tetapi mati secara karir… jarene wong pinter bekerja sambil belajar, nek ngene iki ora tambah pinter tapi tambah bodho ela elo koyo kebo…
Saya tidak menyalahkan perusahaan tempat saya bekerja, pimpinan, rekan kerja atau anak buah saya, ndak boleh dong saya menyalahkan beliau dan mereka atau berpikiran negatif tentang beliau dan mereka, saya tidak pernah mengeluh, merasa tidak nyaman, ndubus kesana kemari, karena perilaku seperti itu bukan type saya, saya harus mengerjakan pekerjaan yang di delegasikan kepada saya dengan sungguh sungguh dan penuh tanggung jawab. Tenan iki rek, prek…!!!. Satu-satunya bukti dan fakta bahwa apa yang menjadi target manajemen terpenuhi.
Weleh… ndubus terus, sekarang sampai pada inti perdubusannya (rodok serius iki…). Ini yang tips yang saya lakukan ketika mengundurkan diri:

(1). PROFESIONAL.
Bersikap profesional saat mengajukan untuk mundur dari pekerjaaan, yaitu dengan menemui pimpinan langsung dan membuat surat pemberitahuan minimal sebulan sebelum resign. Penulisan surat pengunduran diri tetap harus singkat, padat, jelas, profesional, dan sopan. Alasan pengunduran tidak perlu ditulis, cukup dijawab secara verbal. Nek kokehan alasan malah ndak mutu, sopo sing takon…???. Jadi ndak bener kalau akan resign menemui tukang sapu atau marbot masjid.
(2). SURAT
Hendaknya sangat dianjurkan sekali menulis surat penguduran diri kerja dengan menggunakan kertas yang rapi dan polos, oleh karena itu hindari untuk menulis surat pengunduran diri dengan menggunakan kertas berlogo perusahaan. Tulislah dengan bahasa yang sopan, tatabahasa yang benar, dan penggunaan kata-kata yang baik. Serahkan secara langsung kepada pimpinan langsung, ndak boleh dititipin ke sekretarisnya atau pembisiknya.
(3). EMAIL.
Usahakan jangan mengirimkan pemberitahuan resign via email, BBM, ditulis di papan pengumuman, baliho, spanduk, pakai daun lontar atau SMS. Namun jika hal ini harus dilakukan misalnya pamitan kepada seluruh rekan di kantor, cantumkan nomor kontak, BBM, email atau facebook yang bisa dihubungi, jika sewaktu-waktu mantan rekan kerja membutuhkan bantuan terkait pekerjaan yang pernah dilakukan.
(4). PERJANJIAN KERJA.
Ketika masuk ke sebuah perusahaan pasti akan diwajibkan untuk menandatangani surat perjanjian. Pelajari baik-baik surat itu, dan ketahui isinya. Jika wajib memberitahukan sekian waktu sebelum resign, maka lakukan itu. Selama sekian waktu itu carilah pengganti dan transfer ilmu ke pengganti. Pada hari terakhir, ucapkan terima kasih kepada pimpinan, rekan-rekan dan jangan lupa makan-makan untuk syukuran telah bebas dari kantor lama. Nah yang urusan makan-memakan dan syukuran ini terpaksa saya lakukan sendiri dengan anak istri dan adik saya, soalnya uangnya hanya cukup untuk itu. Kalaupun seandainya punya uang akan saya gunakan buat beli beras.
(5). PATUHI ATURAN.
Lakukan pengunduran diri dengan mematuhi dan mengikuti peraturan perusahan perihal tentang tata cara pengunduran diri dengan cara yang baik dan benar. Sebagaimana di ketahui salah satu peraturan dalam melakukan pengunduran diri adalah dengan memperhatikan tentang jeda waktu pengunduran diri. Mengenai akan hal ini sangat tergantung dengan kebijakan masih-masing perusahaan di tempat bekerja. Nah saya lakukan ini sesuai aturan, yaitu sebulan ndak kurang dan ndak lebih, pas. Hidup hanya sekali, jika tidak terpaksa maka akan saya lakukan sesuai dengan aturan dan prosedur, tidak melanggar agama, peraturan yang tertulis dan tidak tertulis.
(6). JANGAN DADAKAN .
Mengajukan surat pengunduran diri tidak boleh secara mendadak, ujug-ujug, saddenly, sekonyong-konyong, mak bedunduk…. mak gdubrak… Sebaiknya, ajukan sebulan sebelumnya. Jika memang keadaannya mendesak, 2 minggu masih menjadi batas toleransi. Hal ini berguna agar perusahaan dapat mencari pengganti. Alangkah baiknya sebelum hengkang, sudah mendelegasikan pekerjaan kepada sang pengganti. Rasanya tidak adil bagi perusahaan jika membiarkan tugas yang semestinya menjadi tanggung jawab terbengkalai begitu saja.
(7). PEJABAT PENGGANTI
Aturlah jarak ideal waktu antara mengajukan surat pengunduran diri dengan waktu berhenti total secara keseluruhan dari perusahaan lama. Hal ini bertujuan agar perusahaan memiliki waktu untuk mencari calon pekerja yang dapat menggantikan posisi yang ditinggalkan dengan baik oleh karena itu jangan mengajukan surat pengunduran diri dengan waktu yang sangat mepet dengan hari akan keluar kerja secara total.
(8). JIKA/ ANDAIKAN/ LIR PAMANE/ SAK UPOMO
Jika, andaikan, lir pamane asu nglilir akeh tumane, pimpinan tinggal di luar negeri dan sekian waktu periode sekali baru datang ke kantor, ketahuilah jadwal kedatangan pimpinan. Sebaiknya mengirim surat resign sehari setelah pimpinan kembali dari luar negeri. Kirimkanlah surat resign lewat email ke pimpinan dan management dibawahnya. Tuliskan bahwa akan resign sekian waktu periode lagi (tergantung jadwal kedatangan pimpinan selanjutnya).

(9). JAGA-JAGA (PREVENTIVE)
Ketika menyampaikan keinginan untuk resign secara langsung sama pimpinan anda. Jangan lupa untuk memberikan tawaran bahwa masih akan membantu perusahaan setelah resign. Pake APD (alat pelindung diri) yang sesuai misalnya helm dan jas hujan sebelum masuk ruangan untuk ketemu pimpinan anda, hal ini untuk menghidari pimpinan anda marah dan melempar gelas, piring, sendok, garpu.
(10). URUTAN INFORMASI.
Beri tahu pimpinan langsung terlebih dulu, kemudian kabari rekan kerja
dalam satu divisi. Jangan nggedubus ngalor-ngidul dulu baru ke pimpinan. Informasi harus satu garis lurus, jangan sampai simpang siur.
(11). ALASAN.
Kemudian dalam menerangkan dan menjelaskan tentang alasan mengapa harus berhenti dan berkeinginan untuk pindah ke tempat kerja baru hendak dilakukan dengan baik. Dalam hal ini jangan terlalu menonjolkan kelebihan dan kebaikan perusahaan baru yang menawarkan lowongan pekerjaan. Cukup nyatakan bahwa ada kesempatan untuk memperoleh karir yang lebih baik maka sangat sayang jika harus dilewatkan. Kemudian jika memang sedang ada konflik dan tidak cocok dengan gaya kepemimpinan pimpinan maka katakan hal tersebut dikemas dengan sebagai alasan pribadi. Hal itu sangat dianjurkan karena manusia tidak akan pernah mengetahui bagaimana masa depan karena mungkin saja akan bertemu pimpinan lama lagi di tempat lagi. Oleh karena itu harap untuk menghindari memberikan alasan pengunduran diri dari kerja dengan menjelek-jelekan keburukan dan ketidaksukaan terhadap orang lain termasuk kepada pimpinan.
(12). JANGAN NGIBUL.
Jangan membual kepada rekan kerja mengenai posisi di perusahaan baru, besaran gaji maupun fasilitas mobil yang terima. Malahan sebaiknya berterima kasih kepada mantan rekan kerja yang selama ini sudah mendukung dan berharap akan terus bertukar informasi. Tidak perlu berbohong, saat resign banyak orang yang tidak jujur mengutarakan alasan yang menyebabkan melakukan pengunduran diri. Padahal untuk apa menyusun rencana yang terkadang tidak masuk akal. Siapa tahu perusahaan lama akan menjalin hubungan kerja sama dengan perusaan baru. Dengan demikian, kerja sama tentu akan terjalin dengan baik
(13). JANGAN MEMFITNAH.
Hindari menjelek-jelekkan mantan rekan kerja, pimpinan atau perusahaan. Ingat dunia sempit
(14). TRANSFER ILMU.
Sebelum resign, biasanya akan menjadi guru bagi karyawan pengganti. Lakukan secara baik, tinggalkan kesan baik untuk mantan pimpinan dan
Perusahaan. Hindari penumpukan tugas yang akan dikerjakan oleh karyawan pengganti. Sebisa mungkin selesaikanlah pekerjaan yang dapat dikerjakan selagi masih ada waktu
(15). SELESAIKAN PEKERJAAN.
Selesaikan pekerjaan. Jangan meninggalkan proyek yang belum selesai. Buktikan rasa tanggung jawab
(16). RAPIH.
Jangan tinggalkan meja dalam kondisi kacau balau. Luangkan waktu
sehari untuk membereskan barang-barang.
(17). JANGAN NGUTIL.
Tinggalkan dan kembalikan barang inventaris di kantor, meski itu hanyasebuah stapler atau penjepit kertas, jika perlu serah terimakan secara tertulis kepada pejabat yang berwenang dan di cc kan surat serah terima itu kepada pucuk pimpinan agar clear. Apalagi benda berharga semacam laptop milik perusahaan, wajiblah dikembalikan. Jangan membuat diri terhina hanya karena benda yang kurang berharga, benda bisa dibeli tetapi harga diri tidak dapat dibeli.
(18). BANTUAN.
Tawarkan bantuan jika misalnya kantor lama belum dapat pengganti. Katakan akan bersedia menjawab pertanyaan terkait pekerjaan lama, lewat email atau telepon.

(19) OJO NGILANG.
Jangan menghilang. Tetaplah bekerja sebagaimana biasa di hari-hari terakhir. Buktikan kalau tetap punya kontribusi berharga di tim

(20). NEGO
Negosiasikan paket resign secara bijaksana. Jangan rakus apalagi menjadi terlalu penuntut. Serahkan semuanya pada aturan yang ada dan kebijaksanaan perusahaan dan pimpinan perusahaan. Jangan-jangan apa yang menjadi kebijakan pimpinan lebih besar dari yang kita tuntut ???. Sopo ngerti ???. Wani Piro ???.

(21). COUNTER OFFER.
Menanggapi counter-offer: jika termasuk karyawan yang baik, dan mempunyai dedikasi tinggi, bukan tidak mungkin pimpinan akan mengajukan counter offer. Penawaran alternatif-alternatif untuk membuat membatalkan resign memang kerap membuat masalah. Jadi pindah atau tetap, maklum, penawaran pimpinan termasuk menggiurkan, tidak kalah dengan apa yang akan dapatkan ditempat baru. Kalau sudah begini semua keputusan tergantung pelaku. Yang penting dan perlu diingat adalah soal etiket dan komitment dengan perusahaan baru yang telah menanti. Counter offer saya terima bukanlah dari pucuk pimpinan, tetapi bongkote pimpinan, tetapi karena niatan itu sudah saya “bulatkan” beberapa waktu lamanya, maka dengan sangat menderita dan terpaksa, counter offer itu tidak saya terima. Mungkin jika counter offer itu di utarakan langsung oleh pucuk pimpinan masih saya pertimbangkan. Hehehe…

(22). FAREWELL PARTY
kedekatan dengan rekan kerja dan pimpinan tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebelum berpisah, tidak ada salahnya jika mengadakan pesta kecil-kecilan. Yah, anggap saja ucapan terima kasih karena telah diberi kesempatan bekerja sama di perusahaan tersebut. Acaranya pun tidak usah mewah, cukup membagi-bagikan permen bisa menjadi sebuah pilihan. Cara ini juga berguna untuk memberikan kesan baik dan mendalam bagi seluruh rekan kerja dan pimpinan. Mungkin nanti jika saya punya duit sekarung semua teman-teman tak ajak makan-makan sate kambing sepuasnya… kecuali yang mengidap tekanan darah tinggi, kolesterol dan gula…, wk wk wk….
(23). KESAN BAIK
Tidak ada salahnya ketika hendak melakukan pengunduran diri maka jangan lupa untuk memberikan kesan baik bagi perusahaan sebagai kantor lama. Hal ini dapat diwujudkan dengan cara berusaha semaksimal mungkin tetap menjalin hubungan yang baik dengan orang-orang di perusahaan lama termasuk dengan pimpinan. Meskipun terkadang ada masalah dan terkadang benci dengan pimpinan karena sering memarahi , maka tidak ada salahnya jika ucapakan rasa terimakasih karena walau bagaimanapun telah mendapatkan pengalaman kerja yang berharga selama bekerja di tempat kerja lama. Sebagai contoh sederhana sebaiknya tidak lupa mencantumkan ucapan terimakasih dalam surat pengunduran diri yang diajukan baik itu ucapan terimakasih secara umum kepada perusahaan ataupun ucapan secara khusus bagi pihak-pihak tertentu termasuk pimpinan lama .
(24). INFORMASI
Jika memungkinkan sangat dianjurkan untuk mengirimkan berita konfirmasi kepada klien dan kolega yang di tangani di tempat kantor lama. Hal ini bertujuan untuk memberikan tahukan kepada mereka bahwa sudah tidak bertanggung jawab lagi atas kerjasama yang selama ini terjalan dengan perusahaan lama, usahakan juga untuk mencantumkan nama orang pengganti yang menggantikan kedudukan di kantor lama.
HASILNYA
Setelah 24 jurus saya lakukan semua, lha hasilnya bagaimana…???, saya dapat pamitan dengan tenang, ikhlas, nyaman, tenteram, tidak ada beban, hubungan tetep baik, tidak merasa berdosa, tidak merasa melukai orang lain, tidak mengecewakan orang lain, lho…. Itu amal lho rek… amal itu kan tidak harus ngrogoh dompet. Puji Tuhan, gaji masih dibayar sampai akhir bulan, mendapatkan tambahan 1x gaji sesuai peraturan, mendapat tambahan uang pisah sekian puluh juta, bonus akhir tahun yang sejumlah 3x gaji masih dibayarkan utuh, bahkan uang pengobatan yang harusnya muncul 3 bulan lagi juga dibayarkan. Belum lagi kendaraan seharga 180juta menjadi milik saya.
Sebenarnya apa yang saya dapatkan tidak sebesar karyawan yang pensiun, baik itu pensiun muda atau pensiun beneran atau pensiun yang kedua kalinya. Bahkan juga jauh lebih kecil dibanding dengan secara ndak baik atau di PHK karena mencuri, nyolong, ngutil, melanggar aturan, tidur di jam kerja, menggelapkan uang perusahaan dan lain-lain. Sebenarnya saya sih ndak iri dengan beliau mereka yang pensiun, yang melanggar aturan, nyolong, ngutil, mencuri, menggelapkan atau yang berbuat melanggar kesusilaan, saya lho kan beda dengan mereka, limit defect atau limit halal dan haram yang saya tetapkan ya jelas beda.
Namun demikian, itu adalah berkah yang harus di syukuri oleh bekas Manager Corporate Secretary merangkap Manager Representatif merangkap Manager IT, ndak boleh merasa kurang…. Nek kurang jenenge NGGRAGAS…. NGGEGE MONGSO…. ORA TRIMAN…. TIDAK TAHU BERSYUKUR DAN BERTERIMAKASIH… jadi berapapun rejeki yang diterima ya wajib di syukuri….
Puji Tuhan dengan keikhlasan saya dapat keluar gerbang dengan tersenyum…..